Men on a Mission

Men on a Mission (아는 형님)

دانلود زیرنویس Indonesian

هماهنگ با نسخه‌های زیر

아는---형님---Knowing---BrothersㅡㅡㅡEpisodeㅡ156-NEXT
아는형님 Knowing Bros-E156-181201-NEXT
ناشر RuoXi
Ep. 156 [VIU Ver.] "Wanna One Returns". Guests : Wanna One. Synced for NEXT. Runtime > 01:42:38/39. Enjoy.... ;). Check out My IG @ruo_xi_ss for subtitles updates ^^

برچسب‌ها

other
تاریخ انتشار: 2018-12-02
تعداد دانلود: 42
مخصوص ناشنوایان: No

پیش‌نمایش زیرنویس Indonesian

نخستین 200 خط.

Bagus.

"Kyung Hoon bermain sendiri"

Bagus.

"Melompat"

Aku bisa melompat dua kali.

"Dia kehilangan keseimbangan karena tidak berkonsentrasi"

"Anggota lain masuk kelas"

Kamu sedang apa? - Kyung Hoon.

Ini sulit sekali.

Kamu sedang apa? - Hei, Kamu.

Dari belakang kamu terlihat lucu sekali.

Dia terlihat lucu sekali.

Kamu lucu.

"Ini menghibur baik si pemain dan yang menontonnya"

Hebat, bukan?

Lompat. - Boleh kami coba?

Kamu masuk air. - Aku akan...

Sang Min. - Ya?

Kamu tahu ini namanya apa? - Tidak.

Ini namanya "digilog".

Apa kamu mengancamku? - Apa kamu mau membunuhku?

Itu gabungan antara kata "digital" dan "analog".

Namanya digilog. Ini bagus untuk olahraga juga.

Kenapa kamu bermain gim?

Ini bagus untuk berolahraga.

Jangan bermain gim, keluar saja dari rumahmu saat kami ajak.

Kamu tidak pernah keluar. - Dia selalu tinggal di rumah.

Gim ini tidak bisa menjadi olahragamu.

Kenapa kamu terus mengajaknya keluar rumah?

Ajak aku saja.

Kamu harus membawakan acara radiomu.

Aku punya waktu senggang di akhir pekan.

Kamu mau pergi ke mana di akhir pekan?

Bagaimana kalau Sabtu?

Bagaimana kalau Sabtu?

Aku harus menonton acara ini di hari Sabtu.

Masih ada satu hari lagi di akhir pekan.

Bagaimana kalau Minggu? - Aku harus menonton "Mom's Diary".

Dia terlihat sangat kecewa.

Belakangan ini banyak sekali gim seperti itu.

Ada gim VR juga. - Benar.

Saat kami masih kecil...

Kami biasanya bermain lompat dengan sekop.

Kamu pakai sekop untuk melompat? - Ya.

Bukankah itu dilakukan saat menjalani wajib militer?

Aku melakukannya dengan ayahku.

Dahulu ada susu yang diantar ke sekolah, bukan?

Dengan kotak susu kosong,

kami bermain voli.

Hei.

"Sudah lama sejak kali terakhir mereka berkunjung"

Ho Dong, jangan berlagak kuat.

Dia aneh sekarang.

Dia aneh.

Keren.

Dia kenapa?

Dia kenapa?

Dia memanggilku apa tadi?

Halo. - Hei, Kalian.

Halo. - Hei, Kalian.

Aku akan menjelaskan apa ini.

Kuan Lin penggemar besar acara ini.

Dia penggemar acara ini.

Dia bermimpi melakukan itu saat datang ke acara ini.

Dia ingin menyapa Ho Dong seperti itu.

Aku tidak menyukainya.

Sangat tidak terduga. - Kenapa dia berlagak manis?

Wanna One terdiri dari sebelas anggota.

Tidak semuanya datang.

Satu orang tidak datang. - Mereka hari ini bersepuluh.

Astaga. - Jangan menghalangiku.

"Anggota terakhir, Sung Woon, tiba di kelas"

Tidak ada yang menghalangimu.

Lihat.

"Dia melompati meja guru dengan mudah"

Luar biasa.

Keren. - Apa yang terjadi?

Itu sangat tidak terduga.

Kenapa kamu melompati meja?

"Dia pemenang lompat tinggi di episode 122"

"Dia melompat setinggi 1,3 m"

Aku juara lompat tinggi.

Karena aku di sini, sekarang kami akan memperkenalkan diri.

Semuanya bagus,

tapi kamu harus mengeluarkan tanganmu dari saku celanamu.

Dia menekankan hal itu.

Ayo, Daniel.

Kalian mau ke mana?

Kami akan menikmati hari ini

seolah ini hari terakhir kami.

Dua, tiga. Semua yang mau kulakukan.

Halo, kami Wanna One.

"Kami menyambut kalian semua"

Luar biasa.

Kyung Hoon. - Ya?

Hari ini kami akan bersenang-senang.

Berhati-hatilah. - Hei.

Kenapa kalian terdengar kesal?

Bukan begitu. - Kami tidak kesal.

Apa ini pintu kemarahan?

Semuanya marah begitu masuk ke kelas ini.

Sudah berapa lama sejak kunjungan terakhir mereka?

Apa sudah satu tahun?

Kurasa...

Kudengar

Daniel sangat merindukanku.

Ini yang kuingat tentang Ho Dong.

Jubah yang kamu pakai sekarang.

Menurutku itu manis.

Ini? - Aku teringat jubah itu.

Dia manis? - Ya.

Dia terlihat seperti penyihir dari "Harry Potter".

Luar biasa jika aku punya jubah yang sama.

Seharusnya minta ke agensimu, jangan kepada kami.

Jangan meminta kami membuatkannya untukmu.

Penyihir.

Kenapa kamu tertawa?

Apa yang kamu lakukan? - Hanya ini.

"Mereka jatuh hati kepada Ho Dong"

Hei.

Bagi kalian ini baru, tapi kami sudah melihatnya 200 kali sehari.

Dia melakukannya 200 kali? - Ya.

Dia terus melakukannya. - Benarkah?

Hitung saja hari ini dia lakukan berapa kali.

Seong Woo, siapa yang paling kamu rindukan?

Kenapa kamu terdengar kesal?

Apa kamu kesal padanya? - Itu pertanyaan retorik.

"Yeong Cheol masih penggemar Seong Woo"

"Bagaimana kalau kita bermain haegeum bersama?"

Terdengar seperti bel pintu rumah keluarga kaya.

Aku tidak merindukan siapa pun.

Benarkah?

Aku paling merindukan Yeong Cheol.

Kali terakhirku ke sini,

Yeong Cheol ramah,

karena itulah aku merasa tenang.

Aku ingin bersenang-senang dengan Yeong Cheol lagi.

Aku akan lebih ramah kepadamu.

Jin Young, kamu di posisi center.

Ada yang ingin kamu katakan? - Ini belum giliranku.

Belum gilirannya.

Mereka bicara bergiliran?

Maaf.

Dia sudah memikirkan akan mengatakan apa.

Orang yang paling kurindukan...

Tidak ada yang menanyaimu.

Maaf, aku terburu-buru.

Ini giliranku. - Dia manis.

Ji Hoon, beri tahu kami.

Orang yang paling kurindukan adalah Ho Dong.

"Dia mendekati Ho Dong"

Aku paling merindukanmu. - Aku juga merindukanmu.

Kenapa kamu paling merindukanku?

Kamu manis.

Aku tahu aku akan bertemu lagi denganmu.

Ji Hoon sangat manis.

Dia juga punya satu kalimat terkenal.

Mereka pikir Ho Dong bintang naik daun yang manis

di acara ini. - Benar.

Ji Hoon harus mengetahui ini.

Kamu harus mempelajari tren.

Perlihatkan kepadanya. - Pelajari dari Ho Dong.

Aku tidak bisa melakukannya kalau kalian memintanya.

Kamu terus melakukannya di depan TWICE.

"Mereka sedih"

Dia tidak bisa lakukan untuk kita. - Kamu harus pelajari dari Ho Dong.

Ho Dong. - Kamu harus...

Jangan langsung turunkan lenganmu.

Sudutnya harus 45 derajat. - Jangan pelajari.

Tarik lenganmu. - Aku harus menariknya?

Buat bibirmu seperti ini. Entah harus jelaskan bagaimana.

"Dia membuat bibirnya seperti itu dengan insting"

Kamu harus melakukan ini.

Tadi ada yang berkata, "Apa yang dia lakukan?"

Ada yang mengatakan itu.

Apa yang dia lakukan?

Tidak masalah bereaksi seperti itu.

Kamu normal. - Aku normal, bukan?

Tentu saja. - Kami pun merasa seperti itu.

Aku sangat terkejut melihat Dae Hwi.

Waktu itu aku di sebuah toko.

Aku sangat berterima kasih kepada Soo Geun.

Benarkah? - Ya.

Aku sedang berjalan tanpa riasan di Cheongdam-dong.

Orang tidak mengenali saat aku tidak memakai riasan.

Tapi Soo Geun... - Dia mengenalimu?

Ya. Dia waktu itu di Olive Young.

Di di Olive Young. - Olive Young.

Dia langsung mengenaliku.

Soo Geun mengenaliku.

Dia lalu mengatakan, "Ambil apa pun yang kamu mau."

Dia juga membayarnya untukku.

Tapi hari ini aku menyesal karena tidak mengambil apa pun.

Aku terkejut dia tidak memakai masker.

Di toko itu ada banyak rak.

Dia berjalan seperti ini.

Kupikir dia mencuri sesuatu.

Dia tidak membeli apa pun. Aku sangat terkejut.

Aku menanyai dia, "Apa tidak masalah kamu berjalan seperti ini?"

Ada banyak anak muda di jalan dan pertokoan.

More Indonesian subtitles for Men on a Mission

نظرات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left