Insanity

Insanity (Insânia)

دانلود زیرنویس Indonesian

فصل 1

هماهنگ با نسخه‌های زیر

Insanity S01E03-DSNP-WEBDL
ناشر Sh1Ft3R
𝘋𝘪𝘴𝘯𝘦𝘺 𝘏𝘰𝘵𝘴𝘵𝘢𝘳

برچسب‌ها

webdl
web
WEBDL
تاریخ انتشار: 2022-02-11
تعداد دانلود: 11
مخصوص ناشنوایان: No

پیش‌نمایش زیرنویس Indonesian

نخستین 150 خط.

Ibu!

Ibu!

Ada lubang di pagar.

Kita lewati dan berjalan sampai temukan yang kau mau.

Kau membiarkan ketakutanmu menghalangimu. Kau harus lihat neraka seperti apa.

Kau harus lihat neraka seperti apa, Paula.

INSANITY

Lampu!

Musik!

Selamat malam, Nak.

Kupikir Ayah sedang tidur.

Siapa yang bisa tidur bila sepanas ini?

Itu sebabnya AC dibuat.

Percayalah, bernapas dalam kondisi ini sangat tidak enak.

Aku ingin mendengar berita. Bagaimana kabarnya?

Pekerjaanku sangat banyak.

Dulu kau lebih efisien.

Banyak masalah.

Seorang jurnalis membuat situasi sulit.

Pers selalu mudah dimanipulasi.

Dan apa tindakan kita saat seseorang membuat situasi sulit?

Kita mencari solusi.

Hidup kemenangan!

Kasus aneh Konsul Spanyol

yang memutilasi dan memakan sekelompok remaja…

KASUS KONSUL DOKTER TAK MAU UMUMKAN DIAGNOSIS

…masih mengusik media dunia, tapi satu figur sentral kasus ini,

dr. Schultz yang terkenal, menolak memberi informasi lebih banyak.

Bagaimana psikiater yang menghabiskan waktu begitu lama pada satu pasien

tak sadar sedikit pun kecenderungan perilaku psikopatnya?

Mungkinkah ini hanya sebuah kebetulan bahwa sang Konsul menjadi

seorang kanibal memang karena perawatan dari dr. Schultz?

Apakah perawatan dari dokter yang sama ini adalah cara terbaik merawat sang Konsul?

Pertanyaan-pertanyaan ini jelas sulit dijawab,

karena dr. Schultz masih menolak

untuk diwawancara atau memberikan pernyataan.

Apa-apaan? Matikan itu!

- Apa kau gila? - Aku, gila?

Kau tidur di samping mayat hangus, dan aku yang gila.

FORENSIK

- Aku tak tidur dua hari ini. - Ya.

Aku bisa lihat.

Bagaimana…

"Bagaimana"?

Kau sudah temukan klitoris pacarmu?

Astaga, Camila. Itu kasar.

- Kau kehilangan selera humormu? - Sial.

Kau butuh apa yang begitu mendesak?

Kau pemarah hari ini. Aku butuh bantuan.

- Bantuan apa itu? - Lihatlah ini.

Aku menemukan ini pada mayat hangus di dalam mobil.

Lalu?

Lalu, mungkin ini bukan mayat Lúcia.

Atau dia menyembunyikan tindik dari ibunya.

- Jika aku anak Paula pasti kusembunyikan. - Tapi kau bukan, dan kita harus pastikan.

Aku perlu tes DNA pada mayat ini secepatnya.

Kau sudah kirim sampel dari barang bukti ini.

Belum. Aku memberimu sampel dari yang ini.

- Tapi mereka orang yang sama. - Benarkah?

- Bisa kau periksa? - Kapan aku tak bisa?

Tapi ini perlu waktu lima hari. Teknisi lab mempersulit diriku.

Aku butuh sekarang, lekas. Ini penting.

Lebih penting daripada mengidentifikasi sekelompok remaja

yang dikunci di pendingin oleh keparat sinting?

Chico, biar kuberi tahu sesuatu. Perhatikan.

Mereka sudah mati. Sekarang, gadis ini? Dia mungkin masih hidup.

Peluang itu makin kecil setiap menitnya,

ditambah kenyataan bahwa ibunya adalah Paula, atasanmu.

- Paham? - Baik, akan kulakukan.

Tapi dengan satu syarat.

Bagaimana caraku membuat dia orgasme?

Mulutnya mengisap ini,

dan mulutmu… mengisap yang di bawah.

- Tapi, Camila… - Diam, Sok Tahu.

Yang di bawah.

Bisakah kau berdiri di atas punggungku sebentar?

Aku kesakitan.

Kesakitan?

Jika duniamu sempurna, seharusnya kau tak merasa sakit.

Kesakitan emosional adalah yang kuhilangkan dari duniaku.

Bukan kesakitan fisik.

- Kau tak percaya dengan duniaku. - Aku tak percaya denganmu.

Aku turut prihatin mendengarnya, Paula.

Kau tak punya pilihan lain, ya?

Ada apa?

Sudah kuurus sakitmu, tapi kau belum urus sakitku.

- Sudah kuberi tahu semua yang kutahu. - Kau tahu apa?

Kau harus bermimpi, Paula. Resapi alam bawah sadarmu, dan neraka.

Lucas, ada apa di neraka?

Trauma kita.

Neraka adalah trauma kita, tapi kau harus pergi ke sana untuk menghadapi mereka.

Aku tak bisa lakukan itu untukmu.

Bagaimana caramu menghadapi itu?

Aku tak tahu apakah bisa menghadapi rasa sakit sebesar itu.

Kau bisa hidup di sini bersamaku jika mau.

Di dunia sempurnaku, Paula.

Metode coba-coba.

Begitulah cara kerja ilmu.

Layaknya penjelajah kuno, kami yakin bahwa kami berdiri

di hadapan daerah luas yang menunggu untuk ditaklukkan.

Tapi kami tak punya peta yang bagus.

Tapi kami sudah dekat.

Seberapa dekat, Dokter?

Risetku telah menemukan bagian dari otak

tempat munculnya emosi paling primitif kita.

Empati, ketakutan, keberanian.

Dan, seperti yang kau tahu,

semua yang kita lakukan dalam hidup didorong oleh emosi.

Seperti dirimu, misalnya.

Saat kau bangun pagi ini, apa yang kau rasakan? Senang?

Tegang?

Kenapa kau mengetuk jarimu di kaki?

Emosi kita membentuk seluruh tubuh kita.

Kini, bayangkan otak yang bisa mengaktifkan tepat bagian itu

tempat emosi menjadi aksi.

Bukankah sudah terbukti plasebo bisa membantu menyembuhkan penyakit?

Baiklah.

Tindakan besar apa lagi

yang bisa dicapai oleh otak sempurna ini?

Marques, dengarkan aku, Bung.

Nyawa temanmu, Paula, dalam bahaya di sana.

- Dari mana kau tahu aku teman Paula? - Aku jurnalis. Aku punya sumber.

Kau harus keluarkan dia dari sana secepatnya.

Klinik Schultz termasuk yang paling dihormati di Amerika.

Reputasi mereka bagus, dan mereka melakukan riset serius.

Kelak, mereka bisa membantu banyak orang.

Marques, riset miliknya hanyalah kedok dari sesuatu yang mengerikan.

Dengarkan baik-baik perkataanku.

Aku sudah lakukan riset mendalam soal Nazi yang tinggal di Brasil.

Aku temukan dokumen berisi banyak informasi

tentang Mengele dan ilmuwan Jerman lainnya.

Tentang eksperimen medis mereka di Brasil, Marques.

Mereka bereksperimen pada manusia. Hal-hal gila. Mereka memang sinting.

Ada tiga nama yang muncul di dokumen. Nama "Schultz" termasuk di antaranya.

Aku menelitinya, dan tebak apa yang kutemukan.

Dalam mencari kesempurnaan,

ayah César Schultz adalah tangan kanan dari si keparat Mengele!

Dengar, tunggu aku malam ini. Aku tahu tempat kerjamu.

- Aku akan berikan semua yang kutemukan. - Ya. Baiklah.

Temui aku malam ini pukul 21.00.

Paula?

Cantik, bukan?

Hampir seperti mukjizat.

Sayang bunga ini cuma hidup beberapa hari setahun.

Bisa melihatnya adalah sebuah keistimewaan.

Hari ini hari keberuntunganku.

Mungkin begitu.

Dr. Schultz ingin bicara kepadamu. Kau bisa ikut aku?

Aku sudah mengamatimu, Paula.

Kau terlihat sangat ingin tahu.

Insanity subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Insanity

نظرات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left