نخستین 200 خط.
=EngSub by DramaFever= =Diterjemahkan oleh : nuneLymee=
Tersangka kasus Dobong-dong telah ditangkap.
Sejak pembunuhan di persimpangan Chungwoon
ada tiga orang yang hilang di daerah itu.
Kasus penculikan keempat dilaporkan tadi malam.
Kabar ini membuat warga merasa terkejut lagi.
Namun, berkat Tim Investigasi Khusus
- Polisi mampu menyelamatkan - Mereka sudah menangkapnya.
- Korban dan menangkap pelakunya. - Mereka menangkapnya.
Bukan dia pelakunya.
Suara yang baru saja aku dengar...
Orang itu pelakunya.
Aku memintanya untuk mendengar rekaman suara Kim Jang Hyuk.
Ini adalah informasi latar belakang pelaku yang tertangkap.
Lihatlah ini sebelum mengatakan apapun.
Dia menculik mahasiswi itu dan ia telah
- membuntutinya selama enam bulan terakhir. - Maka, dia pasti hanya penguntit.
Dia tidak ada hubungannya dengan kasus korban hilang kita.
Pelaku yang tertangkap mengatakan bahwa dia
tersangka dari kasus penculikan
yang telah terjadi di daerah ini.
Polisi sedang menyelidiki kasus ini.
Menurut ungkapan resmi polisi, pelaku yang tertangkap
telah mengintai selama enam bulan terakhir.
Aku pelaku yang sebenarnya. Enak saja dia yang dituduh.
Jangan bingungkan penyelidikan kami, oke?
Apa yang bajingan ini lakukan?
Gook Du.
Apa namanya Kim Jang Hyun?
- Katakan di mana dia. - Kenapa?
- Kau akan menemuinya? - Katakan padaku.
Tidak boleh. Itu tugas kami.
Kau tidak boleh terlibat dengan sesuatu seperti ini.
- Tolong, katakan padaku. - Tidak.
Sana cepat pulang. Aku akan mengantarmu.
Tak apa.
Aku tidak ingin pulang sekarang.
Kau ingin bertemu dengannya sekarang?
Kau seperti ini karena kau pengawalnya?
Atau karena ia terluka karenamu?
Atau apa kau...
Apa kau sungguh harus seperti ini?
Kau sungguh harus berada di sisinya?
Itu bukan sesuatu yang harus kau lakukan.
Akan kulakukan.
Kurasa, aku harus.
Yang tertangkap oleh polisi bukanlah pelaku yang sebenarnya.
Mungkin akan segera ada kasus lain.
Kim Jang Hyun.
Kenapa dia masih belum datang?
Aku kembali.
- Bagus sekali kau ini. - Sudah makan malam?
Kau tidak perlu bertemu In Gook Du lagi, kan? Pelakunya sudah tertangkap.
- Itu pelaku yang palsu. - Apa?
Dia bukan pelaku sesungguhnya.
Kau terdengar seperti seorang polisi sekarang.
- Tidak sakit? - Sakit.
Lebih baik aku yang kesakitan daripada melihatmu terluka.
Omong-omong, kau...
Apa kau masih suka pada In Gook Du?
Aku sudah banyak berpikir, tapi aku masih belum mengerti.
Bagaimana bisa kau meninggalkan pria sepertiku dan...
Apa seperti ini? Apa begini perasaanmu?
"Bagaimana pria seperti dia bisa menyukaiku? Dia begitu sempurna."
"Dan kepribadiannya bahkah sangat baik."
"Itu tidak mungkin terjadi. Beraninya aku..."
- Begitu? - Tidak lucu.
Aku kira kau suka sesama pria.
- Tidak? - Ya ampun.
Katamu, kau ingin bekerja di perusahaan kami, kan?
- Ya. - Lihat di sini.
Untuk menjadikan seseorang, termasuk orang sepertimu, yang ingin bekerja di perusahaan kami
kau pikir aku punya waktu untuk berkencan?
Lalu, mengapa kau membiarkan rumor itu menyebar?
Itu hanya noise marketing.
Itu hanya strategi... Kau tidak akan mengerti.
Karena sirkuit otakmu sederhana, kau akan sulit untuk memahaminya.
Aku mengerti. Kau tidak usah memahami semua ini.
Saat kau banyak berbicara seperti itu... Kau tidak merasa sakit?
Tidak heran... Rasanya sakit.
Pokoknya. Kita ringkas semuanya dan selesaikan percakapan kita.
Aku tergila-gila pada wanita.
Mereka membuat mataku berbinar-binar.
Kenapa menatapku seperti itu?
Gaun Hotel ini benar-benar menggangguku.
Kau tahu aku tidak suka pakaian abu-abu.
Tentu saja. Aku sangat tahu itu.
Aku sangat tahu dirimu.
Kau pikir itu pujian?
Kau meniru perkataanku? Kapan aku bilang seperti itu?
Kau gila?
- Kau... - Lalu, tunjukkan.
Kau ketinggalan inti ceritanya.
"Kau pikir itu pujian?"
- Kau harus memutar matamu seperti ini. - Tentu.
Kita harus menyamar untuk menangkap Kim Jang Hyun.
Kita sama sekali tidak bisa mengerjakan kasus lain.
Aigoo...
Pengawas itu menggangguku sepanjang malam kemarin.
Katanya, kinerja kita sangat buruk.
Ambil kesempatan ini untuk beralih ke kasus lain.
Berhenti mengerjakan kasus ini.
Tolong keluarkan surat perintah.
- Aku akan tetap bekerja pada kasus ini. - Temanmu pasti salah dengar.
Tidak, aku yakin, dia benar.
Dasar kunyuk. Tersangkanya sudah mengakui segalanya.
Lalu di mana semua gadis yang hilang lainnya?
Itu...
Dia tidak mengatakan apa-apa tentang itu.
Dia tidak bisa berkata apa-apa, karena bukan dia yang menculik mereka.
Kau kenapa?
Aku akan mengerjakan kasus ini sendiri.
Aku tahu situasi Anda. Aku hanya akan mengerjakan kasus ini sendirian.
- Hei. - Aku akan...
Aku satu-satunya yang akan dipecat.
Hei. Bajingan. Bagaimana bisa kau melakukan itu?
Jika kau menyebabkan masalah, aku yang akan diminta tanggung jawab.
Hei! Bajingan! Kunyuk itu.
Aigoo...
Baiklah. Setidaknya kau harus terus menggali buktinya.
Tolonglah.
Aish, Kim Jang Hyuk.
Kim Jang Hyuk.
Di mana aku bisa menemukannya?
Hei, Do Bong Soon.
Kim Jang Hyuk.
- Hei. - Huh? Kau butuh sesuatu?
Tunjukkan rasa tulusmu saat kau berada disini untuk menjagaku.
Apa kau bisa melakukan pemeriksaan latar belakang pada seseorang?
Siapa?
- Pelakunya? - Oh, bagaimana kau tahu itu?
Bagaimana aku? Aku juga kagum pada diriku.
Jangan sampai kau keluar dari ruangan ini. Kau pikir kau Arthur Conan Doyle?
- Tapi... Kurasa, aku harus pulang. - Kenapa?
Aku tahu saat keselamatanku dalam bahaya
kebersihanku tidak jadi prioritas utama.
Tapi, aku butuh sesuatu.
Aku mampir sebentar rumah, dan segera kembali.
Aku minta maaf sekali, tapi aku orang yang rapi.
Pulang?
Sebentar saja.
Oke. Tapi kau hanya boleh pulang. Jangan berkeliaran di sekitar lingkungan.
- Oke. - Sebelum kau pergi, cucikan wajahku.
- Cuci wajahmu? - Anu...
- Oh, oke. - Aku tidak bisa melakukannya.
- Oke, oke. - Aku akan merangkulmu.
Sudah selesai.
Aku akan membalasmu!
Lupakan saja. Kalian tidak berguna.
Kita harus cari pekerjaan baru. Itu solusi kita.
Dia dihajar seperti ini. Kita tidak bisa mundur.
Benar. Jangan menyerah. Kita pasti bisa.
Tidak ada yang mustahil jika kita bekerja keras.
Hanya wajahku yang menjadi pusat titik penjualan.
Apa kalian tahu betapa sulitnya untuk sampai sejauh ini dalam bidang ini
karena wajah cantikku?
Kata orang aku terlalu cantik. Katanya, aku tidak terlihat seperti laki-laki.
- Katanya, aku imut! - Matamu bengkak.
Matamu bengkak. Matamu jadi besar.
Selamat Datang.
Detektif In, ada apa kemari?
Sudah makan siang?
Kau tidak merasa senang pelakunya sudah tertangkap?
Kau merasa seperti Tuhan membantumu, kan?
Aku juga merasa itu bukanlah pelaku sesungguhnya.
Sepertinya kau juga tahu.
Brengsek.
Di mana mereka? Dimana mereka, bajingan?
Di mana semua gadis-gadis yang di culik?
Apakah kau membunuh mereka semua?
Tidak, kan?
Lupakan saja.
Jangan ciut seperti banci dan mengganggu gadis-gadis.
Berkelahilah denganku. Bukankah itu terdengar lebih menarik?
Padahal aku sudah bekerja sama dengan polisi.
- Kenapa kau melakukan ini padaku? - Brengsek.
Ukuran sepatu 295 itu jarang di produksi.
Dia ingin membunuhku!
Polisi ini mencoba untuk membunuhku!
Apa yang kau lakukan?
Panggil polisi. Bilang pada mereka, ada polisi yang ingin membunuhku. Buruan!
Sana telpon polisi. Kau sedang apa?
Baik.
Siapa kau? Kau gangster?
Aku minta maaf.
Aku minta maaf.
Sekretaris Gong, ini aku.
Ke sinilah sekarang. Oke.
Tersangka kasus beruntun Dobong-dong
mengatakan ia tidak ada hubungannya dengan kasus pembunuhan
dan kasus tiga wanita yang hilang terjadi sebelum kasus menguntitnya.
Pindahkan Do Bong Soon ke Tim Perencanaan dan Pengembangan besok.
Aku sudah berbicara dengan pemimpin tim.
Bukankah Anda akan memutuskan itu setelah dipulangkan?
Maka artinya, aku akan pulang besok.
- Anda akan pulang secepat ini? - Jika kita membiarkan dia...
aku tidak tahu apa yang akan ia lakukan.
Aku harus menjaga dia di kantor. Itu akan membuatku merasa lebih baik.
- Baik. - Dia tidak pernah kembali, setelah dia keluar.
Aku juga tidak bisa menghubunginya.
No comments yet. Be the first to leave one.