The Incredibly True Adventure of Two Girls in Love

The Incredibly True Adventure of Two Girls in Love

دانلود زیرنویس Indonesian

هماهنگ با نسخه‌های زیر

The Incredibly True Adventure of Two Girls in Love
ناشر umbulbil
Sorry if the poem part is not too poetic. Credit to JeeGee, for English sub.

برچسب‌ها

other
تاریخ انتشار: 2017-01-08
تعداد دانلود: 43
مخصوص ناشنوایان: No

پیش‌نمایش زیرنویس Indonesian

نخستین 200 خط.

Oke.

Oke.

Oh, sayang, antingku... tersangkut.

Pelan. Pelan.

Oh, tidak! Ali datang. Tidak!

Jangan, sayang. Jangan. Aku harus pergi.

Maafkan aku, sayang.

Maafkan aku.

Aku akan menemuimu minggu depan, oke, sayang?

Dengar...

Dah.

Dah!

Terkadang aku heran

apakah hidupku akan terus begini...

kehidupanku keras.

Itu yang selalu dikatakan oleh Bibi Rebecca.

Aku tinggal bersama dia...

dan pacarnya, Vicky.

Seperti kehidupan rumah tangga lesbian pada umumnya.

Bibi selalu cerewet soal sekolah,

selalu memintaku membuat rencana masa depan.

Tapi, kau tahu...

masalahku adalah... Aku hidup untuk saat ini.

Nikmati saja yang ada saat ini.

Hai, aku pulang!

Aku selalu bertindak berdasarkan kata hati.

Aku tidak terlalu memikirkan masa depan.

Maksudku, kau tak bisa menebak masa depan, kan?

Kita berhasil melewati hari ini.

Dengar, dengar!

Kau hanya perlu bersiap diri.

Apakah nasi mengandung protein?

Bisa aku minta?

Maaf!

Kau mau kacang, Randy?

- Biar kubuka! - Oke.

Astaga! Apa Frank datang lagi untuk makan malam?

Mamanya tak pernah masak, kasihan.

Hei, ada Lena.

Hai, semuanya. Apa kabar?

Nona Randall Dean?

Selesaikan kosinus ini?

Itu...

Kau menulis lagu cinta lagi, Nona Dean?

Baik. Murid lain saja.

Oke. Tak ada hal seperti ini lagi.

Oh, tidak, Nona Kecil Pembenci Matematika.

Lain kali, setidaknya nilaimu "C."

Tak ada harapan.

Aw, ayolah.

Hentikan pesimisme itu.

Aku punya lima menit untuk ceramah semangat.

Oke. Pertama...

Lena pindah kesini, ya?

- Ya, benar. - Benar?

Kedua.. matematika bukan akhir dunia. Bukan.

Oke, ketiga... kau punya aku.

Ya.

- Aku bantu kau, ya? - Ya.

Oke, baik, aku harus pergi.

Aku akan hubungi dan memeriksa keadaanmu.

Apa kau akan berpikir positif?

Apa kau akan mengerjakan PR matematika-ku?

- Aku akan bantu PRmu. - Tolonglah?

- Tidak. - Aku mohon.

- Bantu. Positif? - Ya. Baik.

Bagus, aku harus pergi. Ke ruang olahraga.

Sampai nanti.

Lihat disana... Randy Dean.

- Ya ampun! - Dia sangat aneh!

Oh Tuhan, kau tahu keluarganya?

Mereka semua lesbian.

- Aku akan memperlihatkanmu. - Ada apa?

Entahlah. Terserah.

Sialan!

Aku tak mengerti semua ini!

Ini hidupmu.

Apa?

Aku bilang, ini hidupmu.

Mobil yang bagus.

Baiklah. Baik.

Akan aku tangani.

Hai. Dengar, ada yang salah dengan mobilku.

Aku tak mengerti,

tapi kurasa ban belakangnya,

kurang udara atau apa ya.

Bisakah kau periksa untukku?

Barrier.

Memang tampak oke, tapi saat mengendarainya,

kau tak akan merasa mobilnya semakin bersuara.

Aku pikir ban mobilku butuh udara.

Dia pikir ban belakang perlu dipompa.

Seorang pria meneleponmu.

Aku tahu, kedengarannya aneh,

aku tak bisa menambah udara di ban itu

karena bannya akan meledak di depan wajahku.

Sebenarnya, ban tidak akan meledak

jika ditambah udara,

tapi...

Aku akan memompa banmu, jika kau mau.

Oh, Tuhan. Terima kasih.

Terima kasih. Aku sangat menghargai bantuanmu.

Aku merasa gila.

Kau siap?

Oke! Selesai.

Terima kasih. Aku seperti orang gila.

Tapi aku sangat menghargai bantuanmu. Terima kasih.

Aku mengkhawatirkan hal yang sangat aneh.

Terima kasih.

Oh iya, ini dimana?

Antah berantah.

Hei, kau sekolah di SMA Wallace kan?

Maksudmu penjara Wallace?

Tidak juga.

Baiklah, sampai jumpa di sekolah.

Randy. Randy Dean.

Kau tahu, seperti James Dean?

Dia pamanku.

Benarkah?

Bercanda.

Oke. Baik, sampai jumpa di sekolah.

Rumah besar itu, maksudku.

Sampai jumpa.

Evie, mengapa kita tak berjumpa lagi?

Mengapa?

Mengapa langit itu biru, oke?

Mengapa Bumi berputar?

Mengapa semua orang seperti itu?

- Mengapa tak ada yang mencoba berubah? - Entahlah.

Mengapa Ted selalu menyuruhmu?

Mengapa kau selalu menuruti dia?

Tunggu. Pertanyaanku sederhana.

Aku butuh jawaban sederhana.

Mengapa kau tak pernah menelponku lagi?

Baik. Tak bicara padaku.

Dengar...

Ayolah. Diam saja...

Hayjay?

Ya.

Orang-orang melihat ke arahmu, Hayjay.

Ya, sudah ku bilang.

Aku akan hubungi kau saat merasa lebih baik dan siap.

Oke, Nona Dean.

Mengapa kau tidak keluar saja?

Duduk di koridor

renungkan keadaanmu saat ini

dan cara memperbaikinya.

Setelah beberapa menit,

kau boleh kembali ke kelas.

Sudah sepuluh kali dalam beberapa minggu

kau terlambat.

Kita harus hentikan pertemuan macam ini.

Hei, kau baik-baik saja?

Ya.

Ya.

Tidak, terima kasih.

Paduan suara.

Kuharap asapnya

tak kan menghancurkan karirmu.

Bagaimana mobilmu?

Mobilku? Mobilku baik.

Masalah sekolah?

Sekolah sangat mudah...

dibanding hidupku.

Cinta begitu sulit.

Cinta dan menjalin hubungan.

Mengapa semuanya berubah?

Mengapa semua tak sama seperti awalnya?

Romantis dan menggairahkan dan...

kau tak tahu berapa banyak pembicaraan

yang aku lakukan dengan Hayjay

hingga menjelang pagi,

menelaah dan meluruskan hal-hal kecil.

Keesokan harinya, dia tetap orang yang sama.

Siapa Hayjay?

Pacarku.

Begitulah.

Nah, kau tahu, mereka bilang...

perempuan lebih cepat dewasa dari laki-laki.

Tidakkah dia menjadi dewasa saat usianya 17?

Tidak, lagipula,

mungkin kau harus bertahan

melewati masa yang sulit.

Aku benci itu.

Kurasa semua orang harus bertindak berdasarkan cinta,

bukan kewajiban.

Kau pikir begitu?

Ya. Kurasa begitu. Ya.

Aku tak tahan lagi. Sungguh.

Aku tak tahu lagi apa yang harus ku lakukan.

Coba berpacaran dengan wanita berumah tangga.

Apa?

Tidak.

Aku rasa semua orang butuh cinta, itu saja.

Kau tahu? Aku benar-benar minta maaf.

Aku belum mengenalmu,

tapi aku menumpahkan semua ini padamu.

Tidak apa-apa.

Ku harap, aku tidak

salah bicara.

The Incredibly True Adventure of Two Girls in Love subtitles in other languages

نظرات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left