نخستین 200 خط.
Ada apa ini?
Sirine serangan udara!
Ibu, Ibu
Maaf, permisi!
Tolong beri aku jalan
Awas, biarkan aku lewat
K I S A H 3 K O T A
Hongkong Tahun 1951 Konsulat Jendral Amerika
d
di
dit
dite
diter
diterj
diterje
diterjem
diterjema
diterjemah
diterjemahk
diterjemahka
diterjemahkan
diterjemahkan
diterjemahkan o
diterjemahkan ol
diterjemahkan ole
diterjemahkan oleh
diterjemahkan oleh
diterjemahkan oleh m
diterjemahkan oleh ma
diterjemahkan oleh mah
diterjemahkan oleh mahs
diterjemahkan oleh mahsu
diterjemahkan oleh mahsun
diterjemahkan oleh mahsunm
diterjemahkan oleh mahsunma
diterjemahkan oleh mahsunmax
Jangan berdiri saja! Ayo kerja!
Ambilkan aku beberapa nanas
Dimana ayam kalkunnya?
Cepat!
Bawa keluar piringnya
Kenapa, orang Shanghai?
Kau tak apa-apa, orang Shanghai? / Kakiku kram!
Sial! Berdiri 20 jam tanpa istirahat
Memotong-motong kalkun tanpa berhenti!
Ada apa disini? Ayolah kalian, kembali bekerja, ayo
Apa kau baik-baik saja, bung? / Oke! Oke!
Sekarang istirahatlah, oke Urus dia jika perlu dokter, oke / Oke
Banyak sekali darahnya, burung phoenixnya kena noda, buang saja
Phoenix ternoda, naga terdampar, trus kenapa? / Apa kau bilang?
Tak ada, lagipula kau tak akan mengerti
Bahasa Shanghaimu menyakiti telingaku
Sudah kubilang aku bukan orang Shanghai
Aku dari Shandong, lewat Anhui lalu Shanghai, kembali lagi ke Anhui!
Disana ada perang! Tak ada apapun kecuali kekacauan!
Orang-orang mengalami kekacauan, mengerti?
Ya, ya, ya! Disana ada perang! Dunia sedang kacau!
Kau harus ke dokter sekarang? / Tidak, aku tak akan mati
Penjaga penginapan, inilah kuda kesayanganku
Anak konsulat menyanyikan Opera Peking merdu sekali
Bolehlah, kurasa lumayan
Janganlah pamer, orang Shanghai
Penjaga penginapan.. / Lihatlah? Nadanya ketinggian
Tolong bawalah kuda kesayanganku
Kedengarannya si koki menyanyikan lebih baik dari pada aku / Benarkah?
Kemarilah bergabung dengan kami
Silahkan, masuklah
Silahkan, masuk / Hey!
Mari kita menyanyi bersama
Silahkan
Penjaga penginapan membawa kuda kesayanganku
Bagus!
Aku tak bisa menahan lagi air mata kepedihanku
SHANGHAI TAHUN 1951
Yuerong, terimakasih pada bosmu di Shanghai
Aku menemukan pekerjaan di konsulat Amerika sini
Aku puas sekarang
Selamat siang, Kakak Tertua! / Surat untuk siapa? / Chen Yuerong
Dari mana? / Hongkong
Dari Hongkong, Kakak Chen / Kakak Tertua
Surat untuk Yuerong-mu
Terima kasih / Dari Hongkong lagi!
Hongkong.. dia punya teman pria disana
Beberapa bekas stafku tidak hanya mengemis
tapi mengemis tanpa rasa malu
Mereka menggunakan koran
Mengemis dengan itu, makan dengan itu..
dan bahkan membersihkan pantatnya dengan itu!
Banyak yang memutuskan bunuh diri!
Pak, kita tak bisa menulis bahasa kasar
Dia kekasihku. Apa ini masalah?
Kekasih?
Tanpa bahasa kasar, dia berpikir itu bukanlah "aku"!
Baiklah, terserah padamu
Aku sudah mendapatkan tiket perjalananmu ke Hongkong
Apa kau sudah memutuskan? Jangan kau tunda-tunda lagi untuk pergi
Tak ada gunanya tinggal di Shanghai bersama gadis-gadis itu
Tapi kau harus hati-hati, tetap rahasiakan keberadaanmu
Para bajingan yang mencariku sebelumnya mungkin sekarang tak mencarimu!
Surat dari Daolong lagi? / Ya
Ibu
Aku sudah putuskan
Itu bagus buatmu
Jika aku tetap tak pergi ke Hongkong mungkin tak ada kesempatan lagi
Daolong sudah menemukan pekerjaan buatku disana
Saat aku dapat uang, akan kukirimkan ke ibu
Dan 2 gadis ini bisa pergi ke sekolah
Ibu, kami akan pulang saat punya cukup uang
Ibu mengerti
Kau dulu seharusnya sudah pergi bersama dia
Kenyataannya dulu ibu salah menilai Daolong
Dia benar-benar mencintaimu sepenuh hati
Yuerong, tak banyak makanan di rumah
Ini 10 telur yang telah kumasak untukmu, bawalah
Aku sudah bertanya-tanya ada 10 stasiun dari Shanghai ke Canton
Bukalah 1 telur di setiap stasiun
Makanlah dan kau tak akan kelaparan
Setelah memakan 10 telurnya, itu saatnya kamu turun
Dengan begini, kau juga tak akan melewatkan stasiun
Ibu
Ibu
Yulan, Guilan, kemarilah
Ibu memberi kalian masing-masing 50 sen
Jangan dihabiskan sekaligus
Saat uangnya habis..
Ibu akan kembali / Benarkah?
Sungguh
Jadilah gadis-gadis yang baik / Yuerong, saatnya pergi
Yuerong, cepatlah
Lihat! / Biar kulihat bungkusanmu
Daolong, aku naik kapal selundupan ke Hongkong
Akhirnya, kita bisa bertemu
Melihat kembali hidupku..
aku dipaksa menikah saat remaja..
dan menjadi ibu dari 2 gadis dalam kabut
Lalu aku beralih padamu saat aku hampir tersesat
Perang membuat segalanya tampak tidak nyata
Aku mulai berhati-hati pada angin sekarang..
tapi akankah ini hanya jadi mimpi yang lain?
Ibu!
Yulan!
Ibu!
Aku ingin ayah!
Dimana ayah?
Aku tidak tau / Dimana ayahmu?
Aku bawakan makan siang buat ayah, lalu..
dia membiarkanku main diluar dan tiba-tiba stasiunnya menghilang!
Kenapa? Ayo cari ayah sekarang!
Sudah kucari
Aku merangkak seperti orang lain / Kemana kamu perginya?
Ah Qiang! Ah Qiang!
Ah Qiang!
1, 2, 3
Ah Qiang!
Ibu, aku menemukan ayah!
Kita hanya punya waktu untuk mereka yang masih hidup
Yang ini sudah mati
ma hs un ma x
Jepang mengebom Wuhu, Anhui
Butiran salju!
Wow, ini bersalju!
Setelah aku membakar (kremasi) suamiku seadanya ibu mertuaku berbalik menentangku
Katanya aku membawa sial sehingga anaknya meninggal
aku selama ini menjadi ibu dari 2 anakku menjadi tak ada artinya
Dia memutuskan menjual kami semua hanya untuk uang
Ini konyol! Sangat memalukan!
Aku bawa 2 putriku melarikan diri bersama para pengungsi
Kami kembali ke kota kelahiranku
Tanganku sakit
Yulan, kita hampir sampai rumah
Ibu
Yuerong
Keluarga perempuan kita kehidupannnya menyedihkan
Aku tak pernah bertemu orang tuaku
Ayah Yuerong meninggal sebelum dia lahir
Sekarang kalian berdua masih sangat muda..
dan ayah kalian sudah meninggal
Yuerong!
Kalian semua kembali! / Kakak Qiu / Bibi
Kau benar-benar bisa makan!
Yulan, Guilan, beri salam pada bibi Qiu
Bibi Qiu
Aku bawakan teh telur favoritmu
Bibi, ini untukmu
Lihat!
Ini, ada banyak biskuit enak juga!
Kau baik sekali!
Yuerong, sesuatu yang kau minta aku carikan ini untukmu
Ibu, kami permisi
Tentu, teruskan saja
Percayalah padaku
Jangan lakukan ini
Aku harus, tak ada pilihan lain
Bahkan kakakku tidak menjual ini sekarang
Itu bagus, harganya mulai mahal
Jika ini menguntungkan, masih maukah dia melakukannya?
Akhir-akhir ini pos pemeriksaan saat waspada
Tak ada yang mencurigai ibu rumah tangga
Mereka tidak menginginkan mereka? / Tidak
Kenapa tidak?
No comments yet. Be the first to leave one.