نخستین 200 خط.
ADAPTASI NOVEL KARYA HUDIE LAN BERJUDUL SAMA, THE KING'S AVATAR
GLORY
Kau kerahkan seluruh kemampuanmu?
Aku selalu kerahkan seluruhnya di tiap pertandingan.
Kau sungguh menyerah?
Menyerah bukan berarti menerima kekalahan.
Baiklah.
Jangan kabur saat waktunya tiba.
Sampai jumpa di Pertarungan Para Bintang tahun depan!
Dragon Raising Its Head!
Saat terpuruk, bangkit kembali.
Jangan pernah menyerah.
- Dewa Ye Qiu! - Dewa Ye Qiu!
- Di mana Dewa Ye Qiu? - Di mana Dewa Ye Qiu?
Di mana Dewa Ye Qiu?
Di mana Dewa Ye Qiu?
- Beri tahu kami! - Di mana dia?
Dia baru...
pergi.
Cepat!
Tiap kepergian yang tak dikehendaki
adalah demi kembali yang terakhir.
PERTARUNGAN PARA BINTANG GLORY
Ye Qiu kembali.
Ye Xiu?
Namamu mirip dengan pemain terbaik kami.
Kau bisa membantu sidik gangguan?
Tidak.
Lalu kau bisa apa?
Aku bisa...
bermain Glory .
Aku yang selalu bersama Ye Qiu selama karier Glory -nya.
Namun, setelah kita melihat kegagalan ini, kenapa masih bersikeras?
- Benar! Kenapa? - Benar!
Ye Qiu masih pemain top! Kenapa kau ganti dengan Sun Xiang?
Kenapa?
Baiklah! Akan kuberi jawabannya.
Alasan Ye Qiu pensiun
dan digantikan oleh Sun Xiang
adalah karena keputusan Ye Qiu sendiri.
Kini gelasnya jadi vas.
Mungkin dia menapaki jalan baru untuk memulai lagi.
Ye Xiu...
Ye Qiu?
ONE AUTUMN LEAF, TIM EXCELLENT ERA
Dia sungguh Ye Qiu.
Dia sungguh kembali.
Entah dia Ye Xiu atau Ye Qiu,
apa itu penting?
Entah dia tak pernah pergi atau baru kembali,
tak ada bedanya.
Hal yang terpenting adalah dia selalu di sisimu.
Tidak kusangka Ye Qiu kembali.
Dia masih jago.
- Menang sepuluh kali beruntun. - Ya.
Musuh bebuyutan kita kembali.
Ayo lanjutkan dengan berduel.
Siapa yang takut dengan dia?
- Sampai jumpa tahun depan. - Sampai jumpa.
PERTARUNGAN PARA BINTANG GLORY
Tang Kecil.
Ada apa?
Guo Guo, kau...
Akan kulupakan hal-hal dari masa lalu.
Akan kudampingi Master menuju kejayaan lagi.
Sekarang, kita akan memanggil diri kita Lord Grim.
Jadi, apa rencanamu untuk menuju kejayaan?
Kembalilah ke hotel sekarang.
Aku akan mencoba berkenalan dengan Master lagi.
Kenapa tak di dalam dan menikmati sorakan lebih lama?
Di luar sini dingin.
Kau bisa terserang flu.
Siapa bilang aku menunggumu?
Aku kemari untuk melihat
caramu berterima kasih atas tiga tiket itu.
Kau memberiku tiga tiket.
Kau mau apa sebagai imbalan?
Hal biasa.
Namun, sekarang dingin.
Itu yang terbaik.
Dinikmati perlahan.
Tidak akan cepat meleleh.
- Hai! - Hai!
Aku mau ini, ini, dan yang ini.
Maaf.
Aku mau satu hal lagi.
Tunggu.
Kenapa kau menjadi Brown?
Penjaga tokonya harus pergi.
Dia meminta bantuanku.
Kerja paruh waktu lima menit.
Terima kasih sudah datang.
Balon hanya untuk menghibur anak kecil.
Bagaimana dengan es krim?
Es krim untuk menyembuhkan diriku.
Cobalah.
Dapatkan pengalaman baru dari gigitan pertama es krim.
Lari!
Apa kita lari setelah membuat masalah?
Jika tidak?
Bagaimana?
Apakah menyenangkan membuat masalah?
Kau merasa senang?
Aku sudah membeli semua balonnya.
Kenapa kau membeli semua balon dan menggodaku?
Sudah kubilang.
Balon hanya untuk menghibur anak kecil.
Apakah menyenangkan menggodaku?
Kenapa kau tak makan es krimnya?
Kau mau?
Berikan jika kau tak mau.
Ambillah!
Ayo!
Berhenti!
Astaga.
Guo Guo. Sedang apa kau?
Dari tadi Master di dalam kamarnya terus.
Sedang apa dia?
Jika mau tahu, ketuk saja pintunya.
Itu tak sopan.
Seorang bos mencari karyawannya.
Itu biasa saja.
Pergilah.
Terdengar masuk akal.
Aku pergi.
Mulai hari ini,
kau harus mengurus pengelolaan jaringan,
kebersihan,
dan pengangkutan.
Aku bisa urus makan dan penginapanmu.
Namun, kau tak akan dapat satu sen pun.
Satu sen pun tidak.
Astaga, aku terlalu kasar.
Dia seorang master.
Bagaimana bisa kuperintah seperti pegawai kafe internet?
Aku bahkan mengkritiknya karena tak bisa ganti bohlam.
Kukira dia pecundang.
Mana mungkin dia pecundang?
Itu hanya aura menggemaskan alaminya.
Apa aku tak akan melihat Ye Qiu lagi?
Kau yang paling tak berhak mengatakan itu sekarang.
Masterku benar.
Aku tak berhak berkata begitu.
Aku berada di dekatnya selama ini.
Dia sangat peduli padaku.
Namun, aku sama sekali tak tahu.
Tang Kecil.
Apa menurutmu itu berkat bagiku?
Kurasa itu bukan berkat.
Itu pembalasan.
Pembalasan karena tak mengenali Master
saat dia di depanmu selama satu bulan penuh.
Bos.
Kau memilih poster yang bagus.
Dia tampak keren. Potongan kardusnya pun bagus.
Ini lebih tinggi dari Ye Qiu.
Guntingannya juga bagus.
Kenapa tak sekalian saja
dan ubah kata sandi kafenya juga?
Buat menjadi,
Ye Qiu pria tampan tiada tanding.
Ye Qiu pria tampan tiada tanding.
Aku suka itu.
Itu akan sangat mengubah suasana di sini.
Kau harus menyadari nada suaraku.
Itu namanya sarkasme.
"Sarkasme"? Master mengkritikku.
Kenapa aku selalu menekannya?
Kuekspresikan cintaku sebagai penggemar sembari menyiksanya sebagai bos.
Betapa cepatnya peranku berubah.
Aku harus bagaimana, Tang Kecil?
Bagaimana jika Master pergi?
Bagaimana jika dia tak pergi malam ini, tapi besok?
Bagaimana jika bukan besok, tapi lusa?
Belok kanan. Kamar kedua.
Kau bisa masuk dan menculiknya,
atau tunggu dengan tenang di pintu hingga dia terharu.
Tunggu.
Menculik bukan pilihan yang bagus.
Itu akan membuatku tampak jahat.
Namun, menunggu pun bukan pilihan baik.
Itu akan membuatku tampak bodoh.
Lalu kau mau apa?
Ada suara.
Dia melempar barang.
Apa dia sedang kesal?
Dia menutup lemari.
Dia akan keluar.
Bos.
Sedang apa?
Bos. Mohon bergeser.
Kau menghalangi pintunya.
Silakan masuk.
Kau baik-baik saja?
Aku baik-baik saja.
Sungguh baik-baik saja?
Ya.
Dia baru saja tersenyum padaku?
- Benarkah? - Ya.
Namun, senyumnya menyeramkan.
No comments yet. Be the first to leave one.