نخستین 200 خط.
Apa? "Pria gila"?
Jika aku gila, bagaimana denganmu?
Dasar wanita gila! Kau benar-benar gila!
Gila apa?
Astaga! Benar-benar…
Lupakan. Aku lelah menanggapimu.
Baiklah. Jadi, begitu?
Kita tak perlu membicarakan ini lagi.
Negosiasi gagal dan kita berperang. Lihat saja.
Kau telah menolak niat baikku,
dan aku akan membuatmu menyesal.
Sebaiknya kau tarik semua uang di rekeningmu dan jual semua
barang berharga yang ada di rumahmu. Kenapa?
Karena aku mau mengubah nasib dengan uang damai.
Pemerasan.
Bukti pertama.
Ayo pergi.
Ayo.
Wanita itu sangat terkenal.
Dia sering melapor seseorang mengikutinya,
seseorang memata-matainya,
gasnya bocor, ada kamera tersembunyi…
Sebelumnya, aku pernah dengar bahwa terjadi sesuatu dengannya.
Apa yang sebenarnya terjadi padanya?
Apa dia pernah dikirim ke Afganistan?
Gila X di Unit 506 dengan bunga di rambutnya.
Sialan.
Apa?
Gila Sialan di unit 507 dengan gangguan kontrol impuls.
Sialan!
AKU BENCI PEKAK NADA YANG TINGGAL DI SEBELAH
APA SI SENSITIF DI LANTAI BAWAH TAK AKAN PINDAH?
TETANGGA DI LANTAI ATAS BERISIK LAGI
AKU AKAN PINDAH KE UNIT DI ATASMU!
KALIAN BERDUA SAMA-SAMA GILA
PERCAKAPAN DASAR BAHASA MONGOLIA KUASAI BAHASA MONGOLIA DALAM 30 HARI
BAB 3, SITUASI DARURAT
Aku tak bisa bergerak.
"Aku tak bisa bergerak."
Aku tak bisa bergerak.
"Aku tak bisa bergerak."
Tolong aku.
"Tolong aku."
Tolong aku.
"Tolong aku."
Tolong panggil polisi.
"Tolong panggil polisi."
Tolong panggil polisi.
"Tolong panggil polisi."
Tolong. Tolong bantu aku.
Tolong. Tolong bantu aku.
TOLONG! TOLONG BANTU AKU!
EPISODE 3 TOLONG AKU
Warga di sini gelisah karena mendengar suara tawa
yang menakutkan setiap hari.
Akhirnya, warga memutuskan untuk melaporkan hal ini ke polisi.
Suara tawa yang menakuti seluruh warga
adalah tetangga sebelah.
Seseorang berteriak meminta bantuan, merusak kesunyian sore yang tenang.
Apa ada kebakaran?
Namun, anehnya, tak ada yang merespons.
Dia mengatakan bahwa seseorang menyebarkan gas beracun.
Aku tak bisa hidup karena bau.
Nenek yang terus memukul panci setiap hari.
Apa yang terjadi dengannya?
Katupnya tertutup.
Alarm gas juga tak berdering.
Bagaimana jika ada lubang di selang?
Bagaimana jika seseorang menyebar gas dari luar?
Bagaimana jika aku tak sadar bahwa alarm gas rusak, lalu menyalakan pemantik?
Bukankah kau tak merokok?
Kenapa kau menyalakan pemantik?
Aku mungkin ingin mulai merokok.
Dan piamaku sering menyebabkan listrik statis.
Jika menimbulkan percikan saat aku tidur…
Baiklah.
Daripada memikirkan probabilitas begitu, kenapa kau tak memercayai dirimu sendiri?
Sejauh yang kutahu, kau mementingkan keselamatan daripada siapa pun,
memiliki hidung yang sensitif,
dan selalu memeriksa katup gas.
Apa aku salah?
"Aku sudah memeriksa dan tak apa-apa.
Sekalipun keadaan berbahaya terjadi, aku bisa mengatasinya dengan baik."
Jika kau memercayai dirimu sendiri,
kau pasti tak akan segelisah sekarang.
Kenangan apa yang paling menghantuimu?
Yang membuatmu meragukan diri sendiri.
Min-kyung.
Kenangan yang paling menghantuiku
adalah saat aku bahagia.
Dia selalu ada di sampingku.
Aku banyak tertawa.
Aku dicintai
dan bahagia.
Aku sangat yakin saat itu.
Kenangan itu tak menghilang dari kepalaku
dan terus menghantui.
Sekarang, aku…
tak bisa memercayai diriku sendiri.
MERASA HAMPA DAN DEPRESI SETELAH PUTUS CINTA
Bagaimana perasaanmu terhadap dia?
Apa kau masih merindukannya?
Kuharap…
dia mati.
Kuharap dia menderita, memohon, menangis,
berjuang mati-matian, lalu mencoba untuk melarikan diri, tertangkap lagi,
dan akhirnya mati dengan cara yang paling menyakitkan.
PEMBERITAHUAN
ADA PRIA MESUM BERJUBAH HITAM DI DAERAH SINI
YANG MENUNJUKKAN BAGIAN TUBUHNYA. HATI-HATI DAN HARAP LAPOR KE POLISI.
ASOSIASI PEREMPUAN APARTEMEN HONGJIK JUNGANG
Astaga.
Siapa yang melakukan itu?
Astaga!
Siapa itu?
Cepat bukakan pintu!
Lihat. Dia ada di rumah.
Jika sudah digedor dan tak ada jawaban, anggap saja aku tak ada di rumah.
Siapa kalian?
Kau tak mengenal kami?
Kami dari Asosiasi Perempuan Apartemen Hongjik Jungang.
Aku ketua, dan ini adalah…
- Aku wakil ketua, dan ini adalah… - Aku sekretaris.
Kami yang mendekorasi taman bunga di depan apartemen
dan memasang pendingin ruangan di kantor petugas keamanan.
Kesimpulannya, kami adalah orang-orang
yang menangani semua urusan apartemen ini.
Ya. Aku menghargai kerja keras kalian. Jadi, ada masalah apa?
Kudengar kau bukan polisi lagi?
Apa?
Astaga. Aku tahu segalanya. Kau tak perlu terkejut.
Nanti malam, aku ingin kau ikut berpatroli bersama kami,
siskamling asosiasi perempuan.
Aku sedang tak enak badan hari ini.
Astaga, kau masih muda. Jangan terlalu manja.
Itu karena kau kurang berolahraga. Jadi, kau harus…
Biar aku yang urus kesehatanku sendiri.
Tak ada salahnya melakukan pekerjaan sukarela saat kau sedang cuti.
Siapa tahu bisa menguntungkanmu di masa depan.
Aku tak mau. Dah.
Ayolah.
Gajimu berasal dari pajak yang kami bayar.
Apa kau hanya akan duduk diam saat ada pria mesum
setengah telanjang berkeliaran di lingkungan rumah kita?
Memangnya kenapa?
Aku bayar pajak juga.
Astaga. Siapa yang tak tahu itu?
Meski begitu, alangkah baiknya jika ada seseorang yang serupa polisi
ikut bersama kami.
Lagi pula,
sangat menakutkan jika hanya wanita yang berpatroli.
Sangat berbahaya akhir-akhir ini.
Lalu, kenapa kalian ingin berpatroli?
- Astaga. - Ayolah.
Omong-omong, kau dan istrimu sama-sama bekerja?
Apa? Aku belum menikah.
Jangan mengada-ada.
Begitu? Bukankah kau pernah bilang kau pengantin baru saat pindah ke sini?
Bukankah itu wanita dari Unit 506?
Tunggu.
Kau membawa pulang anjing yang ada di tempat daur ulang, 'kan?
Ya.
Bahaya karena ada banyak mobil yang lalu-lalang.
Ada-ada saja.
Apa kau pemiliknya?
Bukan begitu.
Aku ketua asosiasi perempuan di apartemen ini.
- Aku wakil ketua. - Aku sekretaris.
Rupanya begitu.
Kurasa kau tak tahu karena baru pindah ke sini.
Anjing itu tak punya pemilik.
Dia sudah berbulan-bulan tinggal di tempat daur ulang.
Karena kasihan, kami sering memberi makan
dan membuatkan rumah dari kardus.
Kami tak bawa anjing itu ke tempat penampungan karena takut disuntik mati.
Orang-orang yang tinggal di sini memang berhati mulia.
Harga apartemen seperti inilah yang seharusnya naik.
Jadi, kau mau mengurus anjing itu?
Begini…
Jika kau ingin memelihara anjing di apartemen ini,
- kau harus lapor ke situ. - Kantor manajemen.
Ya, tempat itu. Aku hanya ingin memberi tahu itu.
Kau mengerti?
- Ya. - Baiklah.
Aku hampir lupa!
Jangan lupa. Aku harus datang nanti malam.
- Aku akan menunggumu. - Janji, ya?
Lampunya menyala?
- Berfungsi dengan baik. - Lihat warnanya.
Ini berfungsi.
Astaga.
- Ini berfungsi. - Astaga.
- Apa semua sudah berkumpul? - Ya.
Ya ampun. Hei.
Kenapa kau tak pakai rompi? Ayo cepat dipakai.
Aku mau pulang saja.
- Tidak. - Ayolah.
Jangan begitu. Kau tak lihat mata kami berbinar-binar.
Kami semua sangat senang dan gugup karena ada detektif hebat bersama kami.
Detektif terbaik.
No comments yet. Be the first to leave one.