نخستین 200 خط.
SERIAL NETFLIX ORIGINAL
BENGKEL GOTHAM
Kuharap temanmu, Huey, punya mobil pertukaran yang kau bicarakan.
Percayalah. Kau tak akan kecewa.
Woodie 1940 ini seharusnya menjadi pemasukan ratusan ribu dolar kami,
tapi ini mobil unik, yang butuh pembeli unik.
Saat ini, satu-satunya penawaran yang kudapatkan adalah uang $85.000
dan sisanya mobil pertukaran.
Kau akan menyukai Huey.
Dia mungkin punya mobil dan truk bernilai jutaan dolar,
dia juga sudah cukup lama mencari Woodie.
Jadi, aku tahu dia sudah tak sabar.
- Aku punya satu di belakang. - Ya.
Santai saja dengan Huey. Dia sudah tua
dan kau tak akan mengira dia punya banyak mobil berharga.
Semoga kau benar. Jika mobil-mobilnya
tak membuat kesepakatan ini bernilai setara $120.000 atau lebih,
maka angkutlah sendiri Woodie ini ke trailer.
Tak sabar menantikan itu.
Ya.
Kita akan lihat yang dia punya.
- Huey! Hei, kami sampai. - Hei.
- Apa kabar? Aku Mark. - Baik, kau?
Ya, lihatlah. Kalian sibuk sekali!
Aku sudah lama mengikuti Bengkel Gotham.
Garapan Mark, menurutku, luar biasa.
Benar, mundur lurus. Pas.
Astaga. Ini sempurna.
Saat tahu tentang Woodie ini, aku ingin melihatnya.
Jika ini menguntungkan semua pihak, maka akan kami lakukan.
Ayo bertransaksi.
Akan kunyalakan.
- Sudah kuduga kau suka. - Ya.
Lihat ini. Seluruh interiornya kustom.
Ya, bagian belakangnya dijahit?
Ada kunci, power window di depan.
- Power window di pintu kayu? - Ya.
Bagaimana memasangnya?
- Ya, benar. Ada kabel. - Baik.
Kami membuat pijakan kustom dengan motif selancar.
Pelek besar 18 inci di belakang,
lalu di sini,
ada Chevy Big-Block bertenaga 700 daya kuda.
Jadi, dia bisa meluncur.
Kau membuatnya senang.
Itulah inti dari transaksi ini.
Jadi, transaksi uang $85.000 dan beberapa mobil pertukaran ini
masih lanjut, 'kan?
- Ya. - Baiklah.
Punyaku sudah, kini giliranmu.
Baik.
Punyamu banyak juga, ya. Berapa banyak kendaraanmu di sini?
Mungkin 150 sekarang.
Jelas, Huey menyukai Ford Woodie kami.
Itu bagian mudah. Kini, semua tergantung kepadanya.
Aku suka 6x6 itu.
Akankah dia suka mobil-mobil Huey?
GTO ini. Ini legenda.
Bermesin Chevy 454, empat kecepatan…
- Sungguh? - Bagus.
Lihat itu.
Dulu punya tiga, kini tinggal satu.
Kita bahas GTO itu nanti.
Kau tahu? Tampaknya akan ada kesepakatan.
Kendaraannya banyak. Kau lihat tadi?
Tunggu, begitu saja?
Hanya melihat mobil berkarat berpotensi, lalu kau terpesona?
Kencanku murah. Tak perlu mahal. Makanan sisa saja cukup.
Baik, akan kuambilkan.
Ini permata kecil yang keren.
Caveman menyukai ini.
Dia terobsesi dengan bus tua ini.
Ini cukup kokoh.
Entah diapakan, ini bernilai.
Ini investasi yang bagus jika kita bisa merestorasinya.
Lucu sekali, bus sekolah memberi dirinya nilai F.
Ford '56 lagi?
- Kapnya dibuka ke depan? - Benar.
Astaga. Lihat. Karburator ganda.
Ini juga untuk pertukaran?
Ya, boleh.
Kenapa ada Prius di sini dengan semua ini?
Mobil-mobil ini sangat kencang jika dipacu
dan aku selalu ingin membuat tampilannya secepat kemampuannya.
Kami pernah menggarap mobil pintar. Pinto listrik.
Mungkin berikutnya Prius.
Aku sekarang sudah jago membongkar mobil listrik bodoh ini…
Bagaimana menyalakannya?
Sudah menyala belum?
Huey, ternyata masih banyak. Bel Air '54?
- Lihat semua ini. - Hei, Shawn…
Bel Air mungil yang cukup bagus.
Mesin Small-Block, 327.
Daya rem dengan katup proporsional? Sudah setengah jadi.
Ini terlihat kuat.
- Ya. - Langsung menyala.
Mobil bahan bagus.
Ayo kita kembali ke depan dan bahas kesepakatannya.
- Jadi, mari bicara bisnis, ya? - Baik.
Langsung saja, aku suka Ford stepside '56 tadi.
Aku suka itu. Kalau bus sekolah tua pendek itu?
Aku suka itu. Bus pendek, boleh?
Bagaimana dengan Bel Air '54 di bengkelmu tadi?
- Masih berfungsi. - Ya.
- Bagaimana dengan si legenda '66? - Ya.
Mungkin tidak. Nilai kesepakatannya timpang.
- Tunggu, tapi ingat yang kau dapat. - Ya…
Lagi pula, kau sudah lama mencari Woodie.
Kalian pilih GTO atau Bel Air atap terbuka.
- Bel Air masih berfungsi. - Begini saja…
Ya. Sudah setengah jadi.
Jika kami pilih itu, Prius boleh juga?
- Apa maksudmu? - Ambil Priusnya.
Tunggu. Tidak.
- Ayo tutup. Sepakat. - Tunggu!
Kita bisa mendapat lebih banyak uang dari kesepakatan ini,
tapi mendadak kau memutuskan itu?
Dia tak melepas GTO, jadi, aku harus cari solusi lain.
Dengan Prius?
Bung. Ini tetap transaksi pertukaran terbesar kita.
Kita dapat uang tunai $85.000.
Bel Air, nilainya setidaknya $12.000.
Truk Ford, nilainya sekitar $14.000.
Bus sekolah dengan nilai $15.000.
Prius itu nilainya ribuan dolar.
- Kita mendapat total $130.000. - Mau kau apakan Prius itu?
Jika kau terus bawel, mobil itu akan kuubah menjadi mobil Uber.
Pikirkan pemasukan kita jika kau antar orang ke bandara.
Baiklah, sementara ini cukup.
Aku suka Prius itu.
BENGKEL KEDUA
Mantap, lihat itu! Bus sekolah!
Bus masa kecilmu, Caveman?
Rumahku baru!
- Lihat cruiser itu. - Aku harus periksa busnya.
Ya, semua sesuai seleraku!
Kendaraan ini luar biasa.
Bus pendek tua ini kesukaanku.
Penampilannya keren. Meskipun wujudnya bus,
ini bisa diubah menjadi banyak hal.
Mark tahu aku suka bus tua ini.
Dia menggodaku karena tahu aku akan girang melihatnya.
Lihat truk itu. Bagus.
- Bel Air itu cukup keren. Lihat trimnya. - Ya.
Pengantar piza datang, awas.
Aku bahkan tak dengar mereka datang.
Kurasa kau salah parkiran.
Hei, kau kalah taruhan, 'kan? Benar?
- Kenapa kau tersenyum? - Tidak. Hei! Ini Prius.
- Aku bingung. - Bisakah kalian ke sana?
- Aku ingin ambil foto. - Ya.
Ini koleksi kendaraan hebat Bengkel Gotham.
- Mana yang menyala? - Kecuali bus.
- Begitu? - Tapi rodanya berputar-putar.
Kami punya proyek berbulan-bulan yang akan menghasilkan banyak uang.
Ada apa? Kau tak tahu cara membawanya ke rumahku?
Bus seperti ini yang diubah menjadi hot rod
adalah cara mudah menggandakan uang
atau punya nilai potensi pertukaran besar.
- Aku suka ini. - Bagus.
Kalian suka busku?
Saat aku melihatnya, ini cocok untuk menyelamati Tuan Caveman
karena dia baru saja lulus SMA beberapa minggu lalu.
Aku tahu kau suka bus tua ini.
- Selamat. - Terima kasih.
Ya, Caveman.
Aku tahu Mark punya rencana untuk bus ini, tapi aku tak tahu itu untuk kelulusanku.
Dari putus sekolah menjadi lulusan SMA.
Saat muda dan bodoh, aku merasa ijazah SMA tak penting.
Aku tak tahu apa itu, tapi itu selalu membebaniku,
sesuatu yang tak kucapai.
Butuh 33 tahun, tapi akhirnya aku bersekolah lagi.
Biar kalian tahu, itu membuat ibuku sangat bangga.
Dengan kelulusan Caveman dan bus sekolah,
alangkah bagus jika ini dibawa ke bengkel
dan untuk pertama kalinya,
kita biarkan dia menjadi manajer proyek.
Wow, ada tugas baru.
Kita lihat seberapa banyak dia belajar dan dia lupa.
Aku lulus SMA di usia 51 tahun. Aku bisa apa saja.
Fakta bahwa Caveman dapat ijazahnya, aku tahu itu berarti baginya.
Kau bebas atur waktu dan bujetnya agar bisa menjadikannya khas bengkel ini.
Tapi jika menyangkut bengkel ini,
aku merasa proyek bus ini bisa kupakai untuk memotivasi Caveman
meningkatkan keahliannya.
Jadi, pertama, Constance, bantulah Caveman dengan busnya.
Caveman, ujian pertamamu, buat bus ini menyala.
Shawn, Tony, aku, kita bawa Bel Air ke Gotham.
- Dah. - Kau pasti bisa. Semangat!
Hei, Pengasuh. Aku lapar. Bisa carikan makanan? Es krim…
- Bukan begitu caranya. Ayo. - Ayo! Es krim!
- Maaf, Constance. - Terima kasih.
BENGKEL GOTHAM PERTAMA
Bung, mobil ini bagus. Tak banyak berkarat, trimnya utuh.
Dengan mesin 327 tangguh.
- Ya? - Super cepat.
- Atapnya terbuka. - Cukup poles saja?
Beri sedikit sentuhan Gotham.
Banyak sentuhan Gotham.
- Uang cepat, mudah? - Ini akan cepat. Aku suka.
No comments yet. Be the first to leave one.