هماهنگ با نسخه‌های زیر

Beautiful Rain Episode 7
ناشر urfan
www.urfan.my.id

برچسب‌ها

other
تاریخ انتشار: 2015-04-26
تعداد دانلود: 17
مخصوص ناشنوایان: No

پیش‌نمایش زیرنویس Indonesian

نخستین 200 خط.

Pertama, Kita berziarah ke makam ibu 'kan?

Um. - Lalu pergi ke Sky tree?

Um. - Kemudian, Belanja di Asakusa?

Um. - Setelah itu ke Taman Hiburan?

Seperti yang di rencanakan. - Bagaimana dengan Kebun Binatang?

Waktunya hanya cukup antara Taman Hiburan atau Kebun Binatang, jadi mau kemana.

Taman Hiburan!

Jam berapa Kakek dan Nenek tiba besok?

Mereka akan berangkat menggunakan bus pertama dari Numazu.

Miu jadi ingin cepat2 besok.

Supaya cepat besok, apa yang Miu harus kerjakan pertama kali?

Supaya cepat besok ya?

Segera tidur! - Benar.

Apa yang harus Miu kerjakan sebelum itu? - Mengerjakan PR 'kan.

Benar. Tapi apa yang harus Miu

lakukan sekarang, sebelum semua itu?

Sekarang?, Apa ya ...

Hmm...

Sarapan.

Itu toh. Kalau begitu ...

Selamat makan. - Ini, Makan Natto-nya ya,

supaya tidak malas.

Aku akan berubah menjadi anak yang gigih!

Oh!

"Mulai saat ini, Untuk terus tinggal

bersama dengan Miu, akan lebih sulit dari sebelumnya."

"Saya rasa yang terbaik adalah segera mencari seseorang

yang bisa merawat Miu."

Hm? Ayah kenapa melamun?

Hm?

Ada yang sedang kau pikirkan?

Kalau besok cerah, pasti akan menyenangkan ya.

Um!

AH! Aku terlambat!

Mau kami bantu sisanya?

Jangan dong. Memang sudah tugasku

memakai mesin peruncing kan. Aku ingin mengerjakannya sendiri.

Sebelum aku kembali dari mengantar barang

jangan sentuh ini ya.

Oke? - Kami mengerti.

Aku berangkat. - Hati-hati.

Wah, Akio sudah dewasa ya.

Benar. - Jadi,

Besok Kakek dan Neneknya Miu

akan berkunjung ya? - Ya.

Sudah berapa lama sejak terakhir mereka bertemu Miu?

Sudah setahun.

Mereka pasti sangat gembira ya.

Miu juga sangat gembira begitu mendengar kakek dan neneknya akan datang...

Tapi?

Tidak.

Bagaimana sekarang!?

Masih tidak sama juga? Apa masalahmu sebenarnya!?

Tidak ada gunanya memarahi kalkulator.

Habisnya tidak mau sama terus.

Itu karena tulisan ayah jelek. - Bukan itu masalahnya.

Kalau begitu? - Ini karena ..

alat bodoh ini tidak mau bekerja sama!

Ada apa pagi2 begini? - Ayahmu terkena

penyakit "Tidak bisa mencocokkan buku".

Memangnya ada penyakit seperti itu?

Coba kulihat.

Hm?

Masih di hitung dengan cara seperti ini?

Memangnya ada cara lain?

Bibi Chieko! Aku sudah selesai mengerjakan PR,

sekarang mau pergi les Balet. - Mau pergi bersama

Nako-chan lagi hari ini? - Ya.

Senang ya, besok bertemu

Kakek dan Nenek? - Ya.

Aku berangkat!

Hati-hati.

Eh Akane? - Hm?

Bagaimana dengan mencocokan bukunya?

Ah.

Tunggu ya.

Kalau kita masukkan angka2nya ke sini,

akan lebih mudah untuk di hitung.

Lihat? - Hebat!

Komputer benar-benar sesuatu ya.

Kita bisa melihat penjualan, pengeluaran, pemasukan, dan

pembayaran hanya dengan mengklik kata kuncinya.

Memang sedikit lama untuk memasukkan semuanya

Tapi karena ini lebih akurat, sebaiknya Ayah menggunakan cara ini.

Aku bisa mengingatnya tidak ya? - Ayah sih...

...tidak mungkiningat. - Kalau begitu bagaimana kalau aku saja?

Kau?, mengerjakan semua ini?

Asal berani bayar 10,000 yen per jam?

10,000 yen per jam? - Bercanda.

Mengingat aku tidak bekerja dan bayar uang sewa, juga makan gratis

Aku jadi tidak enak.

Kalau begitu Ayah bayar 100 yen per jam. - Apa?

Murahnya. Akane kan anggota keluarga, setidaknya kau memberinya 150 yen.

Pelit!

Kita sudah sepakat, kalau aku yang akan membantu masalah keuangan,

jadi kalian harus mendengar kalau kusuruh berhemat.

Kalau Ayahmu berulah

karena tidak mau berhemat, marahi saja dia!

Setidaknya beri peringatan dulu.

Bukan begitu, Bu guru?

Aku senang Akane bisa mengerjakan hal seperti ini.

Jadi sebentar lagi Miu akan pentas (ballet) ya..

Benar! Sekarang kami sedang mempersiapkannya.

Pasti berat ya harus berlatih di cuaca panas begini.

Ah! - Hm?

Miu-chan tidak kena kan? Tidak kena kan?

Miu Tidak kena kok.

Tidak apa. Tidak apa.

Maaf. - Kenta,

Kena air segar kan.

Trims.

Nako pegang tangan Miu kalau kalian melewati jalan besar.

Aku mengerti.

Dengan kata lain, kau kuatir bagaimana

menceritakan tentang penyakitmu kepada Kakek Neneknya Miu?

Aku tidak ingin membuat keduanya kuatir

Begitu ya. jadi ini yang mengganggu pikiranmu sejak tadi pagi?

Mau bagaimanapun mereka pasti kuatir.

Orang tua memang selalu kuatir kan.

Bukankah sebaiknya tidak usah diceritakan?

kalau mereka bilang, "Kalau begitu, Kami akan merawat Miu,"

Bagaimana? - Benar juga.

Tapi, aku juga tidak bisa merahasiakannya terus.

Ini bukan hal yang harus kau ceritakan sekarang kan?

Mungkin ada baiknya tidak membuat

kuatir kedua mertuamu.

Saat ini belum saatnya. - Benar juga ya.

Akane, bagaimana menurutmu?

Kurasa lebih baik untuk memberitahu mereka.

Tentu lebih baik memberitahu mereka mengenai kondisimu sekarang

agar nantinya saat kondisimu semakin memburuk, mereka sudah siap..

...untuk merawat Miu..

...Kita harus memikirkannya kan.

Maksudmu Kei-san dan Miu

akan hidup terpisah?

Sudah jelas kan, itu adalah hal yang harus kita antisipasi?

Kondisi Kei kan belum seburuk itu,

Kalau mereka masih bisa bersama, tidak masalah kan?

Kalau kita menunggu kondisinya semakin memburuk, akan terlambat nantinya.

Malah kupikir...

Kupikir... lebih cepat lebih baik.

Kenapa kau mengatakan hal dingin begitu?

Kasihan Miu.

Kalau kau berjuang, pasti ada jalan.

Benar, benar. Kami juga akan membantu.

Aku mengerti yang kalian rasakan, tapi...

Sekalipun kita berusaha sebaik mungkin, Pada akhirnya Kondisi Kei-san..

...akan tetap memburuk kan?

Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan,

kau harus memikirkan masa depan.

Bisa minta waktu sebentar.

Hm?

Siapa yang membuang ini?

Aku yang membuangnya.

Kenapa? - Karena,

Ada diatas barang2 yang harus dibuang.

Sebelum aku pergi..

Sudah kubilang kan

"tolong ini jangan disentuh,"?

Kei-sani, apa kau tidak ingat...

...aku mengatakannya?

Maaf.

Apa maksud semua ini?

Akio, Aku... - Akio,

Ikut aku, kita perlu bicara.

Bicara? - Ikut saja.

Aku juga ikut.

Sacho, apa aku salah bicara?

Kei-san mengidap Stadium awal Alzheimer.

Stadium awal?

Stadium awal Alzheimer.

Dia terkena penyakit yang tidak bisa disembuhkan

penyakit ini menyebabkan dia lupa, dan akan semakin memburuk.

Sebaliknya.

Menghadap ke depan dan memberi salam.

Nomer 5.

Cukup, istirahat sebentar.

Baik.

Merry-go-round di taman Hiburan

sangat lucu, jadi Miu harus berfoto di sana ya.

Tentu. - Dan juga roller coaster

sangat mengerikan lho, Kalau Miu pasti menangis.

Miu akan baik2 saja. - Kita belum tau kan.

Aku tidak akan menangis.

Kau sudah terlalu tua untuk menangis.

Soalnya...

Miu juga tahu, tapi dia berpikir kalau Kei akan sembuh dengan obat

jangan mengatakan yang tidak seharusnya.

Baik.

Kei-san,

Um,

Aku, Aku tidak tahu kalau…

Maafkan aku!

Akulah yang seharusnya minta maaf.

Kau tidak salah kok.

Maaf sudah merepotkanmu.

Selama ini aku hanya membuat Kei-san susah.

Bagaimana mengatakannya? Aku tidak bisa…

Ayolah, bukankah kau bilang kau harus membereskannya hari ini?

Sudah, ayo kita kembali bekerja.

Beautiful Rain (Byutefuru Rein / ビューティフルレイン) subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Beautiful Rain (Byutefuru Rein / ビューティフルレイン)

نظرات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left