نخستین 200 خط.
Tempat Pertemuan Orang Tua dan Guru
Seperti yang Anda lihat,
kemampuan serbabisa Boruto meningkat secara drastis.
Hanya saja, kadang dia kurang memerhatikan saat jam pelajaran.
Ya, itu sih masalah kecil, 'kan?
Perkataan anak ini...
Meski begitu, menurutku takkan berpengaruh pada pencapaiannya saat ini.
Baiklah, Boruto, kau ingin jadi ninja seperti apa?
Seperti apa?
Ya, apa yang ingin kau lakukan di dunia ninja?
Dan mau jadi apa?
Kalau dipikir-pikir,
aku tak punya suatu keinginan yang pasti mengenai apa yang kulakukan sebagai seorang ninja.
Di saat seperti ini, kenapa kau bilang begitu?
Sebentar lagi ujian kelulusan, lo!
Beliau benar, Boruto.
Yang jelas, masuk akademi dulu saja agar bisa teruskan jejak ayah.
Setelah itu...
"Yang jelas"?
Ya, nanti juga ketemu alasan jadi ninjanya.
Bukankah aku ini pengecualian?
Ujian kelulusan pasti mudah saja kulewati, 'kan?
Terima kasih atas kerja kerasnya dalam pertemuan wali murid hari ini!
Guru Anko.
Anda sepertinya kelelahan, ya.
Ya.
Sudah kuduga anak zaman sekarang itu, bagaimana ya mengatakannya?
Mereka benar-benar tak punya tujuan yang jelas setelah jadi seorang ninja.
Dan yang paling merepotkan itu masalah si genius,
Boruto Uzumaki, ya?
Sebenarnya dia punya bakat,
tapi ada semacam penghalang yang buat bakat saja takkan cukup untuk membuatnya hebat.
Salah satunya adalah ujian kelulusan.
berdiri dengan bangga menuju masa depan
mirai doudou mune hatte
tiada ruang 'tuk ragu, hari inilah batasnya
mayou hima naki kyou ga kyoukaisen
untuk sekarang, untuk saat ini
ima ha ima ha
kita simpan saja air mata ini
mada nakazu ni iyou
di masa depan yang kan datang
jissai no mirai de
dunia yang kita impikan bersama
issho ni negatta sekai ga
sedang menunggu, masih menunggu
aru yo aru yo mada
ku percaya itu
shinjiteru kara
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
dengan berlaku kasar, kita kan saling menyakiti
tsuyogatte kizutsuke kizutsuita
air mata yang kutunjukkan padamu
kimi to no namida moyou
ku pun merindukannya sekarang
sore mo ima ja sukoshi setsunai
lembaran ini berkilau dengan cerah
kagayaki irodoru ichi PAGE
berikanku kekuatan 'tuk balikkan lembaran selanjutnya
tsugi wo mekuru tsuyosa ni natteta
membentuk pusaran air di akhir drama ini
DRAMA no saki ni uzumaku no ha
ialah kelanjutan impian terbesar kita
saidai no yume no tsudzuki
berdiri dengan bangga menuju masa depan
mirai doudou mune hatte
bisa kita lakukan sekarang
ima yareru sa
hari inilah batasnya
kyou ga kyoukaisen
sampai jumpa, sampai jumpa lagi
mata ne mata ne
biarkan ku tersenyum dan mengatakannya
waratte iwasete
perasaan ini pun jadi rumit
nanmon nan da kanjouron
kita pun tersesat saat berpaling
nanimokamo ni mayou kedo
namun tak jauh dari jangkauan kita
nobasu nobasu te ni
kemajuan itu yang belum dijelajahi
mitou no shin tenkai
Pertemuan Orang Tua dan Guru...!!
Pertemuan Orang Tua dan Guru...!!
Pertemuan Orang Tua dan Guru...!!
Dasar, ibuku benar- benar merepotkan.
Sepertinya gawat juga, ya.
Bagaimana dengan pertemuanmu, Denki?
Bagus.
Ayahku sangat senang saat aku bilang dengan jelas kalau aku ingin jadi seorang ninja.
Sekarang aku sudah bisa buang julukan si Pengulang Kelas!
Aku janji pasti akan jadi ninja seperti Tn. Hokage!
Ya, Iwabe pasti bisa, kok!
Apa jadi seorang ninja sepenting itu?
Tentu saja, 'kan?
Ninja yang terkenal itu sudah seperti pahlawan nasional!
Akan ada banyak permintaan bisnis!
Direkomendasikan oleh peternak ninja terbaik Perfect Dog Days.
Nah, lihat!
Banyak juga yang seperti Kagemasa yang bintangi film dan sinetron saat pensiun dari ninja.
Boruto pasti juga beranggapan begitu, 'kan?
Aku?
Hokage Ketujuh
Tidak.
Aku sih tak begitu tertarik pada ninja.
Dan lagi, motivasi jadi ninja itu memangnya penting banget, ya?
Tak mungkin!
Padahal kaulah yang buatku masuk ke departmen Ninjutsu!
Padahal aku berharap kau punya tekad yang sama sepertiku, Boruto!
Tak kusangka sampai sebegitunya, ya.
Padahal nilai-nilainya bagus, tapi malah bilang begitu, dunia ini memang tak adil, ya.
Ya, benar-benar menyebalkan!
Ya, membicarakan masa depan memang bagus, sih.
Tapi, ujian kelulusan semakin dekat, lo.
Anu, ujiannya ada dua bagian yaitu ujian tulis dan ujian praktik, 'kan?
Ujian kelulusan.
Oh ya, ujiannya ujian tulis juga, ya?
Lalu, maksudnya ujian praktik?
Menguji keterampilan praktik.
Aku kemarin gagalnya di ujian mendaki dinding.
Kalau aku tak gagal dalam ujian tulis,
pasti takkan ada masalah.
Oh ya, dulu kau bisa lulus kalau bisa lakukan Teknik Klona Bayangan atau Teknik Transformasi.
Teknik Transformasi?
Kalau hanya itu sih, mudah banget.
Waduh?
Oh ya, pengujinya siapa, ya?
Itu sih, kalau tak Guru Shino, ya Guru Anko, 'kan?
Siapa pun pengujinya, pasti mudah, kok.
Takkan semudah itu, lo.
Bergantung siapa pengujinya,
mungkin hanya setengah, atau lebih buruknya tak ada seorang pun yang jadi Genin.
Bertahun-tahun yang lalu katanya terus seperti itu.
Pernah juga sekelas tak lulus?
Ya, itu artinya kita takkan tahu sebelum kita jalani ujiannya, 'kan?
Itu artinya, bisa jadi kami semua akan terpisah-pisah, ya?
Ujian kelulusan Genin, ya?
Yo, kau murid di sini, 'kan?
Paman siapa?
Kalau dipanggil paman jahat juga, ya?
Aku Sukea, seorang wartawan lepas.
Oh, maksudnya orang jurnalis?
Ya.
Aku ke sini untuk cari berita tentang para murid akademi yang bersiap-siap ikuti ujian kelulusan.
Aku ingin tahu apa kesukaan mereka, atau impian mereka di masa depan.
Berita?
Sepertinya menarik!
Dengan senang hati kubantu, deh!
Oh!
Ke sini!
Akan kukumpulkan teman-temanku yang masih belum pulang.
Tidak, sebenarnya aku ingin mewawancaraimu dulu, sih.
Ya, sudahlah.
Apa tujuanmu jadi seorang ninja?
Mengenai itu, tentu saja untuk jadi laki-laki kuat seperti papaku!
Aku ingin tahu sejauh mana aku bisa berkembang.
Ini direkam, ya?
Eh, anu... Namaku Metal Lee, salam kenal!
I-Impianku...
Aku ingin bisa menggambar sesuatu yang kusukai,
dan aku ingin hasilkan uang dengan jadi seorang seniman.
Sepertinya aku bisa terapkan hobiku jadi suatu pekerjaan, sih.
Ya, merepotkan sih,
tapi aku ingin jadi seorang ninja yang sesuai harapan orang tuaku.
Dan juga, aku tak keberatan untuk jadi seorang ninja.
Tujuanku adalah jadi seorang Hokage.
No comments yet. Be the first to leave one.