Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba

Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba (鬼滅の刃)

دانلود زیرنویس Indonesian

فصل 3

هماهنگ با نسخه‌های زیر

10 Aku Tak Akan Menyerah
ناشر Inisial ZA
Pembasmi Iblis: Babak Distrik Hiburan

برچسب‌ها

other
تاریخ انتشار: 2022-02-21
تعداد دانلود: 103
مخصوص ناشنوایان: No

پیش‌نمایش زیرنویس Indonesian

نخستین 136 خط.

Tanjiro, awas!

Sial!

Zenitsu, jangan pedulikan aku.

Ini semua terjadi gara-gara aku mengalihkan pandangan.

Inosuke, maaf.

Jika saja aku menyadarinya lebih awal...

Tidak, ini semua terjadi gara-gara aku meninggalkan Kak Uzui.

Maaf.

Maaf.

Maaf, Teman-teman.

Ta ga sode ni saku genka Bunga ilusi yang mekar di tanganku

Tada soko ni ai wo otoshita Menjatuhkan cinta di atasnya

Hade ni iro wo tokasu you ni Dengan bulan merah terang keperakan

Ginshu no tsuki wo soete Untuk melarutkan warna yang mencolok

Korogaru you ni kaze wo kite Kutebas angin saat ku terjatuh

Tsumazuku goto ni tsuyoku natta Menjadi semakin kuat tiap kali gagal

Hikari mo itami mo ikari mo zenbu dakishimete Cahaya, rasa sakit, dan amarah, dekap semuanya

Erabarenakereba erabeba ii Jika kau tak dipilih, kau saja yang memilih

Koe wo karashite moeru hana no you ni Teriak hingga suara habis bagai bunga yang membara

Yamikan wo terashitara Menyinari kegelapan

Aimai sugiru sekai mo fumen ni shite Kan kubuat lembar musik dunia ini yang sulit dipahami

Yoru wo kazoete asa wo egaku you na Menghitung malam dan melukiskan pagi

Azayaka na ne wo narasu Kan kubuat suara yang terdengar jelas

Donna ni fukai koukai mo Sedalam apa pun penyesalan

Donna ni takai genkai mo Setinggi apa pun batasannya

Kakikeshite zankyou Bunyikan lebih keras gemanya

Aku Tak Akan Menyerah

Episode 10

Maaf.

Maaf, Teman-teman.

Maaf, Nezuko.

Jangan minta maaf, Kakak.

Kenapa Kakak selalu minta maaf?

Apa Kakak tak bahagia karena kita miskin?

Apa Kakak merasa kasihan karena aku tak mengenakan kimono bagus?

Apa Kakak sangat ingin menyalahkan orang lain?

Kematian ayah akibat sakit terdengar buruk karena sentimen Kakak.

Meski tak berjalan mulus setelah berusaha keras,

itu di luar kendali kita.

Kita hanyalah manusia.

Tak semua hal akan berjalan sesuai harapan kita.

Kita sendirilah yang menentukan kebahagiaan kita.

Yang terpenting adalah "masa kini".

Ayo menatap ke depan, melakukan yang terbaik,

dan berjuang bersama.

Jangan minta maaf.

Kakak harusnya paham.

Kakak harusnya paham perasaanku!

Mimpi masa lalu, ya?

Eh? Di mana ini?

Aku...

Sungguh keji hingga jadi separah ini.

Apa para penduduk di sini sudah mengungsi?

Nezuko!

Nezuko...

Terima kasih, Nezuko.

Aku akan melakukan hal yang aku bisa.

Oalah, masih hidup rupanya.

Kau beruntung sekali, ya.

Kau tak punya apa-apa lagi selain keberuntunganmu, sih.

Malang sekali dirimu.

Semua orang selain dirimu sudah tumbang.

Aku sudah menikam jantung si Celeng.

Si Rambut Pirang kesakitan karena tertimpa puing-puing,

jadi, aku biarkan saja, nanti mati sendiri.

Menyedihkan sekali melihatnya menggeliat seperti serangga.

Si Pilar pun sangat lemah.

Dia cuma jago pamer.

Namun jantungnya berhenti akibat kena racun, lalu mati.

Dia sudah mampus.

Menyedihkan. Sungguh menyedihkan.

Kalian semua sungguh menyedihkan!

Terutama dirimu, tahu!

Perempuan yang menyembul dari kotak yang kau bawa adalah saudaramu, 'kan?

Aku sangat paham.

Meski sudah menjadi iblis, hubungan kalian erat.

Apa dia kakakmu atau adikmu?

Kenapa dia tak membunuhku?

Apa maunya?

Tanganku mati rasa.

Tenagaku masih belum pulih.

Aku tak bisa menebas lehernya sekarang.

Nezuko adalah

adik perempuanku.

Sudah kuduga. Kau memang menyedihkan.

Kau sama sekali tak bisa melindungi adikmu.

Apa boleh buat.

Kau seorang manusia sedangkan adikmu iblis.

Tentu saja kau lebih lemah dari adikmu yang iblis itu.

Meski begitu, menyedihkan sekali.

Seorang kakak harus melindungi adiknya, bukan malah dilindungi.

Kau harus melindunginya baik-baik dengan tanganmu.

Hei, bagaimana rasanya?

Bertahan hidup dengan menyedihkan seorang diri.

Adik sang harapan terakhirmu itu sudah menggunakan seluruh kekuatannya.

Hei, Serangga. Tolol.

Pengecut di antara orang dungu. Tak berguna.

Buat apa kau dilahirkan?

Mau bagaimana?

Coba penggal aku dengan tubuh manusiamu yang lemah, babak belur, dan menyedihkan!

Ayolah!

Cobalah!

Sekarang!

Begitu, ya. Kau patah semangat di detik-detik terakhir rupanya.

Menyedihkan sekali! Sungguh menyedihkan!

Kau benar-benar menyedihkan.

Aku belum pernah lihat orang lebih menyedihkan darimu.

Meski menyedihkan, aku tak membencimu.

Karena aku suka dengan sesuatu yang malang, menyedihkan, dan kotor.

Kau punya bekas luka kotor di dahimu.

Bagus, ya. Aku suka lukamu ini.

Oh ya, bagaimana jika kau juga menjadi iblis demi adikmu?

Benar juga, itu ide yang bagus.

Jika kau menjadi iblis, aku akan menolongmu.

Kita bisa jadi teman.

Jika tidak, aku akan menghabisi adikmu juga.

Karena aku tak peduli dengan adik orang lain.

Ogah! Jangan beri dia ide, dong!

Aku tak akan pernah setuju.

Jika menjadi iblis, kau akan menjadi kuat dalam sekejap,

lalu kau bisa meninggalkan tubuhmu yang cacat.

Bagaimana? Bagaimana? Apa kau tertarik?

Kau pasti kesal dengan kelemahanmu.

Ketika orang bersedih, mereka pasti menatap langit

agar air mata tak menetes.

Aku... Aku...

Aku sedang bersiap-siap.

Sundulan putus asamu itu tak akan mempan, tahu.

Tubuhku sulit digerakkan.

Apa yang Kakak lakukan? Cepat berdiri!

Aneh.

Ada apa ini? Ada yang aneh.

Padahal cuma sundulan manusia biasa.

Kunai? Dia menyundul dan menusukku secara bersamaan.

Dia pasti pura-pura kabur untuk mengambilnya.

Dia melempar puing-puing dan kantung wewangian pelacur

نظرات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left