نخستین 200 خط.
NEW MEXICO, 1870
Kemari, jalang!
Bisa diamkan jalang itu? / Diam!
Balikkan mereka.
Sudah kubilang, jalang. Harusnya kau dengar.
Tapi kau tak dengar.
Ya.
Ayo, cepat.
Kita harus pergi.
Pertunjukan sudah berakhir,
Kumohon!
John.
Maaf.
Baik. Berkuda.
Ayo!
Ayo, Wyatt. Kau sudah bergembira.
Kumpulkan kuda-kuda mereka.
Nona Worthington.
Ke mana saja kau?
Ke mana saja kau?
Ke mana saja kau?
Nona Worthington... / Dari mana saja kau?
Ke mana saja kau? / Charlotte!
Ini tidak pantas bagi wanita seperti dirimu.
Aku... / Jangan sentuh aku!
Jangan sentuh aku, sialan. / Maaf.
Ada hal lain yang bisa kulakukan untukmu hari ini, Nona Worthington?
Dengar.
Aku sudah melalui hal ini dengan warga kota lain, Nona Worthington.
Jika ini ulah anak buah Billy, aku tak bisa berbuat apa-apa.
Mereka menembak suamiku.
Di kepala, selagi aku melihat.
Sementara mereka...
Mereka...Sheriff?
Sheriff, mereka mengambil adikku.
Mereka mengambil adikku.
Tidak adakah sesuatu yang bisa kau lakukan?
Bisa panggilkan bantuan? / Tidak, dengar!
Kumohon.
Ini risiko kalian semua hadapi saat kalian para imigran kemari.
Aku cuma seorang pria.
Kau bukan pria biasa.
Aku tidak punya anak buah untuk mengejar Billy dan anak buahnya.
Apalagi punya cara untuk mengejarnya, meski bisa.
Mereka mengambil semua kuda.
Bahkan...
...sekalipun kubawa kudaku, pergi sendirian terlalu bahaya.
Gurun juga...
...terlalu panas, saat ini.
Kau pengecut.
Sebaiknya kau naik kereta berikutnya kembali ke Santa Fe.
Berusahalah semampumu untuk melupakan semua ini.
Kereta berikutnya akan tiba dalam beberapa hari ke depan.
Kau tidak pantas mengenakan lencana itu.
Aku akan menemukan saudariku,
dengan atau tanpa bantuanmu.
Pertama, aku harus mengubur suamiku.
Aku tahu di mana mereka mendirikan kemah.
Tapi kau tidak akan sampai di sana hidup-hidup.
Tidak dengan sendirian.
Tapi jika kau cukup gila ke sana cari saudarimu...
...kau tahu di mana Jalur Jackson.
Perjalanannya sekitar dua hari berjalan kaki.
Di atas Sungai Merah.
Di situ kau akan menemukannya.
Semoga adikmu juga.
Isinya lima peluru.
Gunakanlah dengan bijak.
Tepat di seberang Sungai Merah.
Aku datang, Mary.
Tepat di seberang Sungai Merah.
Mary.
Mary?
Mary!
Tidak. Mary?
Tidak!
Tidak.
Tidak, tidak.
Tidak. Mary.
Mary.
Mary.
Aku datang, Mary.
Jangan sentuh aku. / Ayo, Nak.
Ayo, gadis! / Lepaskan!
Baik! Ayo.
Hentikan!
Dia liar di dalam sana?
Berhenti! / Ayo.
Ayo, Sayang.
Biar kujilat sedikit.
Sialan...
Banyak pelampiasan di kota.
Sekarang lepaskan gadis itu.
Kau tidak khawatir kemarin saat Wyatt...
...memasukkan penisnya.
Itu bukan urusanku.
Dan itu takkan terulang lagi.
Maaf?
Apa yang kudengar tadi?
Kalian mendengarnya?
Sepertinya orang Indian ini mau juga.
Jesse.
Sarungkan.
Ingat ucapanku saat kau masih kecil?
Satu-satunya jalan keluar dari permainan ini
adalah dengan yang keluar dari laras senjata ini.
Kalau begitu tembak aku.
Aku yang membesarkanmu.
Aku merawatmu sejak kau kecil.
Semudah itukah bagimu meninggalkan keluarga?
Kalian bukan keluargaku.
Kau mengambilku dari keluargaku.
Waktu meracuni ingatanmu, Nak!
Tapi kau sudah menjalani tugasmu.
Wyatt, tembak kudanya.
Pastikan dia pergi tanpa membawa apapun kecuali pakaian ditubuhnya.
Bos.
Tembak kudanya, Wyatt!
Ya, Nak. Aku sudah menunggu saat ini.
Kau suka itu?
Ini dia. Bagaimana?
Semoga perjalananmu indah.
Sisa orang Indian sekarang.
Sebaiknya pergi.
Sebelum aku berubah pikiran.
Dan meledakkan kepala itu hingga terlepas dari lehermu yang kurus itu.
Pergi!
Pergi!
Pergi sekarang!
Ada beberapa rekrutan baru untuk pekerjaan di Lincoln beberapa hari lagi.
Kita tidak butuh dia lagi.
Sementara itu, selagi menunggu
para rekrutan baru, kita akan sedikit bergembira di sini.
Ayo, Sayang.
Pasti dia manis.
Selamat tidur, gadis.
Kumohon, Tuhan.
Jangan ada lagi fatamorgana.
Tidak.
Hei! Kenapa kau di sini?
Mundur!
Kau terluka. / Berbaliklah!
Kataku berbalik!
Siapa kau?
Siapa kau?
Yang membawa pistol. Aku tidak akan bertanya lagi.
Kenapa mendatangiku seperti itu, Tuan?
Aku tidak bisa bahasa Indian.
Jadi sebaiknya kau bicara dengan benar kepadaku.
Itu Lakota.
Aku tahu kami semua terlihat sama bagi kalian kulit putih.
Tapi kami bicara dalam bahasa yang berbeda.
Hei, minggir atau kutembak kepalamu!
Sumpah.
Kau tidak akan menembakku.
Hei.
Dan masih banyak lagi peluru.
Tidak banyak kalau dilihat dari penampilannya.
Cuma butuh satu peluru untuk membunuhmu.
Aku tak ingin menyakitimu.
Mundur!
Kenapa wanita sepertimu ada di gurun?
Aku mencari saudariku.
Semoga beruntung.
Tunggu!
Aku disuruh mengambil jalur Jackson melintasi Sungai Merah.
Bisa setidaknya tunjukkan kepadaku arah yang benar?
Satu-satunya hal yang akan kau temukan di ujung Jalur Jackson
adalah Apache siap mengutilmu.
Siapapun yang menyuruhmu lewat Jalur Jackson, menuntunmu ke kematian.
Tidak.
Mary.
Adikmu.
Pirang?
Kau lihat Mary? Adikku?
Kulihat sekelompok pria membawa wanita pirang ke pegunungan, itu saja.
Ke mana mereka? Bisa katakan tempat berkemahnya?
Aku bisa, jika aku ingin mati.
Bisa tunjukkan arah yang benar?
Kumohon.
Tolong! Bisa tunjukkan arah yang benar?
Tolong, tolong, tolong, tolong.
Kau melihat Mary. Adikku.
Tolong. Ke arah mana mereka pergi?
Aku akan membawamu ke sana.
Pelurumu tidak cukup.
Tidak jauh lagi.
Sehari lagi mendaki.
Mereka mau mendirikan kemah tepat di seberang tikungan sungai.
Aku mau membuat api.
Jadi, rumahmu Nebraska?
Kurasa tidak ada rumah untuk lelaki sepertiku.
Kau berkata begitu seolah kau punya dosa yang perlu disesali.
Kita semua punya dosa.
Saudariku tidak.
Dia tidak bersalah.
Mereka mengambilnya dariku.
Mereka mengambil segalanya dariku.
Semua ini,
semua yang kau lihat, kemari,
No comments yet. Be the first to leave one.