نخستین 130 خط.
Manusia hampir dilenyapkan oleh iblis.
Dan yang selamatkan manusia hanyalah seorang penyihir.
Dia dipanggil Kaisar Sihir, dan dia pun jadi legenda.
Vetto dari Mata Matahari Tengah Malam, tiba-tiba muncul di hadapan Asta dan teman-temannya.
Dia berniat rebut batu sihir yang berada di Kuil Bawah Air.
Ayo, Kiato!
Ya, Asta!
Membosankan.
Pergerakan yang lambat dan serangan yang lemah.
Ternyata sampah yang tak punya energi sihir dan kotoran hewan memang hanya bisa sebatas ini, ya.
Kau pintar sekali lukai hati orang ya, Gorila Kekar.
Akan kami tunjukkan kekuatan sebenarnya dari sampah dan kotoran!
Asta dan Kiato berjuang keras melawannya, tapi Vetto terlalu kuat.
Apa kalian pikir punya harapan menang dariku?
Serangan konyol seperti itu takkan mempan terhadapku!
Masih belum.
Bocah Antisihir,
selama ini kau hanya bisa ayunkan senjatamu itu ke sana kemari.
Memangnya kenapa?
Kau takkan pernah bisa menang.
Sekarang berteriaklah, putus asalah!
Kalau aku menyerah
apa yang bisa kulindungi?
Dia bilang, "Kalau aku menyerah, apa yang bisa kulindungi?"
Halaman 46 Kebangkitan
Noelle.
Kahono!
Jadi, yang selanjutnya kalian, ya?
Coba sedikit hiburlah aku.
Ayah.
Magna, Luck!
Asta!
Semuanya bisa dikalahkan semudah itu.
Sekuat apa sebenarnya orang itu?
Masih belum!
Pecundang itu, enyah saja!
Asta!
Sihir Lagu: Rhythm Cushion!
Kahono, terima kasih.
Cukup bayar 1.000 yul.
Ya, akan kubayar 100 kali lipatnya, kok.
Apa sihir lagumu bisa sembuhkan mereka semua?
Bisa, tapi apa menurutmu orang itu akan biarkanku selesaikan nyanyianku?
Itu...
Oi!
Kakak, kenapa kau malah tidur?
Bagaimana dengan janji kita berdua untuk jadi idola dan penari?
Kita itu akan jadi idola bersaudara yang bisa menyanyi dan menari, lo!
Benar juga!
Dia kakakmu?
Benar, si bodoh itu adalah kakakku, Kiato.
Siapa yang kau sebut bodoh?
Aduh, duh.
Kalau saja pukulan itu tak kutahan dengan sihir tarianku
mungkin kepalaku sudah copot.
Benar-benar kuat.
Tapi...
Kami berdua punya impian pergi menuju permukaan!
Itu benar!
Demi impian itu, kami tak boleh tumbang di tempat seperti ini!
Ayo lakukan, Kahono!
Mana-nya semakin menguat!
Sihir Kombinasi:
Tebasan Dewa Laut!
Tebasan Dewa Laut adalah perpaduan sihir lagu dan tarian.
Berkat nyanyian Kahono, sihir tarianku menjadi lebih kuat.
Lalu, kulepaskan tebasan dengan kekuatan sihir!
Hebat.
Kiato, Kahono!
Kalian bisa!
Kalian berdua pasti sanggup melakukannya!
Kalian sudah berusaha keras sejak kecil!
Hari ini kita akhiri sampai di sini saja, ya.
Kalau begini saja sudah buat kita capek, kita takkan jadi orang kaya.
Kau benar.
Kita takkan bisa jadi bintang, ya.
Selain itu, lagu dan tarian kita harus bisa buat Dewa Laut senang.
Kita harus berusaha lebih keras lagi, ya.
Oke, ayo lakukan.
Kerja keras...
...takkan pernah bohong!
Nyanyian burung kecil
dan tarian tikus kecil bisa hasilkan kekuatan sebesar ini, ya.
Sihir dari negeri asing memang menarik, ya.
Benar!
Ini adalah sihir yang tercipta di negeri ini!
Kami berdoa, bernyanyi, dan menari untuk Dewa Laut.
Kami melakukannya sejak lama, sampai-sampai sihir sudah melekat dalam kehidupan kami!
Benar!
Sejak kecil, lagu dan tarian ini
terus kami persembahkan pada Dewa Laut dan penduduk Kuil Bawah Laut!
Sihir ini...
...adalah ikatan kami...
...dengan penghuni Kuil Bawah Laut!
Kalian bisa!
Kiato, Kahono!
Ayo, Kiato, Kahono!
Takkan kami biarkan kau...
...hancurkan ikatan itu!
Berhasilkah?
Memangnya kenapa?
Tak mungkin.
Kiato!
Kakak!
Kiato!
Lari, Kahono!
Impian?
Ikatan?
Orang seperti kalian tak pantas bicara soal itu!
Kahono!
Kurang ajar!
Sihir Permainan: Monster Toy!
Kalian semua anggap ini permainan.
Impian dan ikatan hanyalah milik kami.
Milik Mata Matahari Tengah Malam!
Justru kalianlah
yang hancurkan impian dan ikatan darah emas kami!
Apa yang sebenarnya dia bicarakan?
Dasar iblis!
Sekarang kalian tak bisa lagi menyanyikan dan menarikan omong kosong itu lagi.
Dengan kata lain, impian kecil murahan kalian sudah pupus.
Bagaimana, Makhluk Lemah?
Sekarang kau sudah takkan bisa terbang lagi.
Apa kau sudah rasakan yang namanya keputusasaan yang sebenarnya?
Aku tak suka tatapanmu itu.
Kalau begitu, akan kurobek satu demi satu sayapmu itu.
Burung yang tak bisa bernyanyi takkan punya alasan untuk hidup lagi.
Aku hanya akan...
Hentikan!
Lepaskan dia!
No comments yet. Be the first to leave one.