Cosmic Conflict - The Origin of Evil

Cosmic Conflict - The Origin of Evil

دانلود زیرنویس Indonesian

هماهنگ با نسخه‌های زیر

Cosmic Conflict: The Origin of Evil
ناشر jiroboku
Subs bahasa Indonesia pertama kali di dunia :) Silahkan... GBU

برچسب‌ها

other
تاریخ انتشار: 2013-02-23
تعداد دانلود: 34
مخصوص ناشنوایان: Yes

پیش‌نمایش زیرنویس Indonesian

نخستین 189 خط.

Pada dasarnya semua orang di dunia, apa pun bangsa dan agamanya,

merasakan adanya semacam pergolakan di sekitarnya.

Antara kekuatan kebaikan melawan kejahatan.

Suatu pertikaian besar antara Cahaya dan Kegelapan,

Kebenaran dan Kepalsuan, Penjajahan dan Kemerdekaan. Benar dan Salah.

Dan akhirnya, Kehidupan dan Kematian.

Sebenarnya apa cerita dibalik semuanya ini?

Banyak agama, termasuk Alkitab, mengajarkan bahwa...

... diluar dunia yang dapat kita lihat ini...

ada suatu alam spiritual yang tidak terlihat mata.

Di alam kasat mata ini, ada perlawanan yang sangat kuat

antara Pahlawan Agung dengan musuh yang mematikan.

Pertanyaannya; siapakah yang lebih dominan?

Dan bagaimana, dimana dan kapan Perseteruan Semesta ini bermula?

Inilah misteri terbesar sejak dahulu kala.

dan merupakan kisah nyata yang dahsyat untuk diceritakan.

Perseteruan ini melibatkan setiap manusia di Bumi.

Ya, setiap manusia!

-- PERSETERUAN SEMESTA -- Asal Mula Kejahatan

BAB 1 -- KEJATUHAN LUCIFER --

Sejarah umat manusia ditulis dengan berbagai peperangan

dan setiap orang pasti pernah mengalami perselisihan.

Untuk memahami Asal Mula Kejahatan, kita harus kembali ke masa lampau,

ke masa terjadinya perang yang pertama kali di alam semesta,

karena perang ini tidak terjadi di Bumi.

Sebelum Bumi ini ada, terjadi perang di Sorga.

Terjadinya perang di Sorga ini mungkin membuat kita heran.

Memang tidak terbayangkan oleh kita bagaimana bisa muncul perselisihan

diantara para malaikat ciptaan Allah di Sorga.

Apa penyebab Perseteruan Semesta ini?

Untungnya Alkitab memberikan informasi yang cukup

hingga kita bisa menyusun setiap bagian cerita menjadi lengkap.

Meskipun tragis, ada kisah tentang kasih yang indah

yang melintasi zaman hingga menyentuh hati kita secara pribadi

dan setiap manusia di Bumi.

Kisah ini dimulai pada zaman dahulu, di pusat alam semesta...

Di suatu tempat yang disebut Sorga, yang dipenuhi berbagai Malaikat

yang sangat senang melakukan perintah Allah.

Dengan dipimpin oleh Pencipta yang penuh kebenaran dan kasih

semua penghuni Sorga menikmati sukacita juga kebahagiaan sempurna.

Penguasa Tertinggi di Sorga dan Pemimpin semua Malaikat adalah

Anak Allah yang Maha Kuasa dan penuh kasih.

Kita mengetahui namaNya pada waktu Ia datang ke Bumi, yaitu Yesus.

Dialah satu-satunya yang sehati dan sepikiran dengan Allah Bapa.

Sorga dipimpin oleh Bapa, Anak dan Roh Kudus (Tritunggal) dengan penuh kasih

menjadi tempat ajaib, penuh kedamaian dan sukacita.

Untuk melakukan perintah Tuhan, Tritunggal dikelilingi oleh...

roh-roh pelayan yang tak terhitung banyaknya, disebut Kerubim dan Serafim.

atau yang biasa kita sebut sebagai "Malaikat".

Mahkluk-mahkluk cerdas ini bersukacita mengerjakan semua perintahNya.

Allah menciptakan satu malaikat yang luar biasa untuk memimpin semua yang ada di bawah tahta Sorgawi.

Alkitab menyebut namanya adalah Lucifer, yang artinya "pembaca cahaya".

Kerub ini merupakan ciptaan Tuhan yang luar biasa diantara mahkluk lainnya.

Dan ditempatkan dekat dengan tahta Allah dan memiliki wewenang yang tinggi dibawah Yesus.

Lucifer bertugas untuk menyampaikan pesan-pesan Allah

kepada semua malaikat.

Lucifer adalah ciptaan Allah yang paling cemerlang.

Sangat rupawan dan diberikan kuasa besar untuk memimpin dan berorganisasi.

Diantara malaikat lainnya, dia sangat dikagumi, dihormati dan dikasihi.

Namun Allah melihat kesengsaraan yang akan dibawa oleh Lucifer

kedalam Kerajaan Sorgawi.

"Gambar dari kesempurnaan engkau, penuh hikmat dan maha indah... penuh batu permata yang berharga...

...Di gunung kudus Allah engkau berada dan berjalan-jalan...

...di tengah batu-batu yang bercahaya-cahaya... Engkau tak bercela... sejak hari penciptaanmu...

... sampai terdapat kecurangan padamu ."

Lucifer mulai mengagumi keelokan dan kekuatannya sendiri.

Lambat laun hatinya mulai berubah.

Ia mengalihkan perhatiaanya jauh dari Allah

dan ia mencintai dirinya sendiri.

Bagaimana dan mengapa benih pemberontakkan ini muncul dihatinya?

Mungkin kita takkan bisa memahami alasannya secara utuh.

Tapi Nabi Yesaya (14:2) menuliskan apa yang ada di pikiran Lucifer.

" Wah, engkau sudah jatuh dari langit, hai bintang timur (Lucifer), putera fajar...

...engkau sudah dipecahkan dan jatuh ke bumi, hai yang mengalahkan bangsa-bangsa.

Engkau yang tadinya berkata dalam hatimu: Aku hendak naik ke langit...

...aku hendak mendirikan takhtaku mengatasi bintang-bintang Allah.

Aku hendak naik mengatasi ketinggian awan-awan,hendak menyamai Yang Maha tinggi."

Lucifer mulai mendambakan kekuasaan Allah, tapi tidak karakterNya.

Ketika ia memikirkan keelokan dan kemampuannya yang besar

pikiran itu semakin meluas dan menguasai benaknya yang sombong.

Hal ini menimbulkan kecumburuan

dan akhirnya mendorongnya untuk melanggar hukum suci Allah

dan memberontak terhadap pemerintahanNya.

Kita perlu berhenti sejenak untuk memperjelas sesuatu.

Pada awalnya, Allah menetapkan hukum-hukum fisika untuk menyusun material pembentuk Bumi.

Tanpa hukum-hukum alamiah ini, jagat raya akan kacau.

Sama halnya dengan hukum moral Allah, untuk memberikan keamanan dan kestabilan semesta.

Ada yang mengatakan bahwa 10 Perintah Allah itu belum pernah ada hingga pada waktu Allah memberikannya kepada Musa di gunung Sinai.

Tetapi Kitab Suci mengajarkan bahwa prinsip hukum Allah memang telah ada sejak kekekalan,

karena inilah yang menjadi dasar bagi Kerajaan Sorga yang penuh kasih.

"...Perbuatan tangan-Nya ialah kebenaran dan keadilan, segala titah-Nya teguh,

kokoh untuk seterusnya dan selamanya, dilakukan dalam kebenaran dan kejujuran."

Maka 10 Perintah Allah merupakan ringkasan dari karakter Allah yang mengasihi.

Empat Perintah awal menjelaskan tentang Allah. Tentang kuasaNya, pemerintahanNya dan otoritasNya.

Yang Enam lainnya menjelaskan apa yang Ia suka. KejujuranNya, KemurniaanNya, dan KesetiaanNya.

Semua hal ini adalah benar dan selamanya tetap benar.

Maka untuk pertama kalinya dalam sejarah kekekalan, Lucifer mulai melanggar prinsip sempurna ini.

Lucifer tahu jika ingin mendapatkan kekuasaan dan status Allah,

Ia memerlukan bantuan. Jadi, ia segera bekerja.

Ia mulai mendekati malaikat lain untuk menanamkan benih keraguan

dan pertanyaan atas kepemimpinan Allah.

Dan pada saat yang sama Ia membanggakan keunggulan dirinya.

Ia memfitnah Allah telah menyalahgunakan kuasaNya.

Bahwa semua hukumNya itu membatasi kesenangan semua mahkluk.

Secara cerdik dan penuh pengaruh, Lucifer berhasil melancarkan bujukan

hingga banyak malaikat yang bergabung dengannya.

Mungkin Anda heran, mengapa mahkluk cerdas seperti malaikat bisa menjadi ragu

dan terkena bujukan Lucifer?

Harap diingat, bahwa pada masa ini tidak ada malaikat yang pernah mendengar kebohongan.

Pada tahap awal pemberontakan ini, para malaikat belum menyadari betapa

tergila-gilanya Lucifer untuk menggantikan posisi Allah.

Mereka tidak tahu bahwa dialah yang nantinya menyebabkan Anak Allah mati tersiksa di kayu salib

demi mendapatkan tahta itu.

Anehnya, Lucifer merasa ia bisa merahasiakan rencananya ini dari Allah.

"Celakalah orang yang menyembunyikan dalam-dalam rancangannya terhadap TUHAN,

...yang pekerjaan-pekerjaannya terjadi dalam gelap sambil berkata: 'Siapakah yang melihat kita dan siapakah yang mengenal kita?'"

Jangan Anda kira pemberontakan Lucifer ini mengejutkan Allah dan membuatnya ketakutan.

Allah mengetahui segala sesuatu

termasuk mengetahui pikiran semua mahkluk.

Ia tahu apa yang ada dalam pikiran Lucifer.

Dengan penuh kasih dan pengampunan, Allah memperingatkan malaikat itu tentang resikonya.

Rupanya kesombongan dan rasa cinta terhadap diri sendiri, membuat Lucifer tidak mau bertobat.

Ia memilih untuk memberontak secara terbuka untuk melawan Allah

daripada mentaati-Nya.

Ada yang bertanya,'bukankah ini artinya Allah sengaja menciptakan malaikat yang tidak sempurna?'

Tidak. Dia menciptakan Lucifer dengan memiliki kehendak bebas.

Kehendak bebas adalah hal yang indah, tetapi terkadang dapat mengarah ke resiko besar.

Termasuk resiko untuk memberontak dan kemungkinan untuk menolak kasih Allah.

Kasih yang sejati tidak dapat muncul dari mahkluk yang sudah diprogram .

Dan tidak dapat dipaksakan melainkan harus muncul secara suka rela.

Sebagai contoh... Lihatlah robot anjing ini.

Ia takkan bisa mengasihi saya.

Saya bisa membuatnya seperti mengasihi saya.

Tapi itu karena adanya instruksi program yang sudah dibuat didalamnya.

Dan memang ia tidak punya pilihan lain.

Dan yang lainnya...

Anjing kecil ini sangat senang melihat saya.

Ia memilih untuk memberi kasih sayangnya kepada saya.

Jika diberikan waktu, hubungan kami akan semakin kuat. Begitu juga kasih sayang saya kepadanya.

Begitu juga sama halnya dengan Allah. Ia mendambakan kasih yang sejati

dari mahkluk ciptaan-Nya.

Dan supaya itu dapat terjadi, harus ada kehendak bebas.

Pemberontakan Lucifer adalah bukti bahwa ia juga memiliki kebebasan itu.

Sekarang, pertanyaanya: 'Bagaimana reaksi Allah atas kejadian ini?'

Bagaimana Ia menghadapi Lucifer dan para malaikat pemberontak?

Banyak juga yang bertanya: 'Mengapa Allah tidak menggagalkan pemberontakan itu dari awal?

Sebenarnya Ia bisa saja menlenyapkan Lucifer dengan petir dalam sekejab mata.

Namun apakah itu betul-betul memecahkan masalah?

Tidak, malah sebaliknya. Hal itu semakin menguatkan keraguan dan kecurigaan dalam hati para malaikat yang sudah dibujuk Lucifer.

Ingat, hanya Lucifer yang tahu inti dari pemerintahan Allah.

Kehancuran yang ia bawa takkan dianggap sebagai penutup kekacauan

Pada akhirnya meninggalkan rasa takut dan kasih.

... yang manakah akan menjadi alasan utama untuk berbakti kepada Allah?

Tidak, karena Allah tahu cara terbaik yang sesuai dengan hikmatNya, untuk menghadapi perseteruan ini

yaitu dengan membiarkannya terjadi.

Inilah cara untuk memastikan bahwa pemberontakkan takkan muncul lagi.

"Biarkanlah keduanya tumbuh bersama sampai waktu menuai...

...Pada waktu itu aku akan berkata kepada para penuai: Kumpulkanlah dahulu lalang itu dan ikatlah berberkas-berkas untuk dibakar;

...kemudian kumpulkanlah gandum itu ke dalam lumbungku." (Matius 13:30)

Dalam perumpamaan gandum dengan ilalang, Yesus menjelaskan bahwa tananam membutuhkan waktu untuk bertumbuh

supaya dapat menampakkan kealamiannya yang sejati.

Dalam pengetahuan-Nya yang tanpa batas, Allah tahu, dengan seiring waktu

maka karakter asli Lucifer akan terlihat jelas.

Dan buah pahit dari pemberontakannya juga akan nampak jelas.

Hingga kini, penduduk jagat raya ini masih belum terbiasa dengan dosa.

Dan kemana dosa akan membawanya. Hal itu akan berubah setelah mereka

melihat sendiri kerusakan yang ditimbulkannya.

Pada akhirnya, kebijaksanaan dan kasih dalam pemerintahan Allah

akan berdiri selamanya, dan alam semesta akan kembali aman.

Maka Lucifer dan pengikutnya memberontak secara terang-terangan dihadapan Allah.

Dan Allah tahu bahwa takkan ada kedamaian lagi jika mereka tetap tinggal di Sorga.

Komplotan itu harus diusir.

Keputusan telah diambil. Pemberontakan dihentikan.

Tetapi Lucifer dan pengikutnya takkan pergi begitu saja dengan rela hati.

Yang terjadi berikutnya adalah perang!

"Maka timbullah peperangan di sorga. Mikhael dan malaikat-malaikatnya berperang melawan naga itu, dan naga itu dibantu oleh malaikat-malaikatnya,

tetapi mereka tidak dapat bertahan; mereka tidak mendapat tempat lagi di sorga.

Dan naga besar itu, si ular tua, yang disebut Iblis atau Setan, yang menyesatkan seluruh dunia,

dilemparkan ke bawah; ia dilemparkan ke bumi, bersama-sama dengan malaikat-malaikatnya.

Alkitab tidak menjelaskan secara persis apa senjata mereka, atau berapa lama perang itu berlangsung.

Tidak ada mata manusia yang pernah menyaksikannya.

Wahyu 12:3 memberitahukan kepada kita bahwa Lucifer dan 1/4 malaikat Allah

diusir secara fisik dari Sorga.

Apa yang terjadi berikutnya?

Kini Lucifer mempunyai banyak pengikut, dan ia membutuhkan sasaran baru

untuk melanjutkan pemberontakannya.

Segera jagat raya akan mengerti betapa sakitnya dan mahalnya harga sebuah dosa.

Perang ini belum usai, malah baru dimulai.

Lucifer sang 'pembaca cahaya' kini disebut Setan, menjadi musuh utama.

نظرات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left