نخستین 200 خط.
30 tahun lalu, aku menemukan Buku Kematian.
Kini, akibat kubaca buku itu...
Misartar.
...Iblis berhasil menemukanku.
Semua cara menghancurkan iblis ini...
...kembali ke awal mula sumbernya.
- Pondok. - Mari kembali dan akhiri ini.
Aku ikut.
Lebih cepat buku ini dikubur, akan lebih baik.
Begini rencananya.
Tembak dulu...
...tak usah pikir-pikir.
Ini tak mempan.
Berikan bukunya dan semua akan berakhir.
Ta demuche.
Pablo!
Kau tak paham perbuatanmu.
Tentu aku paham.
Aku penulis buku ini.
Senjata bodohmu tak ada apa-apanya bagiku.
Setujui kesepakatannya dan kembali ke Jacksonville.
Kutawarkan kau tombol pengurung yang kau mau.
Kehidupan normal di Jacksonville untuk kami bertiga.
- Beres. - Kita damai.
Jacksonville, kami datang!
Mama!
Atar. Artha.
Artica abomino!
Aku pernah melawan Atilla the Hun dan Genghis Khan,
dan sampah ini jadi harapan terakhirku?
Kacau sekali.
Summu Nura.
Ashrica.
Akrem.
Ash...
Jacksonville, aku cinta kalian!
Kami mencintaimu, Ash!
Aku tahu!
Aku juga cinta diriku sendiri.
Ash! Ash! Ash!
Ash! Ash! Ash!
Ash! Ash! Ash!
Ash! Ash! Ash!
Oh, Jefe.
Kau tak perlu lagi menyebutnya begitu, Pablo.
Karena kini ia hanya sampah,
seperti orang lain di kota ini.
Khususnya orang yang tak memberi tip sepertimu.
- Ya, trims. - Ayolah, Kell,
Ash melakukan tugasnya.
Dia menyelamatkan kita.
Dan membiarkan Ruby.
Aku tak percaya wanita itu selama ia bebas.
Kelly, ada yang mau bayar.
Lempar!
Kau hebat, Eli.
Hei, Pelaut.
Aku senang sekali semalam.
Sepertinya aku ingat.
Ini putriku, Hannah.
Kau pasti senang bertemu denganku.
Boleh kusentuh?
Astaga.
Bagaimana cara kerjanya?
Sepertinya sudah jelas.
Jujur saja...
...aku tak cukup mabuk untuk tahu apa keanehan ini baik atau buruk.
Tapi nanti pasti tahu.
Sial.
Sial!
Ya ampun...
Aku lupa menutup jendela di Delta.
Waktunya habis.
Kau tak seharusnya di sini.
Kau tak dapat memonya?
- Kami sudah damai! - Tanya saja ke Ruby.
Dia yang mengirim kami.
Rasakan ini.
Masa damai sudah berakhir, Ashy Slashy!
Kausebut aku apa?
Ashy Slashy, kapak dan gergaji.
Menghancurkan kepalamu dan menyayat kulitmu.
Ashy Slashy, surga dan neraka.
Memotong lidahmu agar kau tak bisa teriak...
Makhluk apa itu?
Tembak kepalanya!
Tidak!
Jefe!
Senjatamu!
Berikan matamu!
Kau tak ingin bercinta denganku?
Singkirkan dia!
Sudah cukup, Kell!
Iblis terkutuk!
Kalian akan mati seperti yang lain!
Satu persatu, kalian akan kami habisi!
Kalian semua!
Wanita duluan.
Season 2 Episode 1 - Home translated by ibrahimkh
Sepertinya genjatan senjata sudah berakhir.
Sudah kubilang Ruby tak bisa dipercaya.
Kita harus pikirkan ini...
- ...dan lakukan sesuatu. - Ya. Aku jelas ikut!
Aku tak sabar menghajarnya.
Ya, aku juga.
Tapi bagaimana caranya? Ruby bisa di mana saja.
Aku tahu di mana dia.
Ruby ada di Elk Grove, Michigan.
Kampung halamanku.
Tebakanmu begitu terperinci.
Deadite memberi petunjuk lewat lagu tadi.
Lagu sialan itu...
Kita akan ke Elk Grove.
Kita akan temukan Ruby...
...dan akan kuhujamkan Belati Kandarian...
...ke lehernya yang cantik itu...
...dan membunuhnya di sana.
Kita akan kembali ke Jacksonville hari Jumat.
Pablo, ronde pertama 'Ritas' kau yang urus, karena...
Karena itu minuman rakyatku.
Itu agak rasis, ya?
Ya.
Lubang-lubang terus bermunculan.
Lihat ini, Kenward County.
Kejahatan dan pembunuhan meningkat 200%...
...dibanding tahun lalu.
Ya, iblis Ruby menyebar ke mana-mana.
Kita perlu sketsa wajahnya.
- Pablo? - Segera kuurus.
Kenapa kau lama tak pulang?
Siapa yang minum semua birnya?
Kau?
Kandung kemihmu tak lama lagi akan meledak.
Kau ini,
aku termasuk orang yang doyan kencing.
Lakukan!
Kau saja!
Pengecut!
Beraninya kau.
Lari!
Ashy Slashy akan menangkapmu!
Kaupikir Ruby di sini?
Di rumah bobrok ini?
Bukan. Ini rumahku.
Setidaknya dulunya.
Oh, rumahnya... bagus.
- Orangtuamu masih tinggal di sini? - Mereka sudah lama meninggal.
Aku minta waktu sebentar.
Belum pernah kulihat Jefe begini.
Apa pun yang terjadi di kota ini,
nampak begitu menghantuinya.
Lihat bajingan kecil itu.
Mana?
Tadi dia di sana.
Sial!
Brengsek!
Kau mau merampokku?
Kaukira aku takkan melawan?
Aku tak merampokmu.
Ashley?
Halo, Ayah.
Sudah lama sekali.
Kau terlihat...
...tua.
Gendut. Seperti sekarung...
Aku paham maksudnya. Bagaimana kabar Ayah?
Kau mau apa?
Tak mau apa-apa.
Anak tak boleh mengunjungi ayahnya?
Apa itu?
Tangan pembantu.
Buatan temanku.
Lihatlah, aku lebih kuat...
- Cepat? - Ya.
Omong kosong. Seperti buatan Cina.
Tembakan apa tadi?
Turunkan senjata kalian!
Ada apa?
- Kau punya izin imigrasi? - Kelly, Pablo, perkenalkan ayahku.
Kotor dan menawan.
Brock Williams.
Kau bisa memanggilku Cock.
Dia ayahmu, ya?
Kaubilang ayahmu sudah mati.
Mati?
Dia yang mati, bukan aku.
Kami saling menganggap yang lain mati.
Kau habis berulah apa?
Tak ada. Kami mencari seseorang.
Pablo...
Kugambar saat mobil melaju...
Apa? Kalian mencari Bigfoot?
Mobilnya tak bisa diam!
Lupakan saja.
Ayah tak mau bantu, tak apa.
Beberapa hal tak pernah berubah.
Jadi kau korbannya?
Selalu menyalahkan orang lain.
Salah orang lain kau bisa ke pondok itu.
Orang lain yang memotong tanganmu.
No comments yet. Be the first to leave one.