نخستین 200 خط.
Menurut rumor yang ada, dewa di laut utara bernama Hai Ruo.
100 tahun yang lalu, siluman ikan muncul di dunia manusia, akibatnya membawa malapetaka.
Hai Ruo dengan berani melawan siluman ikan itu & berubah menjadi pegunungan demi mengusir para siluman.
Untuk membalas budi ini, setiap abad setelah peristiwa ini,
masyarakat akan memilih seorang gadis untuk dinikahkan dengan Hai Ruo.
yang disebut sebagai pengantin laut.
Setiap pengantin yang terpilih, akan menghilang di cakrawala laut.
Liu Si! Hujan lebat!
Cepat dan tarik kembali jaringnya! Jika tidak, kita tidak akan bisa kembali.
Baiklah! Ayo kembali setelah kita menarik jaringnya!
Lihat itu! Apa itu!
Itu ikan yang sangat besar! Dewa laut ada di sini untuk menjemput pengantinnya!
T
TE
TER
TERJ
TERJE
TERJEM
TERJEMA
TERJEMAH
TERJEMAHA
TERJEMAHAN
TERJEMAHAN
TERJEMAHAN Y
TERJEMAHAN YO
TERJEMAHAN YOY
TERJEMAHAN YOYO
TERJEMAHAN YOYON
TERJEMAHAN YOYONG
TERJEMAHAN YOYONG
TERJEMAHAN YOYONG M
TERJEMAHAN YOYONG MA
TERJEMAHAN YOYONG MAS
TERJEMAHAN YOYONG MASA
TERJEMAHAN YOYONG MASAM
TERJEMAHAN YOYONG MASAMB
TERJEMAHAN YOYONG MASAMBA
TERJEMAHAN YOYONG MASAMBA
Diadaptasi dari Novel Karya "Strange Tales of Liao Zhai".
Wilayah Qiyu: Hujan selama berhari-hari, orang-orang dalam keputusasaan.
Dewa Hai Ruo, aku, Ah-Li punya satu keinginan yang kuharap bisa kau kabulkan.
Kuharap Tn. Wen Yu mendapatkan nilai yang baik dalam ujian sipil dan segera pulang.
Dan men...
Dan menikahi-ku.
Kumohon Dewa Hai Ruo, kabulkan permintaanku.
Kak Ah-Li!
- Xiao Douzi, kenapa engga pake payung? - Kak Ah-Li!
Kak Ah-Li! Dia berhasil!
- Maksudmu Wen Yu dia... - Benar, Kak Wen Yu lulus!
Dan dia ditunjuk sebagai Gubernur Wilayah Qiyu!
Dia mungkin ada di desa sekarang.
Alhamdulillah! Dia lulus!
Dia Lulus!
Xiao Douzi, apa aku cantik?
Kak Ah-Li da cantik, kau terlihat begitu cantik.
Kepala desa, Paman He.
Ada apa kau kemari?
- Dia Ah-Li? - Ya.
Apa kau lahir di tahun Jia Sheng (monyet), di bulan Kuiwei (bulan ke-8 tahun ini), pada hari Xinsi di tengah malam?
Bagaimana kau bisa tahu?
Pak desa, fix dialah.
Dia datang.
- Kak Ah-Li! - Xiao Douzi! Lepaskan aku!
Lepaskan! Lepaskan aku!
Cepat lepaskan aku!
Tuanku!
Minggirlah! Siapa kau?
Tuanku kumohon selamatkan aku! Mohon tegakkan keadilan untukku!
- Ah-Li? - Kakak Wen Yu...
Serahkan dia!
- Apa yang kalian lakukan! Mundur! - Serahkan dia!
Apa dewa laut kesini mau mendapatkan pengantin wanita, konyol sekali!
Ah-Li, jangan khawatir, aku disini, tidak akan kubiarkan mereka menyakitimu.
Tapi apa yang harus kita lakukan? Jika aku tidak pergi, mereka tidak akan berhenti.
Biar kupikirkan dulu jalan keluarnya.
Tapi adat pengantin dewa laut sudah ada selama bertahun-tahun.
Karena kau Gubernur Qiyu, jangan sampai kau dimusuhi masyarakat di sini.
Tuanku.
Tuanku, para petugas sedang berusaha menahan mereka.
Serahkan dia! Serahkan dia!
Kak Wen Yu, kenapa kita tidak pergi saja?
Pergi?
Kita pergi ke suatu tempat yang tidak ada mengenali kita dan memulai hidup baru di sana.
Itu ide bagus, tapi...
Tuan!
Serahkan dia! Biarkan kami masuk!
Baiklah, akan kucoba bicara dengan mereka.
Kau keluar lewat pintu belakang, dan malam ini tengah malam, akan kuketuk pintu dewa laut 3 kali.
Tunggu aku disana.
Baiklah.
Aku membelikanmu ini dari pasar kota.
Kuharap kau menyukainya.
Aku suka semua yang kau berikan padaku.
Masuklah.
Tuanku.
- Cepat bawa dia lewat pintu belakang! - Siap. Lewat sini.
- Kak Wen Yu. - Pergilah.
Diam! Semuanya tolong tenang!
Mundur! Biarkan penduduk desa yang masuk.
Paman He, paman Wang.
kita sudah lama saling kenal, ada baiknya kita bicarakan dulu?
Kenapa harus mempersulit anak gadis yatim piatu?
Bukannya kami mau mempersulitnya.
Tapi dewa laut kesini untuk menjemput pengantinnya, dan Ah-Li adalah pengantin wanitanya.
Itu benar, jika kita tidak menyerahkannya, seluruh desa akan berada dalam masalah!
- Apa aku benar? - Benar! Benar sekali!
Tolong tenanglah.
Kalian bilang dia pengantin dari dewa laut, apa buktinya?
Apa karena dia yatim piatu, jadi kau jadikan alasan dia tidak punya siapa-siapa untuk melindunginya?
Itu tidak benar!
Disaat munculnya gunung di laut, disitulah calon pengantin harus siap dinikahkan.
Yang lahir ditahun Jia Sheng, bulan Kuiwei, hari Jiasi tengah malam
adalah mempelai dari dewa laut.
Aku khawatir Yang Mulia baru saja kembali sehingga kau tidak tahu
tapi kau bisa bertanya sama orang-orang-mu
sudah berapa lama hujan turun di wilayah Qiyu?
Tuanku sudah 3 bulan.
Apa sudah berhenti?
Hujan sepanjang hari, belum pernah reda.
Kenapa dengan ini...
3 bukan yang lalu, 6 nelayan pergi ke laut,
5 menghilang.
Hanya dia yang selamat.
Lau Wu, katakan pada semua orang, apa yang kau lihat saat itu di laut?
Ikan besar!
Ikan besar itu bukanlah makhluk melainkan pulau berbentuk ikan.
Seperti gunung-gunung di laut sudah muncul dan hanya seabad sejak peristiwa terakhir terjadi.
Artinya Dewa Laut ke sini untuk menikahinya!
Iya! Dewa laut kemari untuk menjemput pengantinnya!
- Semuanya tenang! Tenang! - Serahkan dia!
- Serahkan dia! - Tenanglah!
Berhenti! Berhenti!
Kenapa kalian? Dimana kakak Wen Yu?
Dia tidak akan datang, dia yang beri tahu kami kau ada di sini.
- Tangkap dia. - Tidak.
Lepaskan aku!
Kak Ah-Li! Lepaskan aku!
Kak Ah-Li!
Semoga jadi hari keberuntungan!
Ah-Li!
Ah-Li!
Ah-Li!
Ah-Li!
Wen Yu..
Apa ini dunia alam baka, ya?
Kami sudah lama menunggumu.
Akhirnya kau ada di sini.
Tidak usah takut.
Kau siapa...
Aku Hai Fu Rong, pelayan pribadimu.
Mereka pelayan juga, kau bisa leluasa memerintahnya.
Pelayan?
Lalu ... dimana aku berada?
Kau adalah pengantin dewa laut, jadi tentu saja kau berada di istana Hai Ruo.
Sebuah tempat dimana kau akan menghabiskan sisa hidupmu.
Istana Hai Ruo?
ISTANA HAI RUO
Ini tempat yang kami siapkan untukmu.
Sinar matahari pertama setiap hari akan menyinari di sini.
Itu ruang kedai teh, itu perpustakaan,
kau bisa menghibur diri sendiri di sana.
Tunggu.
Tunggu.
Ini kamar tidur, apa sesuai dengan keinginanmu?
Aku...
Apa tidak sesuai dengan seleramu?
Tidak, tidak, maksudku aku bukan pengantin dewa laut.
Aku hanya seorang gadis nelayan dari Qiyu.
Aku menghabiskan masa kecilku bersujud pada patung Dewa Laut.
Itu sebabnya aku engga layak jadi pengantin dewa laut.
Jika tidak ada yang lain lagi, mohon izin pergi dulu.
Malam ini acara pernikahan, Zi Yun, Lin Xian dandani Nona.
Baik.
Nona, mari kami bantu meriasmu.
- Ayo, Nona. - Tunggu! Pergilah!
- Nona! Nona! - Buka.
- Buka! - Nona.
Yang Mulia, pengantinnya sudah siap.
Mana dia?
Aku..aku tidak tahu, kami sudah jaga pintunya tapi...
Hutan ini mungkin satu-satunya jalan keluar ke dunia luar.
Tapi kenapa aku tidak bisa keluar dari sini?
Bintang Dubhe!
Dengan bintang Dubhe aku bisa menemukan arah tujuanku.
Seharusnya ke utara, dan seharusnya di selatan sana.
Aneh... kenapa bintang Dubhe bergerak?
Siapa kau?
Kenapa kau tertawa?
Lumayan, kaulah orang pertama yang tidak menjerit
dan bertanya dengan tegas kepadaku.
Kau mengerti, apa yang kumaksud?
Siapa kau?
Kau calon pengantinku, tapi kau bertanya siapa aku?
Pengantin...
Namaku Yan.
Aku suamimu.
Suami?
Kau yang membalut lukaku?
Kau juga membantuku memakaikan baju ini?
Emang kenapa?
No comments yet. Be the first to leave one.