نخستین 200 خط.
Baiklah.
Kacamataku berkabut.
Apa aku melepas kacamatamu?
Kau tahu, masalahnya saat bercinta di jam makan siang...
...yaitu tak ada waktu untuk makan.
Jadi sekarang aku harus makan siang dengan meminum kopi...
...dan kopi lagi saat makan malam. Kau mengacaukan seluruh hariku.
Mau melakukannya lagi?/Tidak.
Karena artinya aku tak harus minum kopi untuk sarapan besok, tapi, kau tahu aku.
Aku tidak mengeluh./ Tidak, aku harus bekerja.
Kau adalah orang yang profesional berdedikasi.
Apa ini?
Itu hanya gambar biasa./ Terlihat bagus.
Ini kau.
Kau tahu kau tidak benar-benar membutuhkan itu, 'kan?
Kau bukan wanita seperti itu.
Apa maksudnya itu?
Bukan apa-apa.
Itu maksudnya sebagai pujian. Aku suka dengan...
...payudaramu yang kecil.
Mereka tidak mengancam. Mereka seperti temanku.
Kau paham maksudku. Wanita ini...
Dia pasti akan berkencan dengan artis playboy Hollywood.
Wanita ini takkan pernah mau bercinta denganku.
Dan sekarang kau juga takkan mau lagi, bukan?
Sial.
Aku akan berhenti bicara dan pergi.
Ya, sebaiknya begitu.
Baiklah.
Permisi. Halo?
Maaf, aku tak bisa menemukan resepsionis.
Tidak ada resepsionis. Ada yang bisa aku bantu?
Aku hanya ingin tahu bagaimana mereka dibuat.
Bonekanya./Maaf,
Kami tak memberikan tur pabrik.
Permisi.
Aku berpikir untuk membuat pesanan khusus.
Sesuatu yang sangat spesifik.
Aku bisa bayar.
Kumohon, aku tinggal di seberang perbatasan dan itu perjalanan panjang.
Baiklah.
Baiklah.
Ini semua adalah buatan khusus. Kami punya berbagai jenis badan.
Sesuatu yang sesuai semua selera.
Kau cukup beritahu tinggi, berat badan, warna mata,
Rambut, warna yang putih, kecokelatan, Asia, Afrika.
Kau juga bisa membuat replika selebirits.
Scarlett Johansson dan Beyonce yang sangat populer saat ini.
Ini salah satu model terbaru kami.
kami menyebutnya "The Talkies".
Emma mengguncang roketku.
Dasar bodoh!
Boleh aku sentuh?
Aku tidak tertarik dengan boneka selebritis.
Aku mau kau buat seseorang yang nyata.
Istriku, dia punya tubuh yang paling sempurna.
Ramping, 155 cm dengan payudara yang sangat besar.
36 dobel D.
Payudara itu menghantuiku.
Payudara itu yang tak bisa aku lupakan.
Payudara yang sangat besar itu.
Aku kehilangan dia 2 tahun lalu.
Aku turut prihatin.
Kepada pelatih pribadinya, Orang Italia, 15 tahun lebih muda dariku.
Kau bisa membuatnya lebih besar daripada aslinya?
Ya, tentu./Sempurna.
Dan kau bisa membuatnya terlihat sangat mirip istriku?
Kami bisa membuat itu... Membuatnya terlihat sangat mirip.
Bahkan lebih baik.
Siapa namanya?/Michelle./Michelle.
Michelle, kau tidak di posisimu. Sedikit bergeser ke kiri.
Tidak.
Tidak... Jangan tersenyum, oke? Tak ada ekspresi.
Aku tak mau memfoto Michelle. Aku mau lihat siapa kau sebenarnya.
Jangan melawannya.
Biarkan Michelle terbang jauh...
...karena aku masih melihatnya di sana.
Benar! Itu! Dia menghilang!
Kau sepenuhnya wanita. Dan kau bukan wanita.
Kau adalah segalanya tapi kau hampa.
Lebih hampa. Lebih hampa!
Kau bukan wanita seperti itu.
Mungkin aku bukan wanita tipe ini, tapi aku pastinya bukan tipe pria ini.
Siapa dia?
Sketsamu luar biasa, tapi apa yang mau kau coba lakukan dengannya?
Dia adalah pria impianku.
Dia sempurna, tampan dan bergaya, orang yang ramah.
Dia seukuran denganku./ Baiklah, aku paham.
Ini tentang aku, 'kan? Ini karena aku menyebut payudaramu temanku.
Ini tak ada kaitannya denganmu./ Benarkah?
Pria sempurnamu sangat membosankan. Dia tak punya kepribadian.
Dia seperti pria kerdil yang ramah.
Tidak. Dia seorang seniman.
Dia cerdas dan memiliki aksen./ Apa, Prancis?/Bukan. Spanyol.
Maaf, aku tak bisa dengar itu karena ini hanyalah gambar.
Kau bersikap berlebihan soal ini.
Kau bisa berfantasi semaumu, tak masalah.
Aku hanya mau mengatakan satu hal.
Pria itu takkan pernah bersama denganmu.
Kau sudah pikirkan itu?
Dia akan bersama seseorang yang terlihat seperti itu.
Baiklah, tak masalah.
Selamat bersenang-senang.
Aku akan mengirim orang-orang sempurna ini...
...kepada orang cabul gendut di Hamilton.
Hati-hati. Itu mudah menghipnotis.
Aku sempat kebingungan tadi.
Semuanya terlihat mirip, tapi sebenarnya tidak.
Mereka seperti hantu.
Roh individu yang mengambang melalui kekosongan.
Aku merasa itu menenangkan.
Ya.
Aku datang ke sini setiap hari.
Aku juga.
Menurutmu mereka tahu mereka hidup di penjara?
Kita takkan pernah tahu. Mereka tak bisa bicara.
Mereka hidup dalam keheningan.
Biarkan kita mengukir didalam keheningan sunyi.
Semua mimpi kita berbicara.
Fernando Pessoa.
Benar.
Itu indah. Apa kau seorang penulis?
Kurasa begitu.
Aku merasa seolah semesta mencoba mengatakan sesuatu padaku.
Kurasa kita sudah bahas akuarium ini dengan setiap kemungkinan metafora.
Kita harus bertemu di planetarium lain waktu.
Ya.
Ini suatu kehormatan, Michelle./ Aku juga.
Jangan lupa, kau punya kartu namaku.
Kirimkan padaku saat kau bisa./ Pasti.
Terima kasih, Norman.
Siapa itu?/Penerbit buku.
Dan dia mau membaca materiku.
Ya, tentu saja.
Sempurna! Cut!
Itu luar biasa.
Baiklah, semua. Terima kasih, itu sudah selesai.
Jangan lupa pesta penutupannya malam ini.
Terima kasih, Bung.
Terima kasih./Baiklah.
Eddie!
Kau jenius! Otakmu adalah otak yang indah.
Otakku hanyalah kotoran dibandingkan otakmu.
Kotoran didalam kepala gundulku yang besar.
Aku mau kenalkan pada wanita yang ada di sebelah sana,
Tapi hati-hati. Dia adalah kepala studio yang baru.
Dia orang yang tangguh. Marissa. Si anak ajaib.
Kuharap kau tidak kemari untuk memecatku.
Tidak, yang benar saja. Aku suka film-filmmu.
Switchblade dan J-Force./ J-Force.
Benar. Itu terkenal, kau tahu? Itu sangat berani.
Ledakan dan mobil bertabrakan.
Dia menaruh begitu banyak testosteron di layar yang bisa kau rasakan.
Hampir.
Maksudku, aku tidak tahu seperti apa rasanya testosteron.
Sebenarnya aku mau lakukan sesuatu yang sedikit lebih dalam di film ini.
Karena aku tak sabar tunjukkan dunia jika aku bukan dua dimensi, kau tahu?
Dengar, jika kau tidak sabar, kami lebih tidak sabar.
Aku dengar jika editormu sudah bekerja lebih...
...jadi aku sangat ingin melihat hasil jadinya hari Senin.
Itu baru hasil jadi sementara,
Aku harus masuk ke ruang editing, mengerjakannya, kau tahu?
Benar, baiklah. Selasa.
Bisa kau siapkan ruang pemutaran film?/Tidak./Segera.
Terima kasih./Tidak...
Selasa, aku belum siap tunjukkan padamu apa-apa hari Selasa.
Aku mau tunjukkan padamu visiku.
Film ini akan menjadi sangat sulit untuk dipahami.
Bagus. Aku tetap ingin melihat hasil jadinya sebelum Selasa.
Kenapa tidak kita lakukan hari Rabu dan sementara itu...
...kau harus ikut denganku malam ini ke pesta penutupan.
Aku tidak suka berpesta dengan para bawahanku...
...dan aku akan sibuk untuk penggalangan dana untuk anak-anak bibir sumbing.
Jadi aku harus segera kembali./ Awas!
Kau tak apa?/Kurasa begitu.
Kacamatamu.
Baiklah.
Kau tak apa?/Ya./Benar?
Ya, aku rasa aku bisa luangkan waktu untuk minum sebentar.
Ya.
Sampai nanti.
Senang bertemu denganmu lagi.
Emma?
Jadi ini yang kau inginkan?
Kami bisa lakukan ini.
Setelah operasi, kau akan terlihat mirip seperti ini.
Kau melihat Serrano?
Aku mendapatkan itu sudah lama.
Aku menang Rhino pertamaku dengan itu./Rhino?
Penghargaan Rhinoplasty 2005.
Itu diukir besar dan dengan baik...
...sebagai pengingat diriku sendiri atas permulaan yang sederhana.
Tapi, kembali kepadamu. Ayo.
Mari kita lihat kedua teman kecil kita di sebelah sana.
Jadi, jika kau mau terlihat mirip seperti gambarmu,
Aku akan pilih yang ini.
Yang satu ini.
Berapa harganya?
Wow.
Itu uang yang banyak.
No comments yet. Be the first to leave one.