Single’s Inferno

Single’s Inferno (솔로지옥)

دانلود زیرنویس Indonesian

فصل 1

هماهنگ با نسخه‌های زیر

Single’s Inferno S01E07 NF-WEBDL-WEBRip
ناشر Sh1Ft3R
𝐍𝐅 𝐑𝐞𝐥𝐞𝐚𝐬𝐞

برچسب‌ها

webdl
webrip
web
BRip
WEBDL
تاریخ انتشار: 2022-06-16
تعداد دانلود: 35
مخصوص ناشنوایان: No

پیش‌نمایش زیرنویس Indonesian

نخستین 200 خط.

SERIAL NETFLIX

KIM HYEON-JOONG

MOON SE-HOON

SHIN JI-YEON

KIM JUN-SIK

KANG SO-YEON

CHOI SI-HUN

AN YEA-WON

SONG JI-A

OH JIN-TAEK

KIM SU-MIN

SEONG MIN-JI

CHA HYUN-SEUNG

Aku memilih…

Shin Ji-yeon.

Astaga, aku merinding.

Aku terkesan.

- Aku akui itu. - Astaga, sungguh! Se-hoon, dia hebat.

Aku benar-benar merinding.

Aku langsung merinding.

Moon Se-hoon, dia luar biasa!

- Moon Se-hoon… - Rupanya Moon Se-hoon pria seperti ini?

- Dia membuatku terkesan. - Astaga, dia setia ke satu orang saja.

Pantas saja dia begitu sedih saat So-yeon mengatakan itu.

- Ya. - Aku mengerti perasaannya sekarang.

- Perasaannya begitu besar. - Ya.

- Aku benar-benar merinding sekarang. - Se-hoon benar-benar pantang mundur.

- Pantang mundur. - Pantang mundur.

Aku ingin mengenal Se-hoon lebih dalam lagi.

Aku benar-benar ingin menjadi temannya.

Jika aku di posisi wanita itu,

aku pasti akan kembali padanya.

Jika dia benar-benar tulus seperti itu,

dan tidak pernah membuat kesalahan besar,

pasti perasaanmu akan goyah.

- Ya, 'kan? - Setidaknya kau akan penasaran.

Kau juga ingin mencari tahu tentangnya.

- Setuju. - Saat Se-hoon bilang

- Aku pun merasa begitu. - kalau pilihannya Shin Ji-yeon,

- bagiku dia sangat keren. - Aku juga berpikir begitu.

Sebagai pria, aku bahkan memandang dia keren.

Ya.

Aku memilih Shin Ji-yeon.

Orang yang dipilih Moon Se-hoon adalah

Shin Ji-yeon.

Shin Ji-yeon dipersilakan keluar dan pergi bersama Moon Se-hoon ke Pulau Surga.

Shin Ji-yeon.

Shin Ji-yeon dipersilakan keluar

dan pergi bersama Moon Se-hoon ke Pulau Surga.

- Apa kataku? - Akhirnya dia memilih Ji-yeon.

Shin Ji-yeon.

Shin Ji-yeon dipersilakan keluar

dan pergi bersama Moon Se-hoon ke Pulau Surga.

Sudah. Akhirnya.

Aku jadi merinding.

- Kau tidak menyangka, 'kan? - Ya.

- Apa yang terjadi? - Apa?

Apa yang terjadi?

- Ini kesempatan pertamaku. - Benar.

Sudah lama kita tidak mengobrol.

Aku hanya mengikuti perasaanku.

- Sungguh? - Ya.

Kupikir situasinya akan berbeda

setelah kita pergi dan mengobrol.

- Ya. - Aku memutuskannya demi diriku.

- Sungguh. - Ya.

Aku harap kau tidak merasa terbebani.

- Baiklah. - Lagi pula, kau sudah berpengalaman.

- Ya. - Jadi, aku ingin…

Aku akan menuntunmu.

Tidak. Maksudku…

- Aku bisa… - Aku sering mendengarnya.

Itu keren, 'kan?

Astaga, aku benar-benar menghormati Se-hoon.

Sungguh?

Sungguh.

Ini yang ketiga kalinya. Ketiga atau keempat, ya?

- Ini yang keempat. - Benarkah? Astaga.

Aku agak kaget sekarang.

- Kenapa? - Karena aku tidak mengetahuinya.

Sama sekali tidak tahu?

Sama sekali tidak tahu.

Se-hoon selalu seperti ini.

Kini, giliran pemenang ketiga Oh Jin-taek untuk memilih.

Silakan pilih orang yang ingin kau ajak berkencan

di Pulau Surga.

Aku memilih…

- Silakan pilih orang yang ingin kau - Keluarlah.

- ajak berkencan di Pulau Surga. - Tidak. Aku tidak tahu.

Tidak. Tidak mungkin.

- Sungguh, harus kau. - Kita tidak pernah tahu.

Aku memilih Kang So-yeon.

Kang So-yeon.

Kang So-yeon dipersilakan keluar

- Selamat bersenang-senang! - dan pergi bersama Oh Jin-taek

- Aku akan kembali. - ke Pulau Surga.

Ayo pergi!

- Ayo. - Ayo?

Ya.

- Ke Pulau Surga? - Ke Pulau Surga?

Astaga, Se-hoon benar-benar luar biasa.

Aku merasa keadaan akan berubah setelah malam ini.

- Ya. - Astaga.

Sepertinya akan banyak berubah.

Setuju.

Sebenarnya aku sangat cemas

karena Hyun-seung pergi bersama Ji-a ke Pulau Surga.

Hatiku benar-benar sakit.

Aku kira akan bisa melewati ini, tapi itu sulit.

Ini benar-benar melelahkan.

Kejadian ini terjadi sebelum aku di sini,

jadi, aku tidak punya pilihan lain.

Aku hanya ingin menyimpulkan perasaanku lagi.

Sebenarnya pikiranku sangat kusut.

Aku merasa, "Apakah tidak ada tempat

untukku bergabung?" Aku selalu memikirkan itu.

Aku banyak berpikir sendirian.

Padahal masih banyak hal yang belum aku tanyakan padanya.

Karena itu, aku akan terus melangkah ke depan.

Jadi, begitulah pilihan mereka.

HANHAE, HONG JIN-KYUNG, LEE DA-HEE, KYUHYUN

Pilihan ini sebenarnya sangat disayangkan

- untuk mereka yang tersisa. - Itu benar.

- Kurasa Min-ji orang yang sangat keren. - Setuju.

- Dia keren. - "Meski datang sedikit terlambat,

aku akan tetap mengikuti perasaanku."

- Benar. - Dia akan terus maju.

Terlebih lagi, aku sebagai penonton,

akhirnya bisa mengetahui pekerjaan Se-hoon.

- Itu benar. - Benar.

- Aku hampir lupa. - Aku juga penasaran dengan usianya.

- Kupikir dia penghuni Pulau Neraka. - Kita menebak-nebak selama ini.

- Jahat sekali. - Ayolah. Jangan begitu.

- Astaga, kau kejam sekali. - Ucapanmu sungguh keterlaluan.

Dia lahir di Pulau Neraka, ya?

Apa dia malaikat pencabut nyawa?

Dia penghuni pulau itu?

Ada hal lain yang membuat antusias.

Dia orang yang seperti apa, ya?

Aku juga penasaran bagaimana Se-hoon akan memanfaatkan momen itu.

- Itu poin utamanya! - Semoga dia memanfaatkan dengan baik.

Dia akan memanfaatkannya dengan baik.

Apa kita perlu memakai ini?

Perlukah?

- Se-hoon sungguh mengagumkan. - Dia senang.

Dia senang sekali.

Aku mendengar suara helikopter.

Itu dia. Mereka sudah pergi.

Helikopternya lewat!

Dah!

Mereka tidak bisa melihat kita, 'kan?

- Hyeon-joong bahkan tidak melihatnya. - Tentu.

Dia tidak akan melihatnya.

- Min-ji juga tidak melihatnya. - Min-ji juga sepertinya

- punya perasaan pada Se-hoon. - Sepertinya begitu.

- Dia terlihat muram. - Saat wawancara, dia bilang

- akan terus mengejar orang yang disuka. - Aku ingat.

Aku melihat Min-ji seperti nasib Se-hoon versi wanita.

- Versi wanitanya Se-hoon? - Versi wanitanya Se-hoon.

Kau akan membuat telur mata sapi?

Aku berniat membuat telur dadar, tapi mari membuat telur mata sapi saja.

Kita harus mencuci daun bawangnya.

Benar. Setelah dicuci,

kau bisa mengirisnya seperti ini. Kau paham, 'kan?

Masukkan garamnya.

- Ada banyak telur. - Itu cukup untuk membuat telur dadar.

- Biarkan. Aku saja. Garam? - Apa banyak yang perlu dicuci?

- Selapis demi selapis, 'kan? - Ini?

Kalau mau lebih nyaman, kau bisa membuang bagian ini.

Biar aku saja.

- Kau tahu caranya? - Ya.

Aku mengandalkanmu.

PULAU SURGA MOON SE-HOON DAN SHIN JI-YEON

Astaga!

Apa ini? Kenapa begitu besar?

- Astaga, ini benar-benar surga! - Astaga, besar sekali!

- Tempat ini luar biasa. - Astaga, keren!

Ada kolam renang juga di sini.

- Kolam renangnya sangat besar. - Itu bagus.

Astaga!

Kalau begini…

Sepertinya aku harus berenang.

- Astaga, kurasa aku tak bisa… - Tidur malam ini?

Aku mungkin tidak tidur.

- Ayo melihat-lihat! - Lihat apa ada yang kau inginkan.

- Pertama, pesan burger keju panggang. - Ya.

- Tomat… - Spageti.

Spageti hidangan laut? Kau sudah pernah makan, 'kan?

Tidak. Aku makan yang ini.

- Kau hanya makan spageti tomat? - Ya.

Sepertinya makan iga juga enak.

- Ayo pesan hidangan iga juga. - Setuju.

Ada iga dan steik sirloin.

- Steik sirloin enak. - Dengan kentang tumbuk.

- Steik sirloin. - Steik sirloin, iga, burger…

Kita pesan empat menu dahulu.

- Pesanlah. - Ya.

Aku pesan satu burger keju panggang.

Apa bisa dapat hidangan pelengkap seperti kentang goreng?

Ya, minta saus yang banyak.

More Indonesian subtitles for Single’s Inferno

نظرات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left