نخستین 200 خط.
Diterjemahkan oleh Indraupik
Apa kita sudah tiba?
Aku sudah menyelesaikan puzzle ini dua kali.
Baik yang maju maupun yang mundur.
Untuk yang terakhir kalinya Chelsea, kita...
Kita hampir tiba.
Kita akan habiskan waktu yang terbaik di sini di Willows.
Hore!
Hore.
Aku bahkan buat daftar hal-hal menyenangkan di musim panas
untuk menghabiskan waktu 2 minggu penuh liburan.
Wow! Ada banyak sekali.
Memperbaharui rute
sekali lagi.
Barbie, berdasarkan GPS-ku, kita tadi di sana
harus belok untuk pergi ke rumah nenek.
Skipper, aku tidak butuh GPS.
Aku mengenal daerah Willows seperti aku aku mengenal daerah Malibu.
Itu dia, teman-teman!
Pohon yang pertama.
Pohon yang paling pertama?
Pohon willow yang pertama di Willows.
Para pendiri kota membawa serta ranting pohon willow bersama mereka,
dan semua pohon yang ada di sini berasal dari sana.
Kamu benar-benar tahu tentang sejarah Willows.
Dan ranting-ranting.
Oh, aku belajar banyak saat aku masih jadi seorang pemandu tur di Willows.
Ehem.
Jika kalian melihat di sebelah kiri kalian,
kalian akan melihat Alun-alun kota.
Memperbaharui, memperbaharui.
Oh! Itu toko es krim McKinley,
dimana jadi juara penyendok es krim junior selama 9 bulan berturut-turut.
Menara jam dimana akan memilih bunyi bel paling indah.
Dan di sebelah sana adalah Balai Kota.
Biar kutebak, kamu juga bekerja di sana?
Dia adalah Walikota cilik saat berusia 4 tahun.
Itu cuma perayaan biasa.
Kecuali ketika aku menyatakan rambut poni adalah gaya rambut resmi dari Willows.
Apa kita akan habiskan liburan kita di tur kenangan Barbie?
Tempat bermain!
Di sana ada kapal bajak laut raksasa yang paling keren!
Stacie pikir itu adalah kapal bajak laut sungguhan.
Harap maklum, Skipper. Saat itu umurku 4 tahun.
Ooh, di sana ada sebuah bangku!
Apa? Kukira kita hanya menunjuk benda begitu saja?
Apa kamu tak ingat apapun tentang Willows?
Chelsea masih bayi saat kami pindah ke Malibu.
Aku yakin aku akan mengingat sesuatu.
Pasar Malam Willow!
Pasar Malam Willow!
Kita sedang ada dimana tadi, Joe?
Wisconsin.
Oh, iya. Mereka semua terlihat sama setelah sekian lama.
Yang kita lakukan hanyalah memasang... Membongkar.
Memasang... Membongkar.
Jangan khawatir, Marty.
Keberuntungan kita akan segera berubah.
Apa kau tak bisa melakukan sesuatu dengan benar?
Maaf, boss!
Rumah lama kita! Sama seperti yang kuingat.
Sempurna.
Tiffany, tamu agung kita sudah tiba.
Itu nenek!
Anda sudah sampai di tujuan.
Akhirnya.
Nenek!
Anak-anak!
Kalian semua sudah besar-besar.
Nenek hampir tak mengenali kalian.
Ini tak seperti nenek tak pernah bertemu kami,
kita baru saja chatting minggu lalu.
Itu benar, tapi kamu tak bisa memeluk.
Kemarilah.
Anak-anak, nenek punya sebuah kejutan untuk kalian.
Aku suka, suka, suka kejutan!
Ayo, 'mereka' ada di dalam.
Oh, itu keren. Ayo!/ Oh, aku penasaran apakah itu.
Mereka?
Cupcake!
Nenek tak perlu repot-repot.
Lihatlah di bawah cupcake.
Anak anjing!
Oh! Bukankah mereka manis.
Mereka anak-anaknya Tiffany.
Oh, mereka sangat imut!
Siapa nama mereka?
Nenek tidak tahu. Kenapa tidak kamu yang putuskan?
Mama, gadis-gadis ini sangat cantik!
Apakah ini kejutan kami?
Iya, anak-anak. Akhirnya kalian akan mendapatkan nama.
Aku akan memanggilmu Honey.
Bolehkah aku memeliharanya?
Wow.
Berhasil salto.
Tadi gerakan yang hebat, Rookie.
Dengar itu? Aku Rookie.
Apa kamu ingin mendengarkan musik, DJ kecil?
DJ?
Oh, iya! Itu musikku.
Sedikit fals
tapi kamu punya irama.
Kemarilah, manis.
Bukankah kamu ingin bertemu dengan Barbie?
Bagaimana jika dia tak suka padaku?
Kenapa dia bisa tak suka padamu?
Pergilah.
Halo.
Oh! Kamu mengemaskan.
Siapa namamu?
Pup-a-doodle-doo?
Salt 'n' Puppa?
Cute-asaurus Rex?
Tidak, itu tidak benar.
Kita akan pikirkan sebuah nama untukmu nanti saja.
Aku akan telpon Christie. Mau membuat rencana untuk pasar malam.
Menaiki semua wahana dengannya adalah no.1 di urutan hal menyenangkan musim panasku.
Menurutku dia tak akan melepaskanmu tanpa mengajak dia.
Iya, dia lengket kepadamu.
Seperti Taffy.
Bagaimana menurutmu dengan itu?
Aw, itu sebuah nama yang imut.
Jangan khawatir, namamu lebih imut.
Ayo, Taffy.
Aku tak sabar untuk bertemu denganmu.
Iya, aku akan menemuimu di tempat penjualan karcis.
Kamu tahulah.
Oke, kamu juga.
Tidak, kamu yang tutup duluan.
Ini kamar lamamu?
Aku tidak tahu kalau kamu adalah seorang badut rodeo!
Cuma sekali musim panas.
Banteng-banteng itu galak.
Chelsea?
Kamu akan tidur di kamar lamanya Skipper dan Stacie di seberang lorong.
Kasurku masih memantul.
Mantul, mantul, salto, mantul.
Punyaku masih punya pemandangan yang terbaik.
Apa itu?
Tupai? Dan sebuah sepatu tua?
Daging babi asap?
Kenapa aku tak dapat tempat tidur tuan putri?
Ataupun foto?
Terakhir kalinya kita tinggal di sini, kamu tidur di keranjang bayi.
Aku yakin kamu masih bisa masuk.
Kamu tahu, mungkin masih ada sesuatu milikmu di loteng.
Ayo kita selidiki.
Wow!
Chelsea, ini dulu adalah keranjang bayimu.
Lihat, Skipper? Aku terlalu besar untuk tidur di sana.
Wow!
Apa nenek sudah pernah... kemana-mana?
Kakekmu dan nenek selalu suka petualangan.
Wow! Apakah ini sebuah teropong bajak laut?
Kami mendapatkan itu di Maroko.
Hei, Stacie, sebelah sini!
Apa?
Keren!
Wow!
Main petak umpet, Honey, kamu yang jaga.
Satu, sembilan,
empat, tujuh,
uh...
sepuluh, empat...
Ini aromanya seperti Barbie.
Satu! Siap atau tidak, aku datang!
Aw, kenapa kamu selalu menemukan aku?
Oke, permainan baru.
Aku yang jaga.
Tidak boleh balas mendorong.
Di sini gelap. Keluarkan aku!
Wew, terima kasih.
Terima kasih kembali. Dan kamu yang jaga.
Apakah ini aku?
Taffy!
Taffy?
Ternyata kamu di sini.
Aku mencari-cari kamu.
Kotak musim panasku.
Aku tak percaya nenek masih menyimpannya.
Aku menyimpan semua kenang- kenangan musim panasku di sini.
Hei, piala penyendok es krim junior-ku.
Selempang Walikota cilikku.
Aw, pita-pita pasar malamku.
Wow, buku catatan kakek.
Wow! Aku hampir lupa soal itu.
Ada apa?
Ini peta harta karunku.
Apa?
Legenda menceritakan
sebuah harta karun dikubur di Willows oleh para pendiri kota.
Mereka ingin memastikan Willows akan selalu makmur
dan harta karunnya ada di sana saat dibutuhkan.
Konon...
mereka menyembunyikan petunjuk lokasinya di seluruh penjuru kota
untuk ditemukan oleh generasi penerus.
Tidak mungkin!
Tentu saja iya.
Setiap musim panas, kakek dan aku mencari petunjuk bersama-sama.
Apakah semua orang di Willows tahu tentang harta karunnya?
No comments yet. Be the first to leave one.