نخستین 200 خط.
Disinkronisasikan oleh : - Rizky Orama -
Kisah ini berdasarkan kepercayaan.
Kepercayaan yang membuat hal yang mustahil bisa terjadi.
Kepercayaan yang membuat hal yang tak mungkin menjadi mungkin.
Ini kisah yang berhubungan dengan kepercayaan.
Ini 10 rupee, Hey! mau kemana kau?
Berikan aku palakannya atau kau kupecat!
Berikan uangnya atau kehilangan pekerjaan.
Letakkan disitu.
Karan Singh, Arjun Singh, letakkan uang palakanku.
- Jangan potong uang kita hari ini. - Ada apa dengan hari ini?
- Rahasia. - Rahasia?
Nanti kita kasih tahu, Jangan potong uang kami sekarang.
Ambillah seluruh upah kami besok.
Benarkah? Aku percaya pada kalian karena kalian anak Durga.
Tapi kalian jangan bohong ya.
20 rupee untukku besok!
Ayah, besok hari minggu, libur.
Selamat tinggal!
Apa kalian dari langit?
Tak usah pedulikan itu. Katakan saja berapa harga gelangnya!
Untuk apa kalian membeli gelang?
Sudahlah, katakan saja berapa harga gelangnya.
- Yang ini. - bukan, yang hijau itu.
- Gelang merah ini. - Yang emas ini.
- Yang warna-warni ini. - Wah gelang ini memang indah.
- Aku menang, kan Bu? - Bukan! Aku!
Anakku, Ada yang menang dan kalah dalam persaingan.
Dan itu berlaku untuk musuh.
- Aku menyentuh kaki ibu duluan. - Tidak! aku duluan!
- Aku ... ! - Hentikan.
Mengapa kalian selalu balapan?
Mau kau yang di depan, atau kau yang dibelakang.
Tapi semua anakku selalu yang terdepan dari yang lain!
- Ibu, Kami punya sesuatu untukmu. - Apa itu ?
- Pertama-tama tutup mata ibu dulu. - Untuk apa ?
- Tutup mata ibu! cepatlah! - Baiklah.
Buka mata ibu sekarang.
Ibu, kau mengenakan gelang sekarang, seperti wanita lain di desa.
Kami tidak tega melihat tangan ibu tidak pakai apa-apa.
Ayo Bu, ulurkan tanganmu.
Ayolah , Bu!
Tidak! Aku tak mau memakai gelang itu.
Kenapa?
Aku tak pantas memakainya di usiaku sekarang.
Aku tahu, Bu!
Dia hanya mau memakai gelang saat ayah sudah kembali dari kota.
- Itu benar, kan? - Sudah bertahun-tahun.
Dia takkan kembali, dia tak mau.
- Dia telah melupakan kita! - Tak ada kabar darinya sama sekali.
Dan kau selalu menunggunya!
Mari kita pergi dan kembalikan gelang kita. Ayo.
Tidak .. tunggu!
Berikan gelang itu padaku ... Berikan padaku.
Aku akan berikan gelang ini pada istri kalian kelak.
- Tapi siapa yang ibu maksud ... - Pergilah mandi, kita akan pergi ke kuil.
Suraj kab door gagan se Kapan matahari jauh dari langit
Chanda kab door kiran se Kapan bulan jauh dari sinarnya
Khushboo kab door pawan se Kapan keharuman jauh dari angin
Kab door bahaar chaman se Kapan saat musim semi jauh dari taman
Yeh bandhan to pyaar ka bandhan hai Ikatan ini adalah ikatan cinta
Janmon ka sangam hai Ini adalah kombinasi berbagi kelahiran
Yeh bandhan to pyaar ka bandhan hai Ikatan ini adalah ikatan cinta
Janmon ka sangam hai Ini adalah kombinasi berbagi kelahiran
Suraj kab door gagan se Kapan matahari jauh dari langit
Chanda kab door kiran se Kapan bulan jauh dari sinarnya
Khushboo kab door pawan se Kapan keharuman jauh dari angin
Kab door bahaar chaman se Kapan saat musim semi jauh dari taman
Yeh bandhan to pyaar ka bandhan hai Ikatan ini adalah ikatan cinta
Janmon ka sangam hai Ini adalah kombinasi berbagi kelahiran
Tum hi mere jeevan ho Kau adalah hidupku
Tumhe dekh dekh jee loongi Melihatmu aku akan hidup
Tum hi mere jeevan ho Kau adalah hidupku
Tumhe dekh dekh jee loongi Melihatmu aku akan hidup
Main to tumhaare khaatir Oleh karena itu untukmu
Duniya ka zaher pee loongi Aku akan meminum semua racun dunia
Tere paavan charnon mein Di kaki tarataimu yang suci
Aakaash jhuka denge hum Aku akan membuat seluruh langit menunduk
Teri raah mein jo sholay ho Jika ada percikan api di jalan kecilmu
To khud ko bichha denge hum Lalu aku akan meratakan diriku untukmu
Yeh bandhan to pyaar ka bandhan hai Ikatan ini adalah ikatan cinta
Janmon ka sangam hai Ini adalah kombinasi berbagi kelahiran
Yeh bandhan to pyaar ka bandhan hai Ikatan ini adalah ikatan cinta
Janmon ka sangam hai Ini adalah kombinasi berbagi kelahiran
Mamta ke mandir ki hai tu Dalam kuil dari Ibu tercinta
Sab se pyaari murat Kau adalah pujaan yang paling indah
Mamta ke mandir ki hai tu Dalam kuil dari Ibu tercinta
Sab se pyaari murat Kau adalah pujaan yang paling indah
Bhagwaan nazar aata hai Gambaran tuhan yang muncul
Jab dekhe teri surat Saat aku melihat wajahmu
Jab jab duniya mein aaye Kapanpun aku datang ke dunia ini
Tera hi aanchal paaye Aku hanya akan menemukan kerudungmu
Janmon ki deevaaron par Dalam dinding lahir yang terpisah
Hum pyaar apna likh jaaye Kita akan memahatkan cinta kita
Yeh bandhan to pyaar ka bandhan hai Ikatan ini adalah ikatan cinta
Janmon ka sangam hai Ini adalah kombinasi berbagi kelahiran
Yeh bandhan to pyaar ka bandhan hai Ikatan ini adalah ikatan cinta
Janmon ka sangam hai Ini adalah kombinasi berbagi kelahiran
- Salam , nyonya. - Akuntan? Kau?
Aku sampai kesini dengan susah payah.
Jika seseorang melihatku disini, hidupku dalam bahaya.
Tapi kenapa kau kesini malam-malam?
Tuan Thakur memanggil Anda untuk ke istana.
Istana yang mana?
Yang sudah menutup pintu sekaligus nasib kita?
Istana yang membekaskan luka di hati?
Pergilah. Aku tak mau melangkahkan kaki lagi kesana.
Mengabulkan keinginan orang yang sekarat...
...merupakan perbuatan yang sangat mulia.
Apa? Tuan thakur?
Ya. tuan thakur ingin menghembuskan napas terakhirnya.
Keinginan terakhirnya adalah untuk melihatmu.
Tapi selama Durjan Singh terkutuk itu berada disana...
Bagaimana bisa aku kesana?
Besok di festival Dewi Kali.
Durjan, dengan saudara iparnya, Nahar dan Shamsher Singh ...
... akan ke kuil dengan keluarga mereka.
Aku akan menunggu Anda di luar istana.
- Tolong datanglah. - Baiklah.
- Siapa orang itu ? - Dan siapa tuan thakur bu?
Aku telah merahasiakan ini bertahun-tahun lamanya.
Siapa sangka ternyata waktu akan memicu apinya juga nanti.
Ini kisah hidupku ...
... yang kurahasiakan dari kalian.
Tapi aku harus memberitahu kalian kebenarannya hari ini.
Ibu akan menceritakan semuanya.
Tuan thakur adalah kakekmu.
- Apa? - Tuan thakur? Kakek kami?
Ya. Aku menantunya.
Aku hanyalah seorang wanita miskin yang menikah dengan ayahmu.
Tapi Tuan thakur dihasut oleh Durjan Singh , keponakannya ...
... dan ia menolakku sebagai menantunya.
Ibu diusir dari istana.
Ayahmu menemukan pekerjaan di sebuah sekolah di desa.
Kami sangat bahagia dengan hidup kami, meskipun kami miskin.
Dan kelahiran kalian menambah kebahagiaan kami.
Tapi kebahagiaan kita berubah menjadi kesedihan.
Durjan Singh menginginkan warisan keluarga.
Dan suatu malam, dengan kejam ...
Dia membunuh ayahmu!
Apa? Ayah sudah...
Jadi selama ini kau?
Ya. Untuk menjaga rahasia ini, aku mengarang cerita.
Aku tidak ingin kalian merasa menjadi anak yatim.
Siapa sangka masa laluku akan kembali?
Dan aku harus pergi lagi ke rumah orang yang selalu kubenci!
Tidak bu, Kita tak mau pergi ke rumah orang yang telah merenggut ayah kita!
Ya bu. Kita tidak akan pernah melangkah ke tempat yang...
...membawa ibu dalam kemiskinan dan penderitaan.
Ibu tahu, bagaimana rasanya api kebencian mulai menyala ...
... ketika seseorang teringat kembali akan penghinaan yang dialami.
Tapi ibu selalu menyampaikan pada kalian pelajaran tentang cinta dan kasih sayang.
Bukan kebencian.
Kebencian hanya membuat seseorang dijauhi oleh masyarakat.
Kebencian adalah sifat dari setan, anak-anakku.
Sifat setan!
Maha Suci Dewi Kali !
Selamat datang, nyonya ...
Tuan thakur selalu bicara tentang Anda sejak tadi pagi.
Dia tak sabar untuk bertemu Karan dan Arjun.
Silahkan masuk.
Selamat datang, menantuku.
Jangan sentuh aku ... Aku orang berdosa !
Tidak, tuan thakur. Apa yang sudah terjadi adalah bagian dari takdir kita.
Tidak, Itu adalah kesombonganku yang telah merusak takdirmu.
Aku telah mendorong darah dagingku sendiri ke api penderitaan.
Aku harus dihukum berat.
Kematian terburuk yang belum pernah diderita seorang pendosa manapun!
Jangan katakan itu.
Waktu adalah penyembuh dari setiap luka yang ditimbulkan oleh kehidupan.
Sebelum aku mati, sekali saja...
boleh aku memeluk mereka?
Benar kan? Hidup kita adalah untukmu..
Karan dan Arjun adalah anakmu..
Ayolah nak.
Anakku!
Malangnya aku.
Aku tak bisa bermain dengan kalian.
Ku akan mengembalikan hak yang sudah kuambil darimu.
Sekarang kau adalah tuan rumah istana ini.
Dan anak-anakmu adalah ahli warisnya.
Ambil ini.
Tubuh menjadi tak berguna diusia tua.
Dan kau sudah merusak hidupmu!
Kaulah yang sudah meracuni hidupku! Pergi darisini!
Aku tak datang kesini untuk kau usir!
Setiap bata rumah ini adalah milikku!
Aku yang melayanimu sepanjang hidupmu!
Kau selalu mencoba membunuhku setiap waktu!
Tapi aku tidak mati.
Karena aku punya hutang yang harus kubayar, yaitu memberikan anak-anak ini yang sudah haknya!
Aku takkan memberikan pengemis ini satu senpun!
Sebaliknya, ku akan memberikanmu dan keluargamu ini, kematian!
Tidak! Aku sudah bersumpah padamu.
Kami tidak menginginkan apa-apa!
Kau bisa mengambil semuanya. Kami tidak menginginkan apa-apa!
Apa yang kau katakan?
Kau sudah memanggilku menantu dan menaruh anak-anakku didekap hatimu.
Itu sudah semua kekayaan yang ada didunia.
Kami tidak menginginkan apa-apa lagi.
No comments yet. Be the first to leave one.