نخستین 169 خط.
disana adalah pemandangan yang nggak akan aku lupakan
Semua yang terjadi disana menjadikan siapa aku sebenarnya
koleksi satu demi satu momen perjalanan hidup
setiap moment seperti butiran-butiran dalam jam pasir
Pertama kali aku lihat jam pasir besar, saat 14 tahun
ibu dan aku kembali ke kampung halaman dia...
Setelah dia bercerai dari Ayah.
Sekarang, 12 tahun kemudian..
Aku mencari jati diri sebelum semua terjadi kembali...
Dengan "Dia"
SAND CHRONICLES Translate By Aeh
itu jam pasir?
terbesar didunia.
berapa lama tanda itu?
sepanjang tahun
A year is a lot of sand.
Ann?
bisa dapat apa yang kamu mau?
tentu, aku akan ambil ini satu..
Shimane Prefecture, 1995
bawah adalah masa lalu.
tengah adalah masa kini.
Dan atas adalah masa depan.
masa lalu akan menjadi masa depan. benar, ibu?
Aku bilang dia tuh nggak ada bagusnya.
bisnis dia gagal, punya hutang dan sekarang dia meninggalkan kamu.
keluar sebetulnya. aku tidak bisa memberi makan kalian berdua.
Kamu dengarkan, Miwako?
Kamu harus akhiri semua ini dan jalan terus.
Kamu harus kuat.
Wow, Nenek sangat hebat Aku inggat itu
disana supermarket ini?
kamu cucu nenek Misayo, benar?
Yes.
aku dengar kalian berdua baru kembali.
Kamu sudah besar sekarang
aku minta maaf tentang saudara kamu.
Makasih.
Hati-hati, eh?
Stop staring.
"Tsukishima Brewery"
terima kasih sudah datang
tak usah sangsi
minuman keras, huh?
itu anak Miwako
ayah dia meninggalkan dia dengan banyak hutang
Malangnya.
nggak, aku nggak
kamu nggak punya uang?
aku bisa kasih kamu kerjaan.
nggak terima kasih
bukan urusan kamu
kamu butuh kerja untuk hidup
ibu aku sedang kerja
daripagi sampai malam
bawa ini
ikut aku.
Tunggu!
Jalan sini.
apa yang terjadi?
Dia membantu aku.
Itu bagus. Kamu sedang mambantu ibu kamu..
nggak, aku...
kamu akan dapat upah cepat disini
itu kerja bagus
Ayo
kayu bakar harus tumpuk di sini
siapa yang kamu panggil?
siapa nama kamu?
Ann Minase.
By you, Ann.
dan kamu?
Daigo Kitamura.
kamu orang baru yah?
aku angkat dengan tenaga taruh disini
By Daigo?
kamu teman Daigo's?
kamu baru kampung ini?
beri tahu aku... siapa nama kamu?
Ann Minase. Sekarang, jika sudah permisi, aku sibuk.
Yoo-hoo, kakak! ini Ann. dia baru disini!
dia kakak ku, Fuji.
Aku Shiika.
aku bantu kamu.
apa, lagi-lagi Shiika?
kembali ke kelas "flower class."
aku ingin menolong.
nggak dengan kimono, nggak yah
sampai sini.
makasih.
aku akan naikkan kamu jam 10 besok disini.
apa?
kamu maksud masih banyak kayu bakar?
4 truk lagi.
Good luck.
sebelah sini.
ini, Daigo.
kaliab berdua terlihat akrab
aku nggak suka di bilang akrab
Oh, hello.
mau membantu, Fuji?
jadi kamu kemari jika Ann bicarapadamu, huh?
mau beberapa ohagi rice cake?
sungguh? aku suka beberapa!
bagus, kamu makan selagi kita kerja.
aku juga mengajak kamu
berhenti menggunakan dialek tokyo
kamu selalu membanggakan diri
lewat sini
aku lapar
ayo, Daigo.
aku blom makan ohagi tahun ini
kita membuat itu
sungguh?
kalian sanggat hebat.
kemudian aku nggak makan apapun.
setelah memakan 20, waktu itu!
Well, that figures.
Ann!
Ann!
ayo cepat!
ini tentang ibu kamu!
Dia seperti bertingkah aneh?
dia terlihat sangat depresi, marah atau manangis?
lakukan lebih baik dari aku, Ann.
coba nggak bilang ke ibu kamu, dia harus kuat
Dia mengambil jalan ini mencoba keras untuk waktu lama
Ibu
Apa yang kamu lakukan?
aku nggak bisa tidur.
aku keluar sebentar untuk mencari udara segar.
aku pergi bersama kamu
bawa aku bersama kamu
nggak. kamu diam disini, Ann.
kita tetap nggak dapat mencari dia.
kita mencari dimana-mana.
jangan khawatir ibu kamu akan kembali.
aku yakin dia hanya ingin sendiri dahulu.
tuhan nggak akan meninggalkan kamu
apa?
semua akan baik.
jenasah dari Miwako Uekusa akan datang malam ini...
di rumah keluarga dari 6pm
seluruh desa sangat bersimpati
mereka menemukan sudah terkubur salju di bukit
aku dengar dia melukai pergelangan tangan
sangat mengerikan
Ann...
lupakan aku.
aku tetap bilang pada ibu kamu untuk tetap kuat
itu semua salah aku
nggak,itu bukan
ini salah ibu
Ann...
Lemah! Kamu Lemah!
Ann!
aku minta maaf
ini mudah di benerin
nenek kamu bilang... ibu kamu berikan ini buat kamu
ini
jangan di lempar lagi
Daigo...
aku sekarang...
semua sendiri
Ibu meninggalkan aku
dengar aku bilang...
aku selalu bersama kamu
aku janji
aku selalu disisi kamu
No comments yet. Be the first to leave one.