نخستین 200 خط.
Tidak!
Kemari. Kemari sekarang.
Tidak.
Kau yang terakhir.
Aku sudah membunuh yang lainnya.
Akan lebih mudah bagimu daripada Jason yang melakukannya.
Kenapa kau lakukan ini?
Kau harus dihukum atas apa yang kau lakukan padanya.
- Aku tak melakukan apapun. - Kau membiarkan dia tenggelam.
Jason itu putraku.
Aku tak melakukan apapun.
Tidak. Tidak.
Tidak. Kumohon.
Kau seharusnya menjaga dia.
Setiap menit.
Jason.
Putraku yang teristimewa.
Mereka harus dihukum, Jason, atas apa yang telah mereka lakukan padamu.
Atas apa yang telah melakukan padaku.
Bunuhlah demi ibu.
Aku serius.
Kau harus waspada dengan singa hutan. Mereka ada dimana-mana.
- Singa hutan? - Kita akan baik saja. Mereka takut api.
Hei, diamlah. Akan kuteriakkan omong kosong.
Richie akan meneriakkan omong kosong.
- Omong kosong! - Richie meneriakkan omong kosong.
- Aku tak membual. - Omong kosong.
Kau akan lihat saat singa hutan keluar--
- Hei, singanya disana! - Usaha yang bagus.
Aku lebih takut digigit oleh nyamuk.
Hei, maukah kau memukul pantatmu sekali lagi untuk Ayah?
- Apa Ayah suka? - Ya, Ayah suka. Sangat suka.
Whitney? Dimana kau sekarang?
- Aku disini. - Benarkah?
Aku disini. Disuatu tempat yang entah dimana.
- Hei, apa kau betul membaca petanya? - Aku baca dengan baik.
- Ayolah, Pizarro, kita pergi. - Kita kemana?
Barang-barang ini berat dan cuacanya panas. Kita dimana?
Kita tersesat.
- Tidak, kita tersesat, bersikap... - Ya.
Tidak, kita tak tersesat. Tidak semuanya muncul di GPS, Richie.
Petunjuknya mengatakan disini. Apa muncul?
Tidak. Kita sudah dekat, ku rasa.
Kau rasa? Teman, kau tak tahu bagaimana menggunakannya.
Ini hampir gelap. Kau tahu dimana?
Dengar, bukan aku yang merencanakan perjalanan ini Richie, oke?
Aku dapat petunjuk dari pengguna ini sebelumnya. Kita pasti sudah dekat.
Dengar, kita harus berhenti disini.
Besok pagi, kau dan aku, kita bangun saat subuh. Kita cari dan temukan tempatnya.
Kita potong batangnya sebanyak mungkin. Kita muatkan ke truk.
- Kita kembali kemari sebelum sarapan, oke? - Hei.
- Teman-teman. - Takkan ada yang tahu.
Ada tempat yang bagus disini. Tempatnya sudah dibersihkan.
Sempurna. Kita berkemah disini.
Hei. Kau tahu berapa banyak uang yang akan kita dapat dengan jual ganja ini?
- Banyak sekli. - Ya, oke? Jadi dengarkan aku. Tenang.
- Aku tenang. Kau tahu kenapa? - Kenapa?
- Kau tahu apa yang dilakukan orang kaya? - Apa?
Mereka tenang. Kau juga harus tenang.
Aku harus tenang? Kau harus tenang.
Hei, teman-teman.
Aku baru menemukan pondok yang sudah rusak disana. Pasti itu tempat perkemahan tua.
Siapa yang ingin periksa?
Apa ini yang minuman yang dibawa? Tak ada Heineken?
Persetan dengan minuman Eropa itu.
Ini adalah Pabst Blue American Ribbon, teman.
Apa kalian menyadari kalau perkemahan ini telah ditutup, sekitar 20 tahun lalu?
Seorang wanita menjadi gila.
Membunuh semua konselor.
Menyalahkan mereka atas tenggelamnya putra mereka. Putranya seperti...
...buruk atau agak lambat atau semacam itu.
Sungguh?
Ibunya membunuh semuanya.
Rupanya ada satu orang yang selamat.
Gadis ini...
...dia memenggal kepala wanita itu dengan machete.
Itu mengerikan.
Aku yakin itu.
Putranya, Jason...
...dia kembali.
Dia sebenarnya ada disana.
Dia menyaksikan kepala ibunya dipenggal.
Temanku, dia datang ke perkemahan ini...
Dia datang kemari.
Dia bilang polisi datang. Mereka mencari si Jason ini.
Baiklah, kau tahu apa?
- Jangan percaya padaku. - Tak ada yang percaya.
Tapi aku sangat yakin, cerita ini terjadi...
...di tempat yang dinamakan Camp Crystal Lake.
Kau tahu berapa banyak danau yang dinamakan Crystal Lake?
Seperti Crystal Geyser, Crystal Water. Pergilah ke supermarket.
Setiap botol air kemasan dinamakan "Crystal" semacam itu.
Aquafina.
- Oke, baiklah. - Oke.
Cerita itu bisa saja terjadi dimanapun. Begitulah mereka menjadikan anak sebagai alasannya.
- Bagaiamana dengan birnya? - Lebih enak daripada kencingku.
Kau bisa minum itu. Kencingmu, kencingnya, kencingku. Sumpah, air seni itu steril.
- Kau takkan pernah meminum kencingku. - Itu yang kau pikirkan.
Bagaimana denganku?
- Bisa aku bicara denganmu sebentar? - Mm-hm.
Aku punya marshmallow dilututku.
- Kalian kemana? - Jalan-jalan.
Oh, ya?
- Hei, Mikey? - Manis.
Pakai kondom.
Yang paling kecil.
Aku tahu, teman. Kau lakukan apapun untuk bertahan hidup.
Jika kita semua mati kelaparan disini dan kau akan mati...
...aku akan memakan kakimu.
- Itu benar-benar manis. Ya. - Terima kasih.
Kenapa kau mau memakan kakiku? Aku bisa mengajarimu memancing. Pergilah memancing.
Aku tak makan ikan.
Bukan itu yang kau bilang padaku.
Dengar...
...Aku merasa tak akan tinggal disini selamanya.
Apa cerita Wade membuatmu takut?
Tolong.
Hanya saja...
Aku merasa tidak enak berada disini...
...jauh dari ibuku.
Ibumu yang bilang padaku untuk membawamu keluar kota beberapa hari.
- Benarkah? - Ya.
Dan dia berada ditangan yang tepat. Ada perawat yang menjaganya.
Kemarilah.
Bercintalah dengan pacarmu ini ditenda kecil yang sempit.
Kita bisa bersama dan bercinta dihutan.
Lalu kita kembali hari Senin dan menyelesaikan semuanya.
Hei.
Aku sungguh idiot.
Richie?
- Data ephemeris tidak sesuai. - Oh, teman, itu menyebalkan.
Benar sekali.
- Kau tahu apa artinya ini? - Aku akan...
Apa?
Kita, seperti... Kita, sepertinya, 1/2 mil jauhnya.
- Kurang. - Yang benar saja.
Kau tahu apa yang membuatku senang, Richie? Global Positioning systems.
GPS ke layperson.
Teknologi NASA ...
...ada dalam genggaman tanganku. Kau tahu apa fungsi dari benda ini?
Mereka mengirimkan sinyal ke luar angkasa.
Sinyal.
Satellit menerima sinyalnya, dan membalikannya.
Ini seperti, "Oh, terima kasih, GPS. Aku akan mengirimkan sinyal untukmu. "
Kembali ke dalam genggaman tanganmu. Teknologi, bung.
Ini luar biasa.
Ini tak dapat dipercaya.
Wade, kau harus jalan-jalan, teman. Ceritakan bualanmu pada yang lain.
Kenapa, karena aku mengajarimu sesuatu?
Mungkin itu.
Baiklah, Richie, teman lamaku, Aku akan pergi.
- Lakukan itu, saudaraku. Oke. - Aku pergi.
Semoga Force ada dalam Schwartz-mu.
Kau dalam masalah.
Oh.
Oh, ia.
Aku mencintaimu.
Dan kau. Dan kau.
Aku juga mencintaimu.
Oh, astaga. Lihat ini.
Apa ini? Apa ini?!
Apa ini? Tidak, tidak!
Itu pasti perkemahan yang diceritakan Wade.
- Ayo kita lihat. - Tidak, aku ingin kesana.
Ayolah.
Ayolah.
Wow, lihat itu.
Mike, kau kemana?
- Ayo kita kedalam. - Tidak.
- Dimana jiwa petualangmu? - Oh, yang benar saja.
Ayolah. Apa yang kau takutkan?
Tidak.
Aku bertaruh pasti ada sesuatu yang bagus disini.
Mike, jangan kesana. Bagaimana jika ada yang tinggal disitu?
Tak ada yang tinggal disini.
Kau lapar?
Wow.
Lihat betapa tuanya barang ini.
Sepertinya benda ini dibawa dari abad lalu.
Coba lihat ini.
Hei. Ini mirip denganmu.
- Tidak, tak mirip. - Ya, mirip.
Keren, kau simpan saja.
Ini kamar anak kecil.
Bukankah Jason nama dari ceritanya Wade?
- Aku ingin pergi. - Apa?
- Sekarang. - Oh, ayolah.
Kumohon?
- Kau suka itu? - Ya. Tunggu aku. Tunggu aku.
- Tidak, Kurasa aku akan... - Oh, tidak. Jangan lakukan itu lagi.
- Kita lakukan itu lagi dalam waktu yang sama. - Sebentar.
- Aku hampir. - Sial. Aku dengar sesuatu.
Hentikan. Tunggu, aku serius.
- Apa? - Kurasa Wade mengintip kita.
Apa?
Biar dia lihat.
Benar?
Sial.
Wade.
Teman, jika kau diluar mengintip kami, itu tidak bagus.
No comments yet. Be the first to leave one.