نخستین 170 خط.
Siapa saja tolong jelaskan ini.
Apa kalian sembunyikan keberadaan King Kong dariku?
Aku tak ingin memercayainya, tapi...
Tak salah lagi, itu Charyeok.
Kenapa?
Pak Presiden, tolong amankan diri Anda.
Baiklah.
Segera konfirmasi situasinya.
Berhenti!
Jangan bergerak!
Siapa kau?
Dari Majelis Nasional Republik Korea.
Park Mu-Jin.
Kau membuatnya terlihat mudah You make it look easy
Ku sedang berpikir keras sekarang I'm thinkin' hard right now
Karena, kutahu bahwa kau inginkanku Cause, I know that you want me
Dari luar dalamnya From the inside out
Kau buatku terdiam You got me speechless
Ku bicara terlalu banyak I'm runnin' my mouth
Aku merahasiakannya I was keeping it secret
Tapi kata-kata itu keluar But the word got out
Kau cepat, lalu melambat You're fast, then you're slow
Kenapa kau dingin, lalu progresif Why you cold, then you're forward
Kau memikatku sekarang You're luring me out now
Sampai dindingnya runtuh Till the walls come down
Ya, lalu tidak Yes, then you're no
Tapi ku tak melepaskannya But I'm not letting go
Ku kan jadi kontradiksimu I'll be your CONTRADICTION
Kontradiksi CONTRADICTION
Ku kan jadi kontradiksimu I'll be your CONTRADICTION
Ku kan jadi kontradiksimu I'll be your CONTRADICTION
Kau cepat, lalu melambat You're fast, then you're slow
Kenapa kau dingin, lalu progresif Why you cold, then you're forward
Kau cepat, lalu melambat You're fast, then you're slow
Ya, lalu tidak Yes, then you're no
Tapi ku tak melepaskannya But I'm not letting go
Ya, lalu tidak Yes, then you're no
Ku kan jadi kontradiksimu I'll be your CONTRADICTION
Apa Mu-Jin masih belum kembali?
Dia sudah menelepon dan bilang kalau urusannya sudah selesai.
Dia pasti sudah kembali saat turnamen selanjutnya dilaksanakan.
Bikin iri saja.
Bisa pergi ke luar negeri dengan uang pemerintah.
Tapi untuk sesaat
aku bisa lihat hal yang lebih menarik daripada liburan.
Aku tak sabar melihatnya.
Ada apa?
Jangan malah tanya "ada apa?"
Hentikan kelakuanmu itu!
Memang tak ada pilihan lagi karena jalan pulang kita sama.
Jadi, jangan berputar- putar di sekitarku
dan memelototiku seperti itu!
Itu menjijikkan.
Tidak.
Kembalikan...
...pedangku!
Kau itu sebenarnya adalah gorila, 'kan...
Siapa yang kau panggil gorila, dasar monyet!
Selain itu, kenapa kau juga selalu mengikutiku sejak keluar arena?
Dasar penguntit!
Rumahku juga lewat sini.
Bodoh amat.
Padahal aku baru saja sembuh.
Kalau patah lagi aku harus bagaimana?
Aku tak peduli!
Kenapa kau malah menyerangku saat aku berusaha kembalikan pedangmu?
Karena aku tak pakai kacamata, aku mengira kau itu si berengsek.
Nanomesin yang disuntikkan itu
ternyata benar-benar bisa menyembuhkan.
Kalau ada teknologi ini...
Eh.
Kenapa kalian berdua ikut serta God of High School?
Ha? Kenapa kau tiba- tiba tanyakan itu?
Kalau aku, ingin bertarung dengan berbagai macam orang dan jadi kuat.
Kalau kau, Dae-Wi?
Aku ingin uang.
Tujuan kalian sederhana sekali, ya.
Kalau kau, Mi-Ra?
Kalau aku, ingin hidupkan kembali dojo pedang keluargaku.
Wah, rumahmu itu ternyata dojo, ya?
Ya.
Kalau begitu, kenapa kau malah biarkan pedangmu dicuri semudah itu?
Sudah kukatakan, itu karena aku tak pakai kacamataku.
Memang benar
pedang ini sering digunakan.
Kembalikan!
Maaf, aku akan segera mengam...
Enyahlah dari hadapanku!
Mi-Ra.
Jangan biarkan Gaya Pedang Cahaya Bulan kita mati.
Bagaimanapun caranya
temukanlah penerus yang kuat.
Sejak saat itu, aku...
Indah sekali!
Aku suka!
Mi-Ra!
Mau coba?
Aku sudah korbankan segalanya.
Untuk cari penerus yang kuat.
Keinginanku
hanya itu saja.
Kalau dua orang yang mencari, jadi lebih cepat, 'kan?
Terserah kau saja.
Kalau tak salah jatuhnya di sekitar sini.
Maaf untuk tadi.
Aku menamparmu.
Pedang kayu itu adalah peninggalan dari ayahku.
Kalau begitu...
Kita harus menemukannya, ya!
Ya.
Aku meminjamnya dari tempat kerjaku.
Kalian benar-benar suka ikut campur, ya.
Hadirin sekalian.
Terima kasih sudah datang ke pertandingan God of High School
KORG Arena Arena Penyisihan Wilayah Seoul
babak penyisihan wilayah Seoul!
Bagi petarung yang bisa bertahan hingga akhir
dapat dipastikan akan mengikuti
turnamen God of High School tingkat nasional
yang diisi petarung-petarung terkuat dari penjuru negeri.
Siapa yang akan raih kemenangan
dan ambil langkah awal untuk wujudkan keinginannya?
Langsung saja, akan aku perkenalkan petarung kita hari ini!
Orang pertama:
Pengguna bela diri Taichi, Go Gam-Do!
Hoi.
Akulah yang akan menghabisimu.
Cukup sampai situ saja.
Siapa kau?
Di sini bukanlah are...
Kalau kau lengah bisa berbahaya.
Perhatian untuk para peserta.
Apa kalian sudah siap?
Grup A, pertandingan pertama:
Yu Mi-Ra melawan Han Dae-Chul!
Pemenang: Yu Mi-Ra!
Grup B, pertandingan pertama:
Jin Mo-Ri melawan The Beast!
Pemenang: Jin Mo-Ri!
Kuda-kudanya berbeda
tapi dia gunakan Taekwondo yang dipadukan dengan pukulan.
Grup A, pertandingan kedua:
Mah Mi-Seon melawan Woo Jeon-Jin!
Pemenang: Mah Mi-Seon!
Grup A, pertandingan ketujuh:
Baek Seung-Chul melawan Yu Sang-Min!
Pemenang: Baek Seung-Chul!
Grup A, pertandingan kedelapan:
Han Dae-Wi melawan Yes Man!
Pemenang: Han Dae-Wi!
Aku sangat ingin bertarung melawan Mi-Ra dan Dae-Wi!
Oh, ya. Si berengsek itu?
Selanjutnya dia akan melawan Go Gam-Do, ya.
Kita baru bisa bertemu di semifinal, ya.
Suhu Jin Mo-Ri!
Aku berterima kasih untuk yang tadi.
Tak apa, santai saja.
Itu hanya kebetulan saja.
Aku terlalu remehkan kemampuan musuhku.
Kalau tak ada Anda, entah apa yang nanti akan terjadi.
Setidaknya biarkan aku berterima kasih.
Sebentar lagi, pertandingan antara Gang Man-Seok
melawan Go Gam-Do akan segera dimulai.
Aku harus pergi.
Permisi.
Berhati-hatilah.
Dia itu kuat.
Aku tahu.
Tapi bukan berarti aku takut kepadanya.
Ini bukanlah kepercayaan diri.
No comments yet. Be the first to leave one.