نخستین 200 خط.
"Tayangan ini mungkin tidak sesuai bagi pemirsa di bawah 15 tahun"
"Pemirsa diharap bijak"
Tunggu.
Jaksanya
menahan Ibu karena tampaknya media sudah mengetahuinya.
Diamlah di sana sampai masalahnya mereda.
Penipuan izin sakit bukan tuntutan serius.
Aku akan menyuruh pengacara mengurusnya.
Kami akan mempercepat persidangan
dan segera mengeluarkan Ibu.
Baiklah. Urus itu.
Sayang, urus orang-orang yayasan.
Mereka akan cemas jika mengetahui aku kembali ke penjara.
Baik. Kamu tidak perlu khawatir.
Min Hee.
Cari tahu apakah Jung Woo memang dalangnya.
Jika benar,
manfaatkan Hye Rin.
Baik. Aku mengerti, Bu.
Ayo pergi.
"Yayasan Myungha"
Baik.
Permisi. Izinkan aku berbicara dengan ibuku.
Petisi banding siap diajukan.
Dia bilang
tidak akan ada yang terjadi. Ibu harus bungkam sampai besok.
Baiklah.
Sampai jumpa, Bu.
Halo, Ayah.
Ibu mertuamu baru saja ditahan dan dibawa pergi jaksa.
Cari tahu apa yang terjadi
dan utus tim hukum.
Baiklah.
Aku yakin Min Hee sudah meminta tim hukum
mengurus pengajuan banding.
Aku akan mencari cara untuk membantu juga.
Bu Kim ditahan?
Apa yang terjadi?
Katanya dia menggelapkan dana yayasan.
Kamu mengajukan bukti kepada jaksa?
Tidak.
Aku tidak punya bukti baru.
Dia bukan seseorang yang mudah tertangkap.
Pimpinan Baek,
ini bukan tempat sembarang orang bisa menerobos masuk.
Aku bukan sembarang orang, jadi, seharusnya tidak masalah.
Tolong pergi. Aku harus berbicara dengan Jung Woo.
Min Hee.
Ye Ji, berikan kami waktu.
Ibuku diinvestigasi jaksa.
Pembebasan karena sakitnya juga akan dibatalkan.
Jadi?
Jangan mengusik Hye Rin.
Lagi pula, kamu hanya mau menjatuhkan ibuku.
Bukan aku yang membuat ibumu ditahan.
Aku tahu.
Jadi, tarik ucapanmu soal mengambil Hye Rin.
Itu juga syarat yang cukup baik bagimu.
Tapi itu meninggalkan rasa pahit di lidahku.
Tunggu.
Kamu selalu menganggap dirimu dan ibumu sepihak.
Kenapa kamu berbicara seolah-olah kalian bertentangan?
Aku akan menganggap kamu menyetujui syaratku.
Seusai berbicara dengan Do Yoon dan ibunya,
aku akan mengambil Hye Rin.
Jung Woo.
Tetaplah menjabat sebagai pimpinan seperti maumu.
Kamu bisa mencampakkan Hye Rin kapan saja
agar tetap menjabat sebagai pimpinan.
Aku tidak bisa memercayakan anakku kepadamu.
Kubilang, hentikan.
Kamu tidak mendengarkan ucapanku?
Aku menahan diri
karena percaya kamu akan melindunginya jika tiba saatnya.
Dia bisa terluka karenamu.
Dia pasti terluka.
Tapi jika aku membiarkannya, dia akan lebih terluka karenamu.
Jadi, aku tidak bisa melakukannya lagi.
Jung Woo.
Rumor itu benar?
Ibu memilih Min Hee, alih-alih Ayah?
Kenapa? Beri tahu aku.
Ayah salah apa?
Dia tidak membelikan Ibu mobil baru?
Dia tidak memindahnamakan vila atas nama Ibu?
Benar! Dia tidak membelikan ibu mobil baru
atau memindahnamakan vila. Itulah alasannya, lalu kenapa?
Yang benar saja, Bu.
Aku tahu Ibu egois,
tapi Ibu tahu betapa pentingnya itu bagi Ayah.
Jangan bilang Ibu mengusirnya seperti Ibu mengusirku.
Astaga. Akankah ayahmu membiarkan ibu mengusirnya?
Katanya dia akan tinggal di vila karena tidak tahan melihat ibu.
Jangan menghubunginya.
Dia akan melampiaskannya kepadamu.
Ibu tahu Ayah tidak akan menerimanya begitu saja.
Aku yakin dia menghubungi dewan direksi
untuk memecat Ibu dari yayasan.
Mereka semua berada di pihaknya,
jadi, Ibu akan dipecat di penghujung hari.
Ada apa ini?
Di mana semua orang?
Kenapa tidak ada yang datang?
Apakah aku salah ruangan?
Tunggu.
Nomor yang Anda tuju sedang tidak aktif.
Ada apa ini?
Mereka semua sengaja tidak datang?
Ya.
Ayahku tidak akan pernah menjadi pimpinan lagi,
jadi, tolong urus dewan direksi.
Yoon Hwa Ran akan tetap
menjadi direktur yayasan.
Bagaimana bisa
dia membuat dewan direksi yayasan memihaknya?
Apakah karena Do Yoon?
Lupakan saja.
Aku hanya bisa bertumpu kepada ibu Min Hee.
Suruh dia keluar dari sana.
Aku tidak mau berbicara dengan orang-orangan sawah.
Dia tidak di sini.
Kenapa? Dia melarikan diri?
Dia menjanjikanku posisi pimpinan, jadi, suruh dia menepati janjinya.
Jika tidak, akan kurusak semuanya
yang ada di rumah terkutuk ini.
Istrimu yang mengkhianatimu. Kenapa kamu menyalahkan kami?
Astaga. Kamu seharusnya mengurus istrimu dengan benar.
Apa? Kenapa kamu...
Selain itu,
dia tidak di rumah. Dia di kantor jaksa.
Dia tidak bisa menepati janjinya walaupun mau.
Apa? Kantor jaksa?
Lantas, bagaimana denganku?
Tidak ada anggota dewan yang mau menurut jika Ayah bukan pimpinan.
Tetaplah menjadi direktur yayasan.
Tentu saja.
Aku tidak percaya perbuatanku selama ini
hanya untuk mendapatkan ayahmu.
Kenapa?
Bukan apa-apa.
Aku merasa kamu sungguh menyukai ayahmu.
Tentu. Kamu pikir aku bersamanya selama 30 tahun hanya demi uangnya?
Jika ibumu menceraikannya sejak lama,
aku tidak akan bersikap kejam kepada ibumu.
Aku tahu.
Hei! Jangan begitu!
Kamu seperti bukan Do Yoon. Kamu menakutiku.
Omong-omong, Pimpinan
seharusnya pulang jika tidak punya uang atau kuasa.
Ya. Sebentar lagi,
dia hanya akan bertumpu kepadamu.
Pimpinan yang malang.
Dia sendirian lagi.
Nenek mau ke mana?
Nenek harus menemui seseorang, jadi, nenek akan cepat pulang.
Tolong cepat pulang dan buatkan piza.
Kamu lapar?
Kenapa kamu tidak meminta Bi Ahn memasakkannya untukmu?
Masakan Nenek lebih enak.
Nenek akan segera kembali.
Halo.
Astaga. Kenapa harus menanyakan Tae Yoon dahulu sebelum kemari?
Pasti canggung jika di sini karena aku datang dengan Ga On.
Ga On, duduklah dan bacalah bukumu di sini.
Baik.
Kenapa hubungan keluarga ini amat membingungkan?
Aku tahu.
Itulah alasannya aku berusaha memisahkan Se Yun dan Tae Yoon.
Memisahkan apa?
Hai.
Kamu sudah mengajukan formulir untuk kembali berkuliah?
Haruskah ibu berbicara dengan Ha Jin?
Aku tidak akan meminta bantuannya. Akan kulakukan sendiri.
Kakakmu sukses. Apa salahnya meminta bantuannya?
Kudengar dia direkrut kali ini.
Berapa gajinya?
Aku mau pulang sebentar. - Hei.
Kakakmu menantikan tamu, jadi, jangan mengganggunya.
Baiklah.
Aku penasaran apa yang terjadi kepada Do Yoon.
Tae Yoon itu masalah lain,
tapi kapan Do Yoon bercerai?
Hei. Anak itu di sini.
Dia harus segera menuntaskannya
setidaknya demi kebaikan Ga On, bukan?
Mari berhenti membahas anak itu dan membahas kita saja.
Seusia kita, membahas anak itu sama dengan membahas kita.
Yang benar saja.
Kubilang, mari membahas soal kita.
Dasar.
Silakan.
Sejujurnya,
aku sedikit kecewa.
Apa?
Aku masih nenek Ga On,
dan Do Yoon itu ayahnya.
Bagaimana bisa kamu membuat ayahnya mencabut hak asuh?
Aku mengerti kamu mendapatkan hak asuh penuh.
Tentu, kamu harus membesarkannya.
Kamu sudah melalui banyak masalah untuk menemukannya.
No comments yet. Be the first to leave one.