A Patch of Blue

A Patch of Blue

دانلود زیرنویس Indonesian

هماهنگ با نسخه‌های زیر

A Patch of Blue 1965 1080p BluRay H264 AAC-RARBG
ناشر Chyrus

برچسب‌ها

BluRay
1080
تاریخ انتشار: 2019-11-02
تعداد دانلود: 34
مخصوص ناشنوایان: No

پیش‌نمایش زیرنویس Indonesian

نخستین 200 خط.

Halo, Rose-Ann.

Tak mungkin telat. Kau lebih awal, kan?

Lebih awal?

Aku merasa ingin tak mengharapkan pemberian orang lain selama seminggu.

Beres-beres karena sekumpulan orang menjengkelkan.

Hey, apa yang kau kerjakan?

Makan malamku mana?

- Aku baru mau mengambilnya. - "Aku baru mau mengambilnya," apa?

Aku baru mau mengambilnya, Rose-Ann.

Itu mending.

Aku tak bisa dapat respek cukup di rumahku sendiri.

Sekarang, siapa yang habiskan ginku?

Aku tak tahu, Rose-Ann.

Oh, aku tahu dengan baik sekali

ada satu dua tegukan di bawah ini.

Dasar gembel tua!

Begitu sampai rumah, aku benar-benar akan jewer kuping jeleknya.

Kenapa kau harus taruh

barang ini di sini?

Dan semuanya lepas!

Kenapa ini semuanya tidak dirangkai?

Jawab!

Jawab, atau kau mau gamparan di mulut?

Diam, cerewet!

Sumpallah sekali saja dalam hidupmu.

Oh, tak berguna, dasar pemabuk tua.

Kau telah habiskan ginku lagi, kan?

Menyingkirlah!

Ya, ampun!

Bisa saja mematahkan leher tuaku.

Kenapa semua sampah ini berserakan di lantai?

Tanya dia.

Tanya Lady Selina.

Ayo, sekarang, makan malam belum siap, manik-maniknya belum dirangkai.

Ada apa denganmu?

Maafkan aku, Rose-Ann.

Aku habis keluar hari ini, dan saat baru...

Kau habis keluar? Ke mana?

- Hanya di taman. - Taman?

Bagaimana caramu membawa dirimu ke taman?

Mr. Faber yang mengantarkanku.

Setelah dia datang mengambil manik- manik.

Faber? Dia lancang sekali.

Ini bukan keinginannya. Aku minta padanya sudah lama.

Oh, kau merencanakannya di luar sepengetahuanku?

Dengar, kau ada lagi keinginan-keinginan mengejutkan seperti itu

kau bilanglah padaku hal itu.

Kau mengerti?

Maafkan aku, Rose-Ann.

Aku tak berpikir kau keberatan.

Aku keberatan. Aku sangat keberatan, mengerti?

Kau lihat kacamataku di suatu tempat?

Tidak, Ole Pa.

Rose-Ann?

- Rose-Ann? - Apa?

Kalau aku janji selesaikan semua pekerjaanku tepat waktu

tak bolehkah aku keluar lagi, besok?

Siapa menurutmu di sini yang punya waktu

mengantarkanmu jalan ke taman?

Ya, Faber tua tidak datang besok.

Kau bisa antarkan aku, Ole Pa.

Tinggalkan aku di perjalananmu kerja.

Tidak, dia tak bisa, karena kau takkan keluar.

Kumohon, Rose-Ann.

Apa yang membuatmu menentangnya?

Itu sudah jelas sekali, bodoh.

Kapan kau akan kerjakan manik-manikmu?

Aku akan membawanya bersamaku.

Aku akan kerjakan dengan cepat sekali di taman.

Kalau aku tidak selesaikan dua kali lebih cepat seperti di minggu awal

aku akan hentikan keinginan itu, aku janji.

Katamu.

Kapan kau akan kerjakan pekerjaanmu di sini?

Aku akan bangun lebih awal

dan aku akan terjaga lebih lama.

Aku mau makan malamku tepat waktu, seperti yang sudah-sudah.

Itu akan membuatmu baik melewatkan makan malam

sesekali waktu, perut berlemak.

Oh, dengarkan perut berisi bir membicarakan soal lemak.

Hanya satu hal yang akan menggagalkan keinginanmu, Selina.

- Dan itu bukan makan malamnya si gendut. - Apa, kalau begitu?

Tak ada yang akan membawamu pulang.

Kau bisa. Aku bisa tunggu.

Sering kali aku belum mau pulang

sampai cuaca cerah dan gelap.

Itu saja?

Gelap bukan masalah bagiku.

Aku selalu dalam keadaan gelap.

Bukankah itu mengejutkan?

Jadi kau begitu.

Kau dengar itu, Rose-Ann?

Dengan muka seperti dia, aku tak mau keluar

memamerkan diri di jalanan.

Mukaku? Ada apa dengan mukaku?

Kalau kau bisa lihat, kau akan tahu.

Itu tidak benar.

Tak ada masalah dengan mukaku, benar, kan, Ole Pa?

Tidak, tenanglah.

Abaikanlah dia.

Mukanya itu buruk.

Sekarang, ayo, lanjutkan siapkan makan malamnya.

Aku punya malam yang melelahkan di depanku.

Dan bisa kau bereskan manik-manik itu?

Lupakan soal tamannya, Selina.

Kau punya kehidupan yang baik dan tenang di sini.

Tanpa masalah.

Di mana dompetku tadinya?

Siapkan makan malam tepat waktu nanti malam.

Dan terhadap dirimu

cobalah sampai rumah dalam keadaan tidak mabuk sekali saja, muka menyebalkan!

Oh, pergilah jauh-jauh!

Ole Pa?

Ini terlihat lebih baik, Ole Pa?

Mau kau antarkan aku bila aku kenakan ini?

Baiklah.

Gantilah pakaianmu, kalau begitu

dan copot topi yang sangat buruk itu.

Kau tak butuh sama sekali aksesorinya Rose-Ann.

Kau yakin, Ole Pa?

Maksudku, bila mukaku sangat jelek...

Itu tidak jelek.

Itu hanya matamu.

Itu hanya karena orang-orang yang sangat ingin tahu.

Waktu kau kecil

mereka selalu ada di sekitar.

"Gadis kecil yang malang," mereka bilang.

"Apa yang terjadi?"

Rose-Ann dulu jadi sangat marah.

Ayo. Bergegaslah.

Aku tak punya waktu seharian.

Terima kasih, Ole Pa.

Terima kasih karena begitu baik padaku.

Tak bisa lakukan ini setiap hari.

Tidak, hanya sesekali.

Rasanya nyaman, rumputnya.

Ayo.

Mr. Faber bilang itu hijau.

Hijau seperti apa?

Hijau ya hijau, bodoh. Sama seperti pohon.

Aku ingin sekali tahu hijau.

Aku bisa ingat biru.

Langit biru, kan?

Ya, kadang.

Sudah sampai.

Sekarang, kau duduk di sini dekat pohon ini.

Dan kau jangan ke mana-mana, mengerti?

Oke.

Terima kasih sekali lagi, Ole Pa.

Dan, Ole Pa, mukaku...

Kau yakin ini tidak terlalu jelek?

Ole Pa?

Oh! Ini apa?

Enyahlah!

- Bisa aku membantumu? - Siapa?

Siapa di sana?

Kau sepertinya mengalami kesulitan.

Ada yang bisa aku bantu?

Ada...sesuatu yang merayap di punggungku

dan aku tak bisa menjangkaunya.

Aku menangkapnya. Tenanglah, tenanglah.

Ini...

Ini ulat.

Dan dia sepertinya sama ketakutannya seperti dirimu.

Oh, terima kasih, pak.

Sama-sama.

Oh! Ya, ampun!

Manik-manikku!

Oh.

Maafkan aku.

Aku tak pernah bisa temukan semuanya ini.

Sini, biar aku...

Memang baik sekali kau membantu, pak.

Mengada-ada. Ini salahku.

Apa yang kau perbuat terhadap manik-manik ini?

Merangkainya.

Itu cerdas.

Kau pernah berbuat kesalahan?

Kesalahan?

Malah orang bodoh tak mungkin berbuat kesalahan terhadap ini.

Mudah sekali buat gadis buta berbuat kesalahan terhadap ini, benar?

Ya, itu benar.

Belum pernah lihat kau di sini sebelumnya.

Aku baru sekali sebelumnya.

Kau datang kemari sering?

Mm-hmm. Hampir setiap hari.

Kau pengangguran, berarti?

Tidak, aku kerja malam

tapi aku tinggal di sini.

Ini.

Semua manik-maniknya sudah dikembalikan ke kotak.

Terima kasih, pak.

Aku harap kita sudah temukan semuanya.

Sampai jumpa.

Kau pasti sangat tinggi.

Eh?

Suaramu terdengar tinggi.

Oh, kira-kira enam kaki lebih sedikit.

Maaf, itu jauh lebih tinggi dariku?

Mari lihat, aku perkirakan kau kira-kira...

...lima kaki empat inchi kurang lebihnya.

نظرات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left