Fortress of War

Fortress of War (Брестская крепость)

دانلود زیرنویس Indonesian

هماهنگ با نسخه‌های زیر

Fortress Of War 2010 720p BluRay x264 AAC
ناشر jameslango
untuk durasi film 02:18:19

برچسب‌ها

BluRay
x264
720p
720
تاریخ انتشار: 2021-08-16
تعداد دانلود: 126
مخصوص ناشنوایان: No

پیش‌نمایش زیرنویس Indonesian

نخستین 200 خط.

Terjemahan oleh : jameslango

Ditengah abad ke-19, Benteng Brest dibangun...

diantara pertemuan dua sungai, yaitu sungai Bug dan sungai Mukhavets.

Itu adalah benteng terkuat yang didesain agar tak bisa ditembus senjata apapun.

Namun, pertahanan benteng makin melemah, tapi semangat para pejuang tetap kokoh.

20 tahun setelah perang berkecamuk, kebenaran sejarah terungkap oleh buku karangan Sergei Smirnov.

Pada tanggal 8 Mei 1965, benteng itu diberi nama Benteng Pahlawan.

UNTUK MENGENANG JASA PARA PAHLAWAN YANG TELAH GUGUR DI BENTENG BREST...

DAN SEMUA PIHAK YANG BERJUANG MEMBELA TANAH AIR.

BENTENG PERANG.

21 JUNI 1941, TAMAN KOTA BREST.

Aku ingat. Aku ingat semuanya.

Ada pesta dansa pada hari Sabtu di taman kota, yang rutin digelar.

Namaku Alexander Akimov.

Aku anggota resimen ke-333 band militer.

Orang tuaku tewas di Spanyol tahun 1937.

Hanya aku dan kakakku yang tersisa.

Dan ini adalah Anya, panggilannya Anya.

Meskipun bagiku dia tak mirip seperti Anya.

Tunggu sebentar. Aku segera kembali.

Sashka, kenapa kau meninggalkan barak?

Oska menyuruhku. Seluruh band telah dikirim. Pemain terompet terakhir berangkat hari Rabu.

Prajurit Akimov dari band militer./ Siap, pak.

Kembali ke benteng segera.

Kenapa kau teriak padaku? Kau bukan Kaptenku, bukan ayahku juga.

Kenapa kau teriak padaku?

Akan kuadukan pada Sersan Kovalenok untuk menghukummu saat dia sembuh. Akan kuawasi kau.

Dan jangan bermain seperti itu.

Prajurit, balik kanan. Bubar, jalan.

Dan aku menganggapnya sebagai kakak.

Keluarga perwira militer, cepat bersiaplah!

Anya, kemarilah. Sirkus macam apa ini?

Tahan sebentar./ Diam. Tahan sebentar.

Tahan./ Lebih mudah mengatur resimen daripada keluarga sendiri.

Ini adalah rumahku. Bentengku.

Bangunannya lumayan besar.

Mustahil untuk dipanjat, tapi ada celahnya.

Ada celah untuk aku sembunyi, dan tak ada yang tahu lokasinya.

Terima kasih.

STASIUN KERETA API BREST.

Para penumpang, tolong tertib dan tetap tenang.

Jangan berkerumun didepan loket karcis.

Silahkan pergi!

Tiket untuk kereta selanjutnya telah habis terjual.

Tak ada tiket tersisa untuk hari ini! Tiket sudah habis terjual!

Kubilang tiketnya sudah habis terjual, bahkan militerpun tak bisa dapat.

Tak ada tiket untuk siapapun./ Aku bicara dengan bahasa Rusia sederhana.

Aku harus kesana selama tiga hari lalu kembali lagi.

Mereka yang akan memberimu tiketnya.

Kami belum dapat tiket. Sampai matipun takkan bisa dapat.

Aku punya keluarga di Daugvapils. Aku harus mengajak mereka ke tempat tugasku.

Tiket tersedia paling cepat tanggal 20 Juli.

Batalkan reservasinya.

Aku mohon padamu sebagai teman. Aku dilarang mengubah reservasinya.

Aku ada perintah dari Angkatan Darat. Aku hanya bisa berbuat sesuai perintah.

Tak ada lagi yang bisa kau lakukan?/ Mungkin ini yang terbaik.

Semua orang ingin pergi meninggalkan tempat ini!

Apa maksudmu soal itu?

Panas sekali disini. Seperti gurun Sahara. Hari yang sial bagiku!

Aku hanya ingin rebahan dan tidur.

Kereta khusus pasukan Jerman.

Halo, Kamerad Komisaris.

Hai, Nikolai. Kau bawa kaset film?/ Ya.

Hap. Hap! Lebih cepat lagi!

Tugushev.

Kolya memang cepat. Tapi Tugushev lebih cepat.

Takkan ada perang disini.

Skakmat./ Sebuah kesalahan besar.

Sekali lagi, ayolah./ Komisaris.

Kau belum pergi, Kamerad Komisaris Resimen?

Aku tak bisa meninggalkan kalian.

Apa ini pertandingan final?

Perhatian. Hadap kanan, grak.

Kau bawa filmnya?/ Ya.

Dan juga bir./ Jangan beri dia bir.

Shur, besok kan hari Minggu./ Hari Minggu saatnya untuk beristirahat.

Maka bantulah aku agar bisa istirahat. Pesan tiga bir.

Alik, Nina./ Jangan bilang begitu. Jangan.

Dan soda untuk anak-anak ini./ Akhirnya kau peduli pada mereka.

Hanya ini saja?

Terima kasih, Sonya./ Ayo pergi, prajurit kecil.

Kau membawanya?/ Tentu saja.

Ini soal cinta lagi?/ Ya, soal cinta.

Sepertinya aku ketahuan, Kamerad Sersan.

Apa?

Kau ini ceroboh atau apa? Dimana dia menemukanmu?

Aku salah memainkan nada, dan kau tahulah sifat kakakku.

Kau main lagu apa?

"The Hills of Manchuria."

Pastikan kau menguasainya. Kau akan memainkannya saat parade.

Hentikan musiknya.

Khrusch, kau sedang apa?/ Letnan, ini dansa "Swan Lake"...

Selamat pagi./ Selamat pagi.

Menurutmu, kapan perang kita dengan Jerman dimulai?

Apa maksudmu?

Aku diperintahkan menyelidiki kasusmu atas...

penyebaran berita bohong tentang perang dengan sekutu kita.

Aku yakin kau penganut komunis sejati. Seorang pria yang jujur.

Kenapa kau disebut penyebar berita bohong, Pyotr Mikhailovich?

Harusnya kau tanyakan pada semua orang yang menuduhku itu.

Bantulah aku, Pyotr Mikhailovich. Pangkatku tidak tinggi, dan aku tak punya wewenang kuat.

Kau bisa lihat usahaku untukmu. Aku tahu bahwa itu bukan salahmu.

Siapa yang menyebarkan berita bohong? Kau mau katakan?

Aku bicara baik-baik padamu agar masalah ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan.

Siapa pelakunya, Kamerad Mayor?/ Aku sendiri.

Aku mencoba memberitahu bahwa pasukan Jerman sebentar lagi akan mendatangi kita.

Aku tak mendengar berita ini dari siapapun.

Dan juga tak ada kepanikan di garnisun ini, Kamerad Vainstein.

Kau tak perlu kuatir soal itu.

Lihat kesini, Letnan.

Jika mereka benar datang kesini, kita akan terjebak disini.

Kekuatan garnisun disini adalah 8.000 jiwa.

Jumlah sebesar ini takkan bisa keluar dari Gerbang Utara dengan mudah.

Semua prajurit pasti membawa istri dan anaknya, perabotan rumahnya, taplak meja, bahkan serbet.

Pasti akan menimbulkan banyak korban jiwa.

Sebagian garnisun harus segera dipindahkan ke sekitar pasukan terkuat kita.

Di dua perang sebelum ini aku pernah berkata begini, dan sekarang aku mengatakannya lagi.

Dan respon pasukan Angkatan Darat ke-4?

Pyotr Mikhailovich, mereka takkan meninggalkan kita, kan?

Tidak akan.

Tidak akan, jika semua orang berada di tempat yang seharusnya.

Saat ini prajurit berada di satu tempat, dan perwiranya di tempat lain.

Prajurit tanpa perwira bisa hilang kendali.

Itu kesalahan besar, Kamerad Letnan.

Aku mengerti, Pyotr Mikhailovich.

Dan aku merasa bahwa pertemuan kita ini sangat bermanfaat.

Aku minta kau menjaga rahasia ini.

Sidang untuk kasusmu akan dimulai pada tanggal 27 besok.

Aku pergi dulu, Kamerad Letnan. Ada film baru di bioskop.

Ya.

Jadi, Sonya, Sonya. Maukah kau tetap disini?

Lihatlah kehidupan orang lain disini.

Anyuta, sudah lama aku ingin mengatakan ini padamu...

Terima kasih, Kamerad Mayor.

Tehnya sudah dingin./ Tidurlah, Katyusha.

Pasukan Jerman berhasil menyusup ke Brest dan menyamar menggunakan seragam kita.

Merekalah pelaku sabotase air dan penerangan untuk benteng kita.

Ada masalah apa?

Pembelot Polandia lainnya tertangkap di pos perbatasan.

Dia bilang perang akan dimulai jam 4 dini hari nanti.

Kau percaya itu?/ Tentu saja tidak.

Sudah ada 10 orang seperti dia yang ditangkap.

Dan mereka juga mengatakan hal yang sama. Hari ini tanggal 8 Agustus.

Aku sedang kesal karena Anya.

Gadis itu sudah remaja. Dia harusnya terbuka padaku.

Dan aku akan merasa beruntung jika dia mau cerita padaku.

Mungkin dia sedang sakit?

Ya, nama penyakitnya adalah Sashka Akimov. Anya kita sedang jatuh cinta pada pria itu.

Tidurlah, ayah.

Sasha. Kau ingat sudah berjanji padaku untuk mengajakku memancing?

Anya, ayahmu takkan mengizinkanmu pergi./ Aku akan menyelinap keluar di malam hari.

Baiklah, Anya, lanjutkan latihannya, aku ingin merokok dulu.

Ayo kita menikah./ Aku lupa bahwa kau telah melamarku.

Pikirmu aku tak sanggup menikahimu?

Aku segera kembali./ Tunggu.

Tunggu sebentar.

Halo./ Siapa namamu?

Nikolai. Aku kurir kaset film itu.

22 JUNI 1941 PUKUL 03.58

Latihan lagi? Mereka selalu mengganggu tidur kita.

Ada apa ini?

Akan kuperiksa dulu.

Merunduk!

Ada apa ini?/ Mungkin latihan.

Lari!/ Kemana?

Pulang. Aku akan menyusulmu./ Bagaimana denganmu?

Dimana Anya?/ Tenanglah. kita akan temukan dia.

Apa ini perang sungguhan?

Katya! Cepat./ Kau sudah siap?

Larilah.

Katya, ingat latihan kita. Sembunyi di bunker yang jauh dari sini.

Tenang dan fokus!

Ayo, nak./ Topimu.

Aku akan menjemputmu jika keadaan sudah membaik.

Dia pasti bisa menemukan kita, kan?

Tunggu disini.

Bagaimana denganmu?/ Aku akan baik-baik saja.

Aku mau ke markas resimen. Lari. Lari!

Bawa dia pergi.

Ayo! Ayo pergi!

Aku pernah membayangkan seperti apa rasanya perang.

Tapi aku tak menyangka ternyata seperti ini.

Semua orang penasaran kapan perang terjadi, tapi semua orang tak menyangka perang datang secara tiba-tiba.

Berlangsung cepat dan mengerikan.

Aku ingin berlari ke rumah itu. Dulu itu adalah tempat berkumpul jika terjadi perang.

Itulah yang tertulis dalam buku panduan perang.

Ada tempat persembunyian, dalam sebuah bangunan yang telah dihancurkan itu.

Berhenti! Tak boleh mengambil senjata tanpa seizin perwira!

Cepat!

Aku tak mendapat senjata.

Tapi aku punya senjataku sendiri.

Dan senjataku tak perlu izin siapapun.

Akhirnya sunyi juga.

PUKUL 06.30

Nak, merangkaklah kebawah.

Lari. Larilah, nak.

Kalian tak boleh kesini. Kalian tak boleh kesini!

BENTENG PERTAHANAN - RUMAH SAKIT

Kalian mau kemana?

BENTENG PERTAHANAN - GERBANG UTARA

More Indonesian subtitles for Fortress of War

نظرات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left