نخستین 200 خط.
Whiskey-1-2. Whiskey-1-2, kalian dengar?
Akan miring 180 derajat, memutar, kembali mengontak.
Percayalah, kawan-kawan.
Aku sudah sering membawa kalian melewati turbulensi (hentakan) ringan, bukan--
Pegangan!
Wellsey!/ Mayday, Mayday, Mayday!
Siap-siap untuk benturan!
Aku akan mendaratkannya di jalanan.
Ayo.
Kita akan jatuh!
Sync by hooligans
Jangan paksa dirimu.
Lebih baik kau duduk.
Aku akan periksa sekitar sini
Ada yang datang.
Ada yang selamat?/ Dua meninggal, yang lainnya belum diketahui.
Menyebar.
Hemat peluru itu hingga kau benar-benar membutuhkannya.
Masih ada yang hidup. Tim!
Bantu aku mengeluarkan dia dari sini.
Jangan.
Sebelah sini, Shumpert.
Tarik dia keluar.
Dia menyelamatkan mereka. Kita harus tunjukkan diri kita.
Jangan dulu.
Ayo kita pergi.
Uh-uh-uh.
pelan-pelan, cewek.
Punyaku jauh lebih besar dari punyamu.
Sekarang turunkan senjatamu.
Itu dia. Tenang dan perlahan.
Biar kulihat tanganmu.
Sekarang berputar. Itu dia.
Berputarlah sedikit.
Oh, astaga. Gadis pirang!
Sial, kau kelihatan cantik.
Sekarang, bagaimana kalau memberi sebuah pelukan..
untuk teman lamamu, Merle?
Suruh Stevens menyiapkan ruang kesehatan.
Berapa banyak?/ Tiga orang.
Satunya patah tulang dan luka bakar yang parah.
Satunya lagi kehilangan kesadaran,
kemungkinan kaget dan dehidrasi.
Dan yang ketiga?/ Dia baik-baik saja.
Seorang wanita?/ Dua orang wanita.
Kami temukan mereka bersembunyi di dalam hutan.
Mereka memberimu pekerjaan rumah,
jadi buka labnya.
Jangan katakan itu.
Aku sampai di gerbang dalam lima menit.
Matikan radionya.
Nah, apa ini?
Sekarang, Milton.
Michonne?/ Di sini.
Shh.
Tahan.
Kenapa kami disekap di sini?
Kami mau pergi./ Kalian tahu cukup banyak.
Sekarang sudah malam. Sebaiknya kalian menginap.
Kami dimana?
Bukan aku yang akan menjawab pertanyaan itu.
Dia akan bicara dengan kalian./ Siapa?
Periksalah pasienmu, Dok.
Aku bertaruh kau pasti bertanya-tanya apa aku nyata atau tidak.
Mungkin kau berharap aku tidak nyata.
Nah, inilah aku.
Kurasa dunia yang sudah tua ini jadi semakin kecil..
menjelang kiamat, huh?
Tidak banyak manusia yang tersisa untuk menghirup oksigen bersama-sama, kan?
Kau tahu, ketika mereka menemukanku,
Aku nyaris kehabisan darah.
Kelaparan...
bertahan hidup sendirian..
bisa membuat makanan terakhir yang enak.
Tidur siang yang nikmat setelah semua itu.
Menunggu Daryl di tempat lain.
Kau pernah bertemu adikku?
Sudah lama kami tidak bertemu.
Kami tinggal berdua saja.
Dia kembali untuk mencarimu.
Dia dan Rick..
Kau sudah pergi.
Nah...
Tidak semua bagian tubuhku ikut pergi.
Yeah, Rick.
Dia bajingan yang memborgolku di atap.
Yeah.
Dia sudah berusaha.
Daryl melihat hal itu.
Dia selalu saja menjadi anak manis, adik kecilku itu.
Dia ingin terus mencari,
dan semuanya terjadi, orang-orang mati.
Banyak dari mereka yang mati.
Jim, Dale,
Jacqui, Sophia...
Amy.
Adikmu?
Ya.
Dia anak yang baik.
Aku turut berduka cita.
Masih ada lagi. Lebih banyak lagi.
Kami harus meninggalkan Atlanta.
Kami berhenti di sebuah peternakan.
Dan Daryl berubah menjadi..
anggota yang sangat bermanfaat bagi grup.
Sekarang dia sudah mati.
Aku tidak tahu pasti hal itu.
Kami diserbu oleh sekawanan walker.
Sudah berapa lama?
Sekitar tujuh, delapan bulan.
Aku terpisah dari mereka semua.
Aku ditinggalkan...
Aku tahu bagaimana rasanya hal itu.
Aku ragukan itu.
Apa yang kau mau dari kami?
Sial.
Dia duduk di sana,
empat dinding mengelilinginya, atap berada di atas kepalanya,
obat di pembuluh darahnya,
dan dia ingin tahu apa yang kuinginkan darinya.
Aku menarik kau dan temanmu yang bisu ini keluar dari kotoran, gadis pirang.
Aku menyelamatkanmu.
Bagaimana kalau kau berterima kasih?
Kau menodongkan senjata pada kami.
Ooh, akhirnya dia bicara.
Saat ini siapa yang tidak akan menodongkan senjata pada satu sama lain, huh?
Tunjukkan tangan kalian semua.
Siapapun?
Hmm?
Shumpert, Crowley.
Kalian semua punya senjata?
Sial...
Kurasa aku akan kencing di celana..
Jika ada orang asing yang masih hidup datang.
Mereka itulah yang harus kalian takuti.
Terima kasih.
Tentu.
Bagaimana perasaanmu?
Kami ingin senjata kami dikembalikan.
Tentu.
Di jalan menuju gerbang depan.
Tunjukkan jalannya pada kami.
Kau menyekap kami di ruangan ini.
Kau lihat terali di jendela itu?
Kalian telah diperlakukan dengan baik.
Diawasi.
Untuk melindungi orang kami. Kami tidak kenal kalian.
Kami cukup tahu tentang kalian yang memiliki tempat ini.
Kami melihatmu menikamkan pisau ke kepala kedua orang mati itu.
Apa-apaan semua itu?
Mereka sudah berubah.
Mereka tidak digigit.
Bukan itu masalahnya.
Bagaimanapun caranya kita mati, kita semua akan berubah.
Aku melepaskan mereka dari penderitaannya.
Memang pada awalnya hal itu sulit dipercaya, tapi begitulah.
Kalian bukan tahanan di sini, kalian adalah tamu.
Tapi kalau kalian ingin pergi, seperti kataku, silahkan saja.
Tapi kami tidak membuka gerbang itu setelah lewat petang.
Hal itu terlalu menarik perhatian.
Dan khususnya kau, kau butuh tidur yang nyenyak.
Dengan kondisimu yang seperti itu kau tidak akan bertahan lama di luar sana.
Pergilah ke tempatku saat pagi.
Akan kukembalikan senjatamu.
Kuberikan amunisi tambahan, makanan untuk perjalanan,
sedikit obat-obatan, kunci kendaraan kalau kalian mau.
Lalu mengirim kalian pergi. Jangan tersinggung.
Selamat datang di Woodbury.
Ikutlah denganku.
Pergilah dan suruh Pete di gerbang belakang untuk beristirahat.
Aku yang akan mengawasi.
Apa kalian anggota militer?
Hampir bukan. Beberapa orang veteran,
tapi pada umumnya kami berlatih sendiri.
Mereka membawa artileri berat.
Beberapa orang tiba di sini membawa senjata,
tapi kebanyakan senjata itu dipungut.
Lalu di sisi lain kota ini? Di jalanan lain?
Apa semua dijaga seperti ini?
Tidak mungkin.
Mungkin..
dan beginilah.
Kita kedatangan tamu, Gubernur.
Boleh kupinjam?
Terima kasih.
Gubernur? Mereka memanggilmu begitu?
Nama panggilan selalu melekat entah kau menginginkannya atau tidak.
Buzz itu nama panggilan. Gubernur itu sebuah gelar.
Itu berbeda.
Kena dia.
Dia membawa teman-temannya.
Aman.
Kita akan kumpulkan mereka besok pagi.
Mereka tak boleh dibiarkan membusuk.
Menyebabkan bau yang tidak enak. Membuat orang tidak nyaman.
Orang apa? Tak ada siapapun di sini.
Ini kota hantu.
Kemarilah.
Kalian akan lebih nyaman di sini.
Ini memang bukan hotel Four Season, tapi ada mandi air panas.
No comments yet. Be the first to leave one.