Attack on Titan

Attack on Titan (進撃の巨人)

دانلود زیرنویس Indonesian

فصل 1

هماهنگ با نسخه‌های زیر

19 Gigit - Ekspedisi ke-57 di Luar Tembok (Bagian 3)
ناشر Inisial ZA
https://www.facebook.com/ZainuddinAri

برچسب‌ها

other
تاریخ انتشار: 2014-03-19
تعداد دانلود: 37
مخصوص ناشنوایان: Yes

پیش‌نمایش زیرنویس Indonesian

نخستین 200 خط.

Cabut pedang kalian.

Saat dia muncul, itu akan terjadi dengan seketika.

Maju!

Cepat sekali!

Di hutan seperti ini, mana mungkin kita bisa menghindarinya!

Dia akan menangkap kita!

Kopral, ayo kita gunakan Perlengkapan Bermanuvernya!

Kopral!

Kau tak bisa kabur!

Bala bantuan dari belakang!

Kopral, perintah Anda?

Ayo lakukan!

Dia berbahaya!

Kita harus mengatasinya!

Kalau begini, dia bisa menyusul kita!

Kita bunuh dia di sini!

Untuk itulah kita datang ke hutan ini!

Benar 'kan, Kopral?

Kopral, perintah Anda!

Semuanya, tutup telinga kalian.

Oh, sobatku

Oh, mein Freund

Sekarang kita telah menang

Jetzt hier ist ein Sieg

Inilah kehormatan kita yang pertama

Dies ist der erste Gloria

Oh, sobatku

Oh, mein Freund

Mari kita rayakan kemenangan ini untuk mempersiapkan pertarungan selanjutnya

Feiern wir diesen Sieg für den nächsten Kampf

Takkan ada kematian yang sia-sia

Muimina shide atta to iwa senai

Pertarungan kita akan terus berlanjut sampai tersisa satu orang saja

Saigo no hitori ni naru made

Lawan kita kejam... Tapi akan kita kalahkan...

Der feind ist grausam... Wir bringen...

Lawan kita besar... Kita 'kan melompatinya...

Der feind ist riesig... Wir springen...

Kita menggenggam erat kehormatan

Ryoute ni wa Gloria

Dan bernyanyi atas kemenangan

Utau no wa Sieg

Kita memikul sayap kebebasan di punggung kita

Senaka ni wa Flügel der Freiheit

Bersumpah dengan lubuk hati kita

Nigirishimeta ketsui o hidari mune ni

Kita menyerang di lingkar kegilaan

Kirisaku no wa Ringe der Torheit

Dan menerjang langit

Soukyuu o mau

Dengan sayap kebebasan kita

Flügel der Freiheit

ZainuddinAri mempersembahkan

Gigit

Ekspedisi ke-57 di Luar Tembok (Bagian 3)

Bom suara?

Tugas kalian itu apa?

Memangnya tugas kalian itu harus terbawa oleh emosi sesaat?

Seharusnya bukan itu.

Tugas regu ini adalah menjaga bocah ini agar tak terluka.

Dengan mempertaruhkan nyawa kita.

Jadi bukan untuk mengawasiku?

Kita akan terus menunggang kuda.

Mengerti?

Siap!

Kita kabur?

Kabur sampai mana?

Selain itu, dia sudah tepat di belakang kita.

Lagi-lagi?

Bala bantuan!

Kalau kita tak segera membantu, mereka bisa terbunuh!

Eren! Lihatlah ke depan!

Günther!

Jangan mengurangi kecepatan!

Terus maju dengan kecepatan penuh!

Erd!

Kenapa?

Kalau Regu Levi tak menghentikannya, memangnya siapa lagi?

Ada yang mati lagi!

Padahal kita mungkin masih bisa menolongnya!

Masih ada yang bertarung!

Kalau sekarang, kita masih sempat!

Eren, tataplah ke depan dan terus maju!

Kau menyuruhku untuk berpaling begitu saja?

Kau ingin aku lari meninggalkan rekan kita mati begitu saja?

Ya, benar!

Patuhilah perintah Kopral!

Aku tak mengerti kenapa kita harus meninggalkannya!

Aku juga tak mengerti kenapa kalian tak mau menjelaskan alasannya!

Kenapa?

Itu karena Kopral telah memutuskan itu!

Kau tak mengerti, karena kau masih pemula!

Kalau mengerti, diamlah dan patuhi perintah!

Tunggu.

Meski sendirian aku masih bisa bertarung, 'kan?

Kenapa aku hanya mengandalkan orang lain?

Aku bisa bertarung sendiri, 'kan?

Apa yang kaulakukan, Eren?

Seharusnya itu hanya diperbolehkan kalau nyawamu dalam bahaya.

Kau sudah berjanji pada kami, 'kan?

Eren!

Bukan kau yang salah.

Kalau mau, lakukan saja.

Aku sudah mengerti.

Dia itu benar-benar monster.

Bukan karena dia punya kekuatan Raksasa.

Sekeras apa pun usaha kalian menahannya...

Seketat apa pun kalian mengurungnya...

Memaksa pikirannya agar terkendali itu

tak ada yang bisa.

Aku ingin membunuh para Raksasa!

Eren, perbedaan antara keputusanmu dan keputusan kami itu

muncul dari perbedaan pengalaman kita.

Tapi,

kau tak perlu mengandalkan hal itu.

Pilihlah.

Percaya pada dirimu,

atau percaya padaku dan anggota Pasukan Pengintai lainnya.

Aku pun tak tahu jawabannya.

Selalu tak tahu.

Meski aku percaya pada diriku,

meski aku percaya pada keputusan rekan-rekanku,

hasilnya tak akan ada yang tahu.

Karena itu,

berusahalah untuk memilih keputusan yang tak akan kausesali.

Eren!

Percayalah pada kami!

Aku punya ide agar tak perlu membunuhmu.

Apa?

Aku pernah bilang satu-satunya cara untuk menghentikanmu dalam wujud Raksasa adalah membunuhmu.

Kalau dengan cara ini, kau hanya akan terluka.

Meski begitu, ini membutuhkan kemampuan yang cukup.

Intinya, kau akan tertebas di bagian tengkuk leher Raksasa.

Akibatnya, ujung dari kedua lengan dan kakimu akan terputus.

Meski begitu, itu akan tumbuh lagi seperti kadal, 'kan?

Menjijikkan.

Tunggu dulu.

Aku tak tahu kalau itu akan tumbuh lagi atau tidak.

Apa tak ada cara lain?

Jadi kau tak mau mengambil risiko

dan tak mau mempertaruhkan apa-apa?

Ti-Tidak.

Kalau begitu, bersiaplah.

Kita semua sama.

Bisa saja kau yang membunuh kami.

Jadi, tenanglah.

Baik. Aku mengerti.

Ja-Jadi, aku boleh bereksperimen, 'kan?

Risikonya tinggi.

Meski begitu,

kita tetap harus memeriksanya.

Rencana percobaannya biar aku yang menentukan, benar 'kan?

Eren, kalau masih ada yang ingin ditanyakan, tanyakan saja.

Ada banyak alasan kenapa kita harus mempertaruhkan nyawa untuk ini.

Kau sudah siap, Eren?

Kalau kami sudah siap, kami akan menembakkan suar asap.

Sisanya kuserahkan padamu.

Dimengerti!

Seharusnya, sumur ini bisa menahannya meski Raksasanya tak bisa dia kendalikan.

Itu sinyalnya.

Mengendalikan Raksasa.

Sejak menutup tembok aku belum pernah mengulanginya.

Kalau aku sampai mengamuk lagi,

mungkin aku akan dibunuh oleh Regu Levi, ya?

Apa dia tak melihat sinyalnya, ya?

Tidak.

Sejak awal kita pun sudah tak yakin dengan rencana ini.

Hei, Eren!

Eksperimennya ditunda.

Ada apa?

Mayor Hanji.

Aku tak bisa menjadi Raksasa.

Luka dari gigitanmu juga tak menyembuhkan diri?

Ya.

Kalau kau tak bisa berubah menjadi Raksasa,

rencana untuk menutup Tembok Maria itu hanya impian belaka.

Ini adalah perintah.

Carilah cara lain.

Siap.

Jangan murung begitu, Eren.

Tapi...

Ya, ini berarti kau jauh lebih manusiawi dari yang kita duga.

Ini lebih baik daripada harus terburu-buru dan mempertaruhkan nyawa.

Ini pun tak sia-sia.

Ya.

Kita harus tetap waspada.

Kenapa semuanya bisa setenang ini?

Kalau aku tak bisa berubah menjadi Raksasa memangnya tak apa-apa?

Kau baik-baik saja?

Ya.

Hei.

Ada apa?

Ledakan apa itu?

Kenapa malah sekarang?

Tenanglah.

Kopral Levi!

I-Ini...

Sudah kubilang tenang.

Kalian.

Suar Asap (Bagian 1) Pistol kecil yang mampu menembakkan peluru suar yang menggunakan mesiu. Silinder yang terpasang peluru suar bisa ditukar saat digunakan.

More Indonesian subtitles for Attack on Titan

نظرات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left