The Way We Were (Shí Liù Gè Xià Tiān / 16個夏天)

The Way We Were (Shí Liù Gè Xià Tiān / 16個夏天)

دانلود زیرنویس Indonesian

هماهنگ با نسخه‌های زیر

The Way We Were E06 Webrip
ناشر indri danti22
subtitle dari viki

برچسب‌ها

webrip
web
BRip
تاریخ انتشار: 2014-09-01
تعداد دانلود: 12
مخصوص ناشنوایان: No

پیش‌نمایش زیرنویس Indonesian

نخستین 197 خط.

Perubahan...selalu datang ketika kau tidak mengharapkannya.

Dia menyukai aku, tapi aku tidak dapat membalas perasaannya. Dan aku bahkan mengubah dia menjadi cacat.

Memaksakan kekuatan adalah awal penderitaan.

Mengapa kau membawa gadis itu ke rumah?

Tolonglah, berhenti berlagak kita begitu dekat.

Dia telah pegi begitu lama. Tidakkah dia berpikir kita akan khawatir?

Itulah bagaimana dia. Bicara hanya tentang kebaikan, tapi tidak keburukan.

Fang Wei De, akan menjadi orang dewasa seperti apa saat kita 30 tahun?

Akan menjadi seperti apa masa depan?

The Way We Were Episode 6

Nyanyian kenangan. Kenangan antara kau dan aku.

Kerinduan di hatiku. Bagaimana aku dapat bertemu lagi denganmu?

Jerry Yan

Dalam hati semua orang, selalu ada seseorang,

Siapa, terlepas dari apakah itu sesuatu yang mebahagiakan atau sedih,

bahwa seseorang adalah orang pertama yang kau ingin berbagi dengannya.

Halo.

Hey, ini aku.

- Ini no telephoneku yang baru. Apakah telephonemu rusak?

Rekanku menghadiahkan aku sebuah handphone baru.

Kalau tidak rusak, mengapa kau menggantinya?

Tunggu sebentar.

Jangan khawatir, kembalilah ke pekerjaanmu Aku akan memberitahumu nanti.

Pelanggan mengatakan mereka menginginkan rekening ini dikerjakan kembali.

Baiklah, aku akan mencarimu nanti.

Halo. Hey, jangan khawatir. Kembali ke pekerjaanmu.

Jangan lupa, kita akan bertemu Ah Qing malam ini.

Tapi kadang-kadang, hal-hal tidak berjalan seperti yang kau harapkan.

Harapanmu tidak sama dengan harapan mereka.

Pada saat ini, kau mulai berpikir

Ah, jika aku dapat berbicara kepada seseorang itu saat ini, alangkah baiknya.

Setelah itu, kau akan berpikir tentang seseorang yang sangat penting yang pernah ada dalam hidupmu.

Tapi melihat kebelakang,

orang yang penting untukmu, tanpa kau sadari, telah menghilang dalam waktu.

Kau mengambil foto setiap hari. Tidakkah kau bosan ?

Tentu saja tidak. Siapa yang menyuruhmu mengambil perjalanan bisnis yang begitu lama?

Tentu saja aku harus mengambil beberapa foto lagi untuk dilihat nanti.

Baiklah, untuk memperbaiki itu... Ayo, ambil beberapa foto.

Sungguh?

Kalau begitu, aku mengambilnya.

Wei De, Ge Qing.

Ah Zheng! Kemana kamu menghilang?

Sudah lama tidak berjumpa.

Kami sering berada di sini, dan sekarang akhirnya kami bertemu dengan kamu.

Kami baru saja membuka bisnis kami. Aku sudah berencana untuk menemui kalian.

Lihat, boss besar. Mempertahankan kesejahteraan karirnya.

Kami hanya bisnis kecil. Orang-orang yang membuat uang adalah kalian,

Lihat bagaimana perkembangan ponsel telah begitu erat mengikuti perubahan waktu.

Dulu, siapa yang akan berpikir bahwa sebuah ponsel dapat dipergunakan untuk membuat dan menerima panggilan dan memeriksa email?

- Itu betul. - Bahkan ada fungsi-fungsi yang tidak pernah dipikirkan.

Ini yang kamu sebut, "trending"

Baiklah. Wei De baru saja kembali ke Shanghai. Berhenti bicara tentang pekerjaan.

- Itu betul! - Ayo kita minum!

Ini! Lama tidak berjumpa!

- Sudah lama sejak aku melihat kalian berdua. -Benar.

Terjemahan dipersembahkan oleh The 16th Team @Viki

We De, silahkan duduk.

Mencariku?

Berapa lama sejak kau terakhir kembali ke Taipei?

Perangkat berlian kita telah diterima dengan baik di pasaran.

Kantor pusat menginginkan kau untuk pergi ke Taipei,

dan membantu perkembangan telephone baru selanjutnya.

Apakah kau sedang bercanda denganku saat ini?

Apakah aku terlihat seperti sedang bercanda?

Ngomong-ngomong, kau seharusnya mencari seseorang untuk pergi bersamamu.

Akan lebih nyaman jika kau memiliki seorang asisten bersamamu.

Kau mempunyai calon?

Kau putuskan. Mereka hanya harus cekatan.

Jin Ge benar-benar mengatakan itu? - Ya.

Dari suara itu, kau tampaknya tidak mau pergi ke Taipei bersamaku.

Ya, aku tidak mau pergi.

Orang-orang akan mulai berbicara lagi.

Mereka akan mengatakan hal-hal seperti kita menggunakan pekerjaan kita untuk keuntungan pribadi.

Mereka akan mengatakan ini karena kamu, bahwa aku dari seorang pegawai magang menjadi karyawan resmi.

Begitu menyebalkan.

Kau masih peduli tentang hal-hal itu?

Sayang sekali. Aku kira aku hanya harus mencari seseorang yang lain untuk datang.

Kamu berani?!

Baiklah, apapun. Mereka dapat mengatakan semua yang mereka mau.

Aku tahu kau akan mengatakan itu.

- Aku benar-benar ingin menemui ayahmu. Dan teman baikmu... - Ah Qing.

Betul, Ah Qing.

Dia nampaknya seperti seseorang yang sangat menarik.

Aku membayangkan itu setelah kita menjadi teman,

dia pasti akan memberitahuku semua tentang asmara masa lalumu.

Apa yang akan kau lakukan ketika kau mengetahui tentang itu?

Tidak ada apa-apa.

Aku hanya ingin mengerti orang yang aku suka sedikit lebih banyak.

Jangan terlalu terjebak dalam menggali masa laluku.

Jika kau mengacaukan pekerjaan, kau akan menyesalinya.

Itu tidak akan terjadi.

Kapan kita berangkat?

Akhir bulan berikut yang paling baik.

Sepeda.

Dorong ini.

Itu saja.

- Kenapa lama? - Aku segera datang begitu kuliah selesai.

- Kamu sangat lambat. - Apakah Xiao Mei di sini?

Hai, kak Jia Ni.

- Hei, bantu dulu. - Oke

Aku tidak punya banyak tangan. Aku bukan gurita.

Itu betul.

Kamu suka sekali mengeluh.

Hai, aku cuma punya dua tangan.

Apakah ibumu sudah pulang?

Ya, aku sudah bilang pada kak Linda untuk pulang dan istirahat.

Menutup toko bukan masalah besar. Kamu bisa serahkan itu padaku.

Bukankah aku pengertian?

Lagipula itu adalah sesuatu yang harus kamu lakukan. Kenapa kamu ingin dipuji?

Aku terkejut ketika aku mendengar kamu membuka toko bunga.

Terima kasih Tuhan kamu membukanya dengan kak Linda. Kalau tidak, kamu harus mengucapkan selamat tinggal sejak lama.

- Apa kamu tidak percaya padaku? - Kamu mengerti sekarang?

- Hai, kak Jun Jie. - Hai, kalian di sini.

Kenapa kamu terlambat?

Aku menelponmu beberpa kali, tapi kamu tidak menjawab.

Banyak hal terjadi di tempat kerja, jadi aku tidak sempat mengangkat ponselku.

Oh ya, jadi apa ada yang penting?

Itu bukan sesuau yang penting.

Ada hal yang menggembirakan yang ingin kukatakan padamu.

Hal menggembirakan apa?

- dengarkan baik-baik. - Oke.

Aku, Tang Jia Ni,

dipromosikan sebagai Manajer Pelayanan Pelanggan!

Wow, itu tidak mudah!

sakit.

- Selamat. - Terima kasih.

Dalam beberapa hari, aku harus pergi ke Shanghai untuk konferensi.

Jangan khawatir.

- Tang Jia Ni dapat melakukan apa saja. Apa yang sulit bagimu? - Itu betul.

Jun Jie, kamu sangat beruntung.

kamu menikahi istri yang memiliki kemampuan.

Kamu sangat beruntung!

Melihat Jia Ni sekarang, aku hampir lupa bagaimana kuatnya dia dulu.

- Apa? Kapan aku? - Bukankah kamu begitu?

Pertama kali aku bertemu denganmu,

Aku salah paham kalau kamu salah satu pacarnya Fang Wei De.

Lalu dia sangat marah, dia jadi gila!

Tidakkah itu terlalu dramatis. Kamu membesar-besarkan.,br - Ya, itu sangat menakutkan.

Jadi Jia Ni dan Wei De pasti sangat dekat?

Masalahnya tidak sesederhana itu.

Pada saat itu, setiap orang sangat dekat pada yang lain.

Fang Wei De menempel pada Tang Jia Ni setiap waktu.

Ada juga Jun Jie, Rui Rui dan aku.

Kami berlima sebuah kelompok persahabatan yang hebat. Kami bersama setiap hari.

Jadi kak Jun Jie dan kak Wei De mengejar kak Jia Ni?

Tidak, Fang Wei De, tidak mengejarku.

Kami hanya berteman.

Membicarakan kita berlima,

semua orang sudah lama tidak bersama.

Iya.

Setelah Rui Rui pergi belajar ke luar negeri, jia Ni dan aku hanya berkirim email padanya.

Kami jarang bertemu.

Wei De bahkan lebih sibuk.

Dia jarang menghubungi teman-temannya di sini.

Dia dan aku bertemu setahun sekali.

Kami seperti gembala sapi gadis tukang tenun.

Ini mungkin yang disebut, masalah tumbuh dewasa.

Ketika kamu tumbuh dewasa, kamu akan pelan-pelan kehilangan beberapa hal.

Jadi Xiao Mei, kamu harus menghargai waktu yang kamu miliki sekarang.

Kamu tidak bisa hanya mengatakan itu.

Sesuatu yang hilang darimu, kamu masih punya kesempatan mencarinya. iyakan?

Kamu lihat, sekarang ada toko ini.

Kalau Rui Rui kembali , kalau Wei De kembali,

semuanya bisa bersama lagi!

Bukankah itu bagus?

Jangan membicarakan ini lagi. Ayo, ayo, ayo.

Karena kita sedang minum, ayo minum. Apa aku takut padamu? Bersulang.

- Aku takut padamu. Bersulang. - Ini.

- Kamu minum juga? - Selamat.

Terima kasih.

Ini. Selamat.

Aku dulu seharus belajar bagaimana menyetir mobil. Aku seharusnya tidak mendengarkan kata ibu.

Kenapa kamu tiba-tiba mengungkit masalah ini?

kalau aku bisa menyetir mobil,

maka, sebagian besar waktu, kamu bisa bersenang-senang, seperti malam ini.

Aku sangat senang malam ini.

Tapi aku ingin lebih baik lagi.

Kamu sudah sangat baik.

Sungguh.

Kapan kamu akan pergi ke Shanghai?

Mungkin dalam beberapa hari.

Aku akan pergi mandi dulu.

Kamu bilang kalau bagian dalam sepatumu tidak nyaman. Lepaskanlah. Aku akan carikan yang baru besok.

Oke.

Jia Ni, kamu masih belum selesai bekerja?

Bukan, aku sedang mengirim e-mail pada Rui Rui.

Aku katakan padanya kalau aku dipromosikan.

Aku tidak tahu ada apa dengannya. Dia tidak membalas sekitar satu bulan.

Mungkin itu karena dia sibuk dengan pekerjaan, dan tidak punya cukup waktu untuk membalas.

Kamu masih harus kerja besok, jangan tidur terlambat.

Oke.

- Tidurlah lebih awal. - Oke, kamu pergilah tidur duluan. Selamat malam.

Isi email : bicara tentang promosinya. Mengatakan pada Rui Rui untuk menjaga diri. Bertanya apakah dia punya pacar.

Alih bahasa dipersembahkan oleh The 16th Team @Viki

Hei, kenapa kamu menyalahkan aku kalau kamu yang terlambat?

Siapa yang mengatalan padamu untuk memilih bioskop ini?

Aku tidak kenal jalan ini. Bukannya kamu tahu kalau aku tidak pintar urusan arah jalan.

نظرات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left