نخستین 133 خط.
Salam Hangat Dari Singkawang Kalimantan Barat
Tak Sabar Ingin Menjadi Ratu
- Mundur! - Kau yang mundur, Kion.
- Itu pohonku! - Pohonmu?
Aku yang menemukannya duluan. Jadi minggirlah.
Tidak! Kau tidak bisa memerintahku.
Uh, sebenarnya, dia bisa.
Untuk beberapa hari ke depan, Kiara akan menjadi ratu.
- Aku? - Dia? Ratu?
Ayah, apa yang terjadi?
Kiara akan bertindak sebagai ratu...
... selama Ayah dan Ibu kalian pergi ke Lembah Kilio.
Lembah Kilio? Kalian akan mengunjungi kawanan gajah?
Benar. Kami akan menghadiri upacara pemakaman.
Teman Ayah, Aminifu telah meninggal.
Aku ingat dia.
Dia adalah gajah yang bijaksana.
Ya. Dia dulu membantu Tanah Kebanggaan kembali normal...
... setelah Scar berhasil dikalahkan.
Setelah kawanan gajah kembali,...
... semua hewan yang lain mengikuti.
Dan Siklus Kehidupan kembali seimbang.
Dan sekarang Aminifu telah menyelesaikan...
... peranannya dalam Siklus Kehidupan.
Aku turut berduka cita, Ayah.
Uh, berapa lama kalian akan pergi?
Hanya beberapa hari.
Dan Ayah akan memberitahumu satu rahasia kecil.
Ayah dulu juga merasa gugup saat pertama kali memerintah Tanah Kebanggaan.
Aku tidak gugup.
Yah, mungkin sedikit.
Tidak apa-apa. Ayah percaya padamu...
... dan barisan Singa Penjaga.
Jagalah perdamaian, dan semuanya akan baik-baik saja.
Aku tidak akan mengecewakan Ayah.
Ayah tahu, Tuan Putri.
Atau, apakah seharusnya Ayah mengatakan Ratu?
Ini sebuah tanggung jawab yang besar.
Khawatir tentang Kiara?
Atau kau khawatir tentang kata sambutanmu?
Mengapa aku harus mengkhawatirkan itu?
Mungkin karena kau harus mengatakannya dalam Bahasa Gajah?
Ya. Gajah dan tradisi mereka.
Dan mereka menjalankan tradisi itu dengan sangat serius, Yang Mulia.
Oh, percayalah, aku tahu. Semuanya harus sempurna.
Benar. Tapi hanya satu kalimat.
Eihe kala pano tou.
Hmm. Mudah bagimu untuk mengatakannya.
Oh, aku rasa memang mudah.
Akan tetapi, aku memang lancar berbahasa gajah.
Belum lagi bahasa gorila, simpanse,...
... dan beberapa logat bushbuck.
Ya, Zazu. Kami tahu.
Percayalah, Yang Mulia. Pada saat kita tiba di sana,...
... aku akan membuatmu berbicara seperti gajah sungguhan!
Hmm. Simba dan Nala pergi meninggalkan Tanah Kebanggaan.
Hal ini pantas untuk diawasi.
Hal-hal seperti inilah...
... yang hampir membuatku berharap aku bukanlah raja.
Ayolah, Yang Mulia. Keadaannya tidaklah seburuk itu.
Mengucapkan salam perpisahan kepada teman lama...
... dengan menggunakan bahasa yang tidak aku mengerti?
Ya, ini memang satu tugas yang sungguh disayangkan.
Tapi kau masih memiliki banyak tugas lain yang hebat, Yang Mulia,...
... jika aku boleh berkata begitu.
Yang sebenarnya, Zazu, aku pikir Simba...
- ... harus diingatkan sedikit. - Ya, tentu saja.
Itu jauh lebih baik.
Ya. Terima kasih, Zazu. Aku merasa lebih baik sekarang.
Bagus sekali, Yang Mulia.
Sekarang, tentang Bahasa Gajahmu.
Hei! Kalian sudah dengar? Kiara adalah ratu Tanah Kebanggaan sekarang!
Ya! Ini tidak bisa dipercaya!
Hmm, cepat atau lambat hal itu pasti terjadi.
Aku yakin dia akan menjadi ratu yang baik.
Kiara hanya menjadi ratu selama ayah dan ibuku sedang pergi.
Ada yang melihat Ono?
Dia jarang sekali terlambat untuk patroli pagi.
Itu dia datang.
Dan dia langsung pergi?
Apa? Mengapa dia kembali ke Tebing Kebanggaan?
Hmm. Hmm. Hmm.
- Harus membersihkan diri demi sang ratu. - Ono.
Apa yang kau lakukan? Kita harus patroli.
Oh. Maaf, Kion.
- Uh, Ratu Kiara memintaku... - Ratu Kiara?
Uh, Kion?
Mengumumkan Yang Mulia... Penguasa Tanah Kebanggaan...
Ratu Kiara!
Beri jalan! Beri jalan untuk sang ratu!
Yang Mulia.
Bunga, itu sebenarnya tidak perlu.
- Terima kasih, Yang Mul... - Kau sekarang adalah ratu, Kiara.
Biarkan dia membungkuk.
Ya. Semuanya juga seharusnya membungkuk.
Oh. Bukan kami.
Dengan senang hati, Yang Mulia.
Bunga, bangun.
Perintahmu akan kulaksanakan!
Kiara, mengapa kau harus mengeluarkan Ono dari tugas patroli kami?
Zazu pergi bersama Ibu dan Ayah, ingat?
Harus ada yang menyampaikan laporan pagi padaku.
Dan Ono memiliki penglihatan yang paling tajam.
Baiklah. Tapi dia tetaplah bagian dari Singa Penjaga.
Kau harus meminta izin padaku terlebih dulu.
Kion! Kiara adalah ratumu!
Dia tidak perlu meminta apa pun kepada siapapun.
Kecuali saat aku meminta laporan pagi.
- Ono? - Yang Mulia!
Uh, sepertinya semua dalam keadaan aman dari...
... Tebing Mekundu sampai Hutan Ukuni.
Banyak yang heboh tentang kedudukanmu sebagai ratu.
Kawanan kijang orix tidak berkelahi.
Kawanan rusa eland bermigrasi ke timur menyusuri sungai seperti yang diharapkan.
Oh, juga di jalur sepanjang sungai,...
... aku melihat sekumpulan sarang lebah yang baru.
Lebah adalah cemilan yang enak.
Itu menurutmu.
Dan itulah laporan pagiku.
Menarik. Terima kasih, Ono.
Ya. Kerja yang bagus, Ono.
Terima kasih untuk kesempatan yang kau berikan, ratuku.
Dan kau, er... Kion-ku?
Kedengarannya semua baik-baik saja.
Jadi bisakah aku mendapatkan Ono kembali ke patroli pagi Singa Penjaga sekarang?
Tunggu sebentar, aku... Aku berpikir.
Para lebah sedang membangun sarang di sepanjang sungai.
Rusa eland menggunakan jalur yang sama.
Jika mereka menginjak sarang lebah itu, mereka akan disengat!
Kawanan itu akan berpencar dan akan timbul kekacauan.
Aku tidak memikirkan itu.
Kau tidak perlu memikirknnya. Kau bukan ratunya.
Baiklah. Singa Penjaga, ayo bergerak.
No comments yet. Be the first to leave one.