نخستین 200 خط.
1.
2.
3.
Ayo, menyelamlah!
Adama, itu kakakmu.
Samba.
Kembali ke jalan secepatnya!
Ya, tuan.
Kau lihat lompatannya?
Hai, dik.
Halo.
Kau siap untuk upacaranya?
Tentu.
Biarkan matamu disucikan.
Samba.
Kembali ke sini sekarang!
Sudah saatnya bagimu
diperkenalkan sebagai pria dewasa.
Dampingi kami,
wahai roh tebing.
Kau yang melindungi kami
dari ancaman luar.
Kau sang pemandu suci,
dan membersihkan yang kotor.
Jangan biarkan mereka menghilang
di luar tebing.
Dalam dunia hembusan,
di mana
semuanya adalah kekacauan dan kesombongan.
Di situ ada
Nassara.
Dampingi kami,
wahai roh tebing.
Buka mata mereka
yang akan menjadi pria dewasa.
Penglihatanmu sudah disucikan.
Penglihatanmu sudah disucikan.
Penglihatanmu sudah disucikan.
Penglihatanmu...
Kita harus bersihkan kepala mereka, cepat!
Upacaranya selesai.
Ada apa?
Anda menghentikan upacaranya gara-gara burung.
Yang kau lihat bukanlah burung.
Itu...
Pertanda.
Pertanda buruk.
Pertanda buruk?
Pertanda buruk apa?
Di luar tebing
Nassara mendekat.
Tapi Samba bagaimana?
Pengaruh Nassara
sangatlah kuat.
Aku merasakannya di sekitar kita.
Aku takut anakmu
yang dirasuki.
Apa maksud anda?
Bawa anakmu
saat fajar!
Dia akan tinggal bersamaku mulai besok.
Berapa lama?
Aku membutuhkannya segera.
Boubacar,
ada yang kerasukan di tempatmu.
Kau mau apa?
Mau pergi ke luar tebing?
Tidak, Yah.
Ya, baiklah.
Kuharap itu benar.
Besok, kau akan menemui Ogotemmêli.
Kau akan tinggal di sana sampai pemberitahuan lebih lanjut.
Tetaplah diam,
atau mereka akan mengakhiri penerimaan upacaramu.
Ibu lihat, kan?
Kita tak bisa bicara dengan ayah.
Tapi ini demi kebaikanmu, Samba.
Kau harus mematuhinya.
Tapi... / Tidak, Samba!
Kau harus berhenti pergi ke sana.
Kau tau itu.
Jadi, kakak pergi?
Aku tak perlu memberitahu.
Jika tetap di sini,
mereka akan mengubahku jadi pengikut.
Merekalah yang dirasuki.
Apa itu?
Emas.
Nassara memberinya padaku.
Sungguh?
Mereka butuh pejuang lagi sepertiku.
Mereka sudah melihatnya.
Aku terlahir bukan untuk membajak tanah.
Aku akan membawa kejayaan.
Mereka akan melihat desa ini.
Aku ikut denganmu.
Yakin kau sudah bangun?
Kurasa kau masih bermimpi.
Ayolah.
Kau tak bisa ikut denganku.
Mereka tak mempekerjakan bocah.
Ogotemmêli bilang Nassara itu jahat.
Ogotemmêli itu sudah tua sekali.
Nassara itu saudara kita.
Kapan kau pulang?
Aku akan kembali saat panen.
Katakan pada ayah.
Sementara itu, ini kutinggalkan di sini.
Dengan begitu, akan tetap tenang.
Ayo.
Kemari!
Jangan bilang apa-apa ke ayah sampai besok!
Di mana dia?
Aku tidak tau.
Ada apa?
Aku perlu bicara dengan para dewan.
Secepatnya.
Di mana Samba ?
Sudah
terlambat.
Dia mau ke sana sebelum fajar.
Hei.
Mau ke mana kau?
Aku akan pergi bermain.
Pelan-pelan anak muda!
Pertanda perubahan.
Aku merasakannya.
Aku melapor dalam rapat para dewan.
Kau kenapa Boubacar?
Kau tak membawa anakmu.
Dia pergi kemarin malam.
Lihat sendiri!
Ya ampun.
Dia menjual jiwanya pada Nassara.
Ini yang kutakutkan, Boubacar.
Anak yang kusucikan kemarin
bukanlah anak yang kau kenal lagi.
Dia telah terjangkiti oleh iblis.
Kita harus mengejarnya.
Kita harus mengirim orang
mencarinya.
Dan mengambil resiko kehilangan mereka juga?
Aku pergi sendiri.
Jangan tidak bertanggung jawab, Boubacar!
Kau harus menjaga keluargamu.
Samba bilang akan kembali saat panen.
Jadi kau tau dia pergi?
Boubacar.
Sudah tak mungkin mengejar Samba
di dunia hembusan.
Kita tak ada pilihan lain
selain percaya kata-katanya Adama.
Sekarang,
tak ada yang boleh pergi
ke luar tebing.
Anakku takkan pernah kembali.
dan anda tau itu.
Adama.
Jangan sentuh itu!
Sudah cukup itu membuat kekacauan.
Aku akan pergi.
Aku akan mengembalikan emasnya ke Nassara.
Aku akan membawa Samba pulang.
Adama.
Kembali!
Di sana.
Tangkap dia!
Ada apa?
Adama.
Apa yang kalian lakukan?
Biarkan dia!
Anakmu
mau pergi ke luar tebing.
Apa?
Adama, kembali!
Adama.
Adama.
Kembali, Adama!
Jangan melakukannya!
Nassara sudah mengambil kakakmu.
Kau tak tau yang kau lakukan.
Dunia itu terlalu berbahaya.
Samba?
Samba.
Samba.
Kembalikan kakakku!
Bawa aku sebagai gantinya!
Samba.
Samba.
Pak,
anda melihat kakakku?
Dia pejuang Nassara.
Hei.
Mau ke mana kau?
Aku mencari kakakku.
Dia bersama Nassara.
Apa?
Kau gila?
Kemari!
Kau dari tebing,
No comments yet. Be the first to leave one.