نخستین 200 خط.
Pagi ini aku ketiduran, makanya tak sempat masak yang lain, jadi bekalnya nasi telur dadar lagi, ya!
Begini, aku tak perlu bawa bekal lagi.
Lo? Kenapa?
Mayoritas anak cowok tak bawa bekal.
Mereka rata-rata beli makanan di kantin sekolah.
Supaya bisa akrabkan diri, aku tak perlu dibuatkan bekal lagi.
Sayang banget, dong.
Tapi, karena terlanjur kubuatkan, jadi hari ini Kakak bawa saja!
Ya.
Masa di kelas aku makan bekal nasi telur dadar
yang ada tulisannya begini?
mempersembahkan
ZainuddinAri
ZainuddinAri
ZainuddinAri
ZainuddinAri
ZainuddinAri
ZainuddinAri
ZainuddinAri
ZainuddinAri
ZainuddinAri
ZainuddinAri
ZainuddinAri
ZainuddinAri
mereka bilang bahwa dunia
kuzurete owaru sekai
kan jatuh dalam kehancuran
mujihi ni tsugeru
apa yang
kimi ha
selama ini
hitori
selalu kaudengarkan
nani wo
sendirian?
kiiteta
ku selalu
boku ha
melihat
tooi
mimpi nan jauh
yume wo
di sana
miteta
mana yang sebaiknya kupilih?
nani wo erabitoru
mana yang sebaiknya kutanggalkan?
nani wo akirameru
akankah ku berani
kimeyou to shiteru
ambil keputusan itu?
boku ha nanisama da
meski tak ada lagi keraguan
nani wo erabu ka ha
atas apa yang harus kupilih
mou kimatteiru
kutanyakan pada Tuhan
machigai ha nai ka
agar ku tak salah melangkah
kami ni toikakeru
sebenarnya ku tak sendirian
hitorikiri ja nakatta
karena kau selalu ada di sampingku
zutto soba ni itanda
ulurkan tangan
kono te wo nobasu
ulurkan tangan
kono te wo nobasu
tak ada lagi yang perlu ditakutkan
kowai mono nanka nai
bahkan meski kau jadi monster sekalipun
tatoe bakemono ni narou tomo
kita kan selalu bersama
nashitogeru
kita kan selalu bersama
nashitogeru
Cinta
Cinta
dan
dan
Api
Api
Selamat pagi.
Ya, pagi juga.
Kok kau kelihatan lesu banget hari ini?
Tidak, dari dulu semangatku memang begini-begini saja.
Terutama pas pagi hari.
Kalau begitu, pas makan siang nanti,
aku akan habis-habisan buat dapatkan kari lidah sapi porsi terbatas, supaya semangatmu meningkat.
Porsi terbatas? Yakin bakalan keburu?
Kalau kupakai kemampuanku, gampang itu.
Ya juga.
Sudah kutunggu dari tadi.
Silakan.
Sekarang juga, mending kau pergi ke rumah sakit dulu!
Oh, karena luka ini, ya? Berhubung sudah biasa, jadi kau tak perlu khawatir.
Sumpah! Kemampuannya setengah-setengah banget!
Bumbunya terasa banget! Ini baru namanya kari!
Enak!
Syukurlah kalau ternyata sesuai dengan seleramu.
Yang namanya kari, memang seharusnya pedas begini, 'kan?
Kebetulan itu yang pedasnya sedang, apa sudah pas buatmu?
Lidah sapinya sampai terasa meleleh di mulut! Mantap!
Kau benar-benar suka kari, ya?
Ya! Banget!
Ah, sekarang aku baru ingat-
Baik, aku paham situasinya.
Rekan kita akan datang lagi.
Ayo bergegas ke ruang OSIS.
Kenapa dia selalu basah kuyup begitu, sih?
Kalau tak basah kuyup, kemampuannya takkan bisa digunakan.
Kemampuannya merepotkan amat!
Kemampuannya adalah Pemanggilan.
Kemampuannya adalah Pemanggilan.
Pemanggilan?
Ilmu kebatinan. Membiarkan orang mati merasuki tubuhnya. Seperti Dukun Itako.
Bukan hanya bohongan, tapi benar-benar bisa digunakan sebagai kemampuan spesial,
berarti hebat banget, 'kan?
Satu lagi, Pengendalian Api.
Satu lagi, Pengendalian Api.
Sampai punya dua kekuatan sekaligus begitu, benar-benar...
Sebenarnya aku ingin segera temui orang itu,
tapi ini jalan raya biasa, lo.
Lalu, apa masalahnya?
Berarti, orangnya sedang dalam perjalanan.
Di jam-jam belajar begini? Bolos sekolah, dong?
Tapi ya, di jalan ini harusnya ada gang sempit yang tak banyak orang tahu, lo.
Apa maksudnya?
Pokoknya, kita cek dulu saja tempatnya, yuk?
Ini tempatnya?
Ya.
Kenapa?
Kelihatannya orang itu buru-buru saat lewat sini.
Kok bisa tahu?
Soalnya di sisi sebelah sini tak ada debunya.
Bisa dibilang, siapa pun yang berlari lewati gang ini,
kemungkinan menabrak dus ini.
Dengan kata lain, target kita ini sedang dikejar orang, begitu?
Pasti ada yang tak beres.
Lagi-lagi merepotka-
Sekarang kita lanjut jalan saja, yuk?
Ada dua bekas langkah kaki yang masih baru.
Yang satu jejaknya kecil, dan satunya lagi besar.
Bisa disimpulkan, ada gadis yang dikejar seorang pria dewasa.
Kita harus bergegas.
Oh. Yang barusan, ya?
Ada apa barusan?
Adegan syuting film seorang idola yang dikejar orang tinggi besar, 'kan?
Idola?
Anu... Ah ya, namanya Yusa Nishimori.
Rasanya aku pernah dengar namanya, deh.
Aku juga pernah.
Yusarin?
Oh, ya. Idola yang disukai Ayumi.
Kau mengenalnya?
Dia adalah vokalis band Hello-Hello, singkatan dari How-Low-Hello,
dan seorang idola yang cakap dalam dunia tarik suara sekaligus menari!
Jadi, kau maniak soal idola? Jauh-jauh sana!
Saat dia kelas 6 SD,
kariernya dimulai saat menangkan hadiah utama
dalam audisi model pembaca untuk majalah pakaian remaja kecil Petit Banana.
Lalu, mulai debut jadi model eksklusif majalah tersebut!
Setahun kemudian, dia teken kontrak
sebagai anggota tetap acara Movement Asa!
Tapi, dia vakum dua tahun untuk hadapi ujian masuk SMA.
Dia pun kembali meniti karier setelah berhasil masuk SMA-
Tahan dulu, kita bahas lagi inti permasalahannya!
Jadi, gadis itu sulut masalah dengan kemampuannya, dan sekarang jadi buronan.
Benar, 'kan?
Tak kau jelaskan juga kami sudah tahu, kok.
Dia dari agensi Sea Rex Production.
Lebih gampang kalau kita langsung telepon agensinya, 'kan?
Yang kita cari ini pelaku hiburan, tahu. Mereka takkan beri informasi apa-apa.
Lalu, kita harus bagaimana?
Bagaimana, ya?
Ada target mencurigakan! Ayo kita kejar!
Tomori!
Otosaka, tolong bantu!
Sakit!
Yang rasakan sakitnya itu aku, tahu! Jangan pakai strategi macam begitu lagi, deh!
Itu alasan kami merekrutmu.
Dasar!
Kalau kamera videonya rusak bagaimana, coba?
Lebih penting kamera videonya?
Hoi, bangun.
Kau siapa?
Kalian sendiri siapa?
Kalau kau mau jawab, nanti kami panggilkan ambulans, deh.
Kalau dibiarkan begini, kau bakal mati, lo.
Aku hanya dipekerjakan seseorang.
Pekerjaannya apa?
Aku tak bisa bilang.
Padahal nyawamu sudah terancam begini, tapi kau masih berani tutup mulut?
Aku diminta untuk cari Yusa Nishimori!
Siapa yang minta?
TV Taiyou.
Siapa orangnya?
Aku tak tahu soal itu. Sungguh!
Baiklah! Sebentar lagi ambulansnya sampai.
Hoi, kalian ini siapa?
No comments yet. Be the first to leave one.