نخستین 200 خط.
SERIAL NETFLIX
Secara teori,
berolahraga menghasilkan endorfin.
Itu membuatmu melupakan hal yang tak menyenangkan untuk sementara.
Tapi hari itu,
sejauh apa pun aku berlari,
endorfin tidak berdampak apa pun.
Karena aku tahu,
sejak hari itu,
kehidupan normalku dan keluargaku
tidak akan pernah kembali.
Sung Yuan-yuan.
Apa yang kau lakukan?
Maafkan aku.
Aku mau membelikanmu minuman.
Apa…
Apa ini?
Ayo ke Ruang Kesiswaan.
Tidak.
Pak, bukan aku.
Mungkin Sung Yuan-yuan datang untuk menghiburku
- dengan cara yang tak dipahami siapa pun. - Bukan aku.
Pada saat itu, itu membuatku merasa
bahwa kesedihan dunia ini tidak ada hubungannya denganku.
Dan aku baru menyadarinya kemudian
bahwa di hari terburuk dalam hidupku,
aku bertemu orang yang paling kucintai.
Ini sangat bodoh!
Chang Che-kai!
Tapi aku tidak bisa
memberitahunya.
DIARI
- Apa yang bisa kita lakukan? Sekarang… - Tak ada pilihan…
Di mana An-an?
An-an masih rapat di atas.
- Apa itu demonya? - Ya.
- Taruh saja di meja. - Baiklah.
Lumayan.
Namun,
sebagai lagu andalan,
kurasa ini tidak cukup.
Menurutmu apa masalahnya?
Kau tahu aku ingin sesuatu
yang menggerakkan seseorang
begitu kita menyanyikannya.
Atau kita bisa mencoba mengubah arahnya?
Begini…
Sebenarnya, kita menerima banyak demo lagu baru.
Dan aku punya sekotak penuh di mejaku.
Kita juga terima banyak surel.
Aku yakin ada lagu bagus.
Jadi, maksudmu
lagu yang kubuat khusus untuk A-Lin
tak bisa dibandingkan dengan buatan para pemalas.
Po-han,
ini album konsep pertamaku.
Jadi, kita harus mencoba segala cara.
Permisi. Biar kuangkat teleponnya.
An-an,
apa ada lagu yang cocok?
AKU AKAN MEMBUATMU MENYESALI INI.
Belum ada yang cocok.
Tapi beberapa hari lalu,
Po-han juga berbicara dengan komposer dari Korea dan Jepang.
Mereka akan merespons dalam beberapa hari.
Bukan begitu, Po-han?
Bagaimana dengan ini?
Ya-ning, periksa kapan demo lain akan datang.
Aku akan mengatur waktu untuk membahasnya.
Tidak apa-apa, Po-han?
Po-han.
Ada apa?
A-Lin, maafkan aku. Aku ada urusan mendesak.
- Sekian untuk hari ini. Maafkan aku. - Apa?
An Yi-chi, dengarkan semua demo hari ini dan laporkan besok.
Apa?
Maaf.
Panggilan Anda akan dialihkan ke kotak suara.
DEMO UNTUK E SHINE
DEMO UNTUK E SHINE
PO-HAN
Li-na.
Li-na.
Li-na.
"Vitamin A."
OBAT TIDUR
- Kau di sini. - Kenapa kau membeli banyak obat?
Aku tak bisa tidur tanpamu.
Apa kau juga begitu?
Po-han, mari mulai dari awal, ya?
Aku tahu kau masih mencintaiku. Aku…
Kita sudah putus.
Tapi kau tetap datang.
Itu bukti kau masih belum bisa melepaskanku.
Huang Shu-hui, berhenti bermain-main.
Kenapa kau terus memanggilku dengan nama itu?
Kenapa dengan Huang Shu-hui?
Tidak akan ada Kung Li-na sekarang tanpa usaha Huang Shu-hui.
Lalu kenapa kau tak inginkan aku lagi?
Aku sudah usang dan tak pantas mendapatkanmu,
jadi, kau tak menginginkanku lagi?
Kau tahu alasan kita putus.
Kita tidak cocok.
Bukan karena kita tidak cocok.
Aku tak pernah ingin putus.
Aku tidak bisa putus denganmu.
Berhentilah minum.
Becerminlah dan lihat seperti apa dirimu.
Berapa usiamu sekarang?
Berapa tahun lagi yang akan kau sia-siakan?
Kendalikan dirimu.
Kembalilah, Wang Po-han.
Wang Po-han!
Ke-le.
Kau menunggu kakakmu?
Ya.
Makanlah selagi menunggu.
Ini.
Ke-le, tampaknya kakakmu selalu menjemputmu sepulang sekolah.
Dia tak berkencan dengan pacarnya sepulang kerja?
Dia tidak punya pacar.
Bagus.
Tapi kau tak bisa.
Aku tak akan membiarkanmu mendekati kakakku.
Kenapa?
Karena kau rakus, malas,
berantakan, dan tak punya motivasi.
Intinya adalah kau tak menggunakan otakmu.
Kenapa kau memberi Ke-le makanan berminyak lagi?
Maafkan aku.
Maaf, aku terlambat.
- Tak apa-apa. - Kau sudah lama menjaganya.
- Maaf. - Itu tugas kami.
Sebagai kakak Ke-le, jangan malu.
Bilang saja jika sibuk. Aku bisa mengantar Ke-le pulang.
- Jangan dengarkan Ke-le. - Ayo.
- Sebenarnya, aku… - Ayo.
- Maaf, aku akan pergi. - Jaga dirimu.
Sampai jumpa.
An Ke-le, kenapa kau berbicara omong kosong?
Hei, kau sungguh berpikir
bahwa Bu An adalah kakak perempuan Ke-le?
Siapa lagi? Ke-le mengatakannya sendiri.
Mana mungkin dia kakak laki-laki Ke-le?
- Kau lapar? - Ya.
- Dia ibunya Ke-le. - Kau mau makan apa?
Entahlah.
- Mau makan nasi ayam? - Nasi ayam.
Ibu?
Tak ada yang terlalu kejam dalam perang ini!
Ke-le, kau akan mati kali ini.
Ke-le. Cukup.
Sekarang berapa?
- Kurasa enam. - Enam?
Kemarilah.
Ayo.
- Berapa sekarang? - Hanya dua.
Bagus sekali.
Kau sudah mengerjakan PR?
Sudah sejak tadi.
Kelas terakhir hari ini adalah olahraga. Ada tes lari.
Aku menyelesaikannya lebih awal.
Kau pintar sekali.
Anak yang pintar.
Ayo.
Tidurlah. Bawa mainanmu ke dalam.
Kau tidak akan tidur?
Aku tak bisa. Ada pekerjaan.
Kau akan berkeriput jika seperti ini.
Kau mengeluh karena aku tua?
Tidurlah.
Kemarilah.
Ayo.
- Jangan lupa minum obat. - Baik.
AN KE-LE, LAKI-LAKI
Apa ini?
DEMO UNTUK E SHINE
DEMO UNTUK E SHINE
Kau tidak mengambil
Semua rasa rinduku
Tolong kembalikan permintaan maafku
Dan bencilah aku
Kisah lengkap
Dalam lingkaran yang tak lengkap…
Siapa yang mengirim lagu ini?
Aku juga tidak tahu.
Tidak ada yang tertulis di amplop ini.
Tapi di CD tertulis,
"Lirik: Cream, Musik: K".
Po-han bilang dia mengenal mereka berdua.
Kau kenal mereka?
K adalah Chang Che-kai.
Cream adalah Sung Yuan-yuan.
K adalah rekanku di Pop Hit.
Aku dipekerjakan untuk menggantikannya di Pop Hit.
Che-kai!
- Pak Chi. - Biar kuperkenalkan kepadanya. Dia…
Wang Han-po.
Pak Chi, maaf. Namaku Wang Po-han.
Sama saja.
No comments yet. Be the first to leave one.