I've Been Killing Slimes for 300 Years and Maxed Out My Level

I've Been Killing Slimes for 300 Years and Maxed Out My Level

スライム倒して300年、知らないうちにレベルMAXになってました

دانلود زیرنویس Indonesian

فصل 1

هماهنگ با نسخه‌های زیر

I've Been Killing Slimes for 300 Years and Maxed Out My Level episode 2
ناشر MarBot
Retail from iQIYI

برچسب‌ها

other
تاریخ انتشار: 2021-04-24
تعداد دانلود: 15
مخصوص ناشنوایان: No

پیش‌نمایش زیرنویس Indonesian

نخستین 193 خط.

Luar biasa! Terlalu cepat bagi penglihatanku!

Begini-begini, aku membasmi slime selama 300 tahun.

Omong-omong, berapa slime yang Anda basmi sehari hingga menjadi sekuat ini?

Eng... Dua puluh lima.

Ah, berhubung aku mendapat poin pengalaman lebih,

hasilnya sama dengan lima puluh slime.

Ternyata cukup santai.

Saya kira Anda berusaha banting tulang.

Laika, buang jauh-jauh pemikiran begitu.

Eh? Kenapa?

Ungkapan banting tulang berarti ingin memperlihatkannya pada orang lain.

Kata-kata seperti itu sama halnya dengan kamu menyombongkan diri.

Jika dibilang demikian...

Intinya, lakukan perlahan setiap hari.

Dengan begini, kamu bisa melakukan sesuatu terus menerus

sehingga levelmu naik sendirinya.

Sungguh kata-kata mutiara yang dalam.

Saya akan berkembang agar dapat berpikir seperti Anda!

Berhubung slime tidak akan bisa balas dendam,

mari kita basmi mereka semua.

Puan Sihir Penara.

Tidak akan kumaafkan.

Inilah saatnya aku bisa hidup santai!

Aku hanya ingin menikmatinya tanpa diganggu siapa pun!

Masalah selalu saja berdatangan, tetapi aku tidak akan menyerah!

Sampai aku bisa merebut kembali hidupku yang tenteram!

"Tanpa Sadar Levelku Mentok Setelah Membasmi Slime Selama 300 Tahun"

Namun ketika aku ingin hidup damai, kekacauan datang silih berganti.

Nona Azusa, saya akan buatkan makanan untuk hari ini.

Baik, aku percayakan kepadamu.

Naga juga bisa memasak, ya?

Tentu bisa! Karena naga adalah salah satu ras yang adiluhung.

Serahkan bagian dapur kepada saya!

Ini adalah mahakarya saya.

Silakan dimakan!

Aku memang suka telur dadar,

tapi kayaknya kamu pakai telur kebanyakan.

Susah menghabiskannya berdua.

Mohon maaf!

Tanpa sadar saya membuat jatah untuk naga.

'Gitu, ya...

Ayo makan sebelum dingin, deh.

Baik.

- Selamat makan! - Selamat makan.

Lezat!

Ini sih menakjubkan, Laika!

Terima kasih.

Saya bisa membuatkannya setiap hari!

Jangan, ayo bagi tugas saja agar aku juga masak untukmu.

Tunjukkan kemampuanmu saat tugasmu memasak.

Baik, saya akan berusaha!

Laika, katakan saja kalau kamu tertarik pada hal selain pekerjaan sehari-hari.

Begini, saya agak khawatir dengan desa itu.

Desa Flatta maksudmu?

Iya. Desa itu tidak memiliki perlindungan kuat terhadap sihir.

Saya takut desa akan jadi lautan api ketika ada penyihir jahat.

Ketakutan seperti itu ada di mana pun, 'kan?

Tidak hanya itu,

mereka juga tidak punya perlindungan terhadap serangan dari darat.

Mereka tidak akan bisa bertahan jika ada monster besar datang.

Kamu terlalu lewah pikir.

Baru-baru ini masyarakat mengetahui tentang kekuatan Anda, benar?

Bisa jadi ada orang jahat yang menyandera orang desa untuk mengalahkan Anda!

Aku paham maksudmu,

tapi aku tidak bisa menjaganya 24 jam sehari.

Saya tahu caranya.

Swakriya tabir penghalang?

Anda memiliki kemampuan penerapan sihir, benar?

Gunakan kemampuan tersebut untuk menciptakan sihir penghalang di desa.

Disarankan menggambar lingkaran sihir agar hasilnya kokoh tahan lama.

Wah, naga juga ahli dalam bidang sihir, ya?

Saya mempelajarinya saat SD.

Sekolah dasar?!

Dengan begini, selesai.

Aku coba, ya?

Wahai yang memiliki niat jahat,

kebebasan kalian akan direnggut oleh jaring ciptaanku!

Apa berhasil?

Ya, saya yakin berhasil.

Ada apa?

Bilangnya gimana, ya... Seperti ada serangga yang masuk.

Maling yang masuk desa tiba-tiba bergeming.

Nona Azusa, langsung ada hasilnya!

Maksudnya bagaimana?

Nona Azusa baru saja memasang tabir penghalang untuk desa ini.

Oh! Permasalahan keamanan desa selama ini bisa terselesaikan!

Warga sekalian, dengar baik-baik!

Berkat Nona Puan Sihir, desa kita menjadi semakin damai!

Pak Kades, sudahlah.

Kalau ingin memuji,

tolong puji saja Laika.

Eh?

Yang menyarankan untuk memasangnya adalah muridku, Laika si naga.

Te, tetapi yang memasangnya adalah Nona Azusa.

Saya tidak melakukan apa pun.

Naga? Maksudnya Naga yang Anda kalahkan tempo hari?

Benar, lalu Laika aku jadikan murid setelahnya.

Dia anak yang baik hati. Tolong bertemanlah dengannya.

Nama saya Laika. Salam kenal.

Murid Nona Puan Sihir memang beda!

Kalau ada naga yang baik hati, kita akan sangat tertolong!

Aku sangat bersyukur kamu juga tinggal di sini.

Kamu bisa melakukan pekerjaan rumah dan memasak makanan enak.

Saya pun bersyukur bisa belajar banyak dari Anda.

Semoga seterusnya bisa santai begini.

Anak perempuan?

Halo. Kamu ada perlu apa?

Sudah lama ingin ketemu Mama!

Nona Azusa?

Mama baik-baik saja?

Siapa yang datang?

Namaku Falfa. Aku kemari ingin bertemu Mama.

Nona Azusa punya anak?

Tidak punya! Dia pasti salah paham!

Falfa enggak salah paham.

Namamu Falfa, ya?

Sebutan "mama" adalah untuk orang yang melahirkan dan membesarkanmu.

Mama-lah yang sudah melahirkan Falfa!

Mama disebut sebagai Puan Sihir Penara, 'kan?

Falfa tahu karena adik Falfa yang mencari tahu!

Bahkan punya adik juga!

He, hebat!

Punya satu-dua anak hasil di luar nikah setelah hidup 300 tahun.

Saya belajar banyak dari Nona Azusa.

Hal beginian jangan dipelajari!

Daripada itu, Mama, ada yang gawat.

Si Adik ingin membunuh Mama!

Apa nyawaku terancam?

Cepat sekali situasinya menegang.

Falfa enggak ingin Mama mati, makanya Falfa kemari.

Nona Azusa, biarkan dia masuk kita dengarkan ceritanya.

Kamu benar.

Falfa, mau makan kue?

Iya, Falfa mau!

Kalau diperhatikan baik-baik, dibandingkan aku saat kecil...

Enggak, ah, mana mirip.

Wah! Selamat makan!

Eng... Boleh tanya siapa nama adikmu?

Shalsha!

Apa si Shalsha ini juga anakku?

Iya, benar!

Tetapi kenapa dia mengincar Nona Azusa?

Falfa kira dia dendam kepada Mama.

Pasti dendam karena dibunuh.

Kok kehidupan santaiku berubah jadi horor?

Saya masih belum paham,

tetapi saya rasa Anda harus berlindung dari si Shalsha ini.

Kamu benar.

Falfa, apa kamu tahu serangan yang dia miliki?

Shalsha selama ini mempelajari Sihir Penangkal.

Penangkal?

Bukankah itu sihir penguat diri terhadap suatu kaum?

Benar.

Misalnya ada manusia, orc, dan elf.

Jika pengategorian semakin spesifik, maka semakin kuat pula hasilnya.

Kalau hanya menangkal makhluk hidup, jadinya tidak akan terlalu mempan, ya?

Konon katanya sihir ini tidak bisa digunakan jika tidak berlatih selama puluhan tahun.

Kalian sudah hidup berapa lama?

Um... Mungkin sekitar 50 tahun.

Artinya, mereka bukan manusia biasa.

Jika demikian, bisa jadi dia adalah pengguna ilmu yang sangat kuat.

Tapi apa untungnya menangkalku?

Shalsha!

Akhirnya kita bertemu.

Diakah Shalsha?

Sungguh aura yang mengancam!

Shalsha, jangan berbuat jahat kepada Mama!

Aku akan membersihkan dendam karena dibunuh olehmu.

Shalsha, mana mungkin aku membunuhmu. Dan sekarang—

Kau telah membunuh banyak slime yang tak terhitung jumlahnya.

Eh? Slime? Apa maksudnya?

Sebenarnya, kami adalah roh slime yang terlahir dari jiwa-jiwa slime yang telah Mama bunuh.

Roh slime?!

Aku akan membunuhmu dan berkabung pada slime yang lain.

Meski bilang begitu, mana bisa aku melawan anak kecil?

Nona Azusa, bagaimana diempas dengan tornado untuk mengetahui keadaannya?

Roh pun tidak akan terluka oleh tornado.

Yah, daripada tidak ada kemajuan.

Mari coba.

Wahai angin, layani aku dan empas segalanya!

Lenyapkan tornado itu.

Inikah sihir penangkal?

Tetapi sulit dipercaya bisa melenyapkan kekuatan Nona Azusa!

Aku menyempurnakan sihir ini bertahun-tahun

hanya untuk membunuhmu.

Penangkal Puan Sihir Penara!

"Penangkal Puan Sihir Penara"?!

Aku paham sekarang.

Sihir penangkal akan semakin kuat jika pengategorian semakin spesifik.

Jika dia menangkal Nona Azusa seorang...

Sihir apa pun yang kaugunakan tidak akan mempan.

Seriusan, nih?

Coba gunakan saja sihir apa pun yang kau bisa.

نظرات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left