نخستین 200 خط.
Bonus Cashback up to 15% Bonus Rolingan Casino 0.8%
Yang berikutnya.
Apa kabar?/ Baik, terima kasih. Kau?
Kau mau ke mana pagi ini?
Hanya kembali ke kota.
Tujuan kunjunganmu?
Aku akan pulang.
Semoga harimu indah./ Terima kasih, kau juga.
Halo?
Di rumah.
Oke, Ayah.
Ya!
Sangat bagus.
Apa, hari ini tak pakai seragam?
Tidak hari ini. Senang melihatmu, kawan.
Senang melihatmu.
Sayang sekali. Karena aku tak sabar melihat dirimu yang baru.
Kau bisa singgah kapan-kapan. Melihatku beraksi.
Ya, aku mencobanya. Kau tak pernah membalas teleponku.
Apa? Mereka tak memberimu jam istirahat?
Kotak-kotak itu tak bisa dikemas dengan sendirinya.
Kau lihat ada orang lain ke arah sini?/ Tidak. Kosong.
Aku tak percaya saat kau menelepon.
Kubilang, "Astaga, kau pasti putus asa..."
Kurasa aku hanya merindukanmu.
Sial!/ Ayolah, ayolah...
Kau hanya butuh uang, 'kan?
Senang melihatmu.
Kau juga.
Oke.
Ini. Aku akan ikut denganmu.
Baiklah./ Masukkan itu ke mobilku.
Ketemu.
Barusan telepon dari Ayah./ Apa?
Ya, tampaknya dia meninggalkan beberapa barang di rumah,
Dan dia mau aku pergi mengambilnya.
Dia tak terdengar baik./ Ya.
Dia terdengar terguncang.
Dia masih penyesuaian./ Dia menderita, Stephen.
Ini baru sepekan.
Dia hanya temukan sesuatu untuk dikeluhkan.
Itu rumah terbaik di kota. Aku tak tahu harus berkata apa padamu.
Ini membuatku merasa buruk.
Aku tahu, dan itu yang dia ingin untuk kau rasakan.
Kau tahu?
Rumahnya tidak aman sekarang.
Aku tahu.
Bagaimana jika kita beri dia kamar Chris?
Kau tak mungkin serius.
Tidak, ayolah. Itu punya toilet sendiri, dan itu berada jauh...
Itu bahkan tidak dipakai.
Stephen, itu tidak dipakai./ Aku penasaran kenapa begitu?
Aku akan... Kita akan bicarakan ini nanti.
Stephen.../ Aku akan mengambil barang.
Ini takkan lama.
Kau tertawa.
Apa? Kau tahu apa yang ingin aku ketahui?
Apa?/ Apa ini untukmu?
Apa ini sekitar 9 bulan gaji?
Astaga. Hentikanlah.
Bilang padaku ini tidak lebih dari 10.
Kenapa kau melakukan ini? Jujur?/ Kau tahu kenapa.
Wow.
Bagaimana denganmu? Bagaimana dengan Lori?
Kau tahu... Mengeluh tentang hidupnya.
Berarti itu masih sama?
Kurang lebih.
Apa itu?
Kupikir kau ini kosong./ Tadinya begitu!
Berputar!/ Aku tak bisa! Tak ada jalan lain!
Aku akan urus motornya, kau urus orang itu.
Tidak, tidak, tidak! Tunggu, tunggu, tunggu!
Apa yang terjadi?
Hei, apa yang kau lakukan?
Hei, kawan, kau tak apa?/ Jangan bicara dengannya.
Kubilang jangan bicara!/ Tiarap!
Kau, tiarap! Cepat tiarap!
Sekarang! Sekarang juga!
Cepat tiarap!/ Oke, oke!
Kau, kemari! Bawa kuncinya!/ Semuanya baik.
Kunci! Diamlah!
Kunci. Letakkan di tanah. Kau juga.
Mundur. Jangan berdiri!
Oke. Oke, ayo! Ayo!
Sayang, ayo. Cepat!/ Ayo cepat.
Bagaimana dia tahu kita di sini?
Siapa yang peduli? Aku tidak tahu! Ayolah!
Apa yang kau lakukan, Adams?/ Ayo pergi dari sini!
Bagaimana kau tahu kami di sini?
Bagaimana kau tahu?/ Tunggu sebentar.
Lepas!/ Tidak! Tunggu, tunggu!
Chris! Chris!
Hei, hei, hei. Baiklah...
Tunggu dulu, oke?/ Tunggu.
Ini ulahmu?
Ini omong kosong.
Itu omong kosong. Dengar, oke?
Kalian berdua?
Ini tak seperti yang kau pikirkan.
Ini tidak.../ Astaga!
Oke.
Apa yang akan kau lakukan? Bagi dua?
Begitu rencananya?/ Astaga...
Untuk 200,000?! Kau serius?!
Buang itu.
Astaga. Apa, kau akan menembakku?/ Buang senjatamu!
Kau akan menembak dan merampokku?/ Persetan denganmu!
Persetan denganmu! Dasar keparat!
Mari bicarakan ini, oke?
Lori, letakkan senjatamu!/ Apa?!
Apa yang kau lakukan?/ Kau pikir dia akan memaafkan kita?
Demi Tuhan! Letakkan senjatamu./ Dengar. Aku minta maaf. Oke?
Letakkan senjatamu!/ Untuk apa kau meminta maaf?
Aku minta maaf untuk semuanya!
Aku minta maaf karena menjadi seorang bajingan!
Karena menjadi bajingan...
Sayang, dengar. Kau tak ingin melakukan ini...
Ini bukan kau...
Bajingan!/ Bajingan!
Apa-apaan? Cepat, cepat, cepat!
Ambil tasnya! Ambil tasnya!
Bajingan! Dasar jalang!
Lori, ambil tasnya!
Bajingan! Bajingan! Bajingan!
Bajingan!
Chris.../ Dia hampir membunuh kita.
Dia menembakku.
Dia menembakku./ Bertahanlah! Bertahan!
Hai.
Aku tak suka saat kau pergi seperti itu.
Chris baik-baik saja.
Aku tahu./ Dia tak ingin tinggal bersama kita.
Dia tahu kita menyayanginya, dan dia memiliki tempatnya sendiri...
Apa itu?
Aku akan telepon balik.
Jeremy?
Kau ada bicara dengan kakakmu akhir-akhir ini?
Ibu... Dia tahu kau menyayanginya.
Sungguh. Dia mungkin hanya sangat sibuk.
Bagaimana pekerjaannya?
Itu bagus./ Dan?
Apa maksud Ibu, "Dan"? Dia pergi kerja, lalu dia pulang.
Apa lagi yang perlu diketahui?/ Ibu mau kau bicara padaku.
Tentang apa, Ibu?/ Ayolah. Semuanya...
Seluruh situasi ini. Kita tak pernah bicara soal itu.
Ayolah. Bagaimana menurutmu?
Menurutku jika Ibu perlakukan seseorang seperti orang luar,
Maka mereka menjadi orang luar.
Dan jika tidak, maka itu takkan terjadi.
Maksudku, entahlah.
Ibu.
Kau tahu, ini... Maafkan aku. Aku tak bermaksud begitu.
Tidak, tak apa, Ini baik saja. Ini hanya...
Ini hanya menopause.
Jangan tularkan itu padaku./ Tidak, kau takkan tertular.
Sejak kapan kau menjadi begitu bijak?
Kemari. Kenapa terburu-buru?/ Ibu...
Bajingan.
Apa yang kau lakukan?
Bukan apa-apa./ Ayah barusan melihatmu.
Itu motor siapa?/ Motor temanku.
Teman?/ Ya.
Apa yang kau lakukan di sini?/ Aku ingin meminjam mobil Kakek.
Kau akan meminjam mobil?/ Ya.
Apa itu darah di badanmu?
Apa yang terjadi?/ Aku hanya...
Akan kujelaskan nanti./ Apa kau baik-baik saja?
Aku akan menemuimu nanti.../ Hei! Tunggu!
Tunggu, tunggu, tunggu...
Chris... Chris.../ Bajingan.
Chris. Chris, beritahu ayah.
Beritahu Ayah. Jawab ayah. Apa yang terjadi?
Apa kau baik-baik saja?/ Ini buruk.
Ini buruk. Sangat buruk. Ayah takkan mengerti.
Ayah akan mengerti. Beritahu ayah./ Ada...
Ada seorang gadis. Dia naik di motorku.
Baik./ Lalu dia terjatuh,
Aku berusaha kembali untuk membawanya, tapi tak bisa.
Kau tinggalkan dia?/ Aku harus.
Aku tak bisa membawa dia atas tasnya.
Kenapa kau tak telepon ambulan?
Itu.../ Apa? Apa?
Dia ditembak, Ayah.
Mereka akan berikan pertanyaan.
Jadi aku sembunyikan dia...
Aku sembunyikan dia di salah satu ladang tua...
...di belakang Peternakan Myers.
Tak ada siapa-siapa di sana.
Aku harus kembali ke sana sebelum seseorang temukan dia.
Apa dia masih hidup?
Kurasa tidak.
Oke. Apa yang akan kau lakukan?/ Aku tidak tahu.
Apa kau punya rencana?
Ini manusia.
Chris. Ini manusia./ Aku tahu itu.
Aku tak punya pilihan.
Masuk ke mobil./ Apa?
Apa yang akan kita lakukan?
Hei!
Kau mendapat pesanku?
No comments yet. Be the first to leave one.