نخستین 199 خط.
Manusia hampir dilenyapkan oleh iblis.
Dan yang selamatkan manusia hanyalah seorang penyihir.
Dia dipanggil Kaisar Sihir, dan dia pun jadi legenda.
Di antara para Kesatria Sihir akan dibentuk sebuah kelompok elite bernama Kesatria Royal.
Akhirnya ujian seleksi anggota Kesatria Royal pun dimulai.
Asta bersama Mimosa Vermillion dan penyihir misterius bernama Xerx Lugner
jadi tim pertama yang bertarung dalam turnamen ujian seleksi.
Apa?
Entah kenapa, Xerx sama sekali tak berniat bertarung.
Karena kesal dengan hal tersebut, hanya Asta dan Mimosa yang menyerang musuh.
Sekarang!
Di saat Asta dan Mimosa sudah dipojokkan dan akan kalah
sihir jebakan milik Xerx pun aktif
dan membalikkan situasi serta antarkan kemenangan.
Lalu yang muncul di pertarungan kedua adalah...
Benar-benar tak cantik!
Setidaknya jangan nodai kecantikan dari Kirsch Vermillion ini!
Halaman 75 Pertarungan Sengit
Oh, sulitnya hidup.
Kesatria Sihir Senior Peringkat 1 Pasukan Merak Koral Kirsch Vermillion
Kenapa dunia ini dipenuhi oleh sosok yang tak enak dipandang?
Dan entah kenapa, hanya aku yang dilahirkan secantik ini?
Sulitnya hidup.
Muncul lagi orang aneh!
Berisik, tahu!
Kau berisik!
Kau benar-benar menjijikkan, tahu!
Tak perlu putus asa begitu, Orang Jelek.
Aku paham kalau kau sangat iri pada kecantikanku
tapi ada sesuatu yang memang tak bisa diubah.
Siapa yang kau sebut jelek?
Tak masuk akal!
Apa ada yang rusak di kepalamu?
Yang cantik itu cuma kakak!
Menjijikkan, tahu!
Dasar laki-laki narsis!
Wanita sepertimu harusnya tak berkata seperti itu.
Soalnya proporsi tubuhmu sudah cantik.
Bagaimana kalau belajar sopan santun dariku?
Apa tim ini akan baik-baik saja?
Oh, Mimosa, ya.
Apa kau datang untuk menonton kecantikanku, wahai adikku?
Jangan sampai kecantikanku hentikan detak jantungmu, lo.
Aku tak bilang apa pun tentang kecantikan.
Kenarsisanmu itu bikin aku jijik, lo.
Bicara apa kau itu, Mimosa?
Tak kusangka kau tak pahami kecantikan ini.
Kau sedang sakit?
Biar kusembuhkan!
Yang sakit itu Kakak!
Jujur saja, semoga Kakak kalah!
Seperti biasanya, leluconmu payah, ya.
Apa?
Lelucon itu harus elegan dan cantik.
Ya, secantik sosokku ini!
Kakaknya Mimosa itu terlihat berkilauan!
Sosok yang unik, ya.
Aku tak begitu mengerti
tapi sepertinya Mimosa stres menghadapinya, ya.
Oh, halo, salam kenal!
Mimosa sudah banyak membantuku.
Apa kau rakyat jelata yang bernama Asta?
Benar.
Jangan berbicara sok akrab denganku, Dasar Binatang.
Tiba-tiba berubah jadi sorot mata kematian!
Aku tak tahan melihatmu.
Sifat dan tingkahmu tak cantik.
Keberadaanmu tak cantik.
Pakaianmu menjijikkan.
Dan otot-otomu itu tak enak dipandang.
Tubuh itu seharusnya dijaga supaya cantik.
Aku tak mengerti kenapa kau malah melatih tubuhmu.
Hanya orang lemah yang lakukan hal seperti itu.
Ya, aku memang lemah.
Soalnya aku tak punya sihir!
Karena itulah aku melatih tubuhku!
Meski tak enak dipandang, ini adalah senjataku!
Ukuran wadah mana setiap individu
sudah ditentukan sejak lahir.
Latihan tak cantik yang kaulakukan takkan ubah hal tersebut.
Wadah apa tadi?
Kenapa sosok merusak pemandangan sepertimu bisa jadi Kesatria Sihir?
Kakak, pastikan menangkan pertarungan ini, ya.
Oh, Mimosa!
Tak kusangka kau akan berkata seperti itu!
Apa akhirnya kau sadari kecantikanku?
Soalnya di pertarungan selanjutnya, kami ingin benar-benar buatmu babak belur.
Babak belur?
Benar-benar kata-kata yang tak cantik.
Siapa orang yang berkilauan itu?
Dari atas sini terlihat mencolok!
Kilauannya jadi terbuang percuma.
Kirsch Vermillion.
Dia kakaknya Mimosa.
Kalau dijelaskan dengan satu kalimat, dia itu menjijikkan.
Penjelasan macam apa itu?
Dia itu Wakil Komandan Pasukan Merak Koral, lo!
Jangan menghinanya!
Meski penampilannya seperti itu
dia gantikan Komandan mereka, Dorothy Unsworth yang selalu tertidur
dengan kerjakan semua tugas pasukannya!
Meski penampilannya seperti itu?
Ternyata kau juga menganggapnya orang aneh, Mata Empat!
Si Mata Empat memang menganggapnya aneh!
Si Mata Empat memang menganggapnya aneh!
Aku tak menganggapnya aneh!
Mungkin sedikit doang!
Pertarungan selanjutnya masih belum dimulai juga?
Mau sampai kapan mereka membuatku menunggu?
Kalau begitu...
Pertarungan selanjutnya...
Sol
Kirsch
Magna
Tim C
Cesc
Adrian
Willy
Tim D
...Tim C: Kirsch, Sol, dan Magna melawan Tim D: Cesc, Adrian, dan Willy.
Pertarungan kedua dimulai!
Nah, biar kutunjukkan kecantikanku pada kalian!
Berisik!
Kita harus segera kembali agar bisa dukung Bang Magna dan rekan satu timnya!
Asta sedekat ini denganku!
Kau itu santai sekali ya, Cebol Ampas!
Kalau mereka menang, mereka akan jadi lawan kita selanjutnya!
Xerx.
Kau tadi bilang, 'kan?
Kau datang ke sini bukan untuk menang tapi untuk suatu tujuan!
Sudah kubilang kalau itu bohong, 'kan?
Jangan sembunyikan apa pun dari kami!
Meskipun kau menyebalkan, kau itu rekan satu timku!
Dan kau juga kuat.
Aku ingin kita bekerja sama lalu jadi juara!
Asta.
Kalau begitu, selanjutnya tolong jadi umpanku lagi, ya!
Sudah kubilang kalau itu bukan bentuk kerja sama, 'kan?
Sudah dimulai, ya.
Sihir Penciptaan Api: Grand Slam!
Mana mungkin aku mau diam saja!
Kalau aku langsung maju dan hancurkan kristal mereka, kamilah yang akan menang!
Sihirmu itu bagus sekali, lo!
Kesatria jelata peringkat 5, ya?
Dia maju menyerang tanpa rencana sama sekali.
Dia sangat tak layak, ya.
Sihir Shakudo: Chase Jackal!
Kalian menghalangi saja!
Bagaimana kalau ini?
Aku sudah tahu kalau kau ada di situ!
Aku akan kalahkan mereka semua lalu mengalahkanmu juga!
Cara bertarung yang sangat kasar!
Sungguh tak cantik sama sekali!
Kau datang dari mana?
Kau itu terlalu tegang!
Padahal kau itu dianugerahi sihir jarak jauh dan jarak dekat.
Mana-mu menangis, lo!
Apa katamu?
Bacalah aliran mana musuh lebih banyak lagi.
Biarkan mana membimbingmu
dan gunakan sihir jarak jauh dan dekatmu di saat yang tepat.
Kalau kau lakukan, kau pasti akan membara dengan lebih cantik!
Ya!
Gunakan sihir jarak jauh dan dekat di saat yang tepat, ya.
Jangan terburu-buru dan baca aliran mana musuh.
Pertama akan kuhabisi yang paling dekat!
Terima ini!
Lalu, yang paling belakang!
Mantap!
Lo, si pria berkilauan itu pergi ke mana?
Sihir Penciptaan Tanah: Dewi Bumi yang Mengamuk!
Minggir!
Akan kutunjukkan kemampuanku agar naikkan peringkat pasukanku dan buat kakak bahagia!
Sihir Pengikat Lumpur: Flash Bog!
Takkan kubiarkan kau lewat semudah itu!
Kau dan golem-mu bisa tenggelam ke dalam lumpurku!
Sial!
Kenapa aku dikelilingi oleh orang-orang yang kasar dan berpikiran sederhana, ya?
Sihir Penciptaan Golem yang bisa diberi suatu perintah, ya.
Padahal tak ada strategi untuk menipu musuh.
Ukurannya yang mencolok tak cantik sama sekali.
Apa katamu?
Kenapa tak dibagi saja jadi golem-golem kecil untuk bingungkan musuh?
Kalau menanamkannya di tanah agar bisa sergap musuh juga akan sangat cantik.
Kau pasti bisa melakukannya dengan mana-mu yang unik, lo!
Ya!
Sihir Penciptaan Tanah: Dewi Bumi yang Terbagi-bagi!
Yang ini tak kuat tapi lebih cepat!
Kami takkan tertangkap lagi oleh sihir lumpurmu, lo!
Aku akan lindungi kristalnya!
Agar kristal itu tetap cantik dan tak tergores!
Mekarlah secantik yang kalian inginkan!
Bicara apa kau ini di saat kristalmu tak terlindungi sama sekali!
Sihir Penciptaan Air: Serangan Raja Laut!
Kena kau!
Maafkan aku
tapi kalian sudah terperangkap dalam kecantikan sihirku!
Sihir Bunga Sakura:
Sihir Bunga Sakura: Sihir Badai Kelopak Bunga Sakura ~Disertai dengan Ilusiku yang Cantik~
No comments yet. Be the first to leave one.