نخستین 199 خط.
--------Manual Translated by-------- *****Robbinsan*****
Matthew!
Hey!
Dimana kau?
Tahun 2002
Matthew! Halo!
Bodoh, dasar brengsek!
Ya Tuhan!
Matthew, kau mau bercinta denganku atau tidak?
Tolong minggir. Tolong minggir.
Baiklah, petarung, apa yang terjadi di sini?/ Aku seorang tamu!
Kecuali seseorang mengijinkanmu masuk ke bangunan ini. Kau bukan tamu.
- Baiklah? Tolong. - Aw, bung! Aku rindu temanku.
- Jangan bawa muka melas itu padaku. - Temanku tinggal di sini...
Tolong jangan sudutkan aku.
Mengapa kau lakukan ini?
Aku akan panggil keamanan kampus.
Jordan, dia adalah tamuku.
Dia tamumu, Harper?
Ya, ya, ya.
Dia... Hai, Stephanie... hai,..
- Ya. - Ya. Stephanie. Terima kasih. Mm-hmm.
Stephanie... Sanders.
Stephanie Sanders. Sebelah sini.
- Jaga dia baik-baik, oke? - Ya. Tidak, aku bisa.
Ini semua sudah diurus. Kau tak usah khawatir.
- Terima kasih. - Oke.
- Trims, bung. Maaf. - Terima kasih.
- Oh, rock and roll. - Apa?
- Aku bilang, rock and roll. - Oh.
Baiklah, ini... Inilah kita.
"Kita." Kau lucu.
Film porno bagus.
Ha ha. Ya. Ha...
Rok bagus.
- Siapa kamu? - Aku Jake.
Lainey.
Nama panggilan untuk orang yang bernama Elaine.
Elaine nama yang bagus.
- Seperti, Elaine! Elaine... - Hey!
Jika kau berani menyebutkan Si Lulusan lagi, akan ku gorok lehermu.
Oke, Lainey. Senang kita saling memahami.
Selamat datang di kamarku. Huh?
Kau mau nonton film porno?
Rokok ganja?
Ini menyebalkan!
Mm./ Kau tahu apa yang akan ku lakukan malam ini?
Dilihat dari penampilanmu, aku tebak mendaki gunung?
- Menghilangkan keperawananku. - Tunggu sebentar...
Kau ingin menghilangkan keperawananmu dengan Matthew Sobvechik
kamar 11B di Wein Dormitory?
Dia TA di sekolah pra-kedokteranku di kelas biologiku.
Aku dengan sengaja terlibat mengerjakan tugas kelompok dengannya.
Kami saling membodohi setelah dia menga- jariku hal yang sebenarnya aku sudah tahu.
Astaga! Bagaimana Matthew Sobvechik mengatur semuanya
dengan cara menyenangkan cewek menyebalkan
dengan menjadi pria yang paling membosankan
di seluruh asrama melebih aku.
- Aku jatuh cinta padanya. - Ayolah.
Tak mungkin kau jatuh cinta pada Matthew Sobvechik
si suku Pontiac Aztec.
Lainey, kau berhubungan seks dengan Matthew Sobvechik
pada dasarnya sama saja dengan
aku bercerita tentang suku Aborigine di pedalaman Australia
sementara dia mendengarkan the Beatles
untuk pertama kali, padahal aku putarkan dia Blues Traveler.
Itu candaan kejam, telah menipunya
untuk memikirkan Blues Traveler
adalah band terhebat sepanjang masa, oke?
Sekarang, jika kau tidur dengan Matthew Sobvechik
kau akan kecanduan pada keadaan selama sisa hidupmu.
Dan vaginamu yang hampir tak tertutup itu
berhak mendapatkan yang lebih baik dari itu.
Bukan John Popper, tapi berhak atas John Lennon. Oke?
Kau mengerti?
Aku berbicara tentang "White Album", bukannya "Hook."
Ceritakan seperti apa rasanya bercinta.
Ya Tuhan! Kau punya otak jorok.
Brengsek kau. Uraikan padaku.
Kau ingin aku bercerita seperti apa rasanya bercinta, huh?/ Mm-hmm. Ceritakan.
Oke.
Lebih baik bersiap-siap.
- Kau siap? - Ya.
Seks itu seperti...
Seperti berciuman dengan seluruh tubuhmu.
Pengalaman sangat sensual.
Seperti memakai heroin di alat pengontrol
lingkungan basah, kau tahu?
Kau tahu rasanya ..seperti Times Square saat malam hari.
Maksudku... nada yang tepat dari bahaya.
Maaf.
Ya Tuhan.
Apa?
Ya? Ya, ya, ya. Oke.
Ya. Jadi secara teknis...
...sebenarnya aku belum pernah melakukannya.
Mengapa kau mentertawakanku? Itu bukan...
Tapi kau sangat tua.
Brengsek kau. Aku tak memanggilmu perawan tua.
Aku bukan... Aku terkejut. Terkejut. Kau sungguh manis.
Mengapa kau mengejekku?
Kau tak bisa dapatkan pria yang paling membosankan
di asrama untuk tidur denganmu.
Kau tahu... itu... itu konyol.
Kau seseorang yang seharusnya...
Tidak, Ma... Maafkan aku.
A... aku... aku...
Maaf. Aku tak bermaksud membuatmu marah.
Ku pikir... Aku hanya bercanda.
Aku pikir kita sedang bercanda. Jadi aku membuat candaan.
Itu semua awalnya sangat romantis
lalu kau mengacaukannya.
Benarkah?
Apa ini?
Singkirkan.
Astaga.
Aku sangat berkeringat. Dengan memakai...
Kau luar biasa.
Kau akan membuat gila seorang pria suatu hari nanti.
- Oke. Baiklah. - Mm-hmm.
- Kita mulai? - Mm-hmm.
Sekarang.
Hey! Hey, Hannah!
Hannah!
- Hannah! - Tinggalkan aku!
Ayolah. Aku bisa lakukan ini di seluruh Brooklyn... / Persetan denganmu.
Whoa! Whoa! Whoa! Pelan. Pelan.
Apa kau lihat aku di tabrak taksi? gaya Sydney Bristow?
Terima kasih Tuhan kau berhenti, oke? Tolong. Tolong...
- Kau menjijikan. - Aku... oke. Mungkin kau benar.
Kau mungkin benar./ Bagaimana bisa kau bercinta dengannya, Jake?
Dengar, Maaf, Ow! Ooh! Aku kena!
Kok bisa kau menciumku setelah kau menidurinya?
Apa yang kita lakukan di tengah-tengah jalan?
Karena aku harap kita berdua mati!
Bisa kau... ayolah!
Mari menyingkir dari jalan, oke? Oke, dengar, dengar.
Hey, hey, aku hargai kemarahanmu, sungguh, oke.
Dan Tuhan tahu, aku bisa gunakan ini sebagai latihan
tapi aku yakin tepatnya ada 3 poin yang harus kita bicarakan, oke?
Pertama, dalam percakapan inisial kita secara eksklusif
Aku jelas mengingat kau mengatakan sesuatu tentang "tetap bebas," ya?
- Aku hanya bilang... - Terutama karena kau berpikir
apa yang ingin aku dengar, ya?
- Ya. - Oke. Aku menggunakan kata-katamu
bukan berarti aku orang yang brengsek, itu artinya kau seorang pembohong.
Ugh! Dasar kau sampah...
Hey. Kedua... poin kedua. Oke?
Jika kau benar-benar ingin monogami
mengapa berhubungan seks bebas denganku selama tiga bulan?
Maksudku jika kau ingin menanam bunga, kau jangan menanamnya di WC.
Jadi kau juga bodoh atau jauh di lubuk hatimu kau juga tak ingin monogami.
Kau meniduri sahabatku.
Yang membawaku ke poin ketiga dan terakhir.
Keluhan utamamu yaitu bukan aku yang mengacaukan seseorang
tapi siapa yang aku kacaukan.
Itulah maksudnya, bukan?
Sangat mirip dengan, rencana intuisi-balikmu
untuk mengamankan hubungan eksklusif
dengan seorang pria yang sebenarnya tak ingin kau kencani.
Yaitu aku. Masalahmu denganku dan Sarah../ Jangan sebut namanya.
Masalahmu dengan kami ialah murni disebabkan oleh kegelisahan sosial.
Tak menyebutkan, suatu kebudayaan dimasukkan pada persaingan wanita.
Oh! Hatiku untuk kalian para wanita.
Sayang, kau tak bisa bohong.
Kau tidak bodoh.
Dan dia tak bisa memegang lilin untukmu.
Bisa kita pulang ke rumah?
Ku mohon?
Mengganti pakaian basah ini.
Dan saling mengeringkan tubuh dengan gesekan.
Ya?
- Ya. - Bagus.
Whoa!
- Kau punya pacar, Charles? - Tidak.
Bermain di lapangan, hmm?
Berhati-hatilah.
- Kau tahu? - Mengapa?
Aku tak tahu apa aku punya waktu untuk menjawab itu.
Wow. Kamar mandinya bau.
Apa yang kita bicarakan tadi? Jadi aku bilang ke Jack.
Aku bilang, "Jack, Lainey dan aku, kami berencana untuk membeli.
Mungkin punya seorang anak."
Omong-omong, ku harap tak masalah aku mengatakan demikian.
Maksudku, kau belum berubah pikiran, bukan?
Karena aku tahu kau tak ingin menikah, tapi kau tahu
Aku pikir ini penting kita membuat semacam komitmen satu sama lain
dan ku rasa membeli sebuah tempat, mungkin Kensington
mungkin Prospect Heights.
Bagaimana sayang? apa yang kau lakukan dengan buku catatan?
Sam. Aku harus membacakanmu sesuatu.
Kau telah menulis lagi?
- Sayang, itu bagus! - Tidak...
- Aku belum pernah menulis. - Sayang, ya!
- Pernah sekali, cerita pendek... - Ya! Itu hebat!
Tidak, dengar. Dengar...
Aku ingin mengatakan sesuatu, lihat aku.
Lihat aku, oke? Aku tahu kau suka mengajar.
Tapi itu bukan hal yang nyata. Maksudku, ini bagus. Ini...
No comments yet. Be the first to leave one.