Cek Toko Sebelah: The Series

Cek Toko Sebelah: The Series

دانلود زیرنویس Indonesian

فصل 2

هماهنگ با نسخه‌های زیر

Cek Toko Sebelah Babak Baru S02 NF COMPLETE
ناشر MarBot
Retail from Netflix

برچسب‌ها

other
تاریخ انتشار: 2020-12-03
تعداد دانلود: 14
مخصوص ناشنوایان: No

پیش‌نمایش زیرنویس Indonesian

نخستین 200 خط.

Kok, ada dua, ya, Kus, pemancingannya?

Di peta, sih, di sini tempatnya.

Tapi, kok, ada dua, ya?

Kayaknya yang itu, deh.

- Itu, sih, tempat pelatihan ikan. - Hah?

Tuh, instrukturnya.

Ya udah. Yang mana, nih?

Yang itu aja, deh.

Kenapa? Kok, yang itu?

Parkirnya lebih luas.

- Kalau salah, gimana? - Minimal udah parkir.

Ya, 'kan?

- Ya udah, deh. - Yuk.

Eh, Kus.

Emangnya ada, ya, tempat pelatihan ikan?

Ada.

Emang lu nggak tahu?

Itu lumba-lumba ngeloncatin lingkaran api

karena apa?

Karena latihan.

Bukan karena kedinginan, sampai dia nyari-nyari api.

- Ya udah, yuk. - Ayo.

Masuk aja.

- Ya. Siap, Mang. - Satu jam, Mas.

Selamat datang di kolam pemancingan Kang Tatang.

Kolam luas terbentang, pengunjung pun senang.

Maaf, Kang. Kami dari Haha TV.

Wah, Haha TV.

Saya penggemar kalian.

Saya sering banget nonton itu.

Acaranya yang ini, sama Vicky Burki.

Maaf, Kang. Itu acara Hehe TV, Kang.

Oh, bukan Haha TV?

Ternyata, itu mah Hehe TV, ya?

Jadi, gini, Kang.

Kita ini berdua ke sini mau…

Pasti mau ngeliput, 'kan?

Pas banget kalian datang ke sini.

Kolam pemancingan Kang Tatang ini terbaik di sini. Terbaik.

Semua ikannya seger-seger.

Karena saya sering kasih vitamin.

Vitamin A, vitamin B kompleks, vitamin B kampung.

Semuanya saya kasih vitamin.

Pokoknya, seger. Pas banget.

Kang, sebenarnya, kita lagi nyari pemancingan yang punya Koh Afuk.

Katanya, dekat dari sini, ya?

Wah, kalau Koh Afuk mah, jauh.

Tiga hari berkudalah.

- Waduh. - Iya.

- Jauh - Kang.

Pemancingan Koh Afuk, Kang. Masuk YouTube.

Penontonnya dua juta, Kang.

Mas, maaf.

Mas tahu pemancingan Koh Afuk?

Itu dekat.

Itu yang lagi nyapu, tuh, masuknya.

Tapi kayaknya masih tutup.

Iya, 'kan, May?

Wah, kalo itu, saya kurang tahu.

Mending cek aja langsung.

- Boleh. - Ya udah kalo gitu.

Makasih, ya.

Kang, sekalian nitip mobil, ya, Kang.

- Makasih, ya. Yuk. - Makasih, Mas, infonya.

Ah, bagus.

Dibilangin, ga terima.

- Ah. - Ini.

- Kamu mah suka nggak ngerti. - Bisa.

- Ah, dasar. - Bisa, nih.

- Dasar goblok. - Kang?

- Dasar goblok. Nggak ngerti banget. - Bisa, Kang. Ini.

Ah, bisa. Goblok.

Pemilihan waktu selalu salah, kamu, tuh.

- Ini sudah tiga? - Ya.

- Lima ribu? - Ya.

Terima kasih.

Ntar dulu, ya. Bunda nelepon.

- Ya udah, angkat dulu aja. - Halo?

Permisi, Bang.

Bang.

- Makasih, ya. - Tar, ya.

Permisi, Bang.

- Halo. - Halo.

Saya Kusnadi dari Haha TV.

- Oh orang TV. - Benar.

Tapi kenapa tidak bawa kamera?

Kita mau cek lokasi dulu.

Lihat-lihat. Observasi.

Oh, baru mau osberpaspis.

Ya, benar.

Eh, tapi bukannya saya curiga ini. Bukannya saya ragu. Bukan.

Cuman saya harus cek.

Karena, kan, saya tugas di sini.

- Iya. - Sebagai keamanan. Ya, 'kan?

Haha TV kalau di remote nomor berapa?

Kalau orang TV asli, pasti tahu.

Tapi tiap TV, kan, beda-beda, Bang.

Iya, saya juga paham.

Makanya, saya cuma tanya Haha TV saja. Saya tidak tanya TV yang lain.

Tidak usah pikirkan TV lain.

Haha TV nomor berapa?

- Nomor lima. - Yakin?

- Yakin. - Mau tetap nomor lima?

Atau sesuatu di kantong saya?

Kayak kuis, ya?

Ah, orang TV, nih.

Tapi sabar. Saya cek ke dalam dulu. Saya cek.

- Karena saya juga lupa. - Iya.

Titip.

Nggak akan ketahuan kali, ya?

Lumayan.

Aduh!

- Ini? - Ini.

Betul.

- Nomor lima. Betul. - Halo.

Betul, nomor lima.

- Selamat siang. - Selamat siang.

Orang TV, Koh Afuk.

Cuman tadi, saya tidak percaya karena dia tidak bawa kamera.

Kan, orang Bank juga ke mana-mana nggak bawa mesin ATM, Bang.

Ya, karena berat.

Makanya, mereka, kan, cuma bawa kartu tanda pengenal saja.

Supaya orang tahu.

Kayak gini.

Ya, betul. Kayak begitu. Harusnya Abang bawa juga.

Itu punyanya siapa?

Punya saya.

Nggak usah ribut.

- Masuk. - Iya.

Ini apaan?

- Tadi dititipin. - Maaf.

Ayo.

Mas!

Tadi, katanya tiga. Kenapa dua ini?

Ah, masnya sudah tipu saya lagi.

May, buka baju, May!

- Apa, Kang? - Buka baju!

Nih.

- Ya Allah. Panas, Kang. - Peluk.

- Panas, Kang. - Peluk.

Kang, ini bahaya, loh, Kang.

Bahaya?

Kalau itu, saya kurang tahu. Peluk.

- Makan, tuh! - Panas, Kang.

Jadi, syutingnya kapan, Mas?

Kalau kita, sih, nungguin kesiapan

empang Koh Afuk untuk syuting Mancing Maniak.

Oh.

Oh.

Ini, tuh, acara Mancing Maniak Ah itu.

Saya sering nonton.

Mas mancingers juga?

Lu jangan sembarangan kalau ngomong, ye!

Lu kenapa marah?

Emang mancingers apaan?

Lawannya pesekers.

Oh, hidung?

- Dikit. - Tidak. bukan. Itu, tuh,

nama panggilan penonton Mancing Maniak.

Gitu maksudnya.

Kus, gimana?

Oh, iya. Koh, kenalin. Ini temen-temen dari Haha TV.

Oh, iya.

Saya Indira, kreatifnya Mancing Maniak.

Saya Yadi, biasa dipanggil Yadi.

Saya juga kreatif, loh.

- Koh Afuk. - Indira.

Saya Yadi.

Tapi biar akrab, panggil aja Yadi.

Sisca.

Afuk.

Sisca.

Ojak. Maaf, ngga boleh sentuhan.

Maaf, ya.

Bang. Sama saya belum kenalan.

Aduh, iya. Maaf, saya lupa.

Kusnadi, kameramen.

Bagus itu.

Maaf, ya.

Sisca Della Conceta yang sering baca berita dulu, ya?

Iya, Koh.

Tapi, sekarang saya sudah nggak jadi pembawa acara lagi.

Sekarang, saya di sini sebagai produser dari Mancing Maniak.

Iya, betul.

Terus? Kapan kita bisa syuting?

Bisa asal kita ada foto bareng.

Boleh. Bisa.

Geser.

Koh, fotoin, Koh. Buruan!

Gua, Yadi.

Maaf, ya, maaf.

Eh.

Ya.

Eh. Nanti.

Jak.

Final cek.

Apaan?

Final cek. Nggak pernah nonton. Final.

Biar rapih, Koh. Maaf, ya, mba.

Sudah, ya?

Cek Toko Sebelah: The Series subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Cek Toko Sebelah: The Series

نظرات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left