نخستین 200 خط.
Thomas?
Aku putuskan akan pergi liburan.
Apa? Ke mana?
Sydney.
Kenapa?
Aku butuh jeda.
Jeda?
Dari apa?
Jeda darimu, Thomas.
Siapa itu?
Bisa kau yang buka?
Sebentar.
Halo, Thomas.
Thomas? Tom?
- Kau siapa? - Mundur.
Minggir.
Aku punya uang. Aku bisa membayarmu...
Ryker ingin kita keluar sebelum pukul 23:00.
Mari selesaikan ini.
Ini layanan membangunkan harianmu.
Pagi.
Bagaimana perasaanmu?
Lelah.
Ya, dan kau siap untuk turnamen, 'kan?
Ya, aku akan baik saja.
Ayah datang untuk mendukungku mengingat kau tak bisa datang.
Aku tahu. Maaf.
Haruskah aku bangunkan Sarah?
Jangan. Dia bilang tak mau ikut.
Sungguh?
Aku tak tahu harus apa dengan dia, Ash.
Kita akan pergi berlibur akhir pekan, jadi mungkin itu akan membantu.
Mungkin.
Aku akan coba antar dia temui psikiater sore ini.
Kau mau ikut?
Aku tak bisa. Aku harus kerja.
Ya.
Tidak, tak apa.
Ayah tahu dia berbakat, tapi kau lebih baik.
Entahlah, Ayah. Aku hampir tak bisa masuk final.
Kau bisa melakukan ini.
Ingat, tumbuhkan keberanian, ambil resiko.
- Hadiah didalam jangkauan. - Tepat sekali.
Mantra itu membantu ayah menangkan gelar juara dunia.
Kau juga bisa.
Terima kasih, Ayah.
Sembilan untuk Liz Knight.
Sembilan untuk Matthews.
Titik tengah target. Sepuluh untuk Liz Knight.
Sepuluh.
Matthews mencetak sepuluh dengan panah keduanya.
Sembilan. 28 dari 30 untuk Knight.
Terima kasih, bapak dan ibu.
Ini waktunya untuk Kate Matthews,
Untuk melihat jika dia bisa mengalahkan 28.
Aku minta maaf.
- Kerja bagus. - Terima kasih.
Hei, aku pada akhirnya pasti bisa mengalahkanmu, bukan?
Kau sangat bagus sekarang.
Aku rasa kau kurang fokus dalam berkompetisi hari ini.
Pergilah merayakan. Kau menang.
Juara dua tetap hal yang bagus.
Aku buruk. Aku kesulitan konsentrasi.
Sungguh?
Bagaimana situasi dengan Ash?
Kami berusaha mengusahakannya.
Kami akan ke selatan untuk liburan singkat bersama Sarah besok.
Terdengar bagus.
Kenapa Ayah tak datang hari Minggu?
Akan ayah usahakan. Ayah ada banyak urusan.
Semuanya baik?
Dia ingin menemui Ibu.
Menurutmu ini membantu, Sarah?
Tak ada yang salah dengan Sarah.
Dia remaja yang sangat normal.
Dia tak mau bicara. Menarik diri.
Dia tak mau berpartisipasi. Maksudku, itu tak mungkin normal.
Itu perilaku biasa untuk kecemasan.
Kecemasan?
Aku mengerti kau dan Ash mengalami masalah pernikahan.
Maksudmu aku yang membuat anakku merasa cemas?
Kau dan suamimu.
Dengar, aku bisa lihat kau melalui situasi sulit.
Tapi itu di tangan pasangan menikah untuk tunjukkan anak mereka caranya...
Tunjukkan mereka apa?
Caranya untuk bahagia.
Bisa kau lebih lambat lagi, sayang?
Apa kita benar-benar harus membawa busur panah?
Kita harus. Talinya perlu diganti.
Oke, jangan khawatir.
- Siapa yang kau SMS? - Bukan urusanmu.
Hei, Ben, ada kabar apa?
Pendanaan Shanghai sudah masuk.
Menunggu untuk disahkan siang ini,
Tapi kelihatannya semuanya lengkap.
Kerja bagus, Benny.
Baik, berikan bagian Thomas sesuai kesepakatan.
Kau sudah beritahu dia?
Dia masih belum datang.
Hubungi dia.
Sudah. Tak diangkat.
Itu aneh.
Aku rasa dia masih kesal denganmu.
Aku? Aku tak memaksa dia keluar. Dia sendiri yang memilih pergi.
Ya. Aku rasa pemilihan waktunya kurang tepat, ya?
Begitulah bisnis, Benny. Tak semua orang bisa jadi pemenang.
Aku akan coba hubungi dia lagi.
Baiklah, terima kasih.
Kau tak apa?
Jika itu artinya pekerjaan selesai untuk akhir pekan ini, aku tak apa.
Ya, itu selesai sekarang.
Waktunya keluarga. Janji.
Bagaimana menurutmu?
Ini cukup bagus.
Baiklah.
Pemandangannya luar biasa.
Aku tahu kau akan suka.
- Ayah! - Ya, sebentar.
Halo.
Aku mendengar suara alarm.
Ya, maaf. Aku lupa masukkan kodenya. Itu salahku.
Tak apa. Jika butuh sesuatu, beritahu aku.
Terima kasih.
Tok, tok, Gadis-gadis.
Tempat ini menakjubkan, Ash.
Bukan begitu? Bagaimana menurutmu, Sarah?
Ya, ini bagus.
Hei, kenapa kita tak pergi menjelajahi hutan?
Itu ide bagus. Bagaimana menurutmu?
- Apa kita harus? - Ayolah. Ini akan seru.
Ayah mendapat ponselmu! Ayo, cintaku!
- Kau semakin besar. - Kembalikan ponselku.
- Siap pria ini? - Kembalikan ponselku!
Thomas, ini Ash. Aku berusaha menghubungimu seharian.
Kesepakatan Shanghai sudah rampung.
Hubungi aku saat kau senggang.
Sudah ada kabar?
Masih belum.
Aku pikir kau janji tak bekerja selama di sini.
Ya, maaf.
Dia selalu menghubungi aku kembali.
Mungkin dia habiskan waktu bersama istrinya.
Susan?
Ya.
Itu mungkin benar.
- Hei. - Hei.
Ibu hanya ingin masuk dan ucapkan selamat malam.
Semuanya baik?
Aku harap ayah dan ibu bisa usahakan hubungan kalian.
Kami berusaha.
Aku tahu.
Ibu, aku minta maaf.
Maaf?
Karena membuatmu mengalami semua ini.
Kau tahu ini bukan salahmu, 'kan?
Ya. Dan ini juga bukan salahmu, Ibu.
- Tidurlah, oke? - 10 menit lagi.
Ibu pernah dengar itu sebelumnya.
Botol kedua?
Aku merayakan.
Mau aku tuangkan untukmu?
Tentu.
Lumayan?
Aku rasa akhir pekan ini akan bagus untuk Sarah.
Ya.
Udara segar akan membantu.
Menurutku karena kita semua berkumpul bersama.
Benar.
Jadi, bersulang.
Bersulang untuk kita.
Aku butuh waktu lagi, Ash.
Berarti aku rasa aku tidur di bawah?
Tolong.
Bisa kita bicara soal itu?
Aku tak mau.
Tidak malam ini.
Mimpi indah.
Hei, masih belum.
Kita belum mendapat persetujuan.
Dari siapa?
Ryker.
Dia di sini?
Ya.
Dia berada di sekitar luar sana.
Dia akan SMS kita saat siap.
Ryker: Alarm Perimeter Menyala. Eksekusi.
Bangun.
Demi Tuhan.
Ryker bilang mereka sudah aktifkan alarm perimeter.
- Kau tahu kodenya, 'kan? - Ya.
- Kau tahu kodenya? - Ya.
Bagus.
Ini rencana saat didalam rumah.
Kau urus anaknya, aku urus orang tuanya.
Jangan bunuh dia, mengerti?
Ya, tidak akan.
Waktunya kita bergerak.
Sinyal ponsel sudah diputus.
Ash!
Kate?
No comments yet. Be the first to leave one.