نخستین 200 خط.
Dasar!
Pelajaran Guru Shino kenapa sampai selama itu, sih?
Maaf buat kalian menunggu!
Semuanya, ayo kita pergi ke Hamburger Petir!
Berisik, jangan bicara keras-keras, dong.
Eh, tinggal Sarada doang?
Yang lainnya ke mana?
Tak tahu, mungkin saja sudah pulang, 'kan?
Lagi pula, sebentar lagi ujian kelulusan.
Ah, malas, malas!
Sampai kapan mereka semua bersikap membosankan begitu?
Yang lainnya pada serius latihan.
Tak ada yang mau diajak main.
Siapa yang peduli dengan kelulusan.
Kau dengar, tidak?
Enak sekali ya, tak punya kekhawatiran sepertimu.
Apa maksudnya?
Bukannya aku mau mengejekmu, tapi...
Yang lainnya punya alasan masing-masing,
jadi mending jangan ganggu mereka.
Tapi, persahabatan itu abadi, 'kan?
Mungkin kau saja yang berpikiran begitu.
berdiri dengan bangga menuju masa depan
mirai doudou mune hatte
tiada ruang 'tuk ragu, hari inilah batasnya
mayou hima naki kyou ga kyoukaisen
untuk sekarang, untuk saat ini
ima ha ima ha
kita simpan saja air mata ini
mada nakazu ni iyou
di masa depan yang kan datang
jissai no mirai de
dunia yang kita impikan bersama
issho ni negatta sekai ga
sedang menunggu, masih menunggu
aru yo aru yo mada
ku percaya itu
shinjiteru kara
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
dengan berlaku kasar, kita kan saling menyakiti
tsuyogatte kizutsuke kizutsuita
air mata yang kutunjukkan padamu
kimi to no namida moyou
ku pun merindukannya sekarang
sore mo ima ja sukoshi setsunai
lembaran ini berkilau dengan cerah
kagayaki irodoru ichi PAGE
berikanku kekuatan 'tuk balikkan lembaran selanjutnya
tsugi wo mekuru tsuyosa ni natteta
membentuk pusaran air di akhir drama ini
DRAMA no saki ni uzumaku no ha
ialah kelanjutan impian terbesar kita
saidai no yume no tsudzuki
berdiri dengan bangga menuju masa depan
mirai doudou mune hatte
bisa kita lakukan sekarang
ima yareru sa
hari inilah batasnya
kyou ga kyoukaisen
sampai jumpa, sampai jumpa lagi
mata ne mata ne
biarkan ku tersenyum dan mengatakannya
waratte iwasete
perasaan ini pun jadi rumit
nanmon nan da kanjouron
kita pun tersesat saat berpaling
nanimokamo ni mayou kedo
namun tak jauh dari jangkauan kita
nobasu nobasu te ni
kemajuan itu yang belum dijelajahi
mitou no shin tenkai
Hamburger Petir
Malam Hujan Bintang
Malam Hujan Bintang
Malam Hujan Bintang
Ah, lelah sekali.
Hoi, Teman-teman, sini, sini!
Oh, Boruto.
Ada apa?
Kau sendirian?
Dasar, kalian pulang begitu saja.
Teman macam apa kalian itu.
Bukan masalah pulang duluan.
Akhir-akhir ini ibu kami banyak maunya.
Kami kelelahan, tahu.
Kalau begitu, terima kasih atas kerja kerasnya.
Ya, betul.
Saking lelahnya, sampai tak nafsu makan.
Eh, mau lanjutkan misi yang kemarin?
Mengenai koordinasi kita sebelumnya...
Ya, kurasa berjalan dengan baik, ya.
Itu berkat diriku, 'kan?
Kalian harus berterima kasih padaku!
Meski aku yang urus semuanya...
Baik, baik.
Mungkin kau saja yang berpikiran begitu.
Ada apa, Boruto?
Kau, sejak kapan di situ?
Karena tiba-tiba saja aku menemukanmu.
Lalu, ada apa?
Tumben sekali lihat Boruto sampai melamun.
Bu-Bukan apa-apa, kok!
Ada apa?
Ah, semuanya menyukai itu, 'kan?
Mataku dapat lihat semuanya dan hancurkan segala kejahatan.
Halo.
Aku adalah Evil Jammer Kagemasa,
Gongoro Kamakura.
Hari ini, aku datang untuk makan ikan mas ilusi abadi.
Kagemasa?
Kudengar dia jadi sangat gemuk
tapi sepertinya dietnya berhasil.
Diet yang berhasil.
Aku memang gemuk, memang kenapa?
Kalau begitu, aku akan memakannya.
Ini enak sekali.
Aku tak pernah makan sesuatu yang seenak ini!
Sumpitku tak mau berhenti!
Yang benar?
Ya, itu memang terlihat cukup enak.
Apa aku takkan gemuk kalau kebanyakan makan ini?
Tapi, itu adalah ikan mas yang berukuran besar, 'kan?
Tenang saja, aku sudah ahli.
Bukankah dia hanya melebih-lebihkan?
Enak, enak sekali!
Aku pernah mendengarnya.
Kalau kau memakannya, kau takkan pernah lupakan kenikmatannya selamanya.
Karena itu, mereka menyebutnya ikan mas ilusi abadi.
Aku takkan tertipu dengan hal itu.
Abadi.
Kelihatannya bagus!
Kalau begitu, ayo kita memakannya!
Ikan mas ilusi abadi itu.
Kita juga bisa ajak yang lain!
Itu merepotkan, sih.
Tapi kalau sesekali, kurasa tak masalah.
Ya, ya.
Kalau memang seenak itu, kita memang harus memakannya!
Baiklah!
Bagaimana denganmu, Mitsuki?
Kalau Boruto pergi, tentu saja aku juga akan pergi.
Bagus!
Kalau Chocho?
Selama ada makanan yang enak, aku akan pergi.
Kau sudah tahu, 'kan?
Aku tak perlu menanyakannya, ya.
Ikan mas abadi?
Kurasa ikan itu juga ada di perkemahan Kaminarimon
yang baru saja dibuka.
Kalau kita pergi ke sana, apa kita bisa memakannya?
Tentu saja kalau kalian bisa menangkapnya.
Wah!
Ikan-ikan itu memang sedang dikembangbiakkan dan dilepaskan di sungai.
Tapi, menangkap ikan itu adalah sesuatu yang susah, lo.
Kita pasti bisa!
Ayo kita pergi ke tempat perkemahan itu saat liburan!
Serahkan saja padaku!
Perusahaan kami bisa buat kalian jadi subjek penelitian pasar!
Itu dia, kata-kata anak kaya.
Ah, tidak.
Baiklah!
Aku juga akan ajak yang lain.
Ikan mas abadi?
Berkemah, ya?
Sepertinya menyenangkan.
Sarada, ayo ikut.
No comments yet. Be the first to leave one.