Signs

Signs (Znaki)

دانلود زیرنویس Indonesian

فصل 1

هماهنگ با نسخه‌های زیر

Signs S1 Complete NF-360P/720P/1080P
ناشر DD_Movie
Netflix Version [ EP 1-8 END ] ---- | Support dengan beri rating "GOOD"

برچسب‌ها

720p
720
1080
تاریخ انتشار: 2020-07-31
تعداد دانلود: 13
مخصوص ناشنوایان: No

پیش‌نمایش زیرنویس Indonesian

نخستین 200 خط.

SERIAL NETFLIX ORIGINAL

Aku tahu Robert telah tiba.

Tidak. Aku tidak takut.

Dia menyakiti gadis itu, aku tahu, Ibu...

Aku tak akan bertemu dengannya jika Ibu tak suka.

Baiklah. Aku akan pulang sebelum makan malam.

Aku manja?

Tapi, Ibu...

Teganya bilang Ibu membenciku?

Aku putri Ibu!

Aku akan pergi dari sini, Ibu.

Ibu akan belajar menyayangiku saat ibu sendirian.

Kuberi tahu, ini semua salah mereka.

Mereka ingin meracuni kita, membasmi kita bagai serangga.

Ya...

Siapa yang ingin membasmi kita?

Entahlah.

Itu tugas Milisi Warga, bukan?

Polisi, bukan milisi.

Terserahlah.

Tapi Jonasz benar.

Firasatnya jelas.

Tulis.

Orang-orang saling bertengkar.

Saudara melawan saudara.

Kasus padang rumput putih hanya permulaan.

- Cepat sekali? - Ya, memang cepat, "Pak".

Tapi kukira...

Sekarang, ramalan cuaca.

Ahli meteorologi memperingatkan tingginya level air sungai.

Untungnya musim hujan yang dingin hampir berakhir.

Pekan depan cuaca akan menghangat.

Pembahasan lebih lanjut mengenai cuaca

di ramalan berikutnya.

Pesawat di langit...

Mereka...

Mereka meninggalkan jejak. Aku melihatnya.

Langit tampak seperti kain lap kotor.

Nyonya Bławatska. Aku ada sif malam.

Aku harus tidur.

Kau harus tidur.

Apa ini?

Pencegahan, bir. Detektif, vodka.

- Jangan kurang ajar denganku! - Tapi, Pak...

Buang.

Apa ini?

Air suci dari Jonasz.

Aku membelinya.

"Merevitalisasi, melindungi dari iblis."

Apa kau ayah yang baik?

Yang terbaik.

Ambillah, untuk dirimu, untuk putrimu.

Temui aku jika sudah selesai.

Ada apa?

Dia tidak bisa keluar.

Nina, semua baik-baik saja?

- Baik. - Katanya dia baik-baik saja.

Kau pulang terlambat semalam.

Aku tahu. Maafkan aku.

Terima kasih.

Aku tak mau terlambat, ini hari pertama.

Biar kuantar.

- Kemejanya! - Apa?

Kemeja ayah lupa kusetrika!

Kutunggu di mobil. Cepatlah!

Kau mau bertemu denganku?

Aku butuh bantuanmu.

Kasus lama. Tidak sepadan.

Pindahkan ini ke gudang.

- Sendirian? - Kau pasti bisa.

Siapa wanita tua tadi?

Zofia Bławatska.

Siapa dia?

Bukan siapa-siapa.

Beberapa tahun lalu...

suaminya wafat. Putrinya wafat sebelum itu.

Dia tidak berbahaya.

Lalu siapa Jonasz?

Seorang dukun, atau semacamnya.

- Ibuku pernah menemuinya sekali. - Untuk apa?

Entah. Kurasa untuk berdoa.

Aku bisa memanggilnya jika kau mau.

Tidak usah.

Ayo.

Satu, dua, tiga...

Ini sudah cukup?

Pak Kepala?

Apa itu?

Aku tidak tahu.

Tapi ada banyak di sekitar sini.

Di kota kita, Sowie Doly.

Itu saja, Pak Kepala?

Pak?

Apa kau memberitahunya aku punya putri?

Tidak. Kenapa?

Tidak apa-apa.

Pergilah.

Trela itu...

Pak Kepala?

Ya! Dia hanya membawa putrinya. Tidak ada Nyonya Trela?

Entahlah. Tanyakan sendiri kepadanya.

Mereka bilang dia dari Kraków.

Aku datang. Maaf.

Masuklah.

- Kapan kau akan pulang? - Larut malam.

Aku harus ke balai kota sepulang kerja.

Wali Kota meminta rencana pengamanan.

Hari jadi kota yang ke-800.

Pendeta akan berpidato?

Dia bahkan membuat slogan.

Apa?

Aku tidak ingat.

Sampai jumpa!

Boleh aku masuk?

Bagus!

Seharusnya ini tugas Sobczyk.

Dia pasti lupa.

Putrimu keren. Kami sempat mengobrol.

- Bagus. - Dia menitipkan ini untukmu.

Dia ingin kau tampak rapi saat menemui pejabat kota.

Haruskah?

Ya.

Kenapa Wali Kota ingin aku ke sana?

Kau kepala kepolisian, ini hari jadi kota.

Krzysiek, ada apa?

Bapa Wincent...

Aku menemukan dia tewas.

Kita akan mengetahuinya setelah autopsi,

tapi kurasa akibat serangan jantung.

Omong-omong, kau bisa menjadi yang berikutnya.

Pembantunya yang menemukannya?

Apa yang kau lakukan?

Dia tidak seharusnya berbaring di tanah dingin.

Kau yang menyetir.

Apa yang kau lakukan?

Trela!

Semua baik-baik saja?

Apa-apaan? Hentikan!

Kau mabuk?

Sering kali, kita hanya punya harapan.

Aku tahu, terkadang itu sangat buruk

sampai kita menangis meratapinya.

Kita harus ingat

hal yang paling penting.

Cinta

dan kebenaran.

Akhirnya, kita hanya punya itu.

Lalu harapan?

Itu membantu kita bertahan menghadapi yang tak terelakkan.

Jalannya panjang dan menyakitkan,

tapi seperti yang tertulis dalam ayat suci,

"Kau harus mengikuti Tuhan-mu.

Kau harus takut kepada-Nya dan menjalani perintah-Nya.

Kau harus mendengarkan firman-Nya

dan melayani-Nya

serta dekat dengan-Nya."

Mari kita bergandengan tangan

dan bersihkan hati kita.

Mari basuh hati kita dengan air suci.

- Berapa? - Terserah kau.

Aku naik tangga ke lantai empat setelah meminumnya!

Terima kasih! Tuhan memberkati!

Tolong satu lagi.

Ini.

Cuci tanganmu.

"Kau harus mengikuti Tuhan-mu

takut kepada-Nya, dan menjalani perintah-Nya."

Cuci tanganmu.

Untuk putriku dan anaknya.

Putriku dinyatakan mengidap hepatitis di rumah sakit...

Tenanglah, Saudaraku...

Aku sangat tenang.

Semuanya terkendali.

Ada apa ini?

Kau sadar apa yang kau lakukan?

Kurasa begitu...

Sita airnya.

Kenapa?

Kalian salah tangkap. Aku tidak bersalah.

Diam.

Kau sungguh membuatku kesal.

Bualan tentang kiamat itu,

bicara omong kosong kepada para orang tua itu.

Aku bicara jujur.

Mungkin.

Aku tidak bilang kau bohong.

Tapi kau mengambil uang dari mereka.

Juga air suci tipuan itu.

Air itu memang suci.

Itulah masalahnya.

Itulah yang kumaksud.

Aku tidak percaya keajaiban.

Seru mengobrolnya?

Berikan kepadaku.

Sampai kapan aku harus menahannya?

Maksudku Jonasz.

Tanyakan kepada Trela. Aku pun bingung.

Aga...

Ada gosip bahwa Trela diusir dari Kraków

karena mabuk-mabukan.

Signs subtitles in other languages

نظرات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left