نخستین 200 خط.
Dengan bonus SPEKTAKULER Daftar sekarang di recehoki. net
Apa yang terjadi?
Pak, gadis itu sudah mati saat kami tiba.
Dia tak mau bilang ke kami.
Siapa namamu?
Yang Mulia
Pengadilan No. 1 - Kasus Pencemaran Nama Baik "Berita Kejutan".
Yang kupunya disini salinan Bukti D1.
Nn. Lo.
Berdasarkan artikel yang dimuat tanggal 29 Maret tahun itu.
Munculnya "Berita mengejutkan' di situs web berjudul...
'Standar Penerimaan yang tak adil di Sekolah Yeung".
Tes pendaftaran dikecualikan bagi rekan kepala sekolah'
Sebagai Pemimpin Redaksi, kenapa melaporkan hal ini?
Awalnya, kuterima aduan dari orang tua.
Mereka tahu anak...
dari teman atau kerabat kepala sekolah...
diterima tanpa tes.
Mereka memikirkan...
anak-anak sudah berjuang keras untuk ujian tes.
Ini amat tak adil.
Hakim pengadilan.
Pengadilan No. 6 - Kasus "Vendor Ilegal".
Yang Mulia.
Kujamin klienku tak bersalah.
Klienku tak pernah terlibat dalam praktik nepotisme.
Dan dia tak menetapkan bayaran.
Karena itu, dia tak terlibat transaksi uang.
Dan $20 yang diberikan pembantu Indonesia ke klienku.
Hanyalah sebagai hadiah pribadi.
Bukan uang transaksi.
Lanjutkan pernyataanmu?
Kukirimkan surat ke sekolah, tapi tak direspon.
Jadi kulakukan penelitian dan investigasiku sendiri.
Kejahatan ini terjadi di rumah pribadi.
Pemilik dan pengelola dari perusahaan swasta.
Oleh karena itu bukan milik umum.
Kuperhatikan belakangan ini.
Jumlah siswa yang diterima...
tanpa tes terus meningkat.
Tapi sekolah tak punya penjelasan resmi.
Aku sangat percaya pada tuduhan orang tua itu.
Jadi kuputuskan mengeksposnya.
Terima kasih, Nn. Lo.
Omong-omong.
Putrimu juga bersekolah di Sekolah International Hon Yeung, kan?
Ya.
Aku tak bersalah, Yang Mulia.
Nenek.
Berdirilah.
- Jangan menangis. - Kumohon padamu.
Yang Mulia, sebagai jurnalis...
Dia turut andil mengawasi insiden itu.
Dia pastikan saat memilih siswa mereka.
Sekolah tetap adil dan konsisten.
Pendapatnya secara resmi dan cukup ditafsirkan.
Sebagai' keistimewaan kualifikasi ' dalam Peraturan pencemaran nama baik.
Seharusnya tak dianggap pencemaran nama baik.
Oleh karena itu, tuduhan pencemaran nama baik salah besar.
Klienku seorang wanita tua yang tinggal sendirian.
Dia menderita diabetes dan butuh pengobatan jangka panjang.
Dia bisa saja ajukan Bantuan Jaminan Sosial.
Tapi dia tak ajukan.
Dia yakin bisa menyediakannya sendiri.
Yang Mulia.
Tegakkan keadilan dengan belas kasihan.
Akankah kau pertimbangkan banding ini?
Nenek, ada saran?
Apa rencanamu ke depan? Menurutmu putusan itu adil?
Nenek tak bersalah.
Harusnya dia tak memikul tanggung jawab ini.
Kami sangat kecewa dengan keputusan tersebut.
Kami akan pelajari putusan itu dan pertimbangkan ajukan banding.
Jangan ngambek lagi.
Atau kau bisa dikenakan bayaran lain kali.
Aku bukan pemilik perusahaan.
Bagaimana aku bisa membayarmu sebagai konsultan hukumku?
Akan kuminta saranmu kalau aku ragu.
Aku pergi dulu, sampai jumpa.
Sampai jumpa.
Kelvin kalah 12 kasus berturut-turut.
Si jenius hukum yang luar biasa.
Jangan berkata begitu.
Kutahu, kau menangkan 12 kasus berturut-turut.
Turunkan aku di kantor pos.
Untuk apa?
Akhirnya kukumpulkan semua koleksinya, aku mau kasih ama Elise.
Kejutan!
Kau mau kasih boneka ini ke putriku.
Kejutan murahan.
Kau tahu apa soal perempuan?
Pagi ini...
Ditemukan mayat perempuam di sebuah bangunan industri di Ngau Tau Kok.
Tersangka pria berusia 25 tahun, Lee, ditangkap di lokasi.
Korban diidentifikasi putri seorang miliarder Hong Kong Kwok Sai-wing.
Bukti awal menunjukkan...
penyebab kematian akibat pendarahan yang berlebihan dari keretakan otak.
Pihak kepolisian memastikan ini kasus pemerkosaan dan pembunuhan.
Kwok Sai-wing menolak mengomentari pembunuhan putrinya.
Kau bertemu dengannya di bar, dia mengajakmu pulang.
Kau mabuk setelah berhubungan seks dengannya.
Dia sudah mati di sebelahmu saat kau terbangun?
Ya.
Pintunya terkunci.
Kau satu-satunya di rumah.
Jika bukan kau, siapa lagi?
Petugas, bukan aku yang membunuhnya.
Aku tak bunuh siapa pun, bukan aku yang membunuhnya.
Aku... ingat sekarang
Kudengar ada suara saat aku sedang tidur.
Cukup! Jika kau tahu cara menyelesaikannya, kau pasti sudah tahu.
Lalu kucium bau asam.
Saat aku bangun lagi, kalian semua ada disana.
Bau asam apa?
Tadi kau bilang mabuk?
Kau berikan pernyataan palsu?
Aku engga bohong, aku benar-benar mabuk!
Aku tak membunuhnya!
Pelan-pelan, santai saja.
Jika kau tak ingat dengan jelas.
Tak usah kita rekam bagian pernyataan ini.
Tidak! Maksudku, yang kuingat bau aroma asam itu.
Periksa apa pernyataan ini benar.
Jika benar, tanda tangani.
Sementara itu, yang terpenting bantulah penyelidikan kami.
Mengerti?
Lihatlah.
Tanda tangani jika kau bersedia.
Petugas, aku nenek Lee Yat-Fung.
Barusan ada yang nelpon katanya dia ditangkap.
Aku kemari mau membebaskannya.
Aku Petugas Chiu, yang bertanggung jawab atas kasus itu.
Kami secara resmi mendakwa cucumu atas kasus pembunuhan.
Kau tak bisa membebaskannya sekarang.
Pasti ada yang tak beres, petugas.
Cucuku memang nakal, tapi tak mungkin membunuh.
Aku mau ketemu mau bicara dengannya.
Tersangka sedang tak enak badan.
Dan kami ada aturan.
Kami berhak menolak siapa pun yang bisa membahayakan penyelidikan.
Kau tak bisa menemuinya hari ini.
Pulanglah dan temukan pengacara untuknya.
Jangan lakukan itu, bayar denda sama halnya mengakui kesalahan.
Kau tak mencuri kardusnya, akan kuajukan banding untukmu.
Jangan khawatir soal sewanya.
Nanti kutelpon.
Jangan khawatir, aku bukan bosmu.
Bayar sewamu tepat waktu.
Tapi serius, kalah 12 kasus berturut-turut.
Sulit menang 12 kali berturut-turut seperti diriku.
Pertahankan.
Aku tak kalah, cuma saja aku belum menang.
Jangan terlalu picik.
Lagipula kau tak patok bayaran, jadi bayarlah sewamu.
Pengacara Luis.
Hukum sudah jadi bisnis bagimu, tapi bagiku itu perbuatan suci.
Aku takkan menyerah sampai aku menang.
Sangat bagus, lanjutkan.
Pengacara Cheung, tunggu di sini, sudah kuberi tahu Pengacara Ho.
Oke, terima kasih.
Pengacara Cheung
Aku sudah menyewamu.
Ya
Kenapa perlu lagi menyewa pengacara lain?
Nenek Lee, aku seorang pengacara.
Dan kasus Lee Yat-fung ini kasus kriminal.
Jadi kita butuh pengacara untuk mewakilinya di pengadilan.
Aku tak mau dia pengacara cucuku.
Bukan dia.
Nenek Lee, tolong ikut aku.
Pengacara Ho.
Kau harus bantu cucuku, dia engga bersalah.
Kau memberiku diskon?
Tak masalah, jika kubayar normal.
Yang terpenting bantulah cucuku.
Kumohon padamu.
Nenek, santai, jangan khawatir soal mengawalnya.
Aku mau sekali bertemu dengannya.
Bisa kau bantu?
Janji akan kuatur pertemuan secepatnya.
Dia sama sekali tak bersalah.
Tak mungkin dia lakukan itu.
Apa rencananya?
Departemen Kehakiman belum ajukan tuntutannya.
Menurut pernyataan Lee Yat-fung.
Saat dia tidur di workshop korban.
Dia dengar ada suara keras
Gedung ini cuma satu apartemen per lantai.
Ada outlet pabrik di lantai lain.
Biasanya, engga ada orang di jam begitu.
Pembunuhan.
Ada masalah?
Bukankah hukum menjamin hak tiap orang demi pengadilan yang adil?
Kau mau dia ngaku sebelum Departemen Kehakiman ajukan tuntutan?
Selain tawar-menawar pembelaan, apa saran terbaikmu?
Kita pengacara pembela, bukan Sherlock Holmes.
Pembunuh Kwok Ka-yee bukanlah fokus utama.
Dan bukan tanggung jawab kita.
Kunci dari kasus ini...
Gimana caranya agar klien kita dapat keuntungan terbesar.
No comments yet. Be the first to leave one.