نخستین 200 خط.
Dimas Daffa Yanuardi a.k.a EveryAgent Visit Us: I D F L . M E
Santa Rosa, California September, 1988
Aku takut.
Jangan takut.
Siapa orang itu?
Dia akan menjadi gurumu.
Ini hari yang sangat bagus.
Kau tahu mengapa?
Karena hari ini adalah awal.
Temanmu, Tobi?
Aku sudah mengenalnya sejak lama.
Aku mengenalnya dengan nama lain.
Nenek Lois juga mengenalnya.
Aku juga harus belajar.
Memang berat pada pertamanya.
Tapi setimpal.
Kristi, kau akan tumbuh besar...
...dan kau akan memiliki seorang putra yang terpilih.
Dan, Katie,...
...Pemberianmu adalah kekuatan.
Banyak orang akan meminta padamu.
Kau harus mengurus adikmu...
...dan orang banyak.
Ada banyak gadis spesial seperti dirimu.
Dan dia akan membawanya pada kita.
Apa yang kau gambar, sayang?
Santa Rosa, California 29 November, 2013
- Paman Mike, sedang berteriak. - Itu Paman Mike?
Berteriak? Mmm-hmm.
Ingat apa yang akan kita lakukan saat dia sampai?
- Boo! - Yang besar. Boo!
Boo!
Kau mau berlatih lagi sebelum dia sampai ke sini?
Boo!
Hei! Ingat apa yang akan kita lakukan?
Ooh.
Menakutkan, kenapa pintunya terbuka?
Boo!
Astaga! Ini keponakan favoritku!
Apa kabar, bro?
Apa itu di wajahmu, Paman Mike?
Kau suka ini?
Kau menyuburkannya? Apa itu monsanto?
Lucu sekali, apa ini sebuah rental?
Ini menggelikan!
Aku tak sabar untuk menunjukkan kamarku.
Enak dan nyaman disini.
Kau punya dua kamar?
- Apa kabar? - Ibu, Paman Mike disini.
Kau menginap sebulan? Tas itu besar sekali!
Apa ada sesuatu disana untukku?
- Senang bertemu denganmu. - Kami sayang Mike.
Hei! Kau ingat Skyler, kan?
Apa kabar? Aku hampir tak melihatmu selamanya.
Baik!
Hi. Bagus.
Kau tampak bagus. Dengan kumismu...
Dia bukan orang Eropa. Dia orang Amerika.
Dua minggu? Kukira kau bilang Dua hari.
Dia baru saja dicampakkan lewat Surel. Dia sangat terpukul.
Sayang, isi tasnya adalah seluruh is apartemennya. Besar sekali.
Hanya membuat pelangi.
- Tak apa. - Maaf
Lagipula, kami tak memakai vas itu.
Ini Paman Mike.
Oops!
Kenapa aku yang lebih tua disini?
Kau akan seperti itu saat tua nanti.
- Aku suka ini. - Jangan terlalu bersemangat.
Apa maksudmu?
Kedengarannya bagus sekali!
Leila, sisakan suaramu untuk acara bakat.
Paman harus datang ke acara bakat.
Paman akan datang. Lagipula Paman tak ada kencan.
Karena kutinggalkan dia di Chicago.
Mengapa aku dan Chandra putus,
karena dia tidak mau anak.
Oh, ya?
"Ya, aku akan pergi." Dan kemudian, aku tinggalkan dia...
Tapi, ya. Aku mencoba mengingatkannya,...
...anak-anak adalah masa depan.
Lihatlah seniman kecil kita disini.
Aku juga sudah selesai dengan kartuku.
Ya...
Ya, Selamat Natal.
Selamat Liburan.
Bersukarialah.
Pengobatan Yoga? Itu katamu?
Ya, seminggu penuh Pengobatan Yoga.
- Kau disini untuk rehab, kan? - Aku disini bukan untuk Rehab!
Jujur, sebut saja. Aku disini untuk Pengobatan Yoga!
Vodka? Vermouth? Apa racunmu?
Hanya Yoga. Dan kupikir akan bagus juga kemari...
dan tinggal bersama mereka seminggu karena aku rindu.
Anak-anak suka itu. Ya, Lihatlah.
Astaga. Ini adalah...
Baju Santa tua Ayah.
Aku menambahkan sesuatu... Ya?
- ...ke kostumnya. - Oh!
Tidak, itu mengerikan. Apa?
Itu mengerikan.
Sifatnya periang. Dia merah mawar... Artinya pemarah.
Lihatlah kerutan di dahinya.
Dia punya jenggot. Kukira itu ajaib.
Dia memang punya Jenggot. Kita pakai saja ini nanti.
Kalian siap? Ayahmu akan tersetrum listrik.
- Tunggu. - Oke, mundur.
Tunggu.
- Ini bagus. - Leila, kau harus membuat simpulnya sekarang, Ikat simpul natal.
Dia sangat hebat.
Aku tahu aku mengatakan ini setiap tahun.
Tidak.
Kita melewatkannya beberapa tahun, kan?
Nenekku memberikannya pada ibuku.
Nenekmu.
Dan Nenekmu memberikannya pada Ibu.
Dan kau akan memilikinya suatu hari nanti.
Paham? Mmm-hmm.
Oh, em, Malaikatnya sungguh indah.
Ya!
Menakjubkan! Ayo tos.
Aku sangat menyukainya.
Oke.
Kurasa aku sudah selesai disini, kawan.
Ya, ini bukan sifat Abstrak.
Lebih ke sifat Natal.
Akan terlihat bagus di taman.
Ya!
Tetangga akan suka.
Hanya ada dua rusa kutub disini.
Seperti dua pria. Hei, kawan, jangan menghakimi.
Kenapa kau tidak sungguh bekerja?
- Ambilkan aku... - Kerjamu bagus!
Ada seikat lampu di kotak sebelah sana.
Kotak ini? Ini hanya dempul.
Apa?
Ini dempul.
Kurasa kau salah kotak.
Apa itu?
Pasti berasal dari orang yang pernah disini.
Ada kaset disini juga, bro. Apa?
Ada kaset juga disini. Kau serius?
Ha! Bekerja.
Bagus.
Wow, ini mengerikan.
Terlalu jauh.
Fokus.
Para Hadirin sekalian, Pemenang Anugerah Juru Kamera...
Besar sekali!
- ...Berasal dari luar angkasa... - Apa itu?
Ayah!
Bagaimana kau memegangnya? Besar sekali.
- Sangat besar! - "Sangat besar!"
Kau tampak lucu.
- Orang-orang membawa itu? - Ya.
Ini keren, kita punya ini.
Lihatlah kotak kita.
Ya, ini keren.
Hei, rasanya seperti...
Aku tak tahu apa ini tidak fokus atau apa,
Tapi rasanya ada sesuatu...
- Benda itu kuno. - Seperti menuntun ke cahaya.
Aku melihat semacam bentuk janggal di tengah-tengah ruangan.
Semacam buram.
Kurasa ini tidak fokus.
Ini liar sekali.
- Oh, ini sangat aneh. - Apa?
Aku melihat sesuatu di tengah-tengah ruangan.
Mungkin kamera ini yang tua.
Ini janggal. Seperti...
Sangat aneh.
Kedengarannya seperti aku berada dibawah air saat aku melewatinya.
Apa itu?
Apa maksud kamera ini?
Hei, Ibu. Sudah.
Dia membicarakan seluruh isi rumah. Dia menyukainya.
Mike akan kaget melihat ini.
Baiklah, sayang.
Kalian lupa mengecek.
Oh!
Si Burung menjaga Lemari. Aku akan masuk kedalam.
Baiklah, lemari baik saja.
Dibawah kasur.
Aku tak lihat apapun, kecuali untukmu.
- Aku tidak melihat teepee. (Tenda orang Indian) - Aku tidak melihat teepee.
- Teepee. - Tak ada Teepee di kamarmu. Maksudmu Tenda pink?
Sudah aman disini.
Satu hal lagi. Bisa kau pegang ini?
Benda ini berat sekali!
Tidurlah yang nyenyak. Mimpi indah.
Aku tak sabar untuk Santa.
Kau tak sabar? Kau tahu?
Dia memberikan hadiah tambahan pada gadis yang tidur.
Malam, sayang. Aku mencintaimu. Malam, Bu.
Kemana perginya?
Ryan? Kau ikut tidur?
Aku tidak melihatnya lagi. Sudah hilang.
Yah, itu hebat. Kau memperbaikinya.
Kau bisa tidur. Bermain dengan itu besok.
Tidak, aku tidak memperbaiki apapun.
No comments yet. Be the first to leave one.