نخستین 200 خط.
Diterjemahkan oleh apexLingga
♥ Episode 21 ♥
Ada apa, Manager Umum?
Mo Ne.
Ya. Bicaralah
Aku sudah meminta Cha Su Wan mengabsenmu,
Jadi tetaplah di asrama dan jangan pergi kemana pun.
Terutama hindari Ketua Baek.
Saat aku kembali, aku akan memberitahumu sesuatu.
Apa yang kau bicarakan?
Ugh
Mo Ne?
Ah Mo Ne!
Ah Mo Ne!
Ya, kami menemukannya, Loman.
Siapa kalian?
Siapa kalian?
Kalian mau kemana?
Kalian siapa?
Ya ampun!
Sialan!
Siapa yang menyuruh kalian melakukan ini padanya?
Sialan.
Jae Wan!
Jae Wan!
Jae Wan!
Jae Wan.
Jae Wan.
Sialan!
Apa yang kalian lakukan?
Hubungi 911!
Cha Jae Wan, kau dimana?
Ada orang asing datang ke rumahmu.
Kami sudah menangani Cha Jae Wan, Loman
Oh Tuhan!
Capek sekali.
Jiwa-ku masih muda,
tapi tubuhku hampir seperti orang tua.
Shift malam terlalu sulit bagiku sekarang.
Ugh!
Seharusnya aku tidak menyakiti pinggangku.
Kurasa cuma sedikit tamu yang datang semenjak ada Ketua baru.
Itu karena tarif kamar dinaikkan dan kamar sedang direnovasi.
Hei, mau kemana Bok Soon?
Huh?
Dia tidak boleh berkeliaran diluar dengan seragamnya.
Kau duluanlah.
Hei!
Hei, Hei, Hei!
Kau tahu apa?
Semua orang punya keadaan darurat.
Tapi cuma aku,
Yang tidak sibuk.
Aku terdengar seperti orang gila.
Tidak apalah.
Cha Jae Wan, jika kau mati,
Aku tidak akan memaafkanmu.
Halo?
Nn. Ah Mo Ne
Kau nomor terakhir yang dihubungi Tn Cha Jae Wan diponselnya.
Jadi aku meneleponmu
Ini RS Myeong
Nn Mo Ne, apa yang terjadi?
Cha Jae Wan,
Masuk ke Rumah sakit.
Kau mau aku temani?
Aku pasti sudah gila.
Kenapa aku di sini?
Dia kan tidak mati,
Pasti dia tidak apa apa.
Masuklah, lihat dengan matamu sendiri.
Ini aku.
Cha Jae Wan ada di RS sekarang
Karena kau telah mengambilnya dari-ku, jagalah dia
Sehingga dia tidak akan terluka lagi
Ayo pergi.
Kau juga terluka.
Kau benar.
Aku juga terluka.
Sakit.
Cha Jae Wan.
Kau terlihat jelek sekali sekarang.
Kenapa kau bisa dipukuli seperti ini?
Kau terlalu besar dan tinggi untuk dihajar begini.
Kenapa kau sering sekali dipukul?
Kau harusnya bersyukur karena kau lebih tua dariku.
Kalau kau lebih muda dariku, aku akan memukulmu karena hal ini.
Aku akan mencari tahu siapa yang melakukan ini padamu.
Aku khawatir luka ini akan berbekas di wajahmu.
Kau sudah bangun.
Bagaimana?
Kau kesakitan?
Kau ingin aku menghubungi dokter?
Kenapa kau bisa ada di sini?
Aku meneleponmu,
Dan ada perawat menceritakan keadaanmu.
Aku tidak tahu siapa yang melakukan ini padamu, tapi
Sepertinya mereka tidak ingin membunuhmu.
Mereka yang membawamu ke rumah sakit.
Kau harus minum obat dan beristirahat di sini dulu selama beberapa hari ini.
Kau tidak boleh pergi dari RS, aku cuma minta itu,
- Karena di hotel - Mo Ne.
Aku dengar dia menjerit.
Berkacalah.
Kau masih mengkhawatirkan orang, padahal kondisimu seperti ini.
Ah Mo Ne,
Aku melihatnya sebelum aku datang ke sini.
Dia baik baik saja.
Kau bisa percaya padaku.
Dia sungguh baik baik saja.
Oh ya, kau tahu siapa orang itu?
Maksudku yang menyerangmu.
Ya, kami menemukannya, Loman
Apa yang kau lakukan?
Kau pasti tahu apa yang aku lakukan.
Hentikan.
Siapa kau sebenarnya?
Kau mengacaukan rumahnya,
Dan memukulinya,
Tapi sepertinya kau masih takut jadi pembunuh.
Itu sebabnya kau membawanya ke rumah sakit, kan?
Dimana Manager Umum?
Kau tidak akan pernah bisa menyembunyikan apa yang kau lakukan.
Kau bermain sedang dengan nyawa seseorang,
Dan kau berbohong padaku.
Kau sama saja seperti Baek Mi Nyeo.
Kau punya bukti kalau aku yang melakukannya?
Aku dengar jelas apa yang pria itu katakan.
"Kami sudah menangani Cha Jae Wan, Loman."
Ayo kita keluar dulu.
- Kita bicara... - Beraninya kau begitu...
Tanyakan pada anakmu sendiri
Apa yang telah dia lakukan pada Manager Umum.
Aku tidak tahu kalau anak yang kau banggakan itu adalah gangster.
Ini salah paham.
- Ibu, aku... - Kau tak membantu,
Kau sudah memakai seragam itu, tapi kepalamu masih penuh dengan Jae Wan.
Bukankah kau kembali ke hotel, untuk balas dendam padaku,
Setelah kau menyerah dengan cinta gila-mu itu?
Pergilah sekarang, sebelum aku menyeretmu keluar.
Aku ini adalah targetmu.
Cha Jae Wan tidak ada hubungannya lagi denganku.
Jadi kalau kau ingin menyerang seseorang, serang saja aku.
Aku siap untuk itu.
Ketua Ah Sung Won adalah orang yang sabar,
Tapi putrinya sangat pemarah.
Ibu, kau salah paham denganku, tapi...
Itu semua kesalahanku.
Aku harusnya sudah mengakhiri kebiasaan burukmu itu saat kau sampai disini dulu,
Bahkan kalau aku harus memukulmu.
Aku tidak melakukannya.
Kau menyerangnya karena dia menggangguku?
Ibu.
Biar aku yang mendapat pukulan dari tangan kotor mereka.
Aku tidak bisa membiarkan kaumu tidak manusiawi begini,
Seperti gangster.
Jika aku sudah bersamamu selama ini,
Apa kau akan berubah sekarang?
Maafkan aku, anakku.
Kenapa kau kesini, Loman?
Apa kau yang melakukannya?
Apa yang kau bicarakan?
Aku hanya ingin memberimu sedikit bantuan.
Aku memarahi Jae Wan-ku tersayang dengan sangat kasar,
Itu semua demi ibumu.
Kau tidak tersentuh dengan kesetiaan-ku ini?
Bukti kau dapatkan dari dia,
Bisa aku melihatnya sekarang?
Kau bercanda, kan?
Aku harus bekerja keras demi benda penyelamat hidupku.
Sekarang kau memintaku menyerahkannya begitu saja?
Maka,
Tidak akan ada kesepakatan lagi diantara kita.
Nanti Cha Jae Wan akan berpikir kalau kau lah yang menyerangnya.
Tidak ada orang yang akan percaya padamu.
Kau sudah berani ya sekarang.
Kalau sesuatu yang buruk terjadi padaku,
Ketua Baek juga yang akan ditangkap.
Kau ingin uang?
Tidak.
Posisiku..
Dan apa yang seharusnya milikiku.
Loman Lee dan Lee Jung Ku.
Bukankah kau berpikir kita ini tim neraka?
Kau kan terluka. Apa kau sudah gila?
Tidak.
Aku baik-baik saja,
Aku tidak punya waktu untuk berbaring di tempat tidur terus.
Cha Jae Wan!
Maafkan aku.
Terima kasih atas yang telah kau lakukan padaku.
Aku akan balas budi nanti.
Memangnya kau melihatku di sana?
Kau kan sudah lihat, bukan aku yang menyerangmu.
Aku akan percaya padamu,
Kalau kau tidak mengkhianatiku.
Mengkhianatimu?
Kau bersikeras mau menjadi Manager Umum,
Padaku dan ibuku, kan?
Aku akan memberitahumu 1 kali lagi.
No comments yet. Be the first to leave one.