فصل 1

هماهنگ با نسخه‌های زیر

Miraculous Brothers S01E04 VIU WEB-DL
ناشر Luh_Fil
Duration: 01:01:16

برچسب‌ها

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
تاریخ انتشار: 2023-07-06
تعداد دانلود: 12
مخصوص ناشنوایان: No

پیش‌نمایش زیرنویس Indonesian

نخستین 200 خط.

Bagaimana kamu menulis novel ini?

Pertanyaan macam apa ini?

Kamu sungguh menulis novel ini?

Astaga.

Apa yang ingin kamu katakan?

Apakah kisah novel

yang ditulis olehmu ini murni fiksi?

Jika bukan fiksi murni, lalu apa?

Apa buku ini terinspirasi kejadian nyata?

Tidak!

Sebuah novel adalah fiksi, kreasi sastra penulisnya.

Aku mendapat inspirasi dari berbagai tempat.

Setelah inspirasi diproses di sini, intuisiku mulai terbentuk jadi akar.

Lalu kuberi nutrisi dengan imajinasi agar tangkainya tumbuh

dan menyebar menjadi cabang untuk membuat pohon yang disebut...

Pembunuhan di novelmu terjadi dalam kehidupan nyata.

Apa?

"Rumah Sakit Yeollim"

Permisi.

"Rumah Sakit Yeollim"

Ini termasuk detail kecil yang hanya diketahui detektif yang bertugas,

dan modus operandinya juga sangat mirip.

Seolah-olah kamu melihat TKP pembunuhan.

Apa imajinasi adalah kejahatan?

Atau mungkin bukan imajinasi.

Tunggu, maksudmu aku melakukan

pembunuhan dalam novelku di kehidupan nyata?

Apakah begitu?

Omong kosong apa itu?

Tidak ada penulis yang cukup bodoh untuk membunuh

dengan meniru karyanya sendiri.

Jangan salah paham. - Kamu membuatnya terdengar salah!

Seorang detektif harus menyelidiki saat ada kecurigaan,

jadi, aku di sini hanya untuk melakukan tugasku.

Ada novel fiksi ilmiah Amerika

berjudul "Ready Player One" karya Ernest Cline.

Dunia yang dibayangkan olehnya dalam novel sepuluh tahun lalu

kini ada di realitas virtual internet.

Isaac Asimov memperkenalkan mobil otonom di novelnya

sejak lama!

Hal-hal dari novel selalu bisa terjadi di kehidupan nyata!

Seseorang mengirimkan bukumu kepadaku.

Bukan dari kenalanku,

dan kamu bilang tidak mengirimkannya kepadaku.

Lalu?

Seseorang mengirimkannya kepadaku dengan niat tertentu.

Kalau begitu, kurasa psikopat gila itu

menggunakan novelnya untuk melakukan kejahatan tiruan.

Itu mustahil.

Insidennya mulai terungkap sebelum buku itu diterbitkan.

Jika kasus di buku itu direka ulang,

yang bisa melakukannya hanya orang-orang

yang punya akses ke isinya sebelum diterbitkan.

Tunggu.

Pada akhirnya, kamu ingin mengatakan aku tersangkanya.

Aku hanya berusaha membalikkan misterinya.

Kamu harus melakukan penyelidikan ilmiah.

Kenapa malah menulis novel di sini?

Di mana kamu setelah pukul 11 malam pada tanggal 19 September?

Omong-omong,

apa kamu mengenalku?

Kamu sangat mirip dengan seseorang yang kukenal.

Aku salah orang.

Maafkan aku.

Tunggu.

Tunggu!

Kamu tidak mengenalku?

Apa aku bukan orang

yang kamu bilang mirip denganku?

Bukan.

Tidak mungkin kamu.

Kenapa tidak?

Karena orang itu setua aku.

Begitu rupanya.

Permisi.

Tunggu.

Siapa nama ayahmu?

Kamu sangat mirip dengannya,

jadi, aku mulai berpikir dia mungkin ayahmu.

Aku tidak ingat.

Aku ingat persis apa yang terjadi pada hari itu,

karena itu tidak terlupakan.

Aku bersamamu!

Guntur. Petir. Kecelakaan mobil. UGD.

Kamu tidak ingat?

Benar juga.

Kamu sudah memeriksa alibiku,

jadi, jika sudah selesai bertanya, silakan pergi.

Aku sibuk.

Maaf, tapi boleh aku minta segelas air?

Jika bisa, air mineral.

Astaga.

Berapa lama proses penerbitan sebuah novel?

Kenapa kamu bertanya?

Aku hanya penasaran.

Apa ada yang membaca naskahmu

atau tahu isinya sebelum diterbitkan?

Aku selalu bekerja sendirian...

Kamu telah melakukan sesuatu yang sangat berbahaya.

Novel ini seharusnya tidak dirilis ke dunia.

Ada?

Tidak.

Begitu rupanya.

Ini.

Terima kasih.

Katamu kamu sibuk, jadi, sebaiknya aku pergi.

Ya.

Dua puluh tujuh tahun lalu, seorang tunawisma ditemukan tewas

di danau dekat area ibu kota.

Tahun yang sama dengan tahun di novelmu,

tahun 1995. Korban dan pelakunya tunawisma.

Tapi ada banyak perbedaan juga dari novel itu.

Di novel tertulis pelaku yang ditangkap

sebenarnya dijebak.

Kamu bicara seolah-olah aku menulis novel

yang penuh dengan klise usang.

Terima kasih atas kerja samamu.

Aku butuh pemeriksaan latar belakang.

Yuk Dong Ju.

Ya, penulisnya. Terima kasih.

"Area Ibu Kota Tunawisma Tewas di Danau"

"Sutradara Film Shin Kyung Chul Ditemukan Tewas di Danau Sopyung"

"Sutradara Film Shin Kyung Chul Ditemukan Tewas di Danau Sopyung"

"Sutradara Film Shin Kyung Chul Ditemukan Tewas di Danau Sopyung"

Danau Sopyung.

"Kematian pria tunawisma Danau Sopyung"

"Periode pencarian diatur, Dari 1 Januari 1995"

"Hingga 31 Desember 1995"

Ingatanku hilang dalam kecelakaan mobil.

Aku harus pergi.

Aku harus melakukan pindai MRI sebelum dipulangkan.

Tunggu.

Maukah kamu meneleponku?

Aku tidak bermaksud apa-apa.

Aku hanya ingin bicara.

Hubungi aku kapan pun kamu sempat.

Baiklah.

Dia seperti Dong Ju.

Aku tidak melihat

atau mendengar apa pun.

Ada apa?

Nak.

Ada apa?

Bukan apa-apa.

Sampai jumpa.

Kang San.

"Sutradara Film Shin Kyung Chul Ditemukan Tewas di Danau Sopyung"

"Seorang Tunawisma Dibunuh di Danau Sopyung"

Di sekitar sini.

"Suara drum datang dari jauh"

"Lubang apinya kosong"

"Lubang apinya kosong."

"Semua iblis ada di sini."

"Saat T mulai menendang lebih cepat,

tangan dan kakinya makin gemetar ketakutan."

Hei, itu dia. - Rasakan ini!

Aku akan menghajarmu. - Giliranku.

Aku juga!

Hei, minggir!

Rasakan ini! - Ya!

Tolong lepaskan aku. - Gara-gara kamu jadi mengenaiku.

"Mata merah mereka penuh dengan kegilaan."

"J dan S mulai menjerit lebih keras saat melompat ke arah pria itu."

Diam.

"Kamera K terus merekam."

Sudah cukup. - "Kakinya yang meringkuk

tergeletak ke samping dengan tidak berdaya,

menunjukkan perut pucatnya."

"J dan S terus menyeringai."

"Mereka mengikuti perintah P

dan mulai menyeret pria yang berlumuran tanah dan darah itu."

"Ke danau."

"Jejak darah mengikuti mereka di atas jalan gelap,

seolah-olah mereka telah menjadi pemburu."

"'Hentikan.' Kata-kata itu tidak cukup jelas."

"Aku tidak bisa menghilangkan setitik debu pun

sebelum aku dihantam ke lantai gelap."

"Berputar. Berputar lagi."

"Roda kejahatan mulai berputar lagi."

Kenapa kamu peduli?

"Seperti batu di pinggir jalan

yang diguncang ke sana kemari dalam gerobak,

dia menggulung tubuhnya sebisa mungkin,

berharap mimpi buruk ini akan segera berakhir."

Tidak.

"Gadis itu menangis."

"Dia menangis."

Hei!

"Berapa lama lagi sampai pagi tiba?"

"Seperti kegelapan yang menghilang saat matahari terbit,

akankah semuanya menghilang saat pagi tiba?"

"Begitu aku bangun, akankah semua menjadi mimpi belaka?"

"Mungkin pagi tidak akan pernah datang

selama roda kejahatan ini

tidak berhenti."

"Mereka seperti anjing liar yang mengerumuni domba tua

yang belum mati

dan bernapas dengan berat."

"Lubang api masih kosong."

"Semua iblis ada di sini."

نظرات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left