نخستین 176 خط.
Jangan bergerak.
Pak Yanai, kenapa kau lakukan ini?
Kuberi tahu ya, jangan salah paham. Aku ini tak berkhianat.
Aku hanya wujudkan keinginanku.
Impian bos akan kuteruskan. Makanya aku menyusup ke Rath!
Impian bos? Siapa yang kaumaksud?
Seseorang yang sangat kaukenal!
Yaitu Pak Sugou!
Meneruskan impian? Dia belum mati!
Dia sudah seperti mati!
Dipenjara selama kurang lebih 10 tahun begitu.
Aku juga hampir kena.
Tapi kusalahkan semua pada rekan kerjaku, dan aku berhasil kabur.
Jadi, kau terlibat dalam eksperimen manusia milik Sugou?
Bukan hanya terlibat.
Akulah yang kumpulkan datanya.
Itu penelitian yang menyenangkan.
Seperti tentakel virtual contohnya.
Ya, hidupku saat ini mungkin akan berakhir,
tapi koneksi yang disambungnya masih hidup.
Jadi, kalau tak kumanfaatkan, dia pasti kesal, 'kan?
Koneksi? Ke mana?
Badan Keamanan Nasional Amerika Serikat.
Ternyata kau yang bocorkan info soal Proyek Alicization ke Amerika!
Kalau pihak Amerika di bawah berhasil dapatkan Alice,
maka aku akan dapat bonus serta posisi penting di luar negeri!
Apalagi itu kalau bukan kisah sukses Amerika yang Pak Sugou impikan?
Kalau tak bergegas, Kirito bisa...
Kumohon sadarilah ini, Senior Rinko!
Jangan bergerak!
warna dari jiwa itu berwarna apa?
tamashii no iro ha naniiro desu ka
aku telah hancur seperti semestinya
mou isso oreta mama de
makin kularikan diri makin banyak yang terbuang
suteru hodo nigedasu hodo
lihatlah, sebenarnya aku tidaklah kuat
tsuyokunai yo hora
sekali lagi jantungku berdebar kencang
mou ichido kodou takanaru
apa yang benar
nani ga tadashii ka nante
aku pun tak tahu
wakaranai kedo
sesuatu yang tak berbentuk
katachi no nai mono bakari ga
bisa menjadi berharga
taisetsu ni natte yuku
hanya kata-kata tanpa hiasan saja
kazaranai kotoba dake ga
yang mengikatnya dengan erat
tsuyoku musubareteru
tersandung lagi dan jatuh
mata tsumazuite korogatte
namun ku takkan hancur
sore demo kudakenai
warna dari jiwa itu berwarna apa?
tamashii no iro ha naniiro desu ka
walau terluka dan hanya berkata kuat
tada kizutsuite tsuyogatte
namun ku masih ingin mencarinya
sore demo mitsuketai yo
serta memastikan bentuk dari jiwa itu
tamashii no katachi tashikameteru yo
selamanya
zutto
selamanya
zutto
ZAINUDDINARI MEMPERSEMBAHKAN
Kode 871
Kode 871
Kode 871
Kode 871
Kode 871
Kode 871
Kode 871
Kode 871
Kode 871
Kode 871
Kode 871
Kode 871
Kode 871
Kode 871
Kode 871
Tanah Kegelapan - Pegunungan Batu
Kau Subtilizer!
Apa Alice sudah kabur?
Biarlah, akan kukejar nanti.
Kalau tak salah, aku pernah melawanmu di Gun Gale Online, 'kan?
Namamu itu, Sinon, ya?
Tak kusangka bisa bertemu di sini.
Dan kau sendiri, kenapa bisa di sini?
Sudah jelas karena memang ini yang seharusnya terjadi.
Inilah takdir.
Kekuatan dari jiwa kita saling menarik satu sama lain.
Sekarang kita akan bisa pahami segala macam hal.
Seperti, bisa tidaknya seseorang mengisap jiwa orang lain melalui STL.
Dan juga, karena tak sempat merasakannya di BoB, aku penasaran seberapa manis jiwamu.
Jangan. Harus kutahan. Aku harus melawan.
Sinon, apa kau pernah bertanya- tanya arti dari nama Subtilizer?
Ini artinya, "yang mempertajam, memberi, memiih,
dan merampas.”
Akan kurampas dirimu beserta jiwamu.
Tak bisa.
Tidak. Jangan merampasnya.
Hentikan.
Ini...
Ini punya Kirito, kenapa bisa di sini?
Kau menolongku lagi, ya?
Kalau begitu, aku bisa.
Kau bukanlah dewa ataupun iblis.
Dirimu hanyalah manusia!
Jangan kalah!
Jangan kalah, Hécate!
Maju sini.
Tanah Kegelapan - Reruntuhan Utara
Lindungi para penduduk Underworld apa pun yang terjadi!
Hentikan! Kumohon, jangan!
Siapa pun, tolong.
Oke! Ayo kita tembus!
Tim Bellflower, Tim Lily, geser pertarungan ke kanan!
Ayo! Kemampuan pedang gabungan, siap!
Ikuti aba-aba!
Lima, empat, tiga...
Semuanya, jangan menyerah!
Ulur waktu selama mungkin!
Rue!
Tidak! Kembalilah, Sakuya!
Hentikan!
Rue.
Aku harus lakukan sesuatu.
Kadang kau harus bertarung agar niatmu bisa tercapai.
Bukankah begitu, Yuuki?
Semuanya, tolong!
Siapkan kesempatan untukku, sekali ini saja!
Baik! Tecchi, Talken, Nori, ayo gabungkan serangan kita dan hajar mereka!
Dalam aba-abaku! Dua, satu...
Dengar! Kalian semua sudah ditipu.
Peladen ini milik perusahaan Jepang, dan kami bukan peretas, kami pengguna sungguhan!
Kau bohong! Kami sudah lihat.
Kau habisi pemain berkulit sama seperti kami, 'kan?
Para pemain itu dari Amerika yang masuk setelah diberi informasi palsu seperti kalian!
Kalianlah yang dimanfaatkan untuk menyabotase perusahaan Jepang.
Coba pikir-pikir lagi.
Apa amarah dan benci ini benar-benar milikmu?
Yang kau katakan itu benar?
Aku Moonphase, kau?
Aku Siune.
Oh, Siune, semua hal ini terasa mencurigakan bagiku.
Permisi, biarkan aku lewat.
Moonphase, akhirnya ketemu juga.
Memang ada yang aneh dari gim ini.
Mei, kau juga sependapat?
Ya.
Kita dibilang kalau peretas Jepang menyerang,
tapi bagiku, mereka seperti sedang lindungi sesuatu.
Jadi, apa kau percaya?
Tapi kita butuh bukti, atau...
Apa yang kau lakukan dengan pemain Jepang?
Kami tak butuh pengkhianat di sini!
Semua! Jangan tertipu oleh orang Jepang kotor ini!
Kalau memang ini peladen Jepang, dan kau pengguna sungguhan,
kenapa hanya kau yang punya perlengkapan level tinggi?
Kalian pasti curang dan ciptakan semaunya!
Dia benar!
Kau salah!
Perlengkapan kita berbeda karena kami mengonversi akun utama ke dunia ini!
Siapa juga orang bodoh yang mau mengonversi akun utama ke peladen uji coba?
Itu bohong! Semuanya bohong!
Itu benar! Kumohon percayalah!
Kami datang kemari sadar betul bisa kehilangan...
Diam!
Siune!
Semuanya, tenanglah!
Peretas tak bisa dimaafkan!
Tanah Kegelapan - Jurang Utara
No comments yet. Be the first to leave one.