نخستین 200 خط.
"Semua Karakter, Nama, Organisasi dan Kejadian Hanya Fiktif"
"Tiap Kesamaan Hanya Kebetulan Semata"
"Episode 1"
TIM TANGGAP DARURAT
KAMAR OPERASI KHUSUS PEGAWAI
Mereka hampir tiba.
Dokter Ye,
- Kamar Operasi Satu Rosette C siap. - Siapa yang mengoperasi?
Dokter Joo Kyung-moon dan Oh Se-hwa dari Bedah Saraf.
PUSAT PERAWATAN DARURAT
Mereka sudah tiba.
Waktu kematian...
Wakil Direktur Kim.
Pukul berapa sekarang?
Pukul 23.48.
Waktu kematian, pukul 23.47.
PUSAT TRANSPLANTASI ORGAN
LEMBAR PERSETUJUAN DONOR
DAFTAR TUNGGU TRANSPLANTASI KORNEA
PARK JI-AE
REGISTRASI DONOR ORGAN DAN JARINGAN
KERATOKONUS
Maaf mengganggumu di rumah,
tapi direktur rumah sakit meninggal. Ya.
Baru saja terjadi. Akibat kecelakaan. Ya.
Semua orang akan segera datang.
Sebaiknya kau datang, Dr. Seo.
Ya.
PERMINTAAN OTORISASI PENGAMBILAN ORGAN SEBELUM AUTOPSI
Aku harus pergi
untuk mendapat persetujuan dari jaksa soal pengambilan organ.
Siapa penanggung jawabnya?
- Keluarganya? - Mereka sudah setuju.
- Aku teken setelah autopsi. - Tidak memengaruhi autopsi. Kalian tahu,
- kami hanya ambil korneanya. - Pakar oftalmologi belum ada.
Dr. Seo menuju ke sini.
Kuyakin inilah...
yang diinginkan Direktur Lee.
Jika terlalu lama, kornea membusuk.
PERMINTAAN OTORISASI PENGAMBILAN ORGAN SEBELUM AUTOPSI
Terima kasih. Aku akan kembali.
- Sampai jumpa. - Baik.
- Hei, tunggu. - Apa?
- Sebentar. - Ada apa?
Apa?
Aku akan terima.
Tunggu, Berengsek.
Ini.
Kau benar-benar melakukannya.
DONOR
Aku ingin kau melakukannya jika saatnya tiba.
Jangan aku. Minta tim transplantasi organ.
Jika saatnya tiba.
Aku tak mau orang lain melihat perutku.
Apa balasan untukku jika aku melakukannya?
Ayolah, itu pun jika aku sudah mati. Apa yang bisa kulakukan untukmu?
Kenapa orang meninggal cemas seseorang melihat perutnya?
- Kau ini... - Yang benar saja.
Hei. Tunggu.
Aku tidak mau. Berhentilah memintaku.
- Bagaimana dengan 2.000 won? - Jangan konyol.
Berengsek.
Bapa, tolong beri saudaraku yang sudah kembali ke surga,
cahaya dan kedamaian abadi.
Bagi mereka yang ditinggalkan,
tolong berikan...
penghiburan dan kekuatan.
Dia jatuh.
Semua tulangnya hancur, bahkan tulang pinggulnya juga.
Saat kupindahkan,
punggungya terlipat seperti kertas.
Kak Jin-woo.
Cukup.
Maaf.
Kau sudah bicara dengan Direktur?
Apakah dia tahu bahwa kau tahu
saat dia meninggal?
Ya.
Tolong...
rahasiakan hal ini.
Sudah diberitakan.
Semua orang akan segera tahu.
Tetap saja, lakukan sesuatu.
Akan kuusahakan.
Setelah apa yang dia alami,
aku ragu kami akan meributkannya.
Baik.
Kau baik-baik saja?
Entahlah.
SURAT KETERANGAN KEMATIAN
LEE BO-HUN
DOKTER
LAINNYA
LALU LINTAS, KERACUNAN, JATUH, KEBAKARAN, TENGGELAM, LAINNYA
KECELAKAAN, PEMBUNUHAN, BUNUH DIRI, TIDAK BISA DITENTUKAN
PEMBUNUHAN, BUNUH DIRI
Mereka hampir tiba. Gadis berusia enam tahun ditusuk sekitar lima kali.
Siapa tega melakukan itu pada anak? Dia sadar?
Entahlah dan mereka bilang dia sadar.
- Kontrol pendarahan dan bawa ke ruang CT. - Baik.
PENYEBAB LANGSUNG KEMATIAN: JATUH
Kau sudah dengar
di mana lokasi kecelakaan Direktur?
Ya.
TANGGAL KEMATIAN
Kenapa terjadi di rumah Wakil Direktur?
Entahlah.
- Bukankah itu aneh? - Benar.
Apa?
Ada apa?
Butuh CPR pediatri. Dia korban penusukan yang kami laporkan.
- Kemari. - Baik.
- Kupikir dia sadar. - Jantungnya baru berhenti berdetak.
Sesuai aba-abaku. Satu, dua, tiga.
- Periksa denyut nadinya. - Tidak ada.
Kompresi.
Aku periksa ritme jantung.
Asistol. Kompresi.
Siapkan intubasi. Berikan epinefrina. Lanjutkan CPR.
Dia ditusuk di sisi tubuh, abdomen, lengan, dan kaki.
- Dua kali di abdomen. - Walinya mana?
Di sana.
- Kemari. - Ada pasien lain.
Baik.
Pak, harap tetap sadar.
- Kami pindahkan. Dua, tiga. - Dua, tiga.
Pak, Anda bisa mendengarku?
Anda tahu ada di mana?
- Mana yang paling sakit? - Beri oksigen, bawa ke ruang CT.
Baik. Dua liter oksigen.
- Baik. - Ada luka lain?
Hanya ini. Luka tusuk ayahnya hanya satu.
Defibrilator. Isi daya 40 joule.
Aman.
Satu, dua, tiga!
- Dokter, tolong! - Kami harus menunggu berapa lama?
Tolong anakku.
- Dia sangat kesakitan. - Tolong anakku dahulu.
Luka Anda akan dijahit setelah pemeriksaan CT scan.
Permisi.
UGD di mana?
Turun ke lantai satu lalu keluar gedung.
Pasti terlihat.
- Terima kasih. - Terima kasih.
KANTOR DIREKTUR RUMAH SAKIT
KANTOR WAKIL DIREKTUR
Polisi...
datang jauh-jauh kemari.
Karena kematian akibat kecelakaan.
Bukan hanya karena itu.
Mungkin mereka datang untuk berbicara denganmu karena ambulans datang
dari rumahmu.
Karena terjadi di rumahku.
Apa yang terjadi?
Menurutmu apa?
Kau menjawab pertanyaan dengan pertanyaan.
Pada saat...
Direktur Lee datang ke rumahku, dia sudah mabuk.
Dia masih belum bisa berhenti merokok.
Dia mengeluarkan rokoknya
lalu kutanya apa dia harus merokok di depan mantan perokok
dan memintanya merokok di atap.
Lalu aku mendengar suara keras,
jadi, aku naik...
Aku bahkan tak berpikir bahwa dia jatuh.
Serangan jantung...
akhirnya membunuh Direktur kali ini.
Benar.
Halo, Pak Gu.
Aku akan segera ke sana.
Kurasa Pak Gu kembali. Sepertinya tadi aku melihatnya pergi.
Tentu dia harus kembali. Dia baru saja menjadi presdir.
Kepala rumah sakit meninggal.
Kau harus memperhatikan penampilanmu.
Sudah banyak yang membicarakannya.
Tentang apa?
Apa pun yang sebenarnya terjadi, hanya kau yang menyaksikan...
momen terakhir Direktur Lee.
PASIEN ANAK DENGAN LUKA TUSUK
MENGALAMI HENTI JANTUNG PUKUL 00.40 DI AMBULANS
Permisi.
Kami dari Kantor Polisi Hanseong.
Seorang anak dan ayahnya dibawa kemari.
Ayahnya di sana.
Anak itu sudah meninggal. Seharusnya kita ke sini dahulu.
Apa yang terjadi?
Perampokan bersenjata? Anak itu ditusuk di depan ayahnya?
Ayahnya berniat bunuh diri.
Pembunuhan-bunuh diri.
Dia melakukan itu kepada putrinya?
Dia menusuk anaknya lima kali,
tapi dia sendiri...
Rawat dia.
Dokter.
Bagaimana kondisinya?
Nasibnya tak sama dengan putrinya.
Kalian berkunjung ke tempat lain dahulu?
Kantor wakil direktur.
Kenapa?
Begitu rupanya.
No comments yet. Be the first to leave one.