Bitter Daisies

Bitter Daisies (O sabor das margaridas)

دانلود زیرنویس Indonesian

فصل 1

هماهنگ با نسخه‌های زیر

Bitter Daisies S01E05 No greater sorrow 720p NF WEB-DL DDP 2 0 x264-playWEB
ناشر UFSIMV
EPS 05

برچسب‌ها

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
x264
720p
720
تاریخ انتشار: 2021-12-28
تعداد دانلود: 22
مخصوص ناشنوایان: No

پیش‌نمایش زیرنویس Indonesian

نخستین 200 خط.

SERIAL NETFLIX ORIGINAL

Ada tulang manusia dan hewan di lubang.

Itu tulang wanita muda dari berbagai tahap pembusukan.

Di rumah, kau bilang punya adik.

Tapi saat aku bertanya, kau bilang tidak. Mana yang benar?

Aku punya.

Dia meninggal.

Kau tak apa-apa?

Sejak kedatanganmu sebagai Penjaga Sipil, Vidal menjadi gila.

Aku tak suka dia.

Cari informasi. Aku mau tahu siapa dia dan apa kepentingannya.

Kami membayar pelacur dan berpesta.

Geledah rumahku jika mau.

Seks bersama,

pemerkosaan, sadomasokisme.

Ada penjara tempat mereka disiksa.

Kulihat kau menyukainya dan mau lagi.

Berhenti!

Jangan bergerak.

Pamela?

Ada apa?

Katakan kau di mana.

Baiklah.

Apa yang mereka lakukan?

Menyingkir.

Jatuhkan pistolmu!

Tenang.

Jangan bertindak bodoh.

Rekanku dalam perjalanan.

Tenang, kumohon.

Modal recehan jadi Jutawan! Visi Mis Foya Foya, cuma di RECEH88

Kau mengacaukan laporan yang kuminta, Mantilla.

Aku tak tahu.

Kau tahu bagaimana aku terlihat di depan Elixio Montero?

Aku tak tahu.

Dengarkan aku!

Ini bukan pertama kalinya dan sikapmu seperti orang penting.

Kau dengar aku?

Ya, tentu saja.

- Tak ingin mengatakan sesuatu? - Maafkan aku.

Kau aneh, Mantilla.

Jika salah lagi, kau keluar.

Apa itu jelas?

Ya.

Tak ada duka lebih hebat

Daripada mengingat hari bahagia

Saat merasa sedih

DANTE ALIGHIERI - INFERNO, KANTO 5

BAB 5

"DUKA TERDALAM"

Berhenti!

Jangan bergerak.

Jatuhkan ke lantai.

Kenapa kau menyingkirkan ukiran itu?

- Mereka memintaku melepasnya. - Siapa?

Entahlah, agen properti.

Alberte, aku menemukan lokasi pesta dan ada seseorang.

Kau tahu siapa itu?

Marta.

Dia bekerja di pompa bensin dan membantu Romo Amaro di gereja.

Dia akrab dengan adikku.

Di mana kau saat dia menghilang?

Saat dia menghilang?

Sembilan hari lalu, sekitar pukul 16.00.

Dua hari setelah perjamuan Santo Pelindung.

Aku di rumah. Dengan teman wanita.

Pekerja di kelab, 'kan?

Ya.

Samanta.

Kau membayar jasanya?

Ya, karena dia butuh uang

dan dia membantu pekerjaan rumahku

serta menemaniku.

Hubungan kami seperti itu.

Kau tukang batu?

Aku dahulu penjagal hewan.

Tapi kini, dengan semua masalah dengan dokter hewan, aku tak bisa.

Aku mengecat rumah dan memasang batu.

Punya cat merah?

- Ya. - Kami perlu sampelnya.

Kenapa kau melepas ukiran itu?

Mereka pernah minta aku untuk pekerjaan lain.

Bersih-bersih?

- Bukan. - Kau melakukan pekerjaan lain?

Tidak. Itu pertama kali aku di rumah itu.

Gigi yang kita temukan di rumah itu cocok dengan rahang di lubang.

Gigi yang patah akibat pukulan, itu pasti brutal.

Mungkin mereka mematahkan lehernya.

Kemungkinan besar yang mayat kita temukan mati di salah satu pesta itu.

Wanita yang lain juga?

Itu mungkin, meski belum ada koneksi.

Forensik tak menemukan petunjuk lain di rumah itu?

Selain gigi itu?

Tak ada. Tempat itu lebih bersih dari ruang operasi.

Beberapa area ada bau pemutih.

Mereka pandai membersihkan rumah setelah pesta.

- Tapi ada sesuatu yang membantu kita. - Apa?

Penjara di kamar rahasia.

Sangat mudah melacak DNA pada semua pakaian itu.

Sulit untuk membersihkan kulit dan mungkin saja ada jejak

di antara celah rantai dan pengait.

Sudut ini tempat Marta merekam video,

tempat ditemukannya korban itu.

Itu mungkin orang yang membunuh wanita lain.

Dan mungkin itu juga orang yang sama yang minta Xabier membongkar ukiran.

Bagaimana orang itu tahu apa yang kita cari?

Aku tanya soal ukiran itu ke semua orang pagi ini.

Mungkin ada yang bocorkan.

Lalu mengirim Xabier membongkarnya.

Xabier bilang orang itu agen properti.

Siapa namanya?

Ricardo Bergantiños, salam kenal.

Selain bekerja di agensi properti, kau bekerja di bank.

Aku direktur agensi ini.

Uangmu pasti banyak.

Tidak sama sekali.

Agensinya kecil dan gaji di bank tidak begitu tinggi lagi.

Kau mengelola rumah ini di agensimu?

- Ya. - Siapa pemilik rumah ini?

Kami membelinya beberapa tahun lalu.

Itu hendak disita lalu kami membuat kesepakatan dengan bank.

Itu beruntung berkat posisimu di bank.

Pada akhirnya, itu tak menguntungkan. Harganya murah,

tapi kami belum bisa menjualnya.

Tapi itu disewakan.

Tidak.

Sejak awal, rumah itu tak memberi kami keuntungan.

Ada wanita memberitahuku soal pesta di sana.

Aku bahkan punya videonya.

Video yang menunjukkan ukiran yang kau minta bongkar.

Kau mau bicara jujur

atau mau aku meminta hakim untuk menahanmu?

Itu benar.

Aku menyewakannya ke pria yang membayar diam-diam.

- Siapa dia? - Aku tak tahu.

Dia meneleponku dan membayar tunai.

Satu-satunya syarat agar dia tetap menyewa adalah jangan ada perjanjian tertulis.

Termasuk yang terjadi di sana.

Aku mau akses obrolan di ponselmu,

mengambil sidik jari, dan sampel DNA.

Untuk apa? Aku dituduh melakukan sesuatu?

Kupastikan, jika ada kejahatan di rumah itu,

aku tidak tahu.

Jadi, bekerja samalah.

Tentu saja.

Aku akan melakukan apa pun.

Ada lagi.

Siapa yang bertugas membersihkan setelah pesta?

Kau jauh-jauh kemari, Letnan?

Kau mau diundang ke pestaku?

Mau pesan sesuatu?

Pesta di rumahmu dengan kostum kelinci itu?

Benar.

Itu tak ada.

Kami menemukan tempat pesta itu

dan menurut Ricardo Bergantiños dari agensi,

kau bertugas membersihkan setelah pesta.

Satu kebohongan lagi, aku akan menahanmu.

Kau bekerja apa lagi untuknya?

Aku mulai membawakannya surat dari agensi.

Lalu dia menawariku pekerjaan bersih-bersih.

Menawarimu?

Dia membayar dan memintaku tutup mulut.

Kenapa itu sangat penting?

Jika pernah ke sana, kau akan tahu jenis pesta apa itu.

Bukankah kau menemukan kamar rahasia?

Apa lagi yang kau temukan?

Tempat itu sangat berantakan.

Botol, gelas,

puntung rokok,

- noda di mana-mana. - Darah?

- Terkadang. - Dan kau diam saja.

Aku dibayar untuk diam.

Untuk tidak bertanya, bicara, dan membersihkan tempatnya.

Pernah mengambil sesuatu?

Mereka tak meninggalkan apa pun. Botol pecah dan sebagainya.

Maksudku bukan barang, melainkan orang.

Aku tak paham maksudmu.

Para gadis di bawah umur dibawa ke sana

dan kurasa kau punya karavan untuk mengantar mereka.

Kau punya bukti?

Aku punya kesaksian seseorang.

Dia akan mengulangnya di depan hakim?

Jika kau mau bicara lagi, pastikan ada pengacara.

Kerja samaku sudah cukup.

Aku yakin, selain berusaha menipu kita dan membersihkan rumah, dia membawa gadis

serta melakukan pekerjaan lain untuk pesta ini.

Kenapa kau begitu yakin?

- Seorang gadis di kelab mengonfirmasinya. - Siapa?

Aku tak bisa bilang.

Aku tak tahu namanya. Mereka memakai nama panggilan.

Dia mau bersaksi di depan hakim?

Dia takut.

Aku merasa pria ini tahu hal lain.

Dia mungkin pelakunya.

Tidak, dia terlalu bodoh untuk mengelolanya.

Tapi cukup bodoh untuk membunuh.

Kita tak bisa melakukan apa pun hingga ada kesaksian.

Aku tahu dan waktu kita makin tipis.

Aku yang akan pensiun, bukan kau.

نظرات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left