نخستین 200 خط.
"Ryeo Un"
"Choi Hyun Wook"
"Seol In Ah"
"Shin Eun Soo"
"Twinkling Watermelon"
"Sponsor produksi"
"Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata, KOCCA"
"Semua orang, organisasi, lokasi, dan kejadian"
"Dalam drama ini hanyalah fiksi"
"Staf menjamin keselamatan aktor cilik dalam syuting drama ini"
"Episode Tujuh"
"Rusak"
Ada pasien yang mau lewat. Tolong minggir.
Tolong minggir. Permisi.
Ada pasien. Tolong minggir.
Ayah.
Ibu.
"Panggilan masuk"
Halo?
Halo.
Jadi, perjalananmu menyenangkan?
Ayolah. Ternyata Anda?
Anda menakutiku!
Anda seharusnya meneleponku dahulu jika mau melakukan ini.
Tidak, dengar. Aku... - Terserah.
Aku baik-baik saja.
Jangan pernah meneleponku lagi. Mengerti?
Kamu pasti bersenang-senang
menjalani hidup orang lain.
Halo?
Kamu di sana? Kamu bisa mendengarku?
Ada orang di sana?
Apa ini? Dia menutup teleponku?
Sial.
Benar.
Aku menjalani hidup orang lain.
Namaku On Eun Yu.
Kamu mungkin sudah menebaknya.
Aku putri Choi Se Gyeong dari abad ke-21.
"New York, 2013"
Itu aku.
Itu ibuku.
Aku tahu kami sangat mirip.
Tampaknya, aku makin mirip dengannya saat tumbuh besar.
Aku sangat mirip dengannya hingga hampir seperti klonanya.
Omong-omong...
Bagus sekali. Gadis itu genius.
Begitulah aku menjadi permata berharga ibuku.
Apa aku bahagia?
Sama sekali tidak.
Hebat! - Hebat!
Seperti yang kamu tahu, permata harus selalu bersinar.
Saat kilaunya hilang, nilainya akan anjlok.
Aku hanya dicintai sebentar
saat dia harus pamer atau berpura-pura.
Aku sering terkunci di kotak perhiasanku.
Hei.
Jika ayahku tidak mengambilku
dari kotak perhiasan ibuku sesekali,
aku pasti sudah mati.
Tapi...
"Pengajuan Konfirmasi Perceraian atas Persetujuan"
Eun Yu adalah
putriku, jadi, aku akan membesarkannya.
Aku ayahnya.
Jika ingin membesarkannya, kamu harus berhenti minum.
Aku sudah mengisinya.
Aku berdoa kepada siapa pun yang mau mendengarkan.
"Tolong buat mereka berhenti bertengkar karena aku."
"Bantu aku agar tidak menyesal telah dilahirkan." Itulah doaku.
"Belasungkawa"
"Viva Music"
Rumah siapa ini?
Ini rumah ayah ibu.
Tapi Kakek tinggal di Amerika.
Bukan dia.
Dia kakek kandungmu.
Kakek di Amerika bukan kakekku?
Bukan.
Ibu punya dua ayah. Kamu iri, ya?
Tidak. Aku hanya butuh satu ayah.
Kamu tahu,
sejak kecil, ibu ingin punya keluarga sendiri.
Keluarga yang tidak rumit untuk dijelaskan.
Keluarga yang tidak perlu ibu cemaskan atau takutkan.
Keluarga sungguhan seperti itu.
Kamu satu-satunya keluarga ibu sekarang.
Ayah bukan keluarga sungguhan Ibu?
Kamu akan tetap di sisi ibu, bukan?
Kamu tidak akan meninggalkan ibu atau mencampakkan ibu, bukan?
Aku menyesalinya.
Seharusnya aku tidak berjanji kepadanya hari itu.
"Viva Music"
Seperti perubahan musim,
hubungan antara ayahku dan ibuku
berputar melalui panas dan dingin.
Itu melalui siklus
hidup bersama dan terpisah seperti acara tahunan.
Pada akhirnya, di tahun aku berusia 18 tahun,
mereka bercerai.
"Enam tahun kemudian"
Ini rumah kita sekarang. Kita akan tinggal di sini, hanya kita berdua.
Fokus saja belajar musik.
Kamu mengerti maksud ibu, bukan?
Apa berat badannya bertambah? Sepertinya berat badannya bertambah.
Wanita menurunkan berat badan saat kuliah.
Normal bagi wanita untuk bertambah berat sampai mereka lulus SMA.
Bu, bisa longgarkan pinggangnya sedikit lagi?
Akan tidak nyaman saat tampil.
Tidak. Biarkan saja.
Berat badannya akan segera turun.
Choi Se Gyeong?
Ini aku.
Yoon Sang A dari SMA Seni Seowon.
Putri pimpinan Jinsung Musical Instrument.
Kudengar kamu kembali ke Korea.
Jadi, itu benar.
Tidak mungkin. Apa dia putrimu?
Halo.
Dia sangat mirip denganmu saat SMA.
Senang bertemu denganmu.
Tapi sayang sekali. Aku ada janji temu sebentar lagi.
Aku sudah dengar tentang beritamu.
Kamu bercerai.
Aku agak terkejut.
Sial.
Penghitung waktu di bom waktu mulai berjalan.
Kamu dan Ji Hwan adalah
pasangan terakhir yang kuduga akan bercerai.
Tiga. - Tapi aku mengerti.
Bahkan lebih mengejutkan saat kamu menikah.
Kukira kamu akan melanjutkan kariermu sebagai pemain selo.
Dua. - Kamu sangat mengesankan
saat SMA, tahu?
Kamu berbakat, cantik,
dan juga populer.
Anak-anak dari SMA lain memujamu seperti dewi.
Mereka memanggilmu Ratu Selo.
Satu.
Ibu serius.
Seorang anak laki-laki membentuk band hanya untuk ibu.
Dia bilang akan tampil di festival hanya untuk ibu.
Benar. Membicarakan band membawa kembali kenangan ini.
Apa ibu sudah bilang cinta pertama ibu anggota band?
Kamu tahu, cinta pertama ibu
tidak seperti ayahmu.
Dia ceria seperti sinar matahari, riang, dan jantan.
Dia tampak tidak acuh dan dingin dari waktu ke waktu,
tapi dia baik.
Terkadang dia sensitif dan teliti.
Tapi sikapnya positif.
Ibu seharusnya menikahi cinta pertama Ibu.
Dengan begitu, aku tidak akan lahir.
Apa?
Bagaimana jika aku menyelesaikan bagian kedua cerita Ibu?
"Andai saja Ibu tidak menikahi ayahmu..."
"Andai saja kamu tidak lahir, ibu pasti sudah punya"
"karier yang fantastis sebagai pemain selo"
"dan menjelajahi dunia."
"Ibu tidak akan hidup sebagai wanita yang membosankan"
"yang menempel pada suaminya dan terobsesi dengan putrinya."
Eun Yu. Maksud ibu...
Apa itu karena minol?
Ibu tidak akan minum lagi?
Ibu berharap aku memercayai janji itu lagi?
Ibu pikir aku punya pilihan untuk dilahirkan?
Aku
tidak bisa memilih Ibu sebagai ibuku saat aku lahir.
Ayolah.
Apa yang kamu lakukan?
Aku akan tinggal dengan Ayah.
Aku takut
aku mungkin akan berubah menjadi Ibu jika terus tinggal bersama Ibu.
Itu sebabnya ibu menyuruhmu hanya fokus pada musik.
Agar kamu tidak berubah menjadi ibu!
Berhenti memberiku alasan ini!
Jangan memanfaatkanku.
Kenapa aku harus menjadi alat untuk menebus hidup Ibu yang gagal?
Ibu tidak bisa bicara denganmu saat kamu seperti ini.
Berbicara adalah hal terakhir yang kita lakukan.
Ibu selalu sibuk memberitahuku apa yang Ibu pikirkan.
Setiap kali aku bicara, Ibu memperlakukanku seperti anjing.
Itukah alasanmu berpura-pura kehilangan pendengaranmu?
Itukah alasanmu menyerah semudah itu?
Hanya untuk memberontak melawan ibu?
Ini sebabnya aku membenci Ibu.
Mudah sekali bagi Ibu mengucapkan kata-kata menyakitkan ini.
Terkadang, Ibu bersikap seperti sosiopat.
Ayah pergi karena dia muak dengan sisi diri Ibu yang ini. Ibu tahu?
Kamu jahat sekali.
Kamu sama seperti ayahmu.
Ibu benar.
Aku selalu lebih akrab dengan Ayah daripada dengan Ibu.
Itu hari terakhir yang kuhabiskan bersama ibuku,
dan itu awal dari perjalanan panjang.
"Incheon ke JFK"
Halo.
Siapa kamu?
Maafkan aku. Tapi bukankah ini rumah Dokter On?
Ya. Tapi siapa...
No comments yet. Be the first to leave one.