Voice

Voice (ボイス 110 緊急指令室)

دانلود زیرنویس Indonesian

فصل 2

هماهنگ با نسخه‌های زیر

[gganjay]Voice 2 ep 3
ناشر jeffrii

برچسب‌ها

other
تاریخ انتشار: 2025-04-05
تعداد دانلود: 42
مخصوص ناشنوایان: No

پیش‌نمایش زیرنویس Indonesian

نخستین 200 خط.

"Semua kisah, nama, tokoh"

"Dan insiden di drama ini merupakan fiksi semata"

"Tim produksi melakukan syuting dengan memerhatikan"

"Kesehatan mental anak-anak yang hadir di episode ini"

"Dan akan terus berusaha"

"Untuk memastikan kesehatan mental mereka"

Ini Kapten Kang Kwon Joo dari Golden Time di Pungsan.

Putriku berangkat sekolah pagi ini,

tapi dia tiba-tiba mengirimiku pesan orang itu menculiknya.

Saat aku mencoba melacak lokasinya dengan aplikasi,

ternyata dia di dekat rumah bedebah itu!

Menurut suamiku, bedebah itu menculik putriku,

jadi, dia berlari membawa pisau di tangannya!

Apa maksud Anda, "si bedebah?" Bisakah Anda lebih spesifik?

Namanya Oh Soon Im, 45 tahun.

Dia punya usaha toko ikan bersama suaminya, Hwang Ki Hyuk,

di Pasar Pungsan.

Lalu ini Hwang Hee Joo, putri mereka, 18 tahun.

Putra mereka, Hwang Ji Wook, berumur 7 tahun.

Kapten, Hee Joo

adalah korban pelecehan seksual.

Pelakunya dibebaskan sebulan lalu.

Dia telah lolos ujian sertifikasi untuk guru

dan memerkosa anak dalam kondisi mabuk.

Pelaku belum terlibat kasus sama sebelumnya, tapi ini 6 tahun lalu.

Kurasa dia mudah dibebaskan karena mengaku gila.

Putrimu pernah mengalami pelecehan seksual.

Benar begitu?

Pasti keluarga itu menyembunyikan sesuatu.

Ya, dia korban pelecehan seksual terhadap anak.

"Pelecehan seksual terhadap anak"?

Jadi, kumohon temukan Hee Jin!

Juga tolong temukan suamiku!

Kapten. Kami telah melacak posisi Hee Joo,

dan dia di dekat Vila Hope.

Itu di dekat Yeom Gi Tae, pelaku yang sudah dibebaskan.

Ponsel Hee Joo dinonaktifkan.

Periksa rute yang dia lalui saat ke sekolah setiap harinya

sekaligus rekaman CCTV aktivitas di sekitar rumah Yeom Gi Tae.

Lalu selidiki Yeom Gi Tae untuk mengetahui

- posisi dia pagi ini. - Baik, Bu.

Ada kasus. Penelepon umur 45 tahun, Oh Soon Im.

Kata dia, putrinya, Hwang Hee Joo,

korban pelecehan seksual enam tahun lalu,

diduga diculik oleh Yeom Gi Tae, pelaku yang melecehkannya.

Lalu suami Oh Soon Im, Hwang Ki Hyuk,

diyakini pergi ke rumah Yeom Gi Tae dengan membawa pisau.

Ponsel Hwang Hee Joo terlacak berada

di apartemen Yeom Gi Tae,

jadi, ada kemungkinan Yeom Gi Tae, berinteraksi dengannya.

Detektif Park, berangkat ke lantai dua, Vila Hope, kamar enam

di Seodong-gu, 30-ro-45 dengan opsir lain.

Pak Gu, ke Pasar Ikan Pungsan dengan beberapa petugas.

Ya, kami berangkat.

Bersiap menghadapi keadaan terburuk dan terus waspada.

Pastikan setiap opsir yang menuju ke sana

menggunakan bahan antipeluru agar aman.

Beri peringatan bahwa ada kasus sedang berlangsung.

Ya, Bu.

Kapten.

Pengajuan izin untuk melacak gelang kakinya akan lama

karena bagian yudisial yang punya wewenang untuk ini.

Lakukan secepat mungkin.

Oh Soon Im, adakah kejadian khusus

setelah dia dibebaskan?

Beberapa hari lalu,

dia datang ke toko kami.

Ya?

Aku sedang ke lemari es toko ini di belakang.

Seseorang mengintip lewat pintu belakang toko kami.

- Kenapa? - Siapa kamu?

Sepatunya berlumpur.

Sayang.

Sayang.

Aku kemari ingin minta maaf ke Hee Joo.

Aku berhak mati. Maafkan aku.

Bedebah, beraninya kamu kemari.

Beraninya kamu kemari setelah melakukan hal terkutuk itu?

Jangan!

- Lepaskan aku. - Jangan.

Jangan. Pergilah.

Jika kemari lagi, akan kubunuh kamu dengan tanganku sendiri.

Maaf. Bu, maafkan aku.

Tidak.

Dia pantas disambar petir.

Apa-apaan kamu?

Sesuatu terjadi kepada Hee Joo malam itu.

Hee Joo, ada apa? Sedang apa kamu?

Sayang.

- Ada apa? - Kamu sedang apa?

- Hee Joo, kamu sedang apa? - Lepaskan aku.

Sadarlah.

Aku harus begini agar dia tidak mengenali aku.

Kamu bicara apa?

Tadi bedebah itu menungguku di depan sekolah.

Dia bersembunyi di balik pintu masuk dan menatapku.

Apa? Astaga.

Berengsek.

Semua ini salah kalian.

Kalian bilang tidak akan biarkan bedebah itu bebas.

Mengerikan dan aku bisa gila karena itu menjijikkan.

Pergi!

Aku tidak ingin melihat kalian!

- Hee Joo. - Keluar!

Keluar!

Tutup pintunya.

Ayah Hee Joo pikir si penjahat itu datang untuk balas dendam.

Kami meminta bantuan petugas patroli,

tapi kami hanya diberi semacam jam dan menyuruh kami menunggu.

Akhirnya terjadi hari ini.

Tolong selamatkan Hee Joo dan ayahnya.

Kapten, telah dipastikan

Hwang Ki Hyuk memasuki rumah Yeom Gi Tae semenit lalu.

Sepertinya Yeom Gi Tae tidak keluar rumah sejak kemarin.

- Jangan berbuat jahat - Jangan berbuat jahat

Permisi.

"Seperti memikul beban"

"Ada cobaan"

"Permohonanku adalah"

Berengsek.

Kemari.

Kemari, Bedebah.

Hee Joo.

Di mana dia?

Di mana Hee Joo?

Kamu bicara apa? Mana mungkin Hee Joo di sini?

Tadi,

Hee Joo mengirim pesan. Katanya, dia diculik olehmu.

Dasar gila.

Di mana Hee Joo?

Apa lagi yang kamu lakukan kepada Hee Joo?

Aku tidak tahu apa pun.

Tolong taruh pisau itu dan mari berbicara.

Pikirmu aku akan percaya dusta seperti itu lagi?

Jangan sentuh putriku.

Akan kucincang kamu dengan tanganku sendiri.

"10.05, lima menit setelah percobaan pembunuhan terhadap Yeom Gi Tae"

"Episode Tiga - Waktu Penghakiman"

"Berdosa itu manusiawi"

"Tapi membenarkan dosa adalah perbuatan iblis"

"Leo Tolstoy"

"10.07, tujuh menit kemudian"

"Percobaan pembunuhan pelaku pencabulan, Yeom Gi Tae"

- Kamu yakin? - Tentu saja.

Sudah kubilang, dia ahli tentang mobil.

Kudengar dia juga ahli komputer.

Cetak biru yang mirip dengan perangkat SUA

dirilis di situs web "Thrust".

Makin kuselidiki Park Min Soo, makin mencurigakan dia.

- Lalu? - Ya?

Apa alasan dia tidak berangkat hari itu?

Aku belum sempat mencari tahu itu.

Sedang kuselidiki.

Aku masih menemui semua

untuk menemukannya.

Bisakah kamu mengakui itu?

Kamu tidak pernah memujiku...

Kamu pikir kamu akan aman setelah ini?

Postur dan prakiraan umurnya mirip.

Kang Min Soo, Bedebah.

Kang Woo.

Bedebah.

Berhenti!

Astaga, apa yang kulakukan?

Kang Min Soo!

Kang Woo. Astaga.

Kang Woo.

Kang Min Soo!

Berhenti, Bedebah.

Astaga, Kang Woo.

Lihat ke sana.

- Siapa kamu? - Maafkan aku.

Astaga.

Bedebah.

- Dia di sana? - Dia tidak di sini.

- Cari lebih teliti. - Aku akan cari lagi.

Komandan Do tidak mengangkat ponselnya.

Sambungkan ke radio.

Kurasa dia belum menerima pesan radio.

Sambungkan.

Kamu.

Di mana kamu tanggal 2 Juni?

Tatap wajahku, Bedebah.

Kamu kenal aku, bukan?

- Ya, bukan? - Lepaskan aku!

Hentikan!

Astaga.

Sial. Nomornya 501.

- Kamu tidak apa? - Kenapa lama sekali?

Bisa kujelaskan.

- Komandan Do, kamu di mana? - Kamu membawa radio?

- Mereka berikan ini untukmu. - Kamu seperti kelelawar.

Beraninya kamu bicara begitu?

Ada kasus mendesak.

Berikan kepadaku.

Urusanku lebih mendesak. Carikan informasi taksi.

Nomor pelat taksinya 31 SA 501.

Kang Min So, polisi dari Kepolisian Opo, sedang naik mobil.

Diduga dia pelaku utama kasus di Stasiun Samsu.

Agen Jin, cari taksi

More Indonesian subtitles for Voice

نظرات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left